Sistem Informasi Pengolahan Data Surat Kendaraan Bermotor Baru Roda Dua Pada PT. Ramahadi Cipta Utama

130  Download (0)

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Diajukan sebagai salah satu syarat kelulusan

Pada Program Studi Sistem Informasi Jenjang S1 (Strata 1) Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

RICO AHMAD FAUZY

1.05.10.121

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

(2)
(3)
(4)

KAMPUS IV : JL. DIPATI UKUR 114 TELP. (022)2506553, 2508412 BANDUNG 40132

BIODATA MAHASISWA

DATA PRIBADI:

Nim : 10510121

Nama : Rico Ahmad Fauzy

Tempat/Tgl. Lahir : Bandung, 1991-01-20

Jenis Kelamin : Pria

Semester : 8

Jenjang Pendidikkan : Program Sarjana (Strata - I)

Alamat Rumah : Komplek Padasuka Indah Blok D.54 RT01/RW09 Cimahi 40526

Alamat Bandung : Komplek Padasuka Indah Blok D.54 RT01/RW09 Cimahi 40526

E-Mail : ichodesiresoul@gmail.com

No. Telepon : 081214510053

DATA KELUARGA:

Nama Ayah : Achmad Sudaryat

Nama Ibu : Lucky Supardiniwati

Alamat Orang Tua : Komplek Padasuka Indah Blok D.54 RT01/RW09 Cimahi 40526

No. Telpon Orang Tua : 022-6653780

Pekerjaan Orang Tua : Pegawai Swasta

Dengan ini saya, yang bertandatangan dibawah ini, menyatakan bahwa data di atas adalah benar.

Hormat Saya,

(5)

vii 1.1Latar Belakang Penelitian ... 1

1.2 Identifikasi dan Rumusan Masalah ... 3

1.2.1 Identifikasi Masalah ... 3

1.2.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 4

1.3.1 Maksud Penelitian ... 4

1.3.2 Tujuan Penelitian ... 4

1.4 Kegunaan Penelitian ... 5

1.4.1 Kegunaaan Praktis ... 5

1.4.2 Keguanaan Akademis ... 5

1.5 Batasan Masalah ... 6

(6)

viii BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Sistem ... 9

2.1.1 Definisi Sistem ... 9

2.1.2 Elemen Sistem ... 10

2.1.3 Karakteristik Sistem ... 11

2.2 Konsep Dasar Informasi... 13

2.3 Pengertian Sistem Informasi ... 14

2.4 Metode Pengembangan Sistem Informasi dengan Waterfall ... 15

2.5 Perancangan Sistem ... 16

2.5.1 Flowmap ... 16

2.5.2 Diagram Kontek ... 17

2.5.3 Data Flow Diagram ... 17

2.5.4 Kamus Data ... 17

2.5.5 Normalisasi ... 18

2.6 Pengertian Data ... 18

2.7 Pengertian Pengolahan Data ... 18

2.8 Jaringan Komputer ... 19

2.8.1 Macam-macam Jaringan Komputer ... 19

2.8.2 Topologi Jaringan ... 20

2.8.3 Pengertian Client Server ... 23

(7)

viiii

2.9.3 MySQL ... 26

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian ... 27

3.1.1 Sejarah Singkat PT.Ramahadi Cipta Utama ... 27

3.1.2 Visi dan Misi C PT.Ramahadi Cipta Utama ... 28

3.1.2.1 Visi ... 28

3.1.2.2 Misi ... 28

3.1.3 Struktur Organisasi ... 28

3.1.4 Deskripsi Tugas ... 29

3.2 MetodePenelitian ... 30

3.2.1 Desain Penelitian ... 30

3.2.2 Jenis dan Metode Pengumpulan Data ... 31

3.2.2.1 Sumber Data Primer ... 31

3.2.2.2 Sumber Data Sekunder ... 32

3.2.3 Metode Pendekatan dan Pengembangan Sistem ... 33

3.2.3.1 Metode Pendekatan Sistem... 34

3.2.3.2 Metode Pengembangan Sistem... 34

3.2.3.3 Alat Bantu Analisis dan Perancangan ... 36

3.2.4 Pengujian Perangkat Lunak ... 42

(8)

ixi

3.3.2.1 Flowmap yang Sedang Berjalan ... 46

3.3.2.2 Diagram Konteks yang Sedang Berjalan ... 48

3.3.2.3 Data Flow Diagram tang Sedang Berjalan ... 48

3.3.3 Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan ... 50

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Perancangan Sistem ... 52

4.1.1 Tujuan Peracangan Sistem ... 52

4.1.2 Gambaran Umum Sistem Yang Diusulkan ... 52

4.1.3 Perancangan Prosedur Yang Diusulkan ... 53

4.1.3.1 Flowmap Yang Diusulkan ... 54

4.1.3.2 Diagram Kontek Yang Diusulkan ... 55

4.1.3.3 Data Flow Diagram Yang Diusulkan ... 55

4.1.3.4 Kamus Data ... 56

4.1.4 Perancangan Basis Data ... 58

4.1.4.1 Normalisasi ... 58

4.1.4.2 Tabel Relasi ... 61

4.1.4.3 Entity Relationship Diagram (E-RDiagram) ... 62

4.1.4.4 Sruktur File ... 63

4.1.4.5 Kodifikasi ... 66

(9)

xi

4.2.3 Perancangan Output ... 75

4.3 Arsitektur Jaringan ... 78

4.4 Implementasi ... 79

4.4.1 Batasan Implementasi ... 79

4.4.2 Implementasi Perangkat Lunak ... 80

4.4.3 Implementasi Perangkat Keras... 80

4.4.4 Implementasi Basis Data ... 81

4.4.5 Implementasi Antar Muka ... 88

4.4.6 Implementasi Instalasi Program ... 102

4.5 Pengujian ... 104

4.5.1 Rencana Pengujian ... 104

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 108

5.2 Saran ... 109

(10)

xii

Gambar 3.1 Struktur Organisasi PT. Ramahadi cipta Utama ... 29

Gambar 3.2 Metode Waterfall ... 35

Gambar 3.3 ERD One To One Relationship ... 40

Gambar 3.4 ERD One To Many Relationship ... 41

Gambar 3.5 ERD Many To Many Relationship ... 41

Gambar 3.6 Flowmap Yang Sedang Berjalan ... 47

Gambar 3.7 Diagram Konteks Yang Sedang Berjalan ... 48

Gambar 3.8 DFD Level 1 Yang Sedang Berjalan ... 49

Gambar 4.1 Flowmap Pengolahan Data Yang Diusulkan pada PT. Ramahadi Cipta Utama ... 54

