• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Akademik Di Sekolah Dasar Negeri 56 Rantepao IV Rantepao-Toraja Utara

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sistem Informasi Akademik Di Sekolah Dasar Negeri 56 Rantepao IV Rantepao-Toraja Utara"

Copied!
66
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Pada zaman era globalisasi sekarang ini, informasi sangat dibutuhkan oleh

semua orang pada umumnya dan juga bagi instansi sekolah pada khususnya.

Instansi sekolah dasar yang berbasis pada informasi tersebut digunakan untuk

mengetahui dan mengatur perkembangan sekolah agar dapat berjalan dengan baik.

Kekuatan suatu instansi akan sangat bergantung kepada sistem informasi

atau pengetahuan yang dimilikinya. Sistem informasi akan menjadi perekat

unsure-unsur yang ada dalam suatu instansi sekolah dasar dan akan menjamin

perkembangan suatu sekolah dasar tersebut akan berkembang dengan baik

bersamaan dengan semakin tersedianya perangkat komputer yang semakin kuat

diseluruh dunia. Beberapa periode yang lalu sedikit perusahaan atau organisasi

yang mendapatkan manfaat dari penggunaan komputer. Saat ini, teknologi

komputer selalu siap untuk melayani kebutuhan belajar mengajar yang sangat

dibutuhkan oleh semua instansi sekolah dasar.

Semua instansi khususnya instansi sekolah dasar menyadari bahwa suatu

sekolah dasar harus dapat mengelola informasinya dengan baik untuk

mendapatkan kemudahan dalam megelola semua data yang ada. Mengelola

informasi secara efektif biasanya meliputi penggunaan sistem informasi dan

mereka telah mempelajari bahwa tidak mungkin mengelola organisasi tanpa

memiliki pengetahuan tentang sistem informasi. Namun lain halnya dengan

sekolah dasar yang dijadikan objek pengamatan oleh penulis, pengelolaan sistem

informasi di sekolah dasar tersebut sangat sederhana khususnya dalam sistem

informasi akademik padahal sekolah dasar tersebut berkualitas baik dan

membutuhkan sistem informasi yang dapat mendukung kinerja dari sekolah dasar

tersebut. Sistem informasi akademik sangat dibutuhkan oleh sekolah dasar karena

(2)

data guru, laporan data pegawai, laporan data mata pelajaran dan laporan data

pengajaran siswa, sedangkan sistem informasi akademik yang sedang berjalan

diperusahaan tersebut dalam pengolahan data siswa, data guru, data pegawai, data

mata pelajaran dan data pengajaran siswa masih menggunakan cara yang kurang

baik dalam pengolahannya yaitu data masih banyak yang belum lengkap dan cara

penyimpanan yang masih berantakan meskipun telah menggunakan komputer

dalam penyimpanannya. Berlatar belakang dengan masalah di atas maka penulis

tertarik untuk mencoba membuat suatu sistem informasi yang berguna bagi

sekolah dasar tersebut. Oleh karena itu judul yang diambil yaitu “ Sistem Informasi Akademik Di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 56 Rantepao IV Rantepao – Toraja Utara “

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana proses pemasukan dan penyimpanan yang sedang berjalan

di SDN. 56 Rantepao IV

2. Apakah bentuk penyimpanan data-data yang ada saat ini.

3. Bagaimana pengelolaan laporan data-data yang ada saat ini.

1.3Maksud Dan Tujuan 1.3.1 Maksud

Maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun sistem informasi

akademik di SDN. 56 Rantepao IV berbasis komputer guna mempermudah

instansi sekolah dasar dalam melakukan pemasukan dan penyimpanan

data-data yang ada.

1.3.2 Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai dari sistem informasi akademik ini adalah

sebagai berikut :

1) Untuk mengetahui apakah sistem informasi akademik di SDN. 56

Rantepao IV mempermudah dalam proses pemasukan dan penyimpanan

(3)

3

2) Untuk mengetahui apakah sistem informasi akademik mempermudah

penyimpanan hasil pemasukan dalam pembuatan laporan.

3) Untuk mengetahui bagaimana sistem informasi akademik yang

diterapkan mampu mengelola laporan mengenai data-data yang

terintegrasi menggunakan database.

1.4 Batasan Masalah

Agar pembahasan dapat dilakukan secara terarah dan sesuai dengan yang

diharapkan, maka perlu diterapkan batasan-batasan permasalahan yang akan

dibahas didalamnya, antara lain :

1) Penulis hanya membuat software tentang program aplikasi akademik guna mempercepat proses kinerja pada sekolah dasar yang bersangkutan dalam

hal mengolah data siswa, data guru, data pegawai, data mata pelajaran,

data pengajaran, data nilai siswa serta pembuatan laporan data-data

tersebut.

2) Program yang dibangun hanya dapat dijalankan di SDN. 56 Rantepao IV

3) Pembuatan software tentang pemasukan dan penyimpanan data-data akademik ini bersifat non client server, artinya program yang dijalankan

hanya oleh satu komputer saja.

1.5 Metode Penelitian

Metode yang dilakukan untuk tugas kerja praktek ini dibagi menjadi dua

bagian yaitu sebagai berikut :

1.5.1 Pengumpulan Data 1) Wawancara

Metoda penelitian dengan wawancara adalah suatu metodologi penelitian

dengan cara menanyakan secara langsung kepada pihak-pihak yang terkait

di sekolah dasar tersebut. Dalam hal ini penulis melakukan wawancara

dengan bapak petrus selaku kepala sekolah, ibu agustina selaku guru dan

(4)

2) Observasi

Observasi adalah suatu metode yang dilakukan satu pengamatan atau

kegiatan yang sistematis terhadap objek yang dituju secara langsung. Jadi

penulis juga melakukan pengamatan secara langsung tentang sistem

informasi akademik yang sedang berlangsung di SDN. 56 Rantepao IV.

3) Studi Pustaka

Pengumpulan data dengan mempelajari teori-teori yang mempunyai kaitan

dengan masalah pembangunan sistem informasi akademik.

1.5.2 Tahap Pengembangan Perangkat Lunak

Tahap yang dilakukan untuk pengembangan perangkat lunak ini adalah

menggunakan metode waterfall, dimana tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut :

1) Rekayasa dan Pemodelan Sistem/Informasi

Pada tahap ini, rekayasa mencakup pengumpulan kebutuhan pada tingkat

strategi dan areanya, pandangan sistem ini penting ketika perangkat lunak

harus berhubungan dengan elemen-elemen yang lain yaitu perangkat

lunak, manusia dan database.

2) Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Pada tahap ini, proses pengumpulan kebutuhan diintensifkan dan

difokuskan, khususnya pada perangkat lunak. Untuk memahami sifat

program yang dibangun, perekayasa perangkat lunak (analis) harus

memahami sistem informasi, tingkah laku, unjuk kerja dan antar muka

(interface) yang diperlukan.

