• Tidak ada hasil yang ditemukan

Standar Pelayanan Minimal sebuah Keniscayaan Dalam Penerapan Pelayanan Publik di Era Otonomi Daerah (Perspektif UU no.23 2104 tentang Pemerintah Daerah)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Standar Pelayanan Minimal sebuah Keniscayaan Dalam Penerapan Pelayanan Publik di Era Otonomi Daerah (Perspektif UU no.23 2104 tentang Pemerintah Daerah)"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Adapun masalah yang dibahas dalam tesis ini menyangkut pelaksanaan pelayanan publik bidang Perizinan sebagai implementasi kebijakan otonomi daerah, kepuasan pelayanan publik

Ketiga, posisi propinsi yang dalam pelaksanaan kewenangan daerah lebih banyak bertindak sebagai “pendukung, fasilitator, ataupun koordinator ” bagi pelaksanaan

adalah untuk memberi peluang kepada daerah otonom untuk dapat meningkatkan kualitas dan kualitas pelayanan publik serta lebih mendekatkan pemerintah dengan

Di era otonomi daerah saat ini, seharusnya pelayanan publik menjadi lebih responsif terhadap kepentingan publik, di mana paradigma pelayanan publik beralih dari

Muhammad Akib, “Aparat Negara atau Aparat pemerintah dalam Frame Pelayanan Publik,”. Cici Capin, “Pelayanan Publik

Upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di era otonomi daerah harus dilakukan secara terpadu, dengan melakukan berbagai terobosan, antara lain melalui revitalisasi,

Adapun masalah yang dibahas dalam tesis ini menyangkut pelaksanaan pelayanan publik bidang Perizinan sebagai implementasi kebijakan otonomi daerah, kepuasan pelayanan publik

Salah satu pola pelayanan prima yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah adalah pelayanan satu atap, yaitu: pola pelayanan publik yang dilakukan secara terpadu