P E N E L I T I A N S O S I O L O G I S
D I A M B I L D A R I “ S O S I O L O G I S U A T U P E N G A N T A R ” P R O F . D R . S O E R J O N O S O E K A N T O
Mata Kuliah
PENELITIAN
1. Penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah yang
dilandaskan pada :
Analisis dan konstruksi dilakukan secara metodologis,
sistematis, dan konsisten.
2. Tujuan Penelitian :
Untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu
manifestasi hasrat manusia untuk mengetahui apa yang
dihadapinya dalam kehidupan.
PENELITIAN SOSIOLOGIS
Penelitian Sosiologis merupakan proses pengungkapan kebenaran yang
didasarkan pada penggunaan konsep-konsep dasar ilmu dalam Sosiologi, seperti :
1. Interaksi Sosial
2. Kelompok Sosial
3. Kebudyaan
4. Lembaga Sosial
5. Lapisan Sosial
MANFAAT PENELITIAN SOSIOLOGIS
Hasil-hasil penelitian sosiologis dapat dimanfaatkan oleh ilmu-ilmu sosial lainnya. Hal ini karena penelitian sosiologis memusatkan perhatiannya pada
masyarakat yang merupakan wadah kehidupan bersama yang mencakup aspek-aspek :
JENIS PENELITIAN SOSIOLOGIS
Pelbagai jenis penelitian sosiologis, seperti :
a. Penelitian murni, yang bertujuan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan
secara teoritis.
b. Penelitian yang terpusatkan pada masalah, yang bertujuan untuk memecahkan
masalah yang timbul dalam perkembangan teori.
MANFAAT PENELITIAN SOSIOLOGIS BAGI PEMBANGUNAN
Apabila pembicaraan mengenai manfaat penelitian sosiologis yang dikaitkan dengan
tahap pembangunan.
1. Pada
tahap perencanaan pembangunan
diperlukan data yang relatif lengkap
mengenai masyarakat yang akan dibangun. Mencakup :
a. Pola interaksi sosial, yang sangat penting untuk menciptakan suasana yang
mendukung pembangunan. Dengan mengetahui pola interaksi sosial yang ada dalam
masyarakat, dapat digariskan haluan-haluan tertentu untuk memperkuat pola interaksi
yang mendukung, dan dapat menetralkan pola interaksi yang menghalangi
pembangunan.
b. Kelompok-kelompok sosial yang menjadi bagian masyarakat. Ada kelompok sosial
seperti organisasi non formal dapat dijadikan panutan bagi pembangunan.
d. Lembaga-lembaga sosial yang merupakan kesatuan kaidah-kaidah yang berkisar pada kebutuhan dasar manusia dan kelompok sosial.
e. Stratifikasi Sosial yang merupakan pembedaan penduduk dalam kelas-kelas sosial secara vertikal. Hal ini penting untuk dapat mengidentifikasikan pihak yang dapat dijadikan pelopor pembangunan atau panutan bagi pembangunan.
2. Pada tahap penerapan atau pelaksanaan, perlu diadakan identifikasi terhadap kekuatan sosial yang ada dalam masyarakat.
a. Hal itu dapat dilakukan dengan cara mengadakan penelitian terhadap pola-pola kekuasaan dan wewenang yang ada dalam masyarakat. Dengan mengetahui kekuatan sosial tersebut, dapat diketahui unsur-unsur yang dapat melancarkan pembanguna atau yang menghalangi pembangunan.
b. Penelitian mengenai perubahan sosial dapat diketahui apakah pembangunan berhasil atau kurang berhasil, sebab ada perubahan potsitif dan negatif. Perubahan positif berhasil. Negatif kurang berhasil, perlu dinetralkan.