3) Desain

Pada tahap ini, desain perangkat lunak sebenarnya adalah awal langkah

yang berfokus pada empat atribut sebuah program yang berbeda, struktur

(5)

5

4) Pembangkitan Kode

Pada tahap ini, setelah tahap desain maka program diterjemahkan ke dalam

bentuk mesin yang bisa dibaca. Jika desain dilakukan dengan cara yang

lengkap, pembuatan kode dapat diselesaikan secara mekanis.

5) Pengujian

Pada tahap ini, sekali kode dibuat maka pengujian program dimulai. Proses

pengujian berfokus pada logika internal perangkat lunak, memastikan

bahwa semua pernyataan sudah diuji dan memastikan apakah hasil yang

diinginkan sudah tercapai atau belum.

6) Pemeliharaan

Pada tahap ini, pemeliharaan perangkat lunak mengaplikasikan lagi setiap

fase program sebelumnya dan tidak membuat yang baru lagi. Perangkat

lunak akan mengalami perubahan setelah disampaikan kepada pelanggan

perubahan akan terjadi dari kesalahan-kesalahan yang ditemukan, karena

perangkat lunak harus disesuaikan untuk mengakomodasi

perubahan-perubahan di dalam lingkungan sistemnya.

1.6 Sistematika Penulisan

Penulisan tugas kerja praktek ini akan dibahas dan disusun bab demi bab

dengan sistematika penulisan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Pada bab ini menjelaskan mengenai latar belakang masalah,

rumusan masalah, maksud dan tujuan, batasan masalah, metode

penelitian serta sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini menjelaskan mengenai profil lengkap dari tempat yang

digunakan penulis dalam melakukan penelitian serta landasan

(6)

BAB III PEMBAHASAN

Bab ini merupakan tahap perancangan aplikasi yang terdiri dari :

analisis sistem, perancangan sistem. Serta pengujian terhadap

perangkat lunak yang telah di implementasikan.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

(7)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Profil Tempat Kerja Praktek 2.1.1 Sejarah Instansi

Instansi yang dipilih dan di tuju untuk dijadikan sebagai lokasi penelitian adalah Sdn.56 Rantepao Iv, instansi ini berlokasi di daerah yang cukup strategis, yaitu Jl.Budi Utomo Rantepao-Toraja Utara. SDN. 56 RANTEPAO IV merupakan salah satu sekolah dasar yang berada di rantepao-toraja utara yang berada di jantung kota rantepao. Sekolah dasar ini di bangun oleh penjajah belanda yang pernah ada di negara Indonesia, penjajah belanda itulah yang mendirikan sebuah sekolah dasar di daerah tana toraja yang letaknya berada di kota rantepao. Setelah Indonesia merdeka, sekolah dasar itu diambil ahli oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1956. Sehingga terbentuklah sebuah sekolah yang bernama Sekolah Dasar Negeri (SDN) 56 Rantepao IV.

(8)

2.1.2 Logo Instansi

Dalam membedakan instansi yang satu dengan yang lain, dapat dibedakan salah satunya dari adanya logo dari instansi tersebut. Dengan logo yang berbeda dari setiap instnasi tentunya memberikan ciri tersendiri dari instansi tersebut. Namun dari penelitian yang penulis lakukan, SDN. 56 Rantepao IV tidak memiliki logo yang berbeda dengan logo sekolah dasar negeri yang lain. SDN. 56 Rantepao IV masih menggunakan logo TUTWURI HANDAYANI dan tidak memiliki logo yang lain selain dari logo tersebut.

Gambar 2.1 Logo SDN. 56 Rantepao IV

2.1.3 Badan Hukum Instansi

Badan hukum dalam suatu instansi terutama dalam instansi sekolah dasar sangat penting, karena badan hukum inilah yang mengawasi perkembangan dan aktifitas yang dilakukan oleh sekolah.

Badan hukum yang menaungi SDN. 56 Rantepao IV dalam menjalankan setiap tugas dan aktifitas di sekolah ini adalah :

1) Pemerintah 2) Komite sekolah

2.1.4 Struktur Organisasi

(9)

9

Karena itu, pekerjaan dalam suatu persekutuan atau organisasi harus dibagi-bagi kedalam bagian dimana bagian itu mempunyai wewenang dan tanggung jawab masing-masing.

Jadi yang termasuk struktur organisasi adalah gambaran atau bagian dari suatu bentuk organisasi yang disusun secara terperinci sehingga dengan adanya bagan tersebut kita mengetahui tugas dan wewenang, tanggung jawab yang diberikan pimpinan terhadap bawahannya, serta kerja sama antar bagian untuk mencapai tujuan tertentu. Bentuk sruktur organisasi yang di terapkan SDN. 56 RANTEPAO IV adalah bentuk organisasi garis , dimana pada bentuk ini perintah mengalir secara langsung.

(10)

2.1.5 Deskripsi Kerja SDN. 56 Rantepao IV 1) Kepala Sekolah

Kepala sekolah adalah seorang pemimpin di suatu sekolah yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam mengawasi semua kegiatan atau pekerjaan guru, siswa, lingkungan sekolah sehingga kegiatan belajara mengajar dapat berjalan dengan lancar.

Adapun uraian tugasnya sebagai berikut : 1. Memimpin

Guru adalah seseorang yang sangat penting dalam suatu sekolah dan memiliki tugas dan tanggung jawab yang besar.

Adapun tugasnya sebagai berikut : 1. Mengajar

2. Mendidik 3. Mengevaluasi

(11)

11

2.2 Landasan Teori

2.2.1 Konsep Dasar Sistem Informasi

Dalam berbagai unit kerja ada pada setiap organisasi membutuhkan informasi dari berbagai sumber luar organisasi dan yang bersumber dari unit-unit kerja lain dari organisasi itu sendiri, sehingga menghasilkan berbagai macam informasi yang diperlukan.

2.2.1.1 Pengertian Sistem

Pengertian Sistem [1] adalah sebagai berikut :

“ suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan”.

2.2.1.2 Pengertian Informasi

Informasi dilihat sebagai salah satu sumber daya yang tersedia bagi pemimpin dalam memiliki nilai yang sama dengan sumber daya lainnya. Informasi sangatlah berharga karena informasi dapat menunjukan sumber daya lainnya.

Pengertian informasi [1] adalah :

“ Informasi sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan”.

2.2.1.3 Pengertian Sistem Informasi

Pengertian sistem informasi [1] adalah :

“ Sistem informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, member sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal sebagai suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan”.

(12)

menyimpan dan menyampaikan informasi yang diperlukan guna mengoperasikan seluruh kegiatan dalam organisasi.