Gambar 4.2 Diagram Konteks Pengolahan Data Yang Diusulkan pada PT. Ramahadi Cipta Utama ... 55

(11)

xiii

Gambar 4.17 Form Laporan Transaksi ... 75

Gambar 4.18 Laporan Data Dealer ... 76

Gambar 4.19 Laporan Daftar Harga Proses Motor ... 76

Gambar 4.20 Laporan Tanda Terima Faktur ... 77

Gambar 4.21 Laporan Tanda Terima Pembayaran ... 77

Gambar 4.22 Laporan Tanda Terima BPKB ... 78

Gambar 4.23 Perancangan Arsitektur Jaringan ... 79

Gambar 4.24 Form Login ... 89

Gambar 4.25 Form Menu Utama ... 89

(12)

xiiii

Gambar 4.29 Form Data Vendor ... 92

Gambar 4.30 Laporan Data Dealer ... 93

Gambar 4.31 Form Data Motor ... 94

Gambar 4.32 Form File Motor ... 94

Gambar 4.33 Laporan Daftar Harga Proses Motor ... 95

Gambar 4.34 Form Data Faktur ... 96

Gambar 4.35 Laporan Tanda Terima Faktur ... 97

Gambar 4.36 Form Data STNK ... 98

Gambar 4.37 Form Data BPKB ... 99

Gambar 4.38 Form Laporan Transaksi ... 100

Gambar 4.39 Laporan Tanda Terima Pembayaran ... 101

Gambar 4.40 Laporan Tanda Terima BPKB ... 102

Gambar 4.41 Icon Setup ... 102

Gambar 4.42 Tampilan Awal Proses Instalasi ... 103

Gambar 4.43 Tampilan Pilih Directory ... 103

Gambar 4.44 Tampilan Pilih Program Grup ... 104

(13)

xivi

No Judul Tabel Halaman

Tabel 1.1 Jadwal Penelitian ... 7

Tabel 3.1 Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan ... 50

Tabel 4.1 Datakaryawan... 63

Tabel 4.2 Datasamsat ... 64

Tabel 4.3 Datavendor ... 64

Tabel 4.4 Datarekanan ... 65

Tabel 4.5 Datamotor ... 65

Tabel 4.6 Datafaktur ... 66

(14)

xvi

Simbol-simbolpadaBaganAlirDokumen (Flow Map) :

SIMBOL NAMA KETERANGAN

Dokumen Menunjukandokumenmasukan (formulir)

ataudokumenkeluaran (laporan) baikuntuk proses manual ataukomputer

Proses Manual

Menunjukan proses yang dilakukansecara manual

(15)

xvii

Aliran / Arus Menunjukanarusinformasi yang masukdankeluarantar proses, bagiandanantarpenyimpanan

KesatuanLuar (External Entity) / Boundary

Merupakansuatukesatuanatauentitas

Proses Merupakansimbol proses/kegiatan yang dilakukanoleh orang,

mesinataukomputer

(16)

xviii

Aliran Menunjukanaliran data

Entitas

Merupakansuatukesatuanatauentitas

Relasi

Merupakansimboldarihubunganataurelasiantarentitas

(17)

110

Achmad Solihin.2010.MySQL 5 Dari Pemula Hingga Mahir.Universitas Budi Luhur. Jakarta

Akwan Sunoto, Februari 2012, Perancangan Aplikasi Pengolahan Data Nilai.

Jurnal Processor, Vol. 6, No. 1,

http://lppm.stikom-db.ac.id/download.php?file=proccesor%20vol.7%20no.1%20feb%20201 2%20-3.-.pdf, (7 April 2014).

Andri Kristanto. 2008. Perancangan Sistem Informasi. Gaya Mada. Yogyakarta Budi Sutedjo. 2006. Perancangan & Pembangunan Sitem Informasi. CV Andi

Offset.Yogyakarta.

Edhy Sutanta. 2003. Sistem Informasi Manajemen. Graha Ilmu. Bandung. Harianto Antonio dan Novi Safriadi, Oktober 2012, Rancang Bangun Sistem

Informasi Administrasi Informatika (SI-ADIF). Jurnal ELKHA, Vol. 4, No. 2,

http://jurnal.sttgarut.ac.id/index.php/algoritma/article/download/30/31, (7 April 2014).

Herwan Suwandi dan Tubagus Firman N. 2012. Jaringan Komputer. Unikom. Bandung.

Berbagai sumber di Internet, 2014, antara lain :

(18)

iii

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menjalankan dan menyelesaikan penelitian dengan judul “SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA SURAT KENDARAAN BERMOTOR BARU RODA 2 PADA PT. RAMAHADI CIPTA UTAMA”.

Laporan skripsi ini diajukan sebagai salah satu syarat untuk kelulusan pada Program Studi Sistem Informasi Jenjang Strata Satu Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer di Universitas Komputer Indonesia .

Mengingat keterbatasan, pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan waktu dari penulis, maka penulis menyadari bahwa laporan skripsi ini tidak luput dari berbagai kekurangan dan terdapat kesalahan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun untuk perbaikan serta penambahan pengetahuan bagi penulis khususnya, dan untuk pihak lain yang membutuhkan pada umumnya.

Selama menyusun laporan skripsi ini, penulis banyak menerima bimbingan, arahan, bantuan dan dorongan yang sangat berarti. Sehubungan dengan itu, pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak atas bantuan dan kerja samanya kepada :

(19)

iv

5. Citra Noviyasari, S.Si., M.T. selaku Ketua Program Studi Sistem Informasi. 6. Lusi Melian, S.Si., M.T. selaku Dosen Wali kelas SI-4 angkatan 2010 yang

telah membantu kelancaran penulis dari berbagai permasalahan mengenai perkuliahan.

