Efektivitas Pengelolaan Pupuk Organik, NPK, dan Pupuk Hayati terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Pada Percobaan I, perlakuan yang dicobakan tidak menunjukkan adanya perbedaan yang nyata terhadap tinggi tanaman, bobot basah umbi, bobot kering angin umbi dan bobot kering umbi
Tidak terjadi interaksi antara varietas, status K-tanah, dan dosis pupuk K terhadap bobot kering tanaman, luas daun, hasil bobot umbi segar dan kering eskip bawang merah,
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dalam penelitian ini, maka dapat disimpulkan kombinasi pupuk dengan perlakuan P5 (75% NPK + 100% pupuk hayati) adalah dosis
Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk NPK tidak berpengaruh nyata tehadap pengamatan panjang umbi, diameter umbi, dan kadar air
Tidak terjadi interaksi antara varietas, status K-tanah, dan dosis pupuk K terhadap bobot kering tanaman, luas daun, hasil bobot umbi segar dan kering eskip bawang merah,
Penggunaan pupuk PHUN + ½ dosis NPK rekomendasi pada bawang merah di lahan Alluvial (ketersediaan P dan K tinggi) dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman, serapan N dan K,
Bobot Segar Umbi per Petak Kg dan Bobot Segar Umbi per Hektar ton Hasil analisis ragam dari data pengamatan menunjukkan bahwa perlakuan pemberian pupuk kascing pada berbagai dosis yang
2012, kombinasi jarak tanam 15 cm x 20 cm + 1.5 dosis pupuk NPK standar menggunakan benih umbi mini menghasilkan bobot umbi segar per tanaman dan bobot umbi kering eskip per tanaman