2.2.1.4 Komponen Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik yang amana semua karakteristik tersebut tidak dapat dipisahkan antara karakteristik satu dengan karakteristik lainnya. Adapun karakteristik-karakteristik yang dimiliki oleh sistem dijelaskan sebagai berikut:

1. Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi yang artinya bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen sistem dapat berupa subsistem-subsistem yang dapat mempunyai sistem yang lebih besar(supra sistem). 2. Batasan (boundary) Sistem

Merupakan suatu daerah yang membatasi satu sistem dengan sistem lainnya atau lingkungan luar dengan batasan ini dapat mengetahui ruang lingkup suatu sistem.

3. Lingkungan Luar (environment) Sistem

Adalah apapun yang berada diluar sistem yange mempengaruhi operasi suatu sistem.

4. Penghubung (interface) Sistem

(13)

13

5. Masukan(input) Sistem

Masukan adalah energy yang dimasukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan (maintenance input) dan masukan sinyal (signal input). Maintenance input adalah energy yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat beroperasi, sedangkan signal input adalah energy yang diproses untuk mendapatkan keluaran.

6. Keluaran (output) Sistem

Merupakan hasil dari energy yang diolah dan diklasiikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan yang akan menjadi inputan yang baru atau informasi yang dibutuhkan.

7. Pengolah Sistem

Suatu sistem mempunyai bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran yaitu informasi.

8. Sasaran Sistem

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan(goal) atau sasaran (objective). Sasaran sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

2.2.1.5 Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang, diantaranya adalah sebagai berikut :

(14)

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system). Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia, sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia.

3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system). Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Interaksi diantara bagian-bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem tak tentu adalah adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsure probabilitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka(open syste). Sistem tertutup merupakan sistem yang tidakn berhubungan dengan lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

2.2.1.6 Siklus informasi

(15)

15

Berikut tahapan-tahapan dalam siklus informasi : 1. Orgination

Yaitu tahapan yang berhubungan dengan proses dari pengumpulan data yang biasanya merupakan proses pencatatan (recording) data ke dokumen dasar.

2. Input

Yaitu tahapan yang merupakan proses memasukan data ke dalam proses komputer lewat alat input (input device).

3. Processing

Yaitu tahapan yang merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing device) yang dapat berupa menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage atau tempat penyimpanan data.

4. Output

Yaitu tahapan yang merupakan proses menghasilkan output dari hasil pengolahan data kea lat output(output device) yaitu berupa informasi.

5. Distribution

Yaitu tahapan yang merupakan proses dari distribusi output kepada pihak yang berhak dan membutuhkan informasi. 6. Storage

(16)

2.2.1.7 Kualitas Informasi

Kualitas informasi tergantung dari tiga hal, yaitu : 1. Akurat

Informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

2. Tepat waktu

Informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat karena informasi yang sudah using tidakn akan mempunyai nilai lagi.

3. Relevan

Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevan informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan lainnya berbeda.

2.2.1.8 Akademik

Untuk memperlancar usaha-usaha pelaksanaan sistem pendidikan yang lebih efektif dan efisien maka perlu ditunjang dengan sebuah informasi yang memadai. Sistem informasi di sekolah dasar menyangkut yaitu kegiatan pencatatan dan penilaian terhadap kegiatan belajar mengajar. Akademik kesiswaan biasanya dibagi menjadi 3 tahapan waktu yaitu :

1. Awal tahun pelajaran baru a. Penerimaan siswa baru

b. Daftar calon siswa baru kelas I c. Daftar siswa baru kelas I 2. Selama tahun pelajaran

a. Penyusunan buku induk siswa b. Keadaan siswa awal tahun pelajaran c. Kehadiran siswa

(17)

17

3. Akhir tahun pelajaran

a. Daftar calon ujian akhir sekolah b. Daftar peserta ujian nasional

Menurut Drs. Suharto.1989, Kamus Bahasa Indonesia Terbaru. Menjelaskan beberapa pengetian tentang :

“ Akademis adalah bersifat ilmu pengetahuan, mengenai akademi”.

Akademik adalah perguruan fakultas atau kejuruan militer, seni, industry, pariwisata, bahasa asing dan sebagainya.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ke 3 menjelaskan bahwa akademik adalah :

“ Mengenai akademik, soal – soal, bersifat ilmu pengetahuan, bersifat, teori, tanpa arti praktis langsung”.

Sedangkan pembelajaran adalah “ Proses, cara perbuatan mempelajari”. Siswa adalah murid terutama pada tingkatan SD dan menengah.

1) Peserta didik (siswa)

Peserta didik atau siswa adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Atau siswa adalah murid, pelajar, peserta, didik pada SD. Pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan mempelajari.

2) Penilaian Siswa

(18)

dan SD(Sekolah Dasar) sebagai satu kesatuan dalam rangka pembinaan, pengembangan dan penentuan akreditasi. Penilaian meliputi segi administrative, kelembagaan, tenaga kependidikan, kurikulum siswa, dan prasarana serta keadaan SD secara umum. Penilaian siswa adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar siswa. Proses untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran untuk memantau kemajuan dan perbaikan hasil belajar peserta didik.

2.2.1.9 Database

Database adalah kumpulan file atau table yang saling berkaitan pada entity relationalship antar file atau table yang direlasikan dengan kunci relasi (relation key), yang merupakan kunci utama dari masing-masing file atau table tersebut.

2.2.1.10 Diagram Konteks

(19)

19

2.2.1.11 Data Flow Diagram.

Data Flow Diagram (DFD) adalah alat yang digunakan logika oleh sistem yang telah ada atau suatu sitem yang akan dikembangkan tanpa mempertimbangkan fidik dimana data arus mengalir.

Simbol-simbol yang digunakan dalam pembuatan DFD yaitu: 1. Kesatuan Luar (Eksternal Entity)

Merupakan kesatuan (Eksternal entity) di lingkungan sistem, dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainnya yang menerima input atau memberi input dari sitem, di simbolkan dengan bentuk persegi panjang. 2. Arus data (data flow)

Menjalankan arus dari data yang dapat brupa input bagi sistem yang disimbolkan dengan bentuk panah.

3. Proses (Process)

Kegiatan yang dilakukan oleh sistem dari arus data yang masuk untuk menghasilkan arus data keluaran. Proses disimbolkan dengan bentuk lingkaran.

4. Data Simpanan (Data Store)

(20)

2.2.1.12 Entry Relationship Diagram

Database adalah kumpulan file atau table yang saling berkaitan pada entity relationalship antar file atau table yang direlasikan dengan kunci relasi (relation key), yang merupakan kunci utamadari masing-masing file atau table tersebut.

Entity Relationalship terdiri dari: 1. One to One Relationalship

Hubungan antara file pertamadengan file kedua adalah hubungan satu berbanding satu dengan relasi antara keduanya yang diwakilkan dengan tanda panah tunggal.

2. One to Many Relationalship

Hubungan antara file pertama dengan file kedua adalah hubungan satu berbanding banyakdengan relasi antara keduanyayang diwakilkan dengan tanda panah ganda untuk menunjukan hubungan banyak tersebut.

