• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan penggunaan bahan pada penelitian ini diuraikan sebagai berikut.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Tinjauan penggunaan bahan pada penelitian ini diuraikan sebagai berikut."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 5.1. Gradasi Agregat Split Mastic Asphalt dengan Bahan tambah Serat Selulosa menurut Bina Marga
Tabel 5.2. Spesifikasi Bina Marga untuk uji Marshall SMA+S
Gambar 5.1 Bagan Alir Penelitian Laboratorium

Referensi

Dokumen terkait

Mengukur ketahanan Split Mastic Asphalt (SMA) terhadap pembebanan tarik dengan menggunakan sistem pengujian Indirect Tensile Strength pada beberapa variasi kadar

Analisis Optimum Bitumen Content dan Suhu Pemadatan Pada Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dengan Limbah Plastik High Denstity Poly Ethylene (HDPE) Sebagai Pengganti

Serat selulosa sebagai aditif (bahan tambah) pada konstruksi perkerasan berguna untuk mengurangi sifat yang merugikan yang berasal dari aspal akibat kenaikan

Persyaratan utama yang harus dipenuhi serat serabut kelapa sebagai bahan tambah pengganti serat selulosa pada campuran beton aspal panas harus memenuhi spesifikasi Bina Marga

Penelitian dilaksanakan melalui beberapa tahap mulai dari persiapan, pemeriksaan mutu bahan yang berupa agre­ gat, aspal dan serat selulosa, perencanaan campuran

Hasil penelitian terhadap Parameter Karakteristik Marshall menggunakan komposisi campuran yang sama dan Kadar Aspal Optimum (KAO) senilai 5,33% dengan bahan tambah

Penggunaan serat rami pada pengujian aspal dengan metode Stone Mastic Asphalt SMA yaitu akan dapat meningkatkan nilai stabilitas sampai dengan kadar serat rami 0,2% dan terjadi

Hasil penelitian terhadap parameter karakteristik Marshall menggunakan komposisi campuran yang sama dan Kadar Aspal Optimum KAO senilai 7,70% dengan bahan tambah Ban Dalam Bekas