• Tidak ada hasil yang ditemukan

079 Tahun 2012

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan " 079 Tahun 2012"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

KETUA MAHKAMAH AGUNG RBPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN KETUA MAHKAMAH AGUNG

REPUBLIK INDONESIA

Nomor

i

o7e

,KMAlSl(/Vl

12012

TENTANG

PENUNJUKAN ANGGOTA PANITIA SELEKSI DAN PANITIA

PELAKSANA SELEKSI

cALoN

HAKIM

AD

Hoc

PENGADILaT

flNDAK

PIDANA KORUPSI PADA PENGADILAN NEGERI

DAN

PENGADILAN

TINGGI

TAHAP KEEMPAT TAHUN 2012

KETUA MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK

INDONESIA,

Menimbang

:

a. bahwa berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung

Rl Nomor : O42IKMA/SK|N?O1? dan Surat Keputusan Ketua Mahkamah

Agung

Rl

Nomor

:

043/KM NSKilVt2012 telah dibentuk Panitia seleksi dan Panitia Pelaksana seleksi caron

Hakim

Ad

Hoc

Pengadilan

Tindak Pidana Korupsi

pada Pengadilan Negeri

dan

Pengadilan Tinggi Tahap Keempat Tahun 2012;

b.

bahwa

Saudara Lukman Bahmid,

SH.

MH.

unsur

dari

masyarakat berhalangan

tetap

sebagai

Anggota

panitia sebagaimana tersebut

pada

huruf

a,

maka perlu

ditunjuk penggantinya;

c.

bahwa

Saudara

Dr.

Ramelan,

SH., MH.

Dosen

Fakultas

Hukum

Universitas

Trisakti

dipandang

mampu

untuk melaksanakan

tugas

sebagai Anggota Panitia Seleksi dan Panitia Pelaksana Seleksi Calon Hakim

Ad

Hoc Pengadilan Tindak Pidana KorupsiTahap Keempat Tahun 2012;

1. Pasal

24

Undang-Undang Dasar Negara Republik tndonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor

48

Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman;

3. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1g8S tentang Mahkamah

Agung

sebagaimana

telah

diubah

dan

ditambah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009;

4. Undang-Undang Nomor

49

Tahun 2009 tentang perubahan

Kedua Atas Undang-Undang Nomor

2

Tahun 1986 tentang Peradilan Umum ;
(2)

5.

Undang-Undang

Nomor

31

Tahun

1999

tentang

Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah

diubah

dengan

Undang-Undang

Nomor

20

Tahun

2001

tentang

Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun

1999

tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ;

Undang-Undang

Nomor

30

Tahun

2OO2

tentang

Komisi Pemberantasan Korupsi;

Undang-Undang Nomor

46

Tahun 2009 tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

MEMUTUSKAN:

Keputusan

Ketua

Mahkamah

Agung

Repubtik

lndonesia

Tentang

Penunjukan

Anggota

Panitia

Seleksi

dan

Panitia Pelaksana Seleksi

Calon

Hakim

Ad

Hoc

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Tahap Keempat Tahun 2O12;

Menunjuk Saudara

Dr.

Ramelan,

SH.,

MH.

sebagai Anggota Panitia Seleksi dan Panitia Pelaksana Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan

Tindak

Pidana Korupsi Pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Tahap Keempat Tahun 2012;

Keputusan

ini

berlaku

sejak

tanggal

ditetapkan,

dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di

P

HKAMAH AGUNG RI,

HATTA ALI SH. MH.

6.

7.

Menetapkan

Pertama

Kedua

:

Jakarta

:

22

Juni

2012

Tembusan Kepada Yth :

1.

Wakil Ketua Mahkamah Agung Rl Bidang Yudisial.

2.

Wakil Ketua Mahkamah Agung Rl Bidang Non Yudisial.

3.

Para Ketua Muda Mahkamah Agung Rl.

4.

Panitera Mahkamah Agung Rl.

5.

Sekretaris Mahkamah Agung Rl.

6.

Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Rl.

7.

Para Panitera Muda Mahkamah Agung Rl.

8.

Kepala Biro Keuangan Mahkamah Agung Rl.

9.

Yang bersangkutan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. 10. Arsip.

,ffir+,-i},

S

ffi

q/

\e

(3)

ffiMAHAGUNGRI

JL. MEDAN MERDEKA UTAIT{ NO. 9-13, TELP : 3843348, 3810350, 3457661

TROMOL POS NO. IO2O - JAIL{ITTA IOOIO

Kepada

, Dari

Lampiran

Hal

Tanggal

MEMORANDUM

Nomor

:

tV

lPanse[Ad Hoc

TPlgVIlz}Lz

Yth. Ketua Mahkamah Agung RI.

Ketua Muda Pidana Khusus Mahkamah Agung R[. 1 (satu) berkas.

Penyampaian draft konsep. 2L Junt 2AL2.

Bersama

ini

dengan hormat kami sampaikan

draft

konsep Keputusan

Ketua Mahkamah Agung

tentang

Penunjukan Anggota Panitia Seleksi dan

Panitia Pelaksana Calon Hakim

Ad

Hoc

Pengadilan

Tindak

Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi

rahap

Keempat Tahun 20L2.

Mohon perkenan Bapak untuk

memhrikan

koreksi dan apabila telah disetujui mohon untuk ditandatangani konsep tersebut.

Demikian disampaikan,

atas

perkenan

dan

perhatian

Bapak kami haturkan ucapan terima kasih.

fi

II

I-KETUA MUDA nTDANA

KHUsus

MAHKAMAH AGUNG RI,

WrrrrM

Referensi

Dokumen terkait

Hendaknya proses rekruitmen terhadap hakim ad hoc pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi harus dilakukan dengan lebih selektif agar bisa melahirkan Hakim-Hakim yang

Madya Utama P Tinggi Banten sebagai Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tingkat Banding Pengadilan Tinggi Banten ( orang). MENGINGAT

Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tinggi Tahap Keempat yang selanjutnya dalam Keputusan Ketua.. Mahkamah Agung ini disebut Panitia Seleksi

PERATURAN MENTERI PERATURAN PELAKSANAAN KEPRES NO.41/ 2004 TENTANG TATA CARA SELEKSI CALON HAKIM AD-HOC PENGADILAN HUBUNGAN INDUSTRIAL DAN HAKIM AD-HOC PADA MAHKAMAH AGUNG.

1) Membentuk Panitia Pelaksana pada Satuan Kerja untuk Seleksi Tertulis Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hak Asasi Manusia Tingkat Pertama dan Tingkat Banding 2022 dengan

Landasan pemikiran keberadaan hakim ad hoc dalam sistem peradilan pidana, terutama pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Hak Asasi Manusia, dan

Sehubungan akan diselenggarakannya Ujian Profile Assessment dan Wawancara Seleksi Caton Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Tahap XVIII Tahun 2022 pada tanggal

g. Penunjukan Hakim dalam menangani tindak pidana korupsi sesuai dengan petunjuk Mahkamah Agung. Hakim yang ditunjuk menangani perkara tindak pidana korupsi harus yang