3. Many to Many Relationalship

(21)

BAB III

PEMBAHASAN

3.1 Analisis Sistem

Analisis terhadap sistem yang sedang berjalan merupakan analisis yang ada di sekolah. Sistem ini digunakan untuk memenuhi informasi apa yang masuk dan apa yang keluar di dalam sistem akademik di SDN. 56 Rantepao IV.

Analisis terhadap sistem yang sedang berjalan dilakukan berdasarkan data event list yang dan kemudian dibuat flowmapnya.

3.1.1 Analisis Masalah

Sesuai dengan hasil penelitian didapat adanya sistem untuk pengolahan data akademik yang ditampilkan dalam bentuk excel. Meskipun diketahui bahwa pengolahan data melalui Microsoft Excel sudah tekomputerisasi tetapi pengolahan tersebut masih belum terstruktur. Selain itu memerlukan waktu lama dalam hal pengolahan data akademik tersebut. Dikarenakan belum ada sistem yang dapat mengolah data akademik, maka dibangunlah sistem informasi akademik yang dapat mengolah data akademik tersebut.

3.1.2 Analisis Prosedur Yang Sedang Berjalan

Berikut ini merupakan prosesur akademik yang ada di SDN.56 Rantepao IV yang telah ditetapkan oleh sekolah adalah sebagai berikut :

1. Siswa memberikan data siswa kepada guru, guru mencatat data siswa kedalam blanko kosong BDK lalu mengarsipkan data siswa tersebut.

2. Setelah melakukan tes, siswa menyerahkan LJS kepada guru. 3. Guru memeriksa lembar jawaban siswa lalu memberikan nilai. 4. Lembar jawaban yang telah diperiksa dan diberi nilai kemudian

(22)

5. Nilai lembar jawaban siswa yang telah diperiksa diserahkan pada siswa.

6. BDK dan BDN lalu disimpan sementara.

7. Guru membuat DNUK semester rangkap 3 berdasarkan buku daftar nilai.

8. Guru mengesahkan BDN dan BDK dan menyerahkannya kepada kepala sekolah.

9. Guru mengesahkan DNUKS dan diserahkan ke kepala sekolah untuk disahkan.

10. Kepala sekolah mengesahkan BDN dan BDK lalu menyerahkan salinan pertama DNUKS kepada guru.

11. Guru mengarsipkan BDN dan mencatat nilai siswa berdasarkan DNUKS kedalam blanko raport serta identifikasi siswa berdasarkan BDK lalu mengarsipkan DNUKS tersebut.

12. Guru mencatat identifikasi siswa yang ada dalam BDK kedalam buku induk siswa.

13. Guru mengesahkan raport dan menyerahkan raport tersebut ke kepala sekolah untuk disahkan.

14. Kepala sekolah mengesahkan raport dan menyerahkan kembali raport tersebut kepada guru untuk diserahkan kepada siswa.

(23)

23

Flow Map Sistem Informasi Akademik Yang Sedang Berjalan

Berikut ini adalah Flow Map sistem informasi akademik yang berjala pada SDN. 56 Rantepao IV.

(24)

Gambar 3.1 Flowmap penilaian siswa yang sedang berjalan

Keterangan

a. Blanko BDK = Buku Daftar Kelas Kosong / belum terisi data b. Data Siswa = Data Identitas Siswa

c. BDK terisi = Buku Daftar Kelas yang sudah diisi data siswa d. LJS = Lembar Jawaban Siswa

e. Blanko BDN = Buku Daftar Nilai kosong / belum terisi data f. DNUKS = Daftar nilai hasil uji kompetensi

(25)

25

h. Arsip N = Arsip yang disimpan berdasarkan nomor dari dokumen blanko BDK, blanko BDN, BDN terisi, Blanko Raport, Blanko DPR, DPR terisi.

i. Arsip A = Arsip yang disimpan berdasarkan abjad dari dokumen BDK terisi data siswa

j. Arsip T = Arsip yang disimpan berdasarkan tanggal dari dokumen DNUKS, BDK.

3.2 Perancangan Sistem

3.2.1 Tujuan Perancangan Sistem

Tujuan perancangan program atau sistem ini adalah untuk memberikan penjelasan atau mendefinisikan kepada pemakai program. Dengan demikian pembuat program ini diharapkan dapat membantu mengatasi kekurangan-kekurangan yang ada sehingga dapat menghasilkan informasi yang masuk dan keluar dengan cepat dan tepat serta pembuatan laporan-laporan yang lebih akurat. Dalam perancangan program ini tidak banyak perubahan terhadap sistem yang sedang berjalan. Perancangan program yang diusulkan merupakan langkah untuk lebih mengefektifkan dan mengefesienkan sistem yang lama dengan diterapkannya penggunaan sistem komputerisasi.

3.2.2 Diagram Konteks Sistem Informasi Akademik SDN. 56 Rantepao IV

Diagram konteks penilaian yang akan dibangun di SDN. 56 Rantepao IV adalah sebagai berikut :

(26)

3.2.3 Data Flow Diagram (DFD) Sistem Informasi Akademik SDN.56 Rantepao IV

DFD penilaian Sistem informasi Akademik di SDN. 56 Rantepao IV adalaha sebagai berikut :

(27)

27

Gambar 3.4 DFD Level 2 Proses 1 Login

(28)

Gambar 3.6 DFD Level 2 Proses 3 Pengolahan Setting Nilai

3.2.4 ERD

ERD adalah bentuk yang menggunakan relasi dan entitas suatu informasi. Entitas relasi diagram dibuat dengan menggunakan persepsi yang terdiri dari sekumpulan objek dasar yaitu entitas dan hubungan antar entitas.

(29)

29

Pada Entity Relation Diagram diatas terdiri dari beberapa entitas yang memiliki atribut antara lain :

Siswa = {*no_induk, nama_lengkap, nama_panggilan, jenis_kelamin, tempat_lahir, tanggal_lahir, agama, kewarganegaraan, jumlah_saudara_kandung, jumlah_saudara_tiri, berat_badan, jumlah_saudara_angkat, bahasa_sehari_hari, tinggi_badan, golongan_darah, penyakit_yang_pernah_diderita, alamat, jarak_rumah_kesekolah, status_tempat_tinggal, nama_ayah, nama_ibu, pendidikan_terakhir, pekerjaaan_ayah, pekerjaan_ibu, nama_wali, asal_sekolah, nam_TK, alamat_TK, tanggal_lulus, no_STTB, pindahan_dari, tanggal_pindah, dari_tingkat, masuk_pada_tingkat, jenjang_selanjutnya, nama_sekolah, beasiswa, pindah_sekolah_ke, dari_tingkat, ke_tingkat, tanggal_pindah, tanggal_keluar, alasan }.