7. Tono Hartono, S.Si., MT. selaku Dosen Pembimbing yang telah banyak memberikan motivasi, pengarahan dan masukan-masukan berharga kepada penulis sehingga dapat diselesaikannya skripsi ini dengan tepat waktu dan hasil yang optimal.

8. Para Dosen serta Staff Sistem Informasi Universitas Komputer Indonesia yang telah menjadi sumber ilmu penulis selama ini.

9. Para Staff dan karyawan PT. Ramahadi Cipta Utama khususnya Ibu Vindy selaku Narasumber yang telah meluangkan waktu dan memberikan bantuan serta arahan dalam penyusunan laporan skripsi ini.

(20)

v senang maupun susah.

12. Teman-teman Clan Frozt Ghost Recon Phantoms Ichlas Cahya Binengkas(OtteJr), Gifani Putra(gifanidest), Syahrul Falakh(Syahrul92), Deni Hamzah(PrabuSiliwangi), M. Maulana(maulana) yang telah menemani dan memberi hiburan kepada penulis dikala sedang jenuh.

13. Teman-teman masa kecil hingga sekarang Gilman Karimullah, Yudi Try Anggoro, Reiza Mulyadi yang selu memberi dukungan kepada penulis.

14. Teman-teman seperjuangan di kelas SI-4 2010 atas bantuan dan doa kepada penulis.

15. Teman-teman satu perjuangan, teman-teman bimbingan Bapak Tono Hartono yang saling mendukung dan saling membantu

16. Terimakasih kepada Sejutasima yang telah mengantar penulis dari awal perkuliahan hingga menyelesaikan studi jenjang Strata Satu.

17. Seluruh pihak baik keluarga ataupun teman-teman yang tidak dapat disebutkan satu per satu, terima kasih telah memberikan motivasi, inspirasi, semangat serta doa yang tulus dan ikhlas sehingga membantu penulis dalam memperlancar proses pembuatan Skripsi ini.

(21)

vi

Bandung, Juni 2014

(22)

1 1.1. Latar Belakang Penelitian

Seiring dengan kemajuan teknologi modern dewasa ini, perkembangan teknologi yang semakin pesat telah membawa manusia memasuki kehidupan yang berdampingan dengan teknologi dan informasi, yang berdampak pada sebagian orang untuk meninggalkan proses pencarian informasi secara manual yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan informasi. Dengan teknologi informasi yang berkembang pesat pengelolaan informasi dapat dilakukan secara lebih efektif dan efesien. Sistem komputerisasi merupakan suatu informasi yang sangat dibutuhkan guna mengikuti perkembangan zaman yang demikian pesatnya. Seiring dengan hal itu kebutuhan akan komputer juga semakin meningkat baik dari segi kualiatas maupun kuantitasnya, salah satu dari teknologi yang berkembang tersebut adalah di bidang software atau perangkat lunak yaitu sistem informasi.

Perusahaan atau insatansi menerapkan sistem informasi untuk meningkatkan usahanya dan menjadikannya modal terpenting dalam memenangkan persaingan dengan perusahaan atau instansi lainnya.Sistem informasi merupakan salah satu satu teknologi yang berkembang di bidang

(23)

PT. Ramahadi Cipta Utama adalah perusahaan jasa yang bergerak pada bidang pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua, dimana pada hakikatnya perusahaan ini tidak menjual produk yang berwujud, tetapi dalam proses produksinya menggunakan produk-produk yang berwujud yaitu faktur kendaraan bermotor roda dua berupa identitas data kendaraan bermotor roda dua dan data identitas konsumen yang akan diproses menjadi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Sistem pengolahan data surat kendaraan pada PT. Ramahadi Cipta Utama masih menggunakan sistem pencatatan manual dan penggunaan sistem komputerisasi yang belum maksimal sehingga dalam pengolahan dan pengarsipan data tidak dapat terjamin keamanan dan keakuratannya. Terdapat banyak hambatan yang terjadi dalam pengolahan data surat kendaraan bermotor dari data manual menjadi data digital, dikarenakan proses input proses output tidak dengan format yang standar dan data tidak disimpan dalam susunan format yang baku sehingga terkadang mengalami kesulitan dalam proses pengolahan dan pencarian data sehingga mempengaruhi kinerja perusahaan.

(24)

ini penulis mengambil judul yaitu “SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA SURAT KENDARAAN BERMOTOR BARU RODA DUA PADA PT. RAMAHADI CIPTA UTAMA”.

1.2. Identifikasi dan Rumusan Masalah

Identifikasi masalah adalah upaya untuk melakukan pencarian dan pendataan masalah-masalah yang akan dibahas.

1.2.1. Identifikasi masalah

Berdasarkan latar belakang yang diuraikan diatas, masalah yang teridentifikasi dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Sistem pencatatan masih manual dan penggunaan sistem komputerisasi yang belum maksimal sehingga dalam pengolahan dan pengarsipan data tidak dapat terjamin keamanan dan keakuratannya.

2. Terdapat banyak hambatan yang terjadi dalam pengolahan data surat kendaraan bermotor dari data manual menjadi data digital, dikarenakan proses input proses output tidak dengan format yang standar dan data tidak disimpan dalam susunan format yang baku sehingga terkadang mengalami kesulitan dalam proses pengolahan dan pencarian data.

3. Terjadi kesulitan dalam membuat laporan, bagian administrasi harus membuka semua file yang di simpan di aplikasi storead sheet dan arsip saat melakuan pencarian data.

1.2.2. Rumusan Masalah

(25)

1. Bagaimana Sistem Informasi pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama yang sedang berjalan. 2. Bagaimana membangun Sistem Informasi pengolahan data surat

kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama. 3. Bagaimana tnggapan user atau evaluasi Sistem Informasi pengolahan data

surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama. 4. Bagaimana implementasi Sistem Informasi pengolahan data surat

kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama. 1.3. Maksud dan Tujuan Penelitian

1.3.1. Maksud Penelitian

Adapun maksud dari penelitian ini adalah untuk membangun Sistem Informasi pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama, sehingga dapat mempermudah pemilik dan khususnya karyawan untuk proses pengolahan data.

