PENGARUH VARIABEL WAKTU DAN TEMPERATUR TERHADAP PEMBUATAN ASAP CAIR DARI LIMBAH KAYU PELAWAN (CYANOMETRA CAULIFLORA)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada proses pirolisis tempurung kelapa dengan menggunakan alat pirolisis juga dihasilkan produk lain selain asap cair, yaitu berupa gas-gas yang mudah terbakar, destilat berupa
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu pirolisis terhadap persen randemen dan kualitas asap cair yang dihasilkan serta untuk mengetahui suhu persen
Pengaruh temperatur pirolisis terhadap yield asap cair pada gambar 2 menunjukkan bahwa pada temperatur pirolisis 340 0 C menghasilkan yield asap cair yang paling
Bagaimana pengaruh peningkatan temperatur, penambahan berat katalis zeolit, dan variasi waktu operasi dalam proses pirolisis karet ban bekas menjadi bahan bakar
Pengaruh temperatur pirolisis terhadap yield asap cair pada gambar 2 menunjukkan bahwa pada temperatur pirolisis 340 0 C menghasilkan yield asap cair yang paling
Asap cair pada penelitian ini dihasilkan melalui proses kondensasi asap yang dikeluarkan reaktor pirolisis untuk grade 3 sebanyak 17 liter (17,765 kg) dari bahan baku (kayu
Kadar air merupakan salah faktor yang penting dalam menentukan kuantitas asap cair yang dihasilkan karena semakin semakin menurunnya kadar air maka pada saat proses
Penelitian ini sudah dilakukan sebelumnya, yang belum adalah penggunaan limbah padat nilam sebagai bahan baku pembuatan asap cair dengan menggunakan metode pirolisis yang