Guru = {*Nip, nama, tempat_lahir, tanggal_lahir, agama, kewarganegaraan, golongan darah, lulusan, alamat, pendidikan_terakhir, **kode_pegawai, mata_pelajaran, jenis_kelamin}.

Pegawai = {*Kode_pegawai, keterangan}.

Mata_pelajaran = {*Kode_mata_pelajaran, keterangan}. Nilai = {*Kode_pengajaran, **no_induk, absensi, nilai}.

(30)

Relasi tabel adalah data yang menggambarkan hubungan antara tabel satu dengan

(31)

31

3.3 Pengembangan Sistem

3.3.1 Perancangan Input

Desain merupakan tahap awal pada fase pembangunan bagi perangkat lunak. Desain ini merupakan gambaran secara rinci, bagaimana dan seperti apa bentuk dari komponen-komponen sistem informasi yang telah dirancang secara umum sebelumnya.

1. Form login

Gambar 3.9 Form Login

Dalam form tersebut user menginputkan password untuk bisa masuk ke program.

Tabel 3.1 Form Login

No Nama Keterangan

1 Tombol Login Masuk kedalam form menu utama 2 Tombol Batal Membatalkan proses dan keluar

2. Form Menu Utama

(32)

Gambar 3.10 Form Menu Utama

Pada form utama terdapat beberapa pilihan menu utama diantaranya : 1. Master,menu master merupakan submenu-submenu dari file

mastenya yang ada pada sistem informasi akademik.

2. Setting Nilai terdapat submenu setting Daftar nilai komulatif dan Daftar nilai kompetensi untuk menginput nilai siswa yang akan ditampilkan pada laporan daftar kumpulan nilai kompetensi semester.

3. Laporan, terdapat submenu untuk mencetak laporan siswa, guru, nilai komptensi penyerahan raport.

4. Ubah Password merupakan submenu untuk melakukan perubahan password.

5. Programer, meliputi tentang profil pembuat program.

3. Form Master Data Induk Siswa

(33)

33

Gambar 3.11 Form Master Data Siswa

Tabel 3.2 Form Master Data Siswa

No Nama Keterangan

1 Tombol combobox Untuk memilih jenis pengurutan data yang diinginkan 2 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan diurut 3 Tombol combobox cari Untuk memilih data berdasarkan pilihan di combobox 4 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan dicari 5 Tombol pertama Untuk mengetahui awal data dalam tabel 6 Tombol berikutnya Untuk maju satu data ke data selanjutnya dalam tabel 7 Tombol sebelumnya Untuk mundur satu data ke data sebelumnya dalam tabel 8 Tombol Akhir Untuk mengetahui akhir data dalam tabel 9 Tombol Tambah Untuk menambah data melalui form tambah data siswa 10 Tombol Ubah Untuk mengedit data melalui form edit data siswa 11 Tombol Hapus Untuk menghapus satu data yang ada dalam tabel

12 Tombol Refresh Untuk merefrseh

13 Tombol Keluar Untuk keluar dari form master data induk siswa

4. Form Master Data Induk Guru

(34)

Gambar 3.12 Form Master Data Guru

Tabel 3.3 Form Master Data Guru

No Nama Keterangan

1 Tombol combobox Untuk memilih jenis pengurutan data yang diinginkan 2 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan di urut 3 Tombol combobox cari Untuk memilih data berdasarkan pilihan di combobox 4 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan dicari 5 Tombol pertama Untuk mengetahui awal data dalam tabel 6 Tombol berikutnya Untuk maju satu data ke data selanjutnya dalam tabel 7 Tombol sebelumnya Untuk mundur satu data ke data sebelumnya dalam tabel 8 Tombol Akhir Untuk mengetahui akhir data dalam tabel 9 Tombol Tambah Untuk menambah data melalui form tambah data siswa 10 Tombol Ubah Untuk mengedit data melalui form edit data siswa 11 Tombol Hapus Untuk menghapus satu data yang ada dalam tabel

12 Tombol Refresh Untuk merefrseh

13 Tombol Keluar Untuk keluar dari form master data guru

5. Form Master Mata Pelajaran

(35)

35

Gambar 3.13 Form Master Data Mata Pelajaran

Tabel 3.4 Form Master Data Mata Pelajaran

No Nama Keterangan

1 Tombol Tambah Untuk menambah data melalui form tambah data siswa 2 Tombol Ubah Untuk mengedit data melalui form edit data siswa 3 Tombol Hapus Untuk menghapus satu data yang ada dalam tabel

4 Tombol Refresh Untuk merefrseh

5 Tombol Keluar Untuk keluar dari form master data guru

6. Form Master Pegawai

Form master pegawai digunakan sebagai informasi status pegawai yang ada di SDN. 56 Rantepao IV.

(36)

Tabel 3.5 Form Master Status Pegawai

No Nama Keterangan

1 Tombol Tambah Untuk menambah data melalui form tambah data siswa 2 Tombol Ubah Untuk mengedit data melalui form edit data siswa 3 Tombol Hapus Untuk menghapus satu data yang ada dalam tabel

4 Tombol Refresh Untuk merefrseh

5 Tombol Keluar Untuk keluar dari form master data guru

7. Form Tambah Data Siswa

Form ini merupakan form yang dipanggil dari form master data siswa untuk menambah data siswa.

Gambar 3.15 Form Tambah Data Siswa

Tabel 3.6 Form Tambah Data Siswa

No Nama Keterangan

(37)

37

8. Form Tambah Data Guru

Form ini merupakan form yang dipanggil dari form master data guru untuk menambahkan data guru.

Gambar 3.16 Form Tambah Data Guru

Tabel 3.7 Form Tambah Data Guru

No Nama Keterangan

1 Tombol Simpan Untuk menyimpan data guru kedalam table guru 2 Tombol Batal Untuk membatalkan penambahan data guru

9. Form Tambah Mata Pelajaran

(38)

Gambar 3.17 Form Tambah Data Mata Pelajaran

Tabel 3.8 Form Tambah Data Mata Pelajaran

No Nama Keterangan

1 Tombol Simpan Untuk menyimpan data mata pelajaran kedalam tabel 2 Tombol Batal Untuk membatalkan penambahan data mata pelajaran

10.Form Tambah Status Pegawai

Form ini merupakan form yang dipanggil dari form master pegawai untuk menambahkan data status pegawai.