1.3.2. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui Sistem Informasi pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi Cipta Utama.

2. Untuk membangun Sistem Informasi pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama.

(26)

4. Untuk dapat mengimplementasikan Sistem Informasi pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi CIpta Utama. 1.4. Kegunaan Penelitian

Kegunaan penelitian adalah untuk menjelaskan manfaat dan kontribusi yang akan didapat dari hasil penelitian dan siapa saja yang mendapat manfaat tersebut.

1.4.1. Kegunaan praktis

Adapun kegunaan praktis dari penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu diharapkan akan dapat memberikan suatu perubahan yang berarti pada sistem yang berjalan sekarang, dan diharapkan efektifitas dan efisiensi kinerja perusahaan dapat tercapai secara maksimal.

1.4.2. Kegunaan Akademis

Bagi pengembang ilmu sistem informasi diharapkan hasil penelitian ini menjadi referensi bagi pengembang lainnya terutama sistem informasi.

Sedangkan bagi peneliti lain diharapkan dapat memberikan informasi akan mengkaji di sistem yang sama sebagai referensi di dalam penulisan dan mengurangi kesalahan yang terdapat pada sistem informasi yang baru dan sudah ada.

(27)

1.5.Batasan Masalah

Agar pembahasan masalah tetap berada dalam batasan yang diinginkan dan tidak menyimpang terlalu jauh melewati batas yang akan dibahas dari permasalahan sebenarnya, maka diperlukan sebuah pembatasan. Adapun batasan masalah yang dibahas dalam tugas akhir ini adalah :

1. Pada PT. Ramahadi Cipta Utama hanya menangani data surat kendaraan bermotor baru roda dua untuk wilayah Samsat Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

2. Pada PT. Ramahadi Cipta Utama Bandung hanya menyediaan jasa pengurusan surat kendaraan bermotor baru roda dua.

3. Sistem informasi ini hanya dapat digunakan di PT. Ramahadi Cipta Utama.

4. Pada sistem ini hanya menyediakan pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua.

5. Tidak membahas tentang data keuangan perusahaan. 1.6. Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi objek penelitian dilaksanakan di PT. Ramahadi Cipta Utama yang beralamat di Ruko MTC Blok I No.1 Soekarno Hatta Bandung.

(28)

Tabel 1.1 Jadwal Penelitian

Sistematika penulisan laporan dimaksudkan agar proses pembuatan dokumentasi laporan dapat dibuat secara terstruktur dan sistematis tidak menyimpang dari batasan-batasan masalah yang ada. Adapun sistematika penulisan skripsi mengenai Perancangan Sistem Informasi Penjualan Bahan Bangunan Pada TB Bintang Jaya terdiri dari:

BAB I PENDAHULUAN

(29)

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini diuraikan mengenai teori-teori yang berkaitan dengan perancangan sistem informasi pembelian dan penjualan. Teori-teori tersebut diperoleh dari buku-buku dan referensi lain.

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

Bab ini dijelaskan secara lebih rinci dan terurut mengenai objek penelitian, metode penelitian, Metodologi Penelitian dan Struktur Pengembangan Sistem.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan sistem informasi penjualan yang diusulkan, perancangan model sistem yang diusulkan, perancangan struktur menu, perancangan interface dan laporan, tampilan dan kode program aplikasi yang dibuat, komponen sistem yang dikonversi, jaringan komputer, serta menjelaskan kelebihan dan kelemahan sistem yang diusulkan.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini menguraikan kesimpulan yang diperoleh setelah merangcang sebuah sistem informasi, beserta saran yang diusulkan.

(30)

9 2.1. Konsep Dasar Sistem

Secara umum sistem sendiri dapat diartikan sebagai kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu mencapai suatu maksud. Komponen-komponen itu akan saling berhubungan dan bekerja sama dalam mencapai tujuannya.

2.1.1. Definisi Sistem

Menurut Andri Kristanto (2008 : 1) ”Suatu sistem adalah jaringan kerja dari

prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul, bersama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sistem informasi merupakan suatu sistem yang bertujuannya menghasilkan informasi.

Untuk mengetahui sistem informasi terlebih dahulu.”

Sedangkan menurut Edhy Sutanta (2003 : 3) pengertian dari sistem itu

sendiri sebagai berikut ”Sistem adalah sekumpulan hal atau kegiatan atau elemen

atau subsistem yang saling bekerja sma atau dihubungkan dengan cara-cara tertentu sehingga membentuk satu kestuan untuk melaksanakan suatu fungsi guna

mencapai suatu tujuan”

(31)

2.1.2. Elemen Sistem

Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :

1. Tujuan

Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali.

2. Masukan

Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak.

3. Proses

Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah.

4. Keluaran

(32)

5. Batas

Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem.

6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik

Mekanisme pengendalian diwujudkan dengan menggunakan umpan balik, yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses.

7. Lingkungan

Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

2.1.3. Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau ciri-ciri tertentu, yaitu: 1. Komponen Sistem

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, artinya saling bekerjasama membentuk suatu kesatuan.

2. Batas Sistem

(33)

3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar (environment) dari suatu sistem adalah apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem.

4. Penghubung Sistem

Penghubung (interface) merupakan media penghubung antara subsistem dengan subsistem lainnya. Dengan penghubung suatu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk suatu kesatuan.

5. Masukan Sistem menjadi keluaran yang berguna dari sisa pembuangan.

7. Pengolah Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan menjadi masukan (input) menjadi keluaran (output).

8. Sasaran Sistem

(34)

2.2. Konsep Dasar Informasi

“Informasi adalah hasil pengelolaan data atau fakta yang dikumpulkan

dengan cara tertentu. Informasi disajikan dalam bentuk yang mudah dipahami dan merupakan pengetahuan yang relanvan yang dibutuhkan untuk menamba wawasan bagi pemakainya guna mencapai suatu tujuan”. (Budi Sutedjo 2006 : 12).