Gambar 3.18 Form Tambah Status Pegawai

Tabel 3.9 Form Tambah Data Status Pegawai

No Nama Keterangan

(39)

39

11.Form Data Nilai Siswa

Form ini digunakan untuk setting nilai / input nilai mata pelajaran

Gambar 3.19 Form Data Nilai Siswa

Tabel 3.10 Form Data Nilai Siswa

No Nama Keterangan

1 Tombol combobox Untuk memilih jenis pengurutan data yang diinginkan 2 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan di urut 3 Tombol combobox cari Untuk memilih data berdasarkan pilihan di combobox 4 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan dicari 5 Tombol pertama Untuk mengetahui awal data dalam tabel 6 Tombol berikutnya Untuk maju satu data ke data selanjutnya dalam tabel 7 Tombol sebelumnya Untuk mundur satu data ke data sebelumnya dalam tabel 8 Tombol Akhir Untuk mengetahui akhir data dalam tabel 9 Tombol Tambah Untuk menambah data melalui form tambah data siswa 10 Tombol Ubah Untuk mengedit data melalui form edit data siswa 11 Tombol Hapus Untuk menghapus satu data yang ada dalam tabel

12 Tombol Refresh Untuk merefrseh

13 Tombol Keluar Untuk keluar dari form master data guru

12.Form Data Nilai Komulatif

(40)

Gambar 3.20 Form Data Nilai Komulatif

Tabel 3.11 Form Data Nilai Komulatif

No Nama Keterangan

1 Tombol combobox Untuk memilih jenis pengurutan data yang diinginkan 2 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan di urut 3 Tombol combobox cari Untuk memilih data berdasarkan pilihan di combobox 4 Textbox Untuk menginputkan keterangan teks yang akan dicari 5 Tombol pertama Untuk mengetahui awal data dalam tabel 6 Tombol berikutnya Untuk maju satu data ke data selanjutnya dalam tabel 7 Tombol sebelumnya Untuk mundur satu data ke data sebelumnya dalam tabel 8 Tombol Akhir Untuk mengetahui akhir data dalam tabel 9 Tombol Tambah Untuk menambah data melalui form tambah data siswa 10 Tombol Ubah Untuk mengedit data melalui form edit data siswa 11 Tombol Hapus Untuk menghapus satu data yang ada dalam tabel

12 Tombol Refresh Untuk merefrseh

13 Tombol Keluar Untuk keluar dari form master data guru

13.Form Tambah Data Nilai Siswa

(41)

41

Gambar 3.21 Form Tambah Data Nilai Siswa

Tabel 3.12 Form Tambah Data Nilai Siswa

No Nama Keterangan

1 Tombol Simpan Untuk menyimpan data nilai kedalam tabel nilai 2 Tombol Batal Untuk membatalkan penambahan data nilai

14.Form Tambah Data Nilai Komulatif

Form ini merupakan form yang dipanggil dari form setting nilai data nilai komulatif siswa untuk menambah daftar nilai komulatif.

(42)

Tabel 3.13 Form Tambah Data Nilai Komulatif

No Nama Keterangan

1 Tombol Simpan Untuk menyimpan data nilai komulatif kedalam tabel 2 Tombol Batal Untuk membatalkan penambahan data nilai komulatif

15.Form Ubah Password

Form ini berfungsi untuk melakukan pengubahan password baru.

Gambar 3.23 Form Ubah Password I

Tabel 3.14 Form Ubah Password I

No Nama Keterangan

1 Tombol Masuk Untuk masuk ke form ubah password selanjutnya 2 Tombol Batal Untuk membatalkan pengubahan password

(43)

43

Tabel 3.15 Form Ubah Password II

No Nama Keterangan

1 Tombol Ubah Untuk mengubah password lama ke password baru 2 Tombol Keluar Untuk membatalkan dan keluar dari form ubah password

3.3.2 Perancangan Output

Output adalah informasi, hasil atau keluaran yang dihasilkan setelah data –data diolah untuk kemudian dicetak. Adapun rancangan dari sistem informasi akademik SDN. 56 Rantepao IV adalah :

1. Data Siswa

Laporan ini digunakan sebagai informasi data siswa.

(44)

2. Data guru

Laporan ini digunakan sebagai informasi data guru

Gambar 3.26 Laporan Data Guru

3. Laporan daftar nilai uji kompetensi semester

Laporan ini digunakan sebagai informasi tentang daftar nilai uji kompetensi semester.

(45)

45

4. Laporan daftar nilai komulatif siswa

Laporan ini digunakan sebagai inforamsi daftar nilai komulatif siswa.

Gambar 3.28 Laporan Daftar nilai komulatif siswa

5. Laporan penyerahan raport

Laporan ini digunakan sebagai informasi daftar penyerahan raport dari guru ke siswa.

(46)

3.3.3 Struktur Menu

Perancangan dari bentuk menu program yang diusulkan bertujuan untuk memudahkan didalam penyusunan dalam suatu program sehingga program tersebut tersusun dengan benar dan dapat digunakan dengan mudah oleh pengguna. Adapun bentuk dari struktur menu yang diusulkan sebagai berikut :

(47)

47

3.4 Implementasi

Implementasi sistem informasi akademik digunakan dengan bahasa dan lingkungan program Delphi 7.0. Program dibuat dengan mengikuti kriteria – kriteria yang ada, yaitu mudah dioperasikan (User Friendly) dan tampilan yang menarik (User Interface). Dibawah ini terdapat cara-cara dalam menggunakan program aplikasi yang dibuat, yaitu :

3.4.1 Batasan Implementasi

Batasan implementasi dari aplikasi sitem informasi akademik pada SDN. 56 Rantepao IV adalah :

1. Sistem informasi akademik hanya menangani proses pengolahan data siswa, guru, mata pelajaran, status pegawai, pengajaran siswa, nilai kompetensi dan nilai komulatif siswa.

2. Aplikasi sistem informasi akademik ini tidak bersifat client server, hanya dapat dijalankan pada satu komputer saja.

3.4.2 Implementasi Perangkat Lunak

Perangkat lunak yang digunakan dalam pengimplementasian dari program aplikasi sistem informasi akademik pada SDN. 56 Rantepao IV adalah Borland Delphi 7.0 sebagai mendia pembuat program aplikasi dan sebagai media pembuat basis data menggunakan perangkat lunak paradoks.

3.4.3 Implementasi Perangkat Keras

Spesifikasi dari perangkat keras untuk komputer yang harus dipenuhi dalam mengimplementasikan program aplikasi sistem informasi akademik pada SDN, 56 Rantepao IV adalah :

1. Komputer PC dengan processor kecepatan min. 3.0 Ghz 2. Monitor dengan resolusi 1024 x 768

3. Memory minimal 256 MB

4. VGA card minimal 128 MB

(48)

6. Keyboard minimal 101 keys

7. Mouse PS 2

3.4.4 Implementasi Antar Muka

Berikut ini beberapa tampilan gambar antar muka yang telah diimplementasikan, sedangkan sebagian lagi dilampirkan

1. Form Loding

Gambar 3.31 Tampilan Loding

Pertama user harus menunggu program ini loding untuk menampilkan form selanjutnya atau form login.

2. Form Login

Gambar 3.32 Tampilan Login

(49)

49

3. Form Menu Utama

Gambar 3.33 Tampilan Menu Utama

Pada form menu utama ini terdapat menu lain pada toolbar, yaitu :

1. Master, pada menu toolbar ini user dapat mengisi data siswa, guru, mata pelajaran dan data pengajaran siswa

2. Setting nilai, pada menu toolbar ini user dapat mengisi data nilai siswa dan nilai komulatif siswa.

3. Laporan, menu toolbar ini dapat digunakan untuk mencetak laporan seluruh siswa, laporan guru, laporan nilai uji kompetensi, laporan nilai komulatif siswa dan laporan penyerahan raport.

4. Ubah password, menu toolbar ini dapat digunakan untuk merubah username dan password kita.

(50)

4. Form Data Siswa

Gambar 3.34 Tampilan Data Siswa

Pada form data siswa ini user dapat mengisi atau menginput data siswa dengan mengklik tombol tambah lalu dapat menyimpannya dengan mengklik tombol simpan, selain itu dapat juga mencari data, mengubah data, menghapus data, membatalkan data, melihat table siswa dan keluar dari form.

5. Form Guru

(51)

51

Pada form data guru ini user dapat menambah data, menghapus data, menyimpan data, mengubah data, mencari data dan dapat keluar dari form

6. Form Mata Pelajaran

Gambar 3.36 Tampilan Data Mata Pelajaran

Pada form data mata pelajaran ini user dapat menambah, menyimpan, mengolah, menghapus, membatalkan dan keluar dari form

7. Form Data Status Pegawai

Gambar 3.37 Tampilan Data Status Pegawai

(52)

8. Form Pengajaran Siswa

Gambar 3.38 Tampilan Data Pengajaran Siswa

Pada form data pengajaran siswa user dapat mengatur pengajaran siswa sehingga membantu dalam pengolahan data nilai siswa dan nilai komulatif siswa. Serta dapat menambah, mengubah, menghapus dan membatalkan atau keluar dari form.

9. Form Data Nilai Siswa

Gambar 3.39 Tampilan Data Nilai Siswa

(53)

53

10. Form Nilai Komulatif Siswa

Gambar 3.40 Tampilan Data Nilai Komulatif Siswa

Pada form data nilai komulatif siswa user dapat mengatur nilai komulatif siswa dan menentukan kepribadian, absensi dan peringkat kelas. Serta dapat menambah, mengubah, menghapus dan membatalkan atau keluar dari form. 11. Form ubah Password

Form pertama dalam melakukan perubahan username dan password.

Gambar 3.41 Tampilan Form Ubah Password I

Form kedua dalam melakukan perubahan username dan password baru

(54)

Pada form ubah password user dapat mengubah user name dan password yang diinginkan. Ada 2 langkah dalam melakukan perubahan username dan password. Langkah pertama memasukkan username dan password lama setelah itu memasukkan username dan password baru.

12. Laporan seluruh siswa

Gambar 3.43 Tampilan Laporan Seluruh Siswa

13. Laporan guru

(55)

55

14. Laporan daftar nilai uji kompetensi semester

Gambar 3.45 Tampilan Laporan Daftar Nilai Uji Kompetensi Semester

15. Laporan daftar nilai komulatif siswa

(56)

16. Laporan penyerahan raport

Gambar 3.47 Tampilan Laporan Penyerahan Raport

3.5 Pengujian

Setelah selesai tahap implementasi dari program aplikasi yang telah dibuat, tahap selanjutnya ialah tahap pengujian sitem. Tahap ini merupakan tahapan yang penting, karena pengujian sistem, dapat ditemukan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada sistem, memastikan sistem yang dibangun telah sesuai dengan apa yang direncanakan sebelumya dan untuk menjamin kualitas juga mengetahui kelemahan dari perangkat lunak. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk menjamin bahwa perangkat lunak yang dibangun memiliki kualitas yang baik.

3.5.1 Rencana Pengujian

(57)

57

Tabel 3.16 Rencana pengujian sistem informasi akademik pada SDN. 56 Rantepao IV

Kelas Uji Butir Uji Tingkat Pengujian Jenis Pengujian Login User Pemasukan Nama dan Password Sistem Black Box

Pengujian Memasukan data Sistem Black Box

3.5.2 Kasus dan Hasil Pengujian

Pengujian dilakukan dengan cara mengambil sample sebagai kasus untuk pengujian sistem. Berikut ini adalah sample yang diambil untuk pengujian sistem.

1. Pengujian Login

Pengujian Login ini ditujukan untuk Staff TU. Berikut ini adalah tabel pengujian login dari program aplikasi sistem informasi akademik pada SDN. 56 Rantepao IV.

Tabel 3.17 Pengujian Login (Data Normal)

Kasus dan Hasil Uji ( Data Normal )

Data Masukan Yang diharapakn Pengamatan Kesimpulan Username : keis

(58)

Tabel 3.18 Pengujian Login (Data Salah)

Kasus dan Hasil Uji ( Data Normal )

Data Masukan Yang diharapakn Pengamatan Kesimpulan Username : ayu

Password : 4321

Tidak dapat login Login gagal [ x ] diterima [ ] ditolak

2. Pengujian Pemasukan Data

Berikut ini adalah tabel pengujian pemasukan data : Tabel 3.19 Pengujian Pemasukan data

Kasus dan Hasil Uji ( Data Normal )

Data Masukan Yang diharapakn Pengamatan Kesimpulan Memasukkan

Data Masukan Yang diharapakn Pengamatan Kesimpulan Memasukkan

3.5.3 Kesimpulan Hasil Pengujian

(59)

BAB IV

PENUTUP

Setelah mengadakan penelitian, menganalisa permasalahan dan merancang

sistem informasi, yang telah dituangkan dalam bab-bab sebelumnya, maka dalam

bab ini penulis akan memberikan kesimpulan dan saran yang diharapkan

membantu kemajuan sistem informasi akademik di SDN. 56 Rantepao IV.

6.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisa pada perencanaan sistem informasi akademik,

maka penulis akan memberikan kesimpulan, sebagai berikut :

1. Pada proses pemasukan data, admin tidak harus mencatat berulang

data siswa baru sehingga mekanisme kerja yang berulang menjadi

efektif dan efisien.

2. Data yang ada sudah tersimpan didalam database, sehingga tidak ada

penumpukan berkas.

3. Dalam proses pencarian data diberikan fasilitas pencarian agar bisa

dilakukan dengan cepat, karena data yang ada disimpan di database.

4. Dalam pembuatan laporan, admin tidak perlu lagi mencatat berulang

karena sudah adanya tools(peralatan) untuk pembuatan laporan.

6.2 Saran

Agar sistem informasi akademik lebih optimal dan berjalan sesuai dengan

harapan, maka penulis memberikan beberapa saran yang dapat dijadikan bahan

pertimbangan untuk pihak admin di SDN.56 Rantepao IV yaitu :

1. Untuk meningkatkan pengetahuan dari kesiswaan yang terlibat,

disarankan untuk memberikan pengetahuan tentang komputer

melalui pendidikan dan pelatihan khusus.

2. Adanya pemeliharaan terhadap sistem yang telah dibuat agar

sistem tetap terjaga dengan baik dengan cara melakukan perbaikan

(60)

3. Pengembangan perangkat lunak berbasis web, agar dapat diakses

oleh masyarakat luas dan dapat melakukan fasilitas online data.

4. Diharapkan dimasa yang akan datang program ini menjadi acuan

untuk membuat program yang lebih baik yang sesuai dengan

kebutuhan mekanisme kerja yang terus menerus menuntut

(61)

SISTEM INFORMASI AKADEMIK

DI SEKOLAH DASAR NEGERI 56 RANTEPAO IV

RANTEPAO - TORAJA UTARA

KERJA PRAKTEK

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Kerja Praktek Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

DEKEIS ANDRI LIMBONGAN

10107465

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(62)

Andi Yogyakarta,

[2] Widodo, R. B dan Irawan, J. D. (2007). Interfacing Paralel & Serial Menggunakan Delphi. Yogyakarta: Graha Ilmu

(63)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

I. DATA PRIBADI

1. Nama : Dekeis Andri Limbongan

2. Tempat & tgl lahir : Parigi, 03 April 1989

3. Jenis kelamin : Pria

4. Kewarganegaraan : Indonesia

5. Agama : Kristen Protestan

9. Email : keys_al@yahoo.com

dekeislimbongan@gmail.com

10. Telepon : (Hp)081341193510

II. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN

2004-2006 SMA Katolik Rantepao IPA Rantepao

2001-2003 SMPN 2 Rantepao - Rantepao

1998-2000 SD Kristen Rantepao 5 - Rantepao

III. SEMINAR, KERJA PRAKTEK dan PELATIHAN

Tahun Lemabaga Pendidikan Nama Kursus/Pelatihan Tempat

2011 Lab Hadware Unikom Linux Desktop,

Virtualization & Voip Bandung

2011 English Departemen-Unikom TOEFL Bandung

2010 Kerja Praktek di SDN. 56 Rantepao IV

Pembuatan sistem

informasi akademik Rantepao 2006-2007 Yalbu English Course Kursus Bahasa inggris Rantepao

(64)

3.Dapat mengoperasikan aplikasi komputer (Ms Office, Visio, Adobe Photoshop, notepad).

4.Dapat mengoperasikan aplikasi ultraedit,Delphi,MySQL,dreamweaver. 5.Saya mempunyai motifasi yang tinggi untuk belajar sesuatu yang baru

walaupun berbeda dengan latar belakang saya.

Dengan ini saya menyatakan bahwa semua keterangan yang tertera di atas

seluruhnya benar dan saya bersedia mempertanggungjawabkan kebenarannya.

Hormat saya,

(65)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yanga Maha Esa atas

pertolongan dan pimpinan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan

kerja praktek ini. Semoga melalui laporan kerja praktek ini nama-Nya

dipermuliakan. Segala hormat, kemuliaan dan pengagungan hanya bagi-Nya.

Penulis menyadari laporan kerja praktek ini jauh dari kesempurnaan, oleh

karena itu memberi ruang kepada siapa saja yang ingin memberikan saran guna

menyempurnakan laporan kerja praktek ini.

Pada kesempatan ini penulis juga ingin menyampaikan terima kasih yang

sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan

dorongan serta doa kepada penulis dalam penyusunan laporan kerja praktek ini

khususnya untuk keluargaku tercinta yang telah memberikan dorongan kepada

penulis dalam menyelesaikan laporan kerja praktek ini. Dengan segala kerendahan

hati penulis juga mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Petrus Baturante, S.Pd, selaku Kepala Sekolah di sekolah dasar

negeri 56 rantepao IV.

2. Ibu Agustina Daun Papiduna, selaku salah satu guru di sekolah dasar

negeri 56 rantepao IV, yang telah banyak memberikan masukan dan

petunjuk kepada penulis dalam menyelesaikan laporan kerja praktek ini.

3. Ibu Mirna, selaku salah satu Staff Tata usaha di sekolah dasar negeri 56

rantepao IV yang telah banyak memberikan arahan-arahan dalam

menyelesaikan laporan kerja praktek ini.

4. Bapak Galih Hermawan, S.Kom, selaku dosen wali dan pembimbing yang

telah menyediakan waktu luang untuk memberikan arahan dan koreksi

terhadap laporan kerja praktek yang telah penulis rancang guna perbaikan

dan penyempurnaan laporan kerja praktek ini.

5. Siswa-siswi SDN 56 Rantepao IV, terima kasih telah membantu penulis

(66)

penulis dalam menyelesaikan laporan kerja praktek ini.

Akhirnya, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang

turut membantu penulis dalam menyelesaikan laporan kerja praktek ini yang tidak

dapat penulis sebutkan satu persatu. Semoga bantuan yang diberikan kepada

penulis selama ini bisa menjadi berkat bagi siapapun yang membaca laporan kerja

praktek ini.

Bandung, Januari 2011

Penulis

Gambar

Gambar 2.2  Struktur Organisasi SDN. 56 Rantepao IV
Gambar 3.1  Flowmap penilaian siswa yang sedang berjalan
Gambar 3.1  Flowmap penilaian siswa yang sedang berjalan
Gambar 3.4  DFD Level 2 Proses 1 Login
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dengan meningkatkan keamanan data menggunakan kombinasi algoritma, dapat menjaga keamanan data lebih terjamin dari serangan-serangan yang dapat membahayakan isi dari

Selain umat Islam telah banyak dianut oleh wilayah-wilayah sekitar jazirah Arab, dan bahkan lebih jauh dari itu sampai ke Spanyol, dan masalah-masalah sosial

Sumber daya manusia dapat tetap bertahan karena memiliki kompetensi manajerial, yaitu kemampuan untuk merumuskan visi dan strategi perusahaan serta kemampuan

Pengadaan barang/jasa Desa yang selanjutnya disebut dengan Pengadaan barang/jasa adalah kegiatan untuk memperoleh barang/jasa oleh Pemerintah Desa, baik dilakukan dengan cara

 Untuk menilai keputusan rekayasa bentuk yang telah dibuat sebagai prototipe sistem, serta meningkatkan daya guna sistem dengan mengurangi masalah pada daya guna..1. Metode

Penelitian ini dilakukakan untuk mengetahui unjuk kerja dari motor diesel Multi Swirl Combustion System (MSCS) Piston Chamber saat menggunakan bahan bakar solar dari daur ulang

Hingga kemudian seiring perkembangan gaya hidup yang ditopang oleh media massa maupun majalah dan buku-buku luar negeri yang membahas graffiti maupun dari internet, menjadikan

Variabel harga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone Samsung karena nilai t hitung lebih besar dari t tabel (2,566 > 1,98), variabel