Sumber Informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal data umum atau data item. Informasi tanpa adanya data maka informasi tersebut tidak akan terbentuk. Begitu pentingnya peranan data dalam terjadinya suatu informasi yang berkualitas. Keakuratan data sangat mempengaruhi terhadap keluaran informasi yang akan terbentuk.

Pengelolaan data menjadi informasi itu merupakan suatu siklus yang terdiri dari tahap-tahap :

1. Pengumpulan Data

Pada tahap ini dilakukan proses pengumpulan data yang asli dengan cara tertentu, seperti sampling, data transaksi, data warehouse, dan lain sebagainyya yang biasanya merupakan proses pencatatan dat ke dalam suatu file.

2. Input

(35)

3. Pengelolahan Data

Tahap ini merupakan tahap dimana data diolah sesuai dengan prosedur yang telah dimasukan. Kegiatan pengelolahan data ini meliputi pengumpulan data, klasifikasi (pengelompokan), kalkulasi, pengurutan, penggabungan, peringkasan baik dalam bentuk table maupaun grafik, penyimpanan dan pembacaan data dari tempat penyimpanan data.

4. Output

Hasil pengelolahan data akan ditampilkan pada alat output seperti monitor dan printer sebagai informasi.

5. Distribusi

Setelah pengelolahan data dilakukan, maka informasi yang dihasilkan harus segera di distribusikan. Proses pendistribusian ini tidak boleh terlambat dan harus diberikan kepada yang berkepentingan, sebab hasil pengelolahan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dan pengambilan keputusan atau menjadi data dalam pengelolahaan data selanjutnya.

2.3. Pengertian Sistem Informasi

(36)

2.4. Metode Pengembangan Sistem Informasi dengan Waterfall

Untuk membangun suatu sistem yang kompleks secara sistematis dan terintegrasi, dibutuhkan metode-metode pembangunan sistem agar dapat menuntun pembuatan yang menghasilkan suatu sistem yang standar.

Tahapan-tahapan yang dilakukan pada metode waterfall adalah sebagai berikut :

Gambar 2.1 Metode Waterfall

(Sumber : Perencanaan & Pembangunan Sistem Informasi / Budi Sutedjo – Yogyakarta, Penerbit ANDI 2005)

1. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (Analysis)

Proses analisis yang menunjang akan kebutuhan spesifik pada perangkat lunak, dan untuk mengetahui sifat dari perangkat lunak yang akan dibangun.

2. Perancangan (Design)

Langkah proses yang berfokus pada program struktur data, teknik, prosedur, dan penggolongannya. Proses perancangan menjelaskan data ke dalam gambaran dari perangkat lunak yang telah ditentukan.

Analysis

Design

Coding

Testing

(37)

3. Pengkodean (Coding)

Penerjemahan data ke dalam bahasa pemograman tertentu. Perancangan dilakukan dengan lebih detail, dan dilakukan dengan bantuan perangkat lunak lain.

4. Pengujian (Testing)

Pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun, dengan melihat tahapan-tahapan yang telah dilalui sebelumnya dengan benar.

5. Pemeliharaan (Maintenance)

Tahap akhir dimana perangkat lunak yang dibangun sudah selesai dan dirawat dengan semestinya. Melakukan perbaikan jika ada keselahan (error), pemasangan keamanan pada perangkat lunak, dan melakukan perubahan sesuai kebutuhan.

2.5. Perancangan Sistem

Dalam tahapa perancangan suatu sistem diperlukan adanya teknik-teknik penyusunan sistem untuk menganalisa dan mendokumentasikan data yang mengalir didalam sistem tersebut. Teknik-teknik tersebut adalah flowmap, diagram kontek, data flow diagram, kamus data, normalisasi dan entity relation diagram (ERD).

2.5.1. Flowmap

(38)

mempermudah penyelesaian suatu masalah khususnya masalah yang perlu dipelajari dan dievaluasi lebih lanjut.

2.5.2. Diagram Kontek

Diagram kontek adalah arus data yang berfungsi untuk menggambarkan keterkaitan aliran-aliran data anata sistem dengan bagian-bagian luar (kesatuan luar). Kesatuan luar ini merupakan sumber arus data atau tujuan data yang berhubungan dengan sistem informasi tersebut. Diagram kontek memberikan batasan yang jelas mengenai besaran-besaran entitas yang berada diluar sistem yang sedang dibuat, artinya diagram ini menggambarkan secara jelas batasan-batasan dari sebuah sistem yang sedang dibuat.

2.5.3. Data Flow Diagram

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaanya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, terstruktur dan jelas. DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis.

2.5.4. Kamus Data

(39)

2.5.5. Normalisasi

Normalisasi merupakan proses untuk mengubah suatu relasi yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah relasi yang memiliki masalah tertentu ke dalam dua buah relasi atau lebih yang tidak memiliki masalah yang biasanya disebut anomali. Anomali adalah proses pada basis data yang memberikan efek samping yang tidak diharapkan.

2.6. Pengertian Data

Menurut Abdul Kadir (2003:29) secara konseptual data adalah deskripsi tentang benda, kejadian, aktivitas dan transaksi, yang tidak mempunyai makna atau tidak berpengaruh secara langsung kepada pemakai.

Data yang terformat adalah data dengan suatu format tertentu. Misalnya, data yang menyatakan tanggal ajau jam, atau menyatakan nilai mata uang.

2.7. Pengertian Pengolahan Data

Dalam komputerisasi pengolahan data disebut juga data processing. Menurut Akwan Sunoto (2012:44) pada George R. Terry dalam buku Jogiyanto

(2001: 99): “Pengolahan data adalah serangkaian operasi atas informasi yang

direncanakan guna mencapai tujuan atas hasil yang diinginkan”. Suatu proses

(40)

Gambar 2.2. Siklus Pengolahan Data Sumber : Akwan Sunoto (2012:45) 1. Input

Tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses komputer lewat alat input (input device).

2. Processing

Tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dilakukan oleh alat pemroses (processing device).

3. Output

Tahap ini merupakan proses menghasilkan ouput dari hasil pengolahan data ke alat output (output device), yaitu berupa informasi. Kesimpulan dari definisi diatas pengolahan data adalah suatu proses yang biasanya terdiri dari beberapa tahapan yang berfungsi mengubah data menjadi informasi yang berguna. 2.8. Jaringan Komputer

Menurut Herwan Suwandi dan Tubagus Firman N. (2012:1) Jaringan komputer adalah kumpulan sejumlah peripheral seperti komputer, printer, dan peralatan lain yang terintegrasi.

2.8.1. Macam-Macam Jaringan Komputer

(41)

a. Local Area Network (LAN)

LAN merupakan suatu jaringan komputer yang masih berada di dalam gedung atau ruangan. Untuk pemakaian internet, LAN dapat menggunakan media telepon beserta modem, atau media yang lainnya yang dapat melakukan koneksi dengan internet.

b. Metropolitan Area Network (MAN)

MAN merupakan pengembangan dari LAN. Jaringan ini terdiri dari beberapa LAN yang saling berhubungan. MAN biasanya digunakan oleh sebuah perusahaan atau institusi untuk jaringan komputer dalam satu kota.

c. Wide Area Network (WAN)

WAN merupakan bentuk jaringan komputer terdiri dari LAN dan MAN. WAN telah memenuhi berbagai kebutuhan sistem jaringan seperti jaringan untuk publik, perbankan, dan transaksi online. WAN menggunakan protokol internet berupa Network Service Provider (NSP).

2.8.2. Topologi Jaringan

Didalam buku Herwan Suwandi dan Tubagus Firman N. (2012:1) dijelaskan bahwa topologi jaringan ada 5 jenis, yaitu :

a. Topologi Bus

(42)

Gambar 2.3. Topologi Bus

(Sumber: Herwan Suwandi dan Tubagus Firman N, Jaringan Komputer, 2012)

b. Topologi Ring (Cincin)

Seluruh komputer dan peripheral lainnya dalam jaringan dihubungkan satu sama lainnya secara berantai sehingga menyerupai cincin atau ring. Setiap data yang dikirim akan di transmisikan mengelilingi seluruh jaringan. Selanjutnya komputer tujuan akan mengambil data dari ring tersebut.

Gambar 2.4. Topologi Ring

(43)

c. Topologi Star

Pada topologi star seluruh komputer baik client maupun server terhubung dengan sebuah konsentrator untuk mendistribusikan transmisi data. Alat tersebut dapat berupa hub atau switch. Masing-masing komputer dalam jaringan dihubungkan ke konsentrator dengan menggunakan jalur yang berbeda.

Gambar 2.5. Topologi Star

(Sumber: Herwan Suwandi dan Tubagus Firman N, Jaringan Komputer, 2012)

d. Topologi Hybrid / Tree

(44)

Gambar 2.6. Topologi Tree

(Sumber: Herwan Suwandi dan Tubagus Firman N, Jaringan Komputer, 2012)

2.8.3. Pengertian Client Server

Sistem Client Server mempunyai dua komponen utama yaitu komputer client dan komputer server. Server merupakan komputer induk yang berfungsi sebagai penyedia layanan untuk seluruh pemakai yang melakukan pemrosesan terbanyak untuk memenuhi permintaan-permintaan dari komputer client.

Komputer server juga bertindak sebagai server database yang menyimpan data. Client yaitu komputer atau workstation dalam suatu jaringan yang mengakses data, file, program, atau aplikasi dari komputer server, kemudian menampilkan data pada interface aplikasi visual pengakses database yang dimiliki komputer client. Selain itu client juga memiliki kemampuan untuk mengubah dan menghapus data tersebut.

(45)

kumpulan dari program tidak dieksekusi dalam memori yang sama namun terbagi dalam komputer client dan server.

Arsitektur client server ini merupakan model konektivitas pada jaringan yang mengenal keberadaan server dan client, dimana masing-masing memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Pada model client server terdapat terminal khusus yang dapat melayani sampai pelayanan komputasi.

2.9. Perangkat Lunak Pendukung

Perangkat lunak pendukung yang dibutuhkan pada proses pengembangan sistem yang akan dilakukan terdiri dua jenis aplikasi. Aplikasi yang dibutuhkan yaitu Microsoft Visual Basic 6.0 sebagai aplikasi bahasa pemograman yang digunkan untuk membangun aplikasi visual sebagai interface yang menghubungkan antara database dengan aplikasi yang akan dibangun, XAMPP yang digunakan untuk pengelolaan database.

2.9.1. Microsoft Visual Basic 6.0

(46)

Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan

Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.

Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.

Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005 menunjukkan bahwa 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

2.9.2. XAMPP

(47)

untuk Linux sulit untuk dioperasikan. Dulu XAMPP untuk Linux dinamakan LAMPP, sekarang diganti namanya menjadi XAMPP FOR LINUX.

XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi.

2.9.3. MySQL

Menurut Achmad Solihin (22010:8) MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management sistem) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.

(48)

27 3.1. Objek Penelitian

Objek penelitian merupakan sesuatu hal yang akan diteliti dengan data yang didapatkan untuk suatu tujuan tertentu. Dengan demikian objek penelitian yang diambil oleh peneliti pada PT Ramahadi Cipta Utama. Selanjutnya untuk melengkapi objek penelitian ini, akan diuraikan tentang sejarah singkat, visi dan misi, struktur organisasi dan deskripsi tugasnya di bawah ini.

3.1.1. Sejarah Singkat PT. Ramahadi Cipta Utama

PT Ramahadi Cipta Utama adalah perusahaan jasa yang bergerak pada bidang pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua yang berlokasi di Ruko MTC Blok I No.1 Soekarno Hatta Bandung. PT Ramahadi Cipta Utama bardiri pada tahun 2005 yang pada waktu itu hanya menangani satu dealer penjualan kendaraan bermotor baru roda dua.

(49)

3.1.2. Visi Dan Misi PT. Ramahadi Cipta Utama 3.1.2.1. Visi

Menjadi biro jasa pembuatan surat kendaraan bermotor baru roda dua terbaik dan menjadi pilihan utama dealer di Jawa Barat.

3.1.2.2. Misi

1. Memberikan pelayanan pembuatan surat kendaraan bermotor baru roda dua. 2. Mempunyai team yang solid dan personel di lapangan yang berpengalaman. 3. Memberikan pelayanan sepenuh hati dengan kecepatan pelayanan sesuai waktu

yang kami tawarkan. 3.1.3. Struktur Organisasi

(50)

Gambar 3.1. Struktur Organisasi PT. Ramahadi Cipta Utama Sumber : PT. Ramahadi Cipta Utama

3.1.4. Deskripsi Tugas

Berdasarkan struktur organisasi pada PT Ramahadi Cipta Utama berikut tugas masing-masing bagian

1. Pemilik perusahaan

Bertanggung jawab penuh atas semua kegiatan yang berlangsung baik kedalam maupun keluar, membuat kebujakan-kebijakan yang bersifat umum dan membuat dan menetapkan peraturan-peraturan perusahaan yang telah ditetapkan .

2. Bagian keuangan

(51)

3. Bagian administrasi

Berjanggung jawab atas kegiatan yang berhubungan dengan administrasi dan mengolah data yang berupa dokumen surat kendaraan bermotor baru roda dua untuk di proses dan menjadi laporan .

4. Bagian operasional

Berjanggung jawab atas kegiatan yang berhubungan di lapangan dan bertugas memproses dokumen surat kendaraan bermotor baru roda dua ke Samsat. 3.2. Metode Penelitian

Dalam metode penelitian yang digunkaan penulis dalam penelitian ini adalah mengarah pada hasil dengan tujuan yang akan dicapai, mengolah berbagai data dan informasi yang diperoleh dalam pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi Cipta Utama.

3.2.1. Desain Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriftif, dimana metode pembahsan masalah untuk menggambarkan objek yang diteliti, yaitu dengan cara mencari, mengumpulkan , dan menganalisis data yang diperoleh.

Metode deskriptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui keberadaan variable-variable mandiri, baik hanya pada satu variable atau lebih (variable yang berdiri sendiri) tanpa membuat pertandingan dan mancari hubungan variable itu dengan yang lain, penelitian metode deskriptif mempunyai langkah sebagai berikut :

(52)

2. Membatasi dan merumuskan permaslahan secara jelas. 3. Melakukan tujuan dan manfaat penelitian.

4. Melakukan studi pusaka yang berkaitan dengan permasalahan.

5. Menentukan kerangka berfikir, dan pertanyaan penelitian dan atau hipotesis penelitian.

6. Mendesain metode penelitian yang hendak digunakan termasuk dalam hal ini menentukan populasi, sample, teknik sampling, menentukan instrument, mengumpulkan data, dan menganalisis data.

7. Mengumpulkan, mengorganisasikan, dan menganalisis data dengan menggunakan teknik statistika yang relevan.

8. Membuat laporan penelitian.

3.2.2. Jenis dan Metode Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini sumber data primer diperoleh dari pengamatan langsung (observasi ), dan wawancara, sedangkan data sekunder yakni dokumen-dokumen yang ada di PT Ramahadi Cipta Utama yang berhubungan dengan penelitian.

3.2.2.1. Sumber Data Primer

(53)

1. Observasi

Observasi adalah teknik pengumpulan data dengan cara pengamatan dan pencatatan terhadap objek yang sedang di teliti. Penelitian ini menggunakan metode observasi dalam pengumpulan data dengan melihat secara detail proses-proses yang terjadi pada bagian administrasi yaitu proses-proses pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua, sehingga data yang diperoleh dapat dipertanggung jawabkan.

2. Wawancara

Wawancara merupakan salah satu teknik pengumpulan data dengan cara tatap muka dan tanya jawab langsung terhadap pihak yang bersangkutan mengenai masalah-masalah yang terjadi sehingga mendapatkan masukan dalam pembuatan sistem. Wawancara dilakukan kepada 2 (dua) orang yang berbeda, yang pertama Rahmat Gupta sebagai Pemilik Perusahaan, adapun materi pertanyaan yang diberikan kepada beliau ialah : awal mula terbentuknya PT. Ramahadi Cipta Utama, visi dan misi perusahaan. Dan yang kedua Vindy Siti Alia sebagai bagian administrasi, adapun materi peratanyaan yang diberikan kepada beliau ialah : pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada saat ini dan kendala-kendala yang terjadi pada saat ini yang mempengaruhi kinerja.

3.2.2.2. Sumber Data Sekunder

(54)

berhubungan dengan tema penelitian yang sedang dilakukan oleh penulis, diantaranya ialah :

1. Dokumentasi

Penggunaan dokumen penelitian PT. Ramahadi Cipta Utama terdahulu digunakan sebagai acuan untuk melakukan penelitian ini sehingga mempermudah dalam pelaksanaannya. Dokumen yang dijadikan sebagai sumber data diantaranya : Faktur kendaraan bermotor baru roda dua dan laporan data faktur masuk.

2. Studi pustaka

Dimana studi pustakanya merupakan pengumpulan dan pencarian data diperoleh dari buku yang dapat menunjang mengenai penulisan teori-teori skripsi ini, buku yang digunakan berkenaan dengan perecanaan dan pembangunan sistem informasi, pengenalan sistem informasi, jaringan komputer.

3.2.3. Metode pendekatan dan Pengembangan Sistem

(55)

3.2.3.1. Metode Pendekatan Sistem

Metode pendekatan perancangan terstruktur dimulai dari awal tahun 1970. Pendekatan terstruktur dilengkapi dengan alat-alat (tools) dan teknik-teknik (techniques) yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem, sehingga hasil akhir dari sistem yang dikembangkan akan diperoleh sistem yang strukturnya didefinisikan dengan baik dan jelas.

Melalui pendekatan tersrtuktur, permaslahan yang komplek di organisasi dapat di pecahkan dan hasil dari sistem akan mudah untuk dipelihara, fleksibel, lebih memuaskan pemakainya, mempunyai dokumentasi yang baik, tepat waktu, sesuai dengan anggaran biaya pengembangan, dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas akan lebih baik.

3.2.3.2. Metode Pengembangan Sistem

Pada tahap ini metode pengembang sistem dengan menggunkan metode

waterfall. Pengembangan sistem informasi pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi Cipta Utama ini dibuat menggunkan metode waterfall.

(56)

Gambar 3.2. Metode Waterfall

Sumber : Perencanaan & Pembangunan Sistem Informasi / Budi Sutedjo – Yogyakarta, Penerbit ANDI 2005

Pekerjaan awal dimulai dengan menentukan tahap untuk menetapkan berbagai kebutuhan dari semua elemen yang diperlukan sistem, dan mengalokasikannya ke dalam pembentukan perangkat lunak

1. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak (Analysis)

Proses analisis yang menunjang akan kebutuhan spesifik pada perangkat lunak, dan untuk mengetahui sifat dari perangkat lunak yang akan dibangun.

2. Perancangan (Design)

Langkah proses yang berfokus pada program struktur data, teknik, prosedur, dan penggolongannya. Proses perancangan menjelaskan data ke dalam gambaran dari perangkat lunak yang telah ditentukan.

3. Pengkodean (Coding)

(57)

4. Pengujian (Testing)

Pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun, dengan melihat tahapan-tahapan yang telah dilalui sebelumnya dengan benar.

5. Pemeliharaan (Maintenance)

Tahap akhir dimana perangkat lunak yang dibangun sudah selesai dan dirawat dengan semestinya. Melakukan perbaikan jika ada keselahan (error), pemasangan keamanan pada perangkat lunak, dan melakukan perubahan sesuai kebutuhan.

3.2.3.3. Alat Bantu Analisis dan Perancangan

Untuk membantu dan mempermudah perancangan maupun pengembangan suatu sistem, maka diperlukan adanya alat bantu analisis. Berikut alat bantu yang digunakan, adalah :

1. Flow Map

Flow Map (Bagan Alir Dokumen) menggambarkan aliran, yang menunjukan arus dari laporan. Bagan alir dokumen ini menggunakan simbol-simbol yang sama dengan digunakan dalam aliran sistem yang menggambarkan struktur prosedur dalam sistem.

2. Diagram Kontek

(58)

diagram konteks hanya ada datu proses. Tidakboleh ada store dalam diagram konteks.

3. Data Flow Diagram (DFD)

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir. DFD merupakanalat yang digunakan pada metodologi pengembangan sistem yang terstruktur.DFD merupakan alat yang cukup popular sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data didalam sistem dengan terstruktur dan jelas.Lebih lanjut DFD juga merupakan dokumen dari sistem yang baik. Dasar-dasar pembuatan DFD adalah sebagai berikut :

a. Setiap aliran data yang keluar dari proses harus berdsarkan data yang masuk ke proses tersebut.

b. Semua aliran data diberi nama (label) yang menggambarkan informasi tersebut. c. Hanya data yang diperlukan dalam pemeroses yang tergambar sebagai input

dari suatu proses.

d. Suatu proses didefinisikan secara independent terhadap proses lain.

(59)

4. Kamus Data

Kamus data (sistem data dictionary) adalah katalog fakta tentang data dan kebutuhan-kebutuhan informasi dari suatu sistem informasi.informasi. Kamus data berfungsi membantu pelaku sistem untuk mengartikan aplikasi secara detail dan mengorganisasi semua elemen data yang digunakan dalam sistem secara persis sehingga pemakai dan penganalisis sistem mempunyai dasar dan pengertian yang sama tentang masukan, keluaran, penyimpanan dan proses.

5. Perancangan Basis Data

Menurut Abdul Kadir (2003 : 254) “Basis data (database) adalah suatu

pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Basis data yang di maksud untuk

mengatasi problem pada sistem yang memakai pendekatan berbasis berkas”

Perancangan basis data merupakan sekumpulan program-program aplikasi

umum yang bersifat “batch” yang mengeksekusi dam memperoses data secara

umum (seperti pencarian, peremajaan, penambahan, dan penghapusan terhadap data).Merancang database merupakan suatu hal yang sangat penting.Kesulitan utama dalam merancang database adalah bagaimana merancang sehingga

database dapat memuaskan keperluan saat ini dan masa mendatang.Pada langkah ini terdapat empat bagian yaitu Normalisasi, ERD, Struktur File, dan Relasi table.

a. Normalisasi

(60)

memberikan efek samping yang tidak diharapkan.Ada beberapa tahapan dalam pembentukkan normalisasi yaitu:

1. Bentuk tidak normal (Unnormalized form)

Bentuk tidak normal merupakan kumpulan data yang tidak ada keharusan mengikuti format tertentu, data tidak lengkap atau terdapat duplikasi.

2. Bentuk normal satu (First normal form) / 1 NF

Bentuk normal satu, yaitu bila relasi tersebut mempunyai nilai data yang atomik, artinya tidak ada lagi kerangkapan data.

3. Bentuk normal dua (Second normal form) / 2 NF

Bentuk normal dua, yaitu bila relasi tersebut merupakan 1NF dan setiap atribut tergantung penuh pada primary key.

4. Bentuk normal tiga (Third normal form) / 3 NF

Bentuk normal tiga, yaitu bila relasi merupakan 2NF dan tidak tergantung secara transitif pada primary key atau pada bentuk normal tiga ini mencari ketergantungan lain selain primary key.

5. Bentuk Boyce-Codd Normal Form (BCNF)

(61)

b. Tabel Relasi

Tabel relasi dalam database menunjukan relasi antar tabel-tabel. Dengan adanya relasi data dari beberapa table dapat ditampilkan sebagai satu kesatuan informasi dalam bentuk query, form, report.

c. Entity Relationship Diagram (ERD)

ERD adalah suatu model jaringan yang menggunakan susunan data yang disimpan dalam sistem secara abstrak. Kardinalitas relasi menunjukan jumlah maksimum tupel yang dapat berelasi dengan entitas yang lain. Terdapat 3 (tiga) macam kardinalitas relasi, yaitu :

1. One-To-One Relationship (1 - 1)

Tingkat hubungan satu ke satu, dinyatakan dengan satu kejadian pada entitas pertama, hanya mempunyai satu hubungan dengan satu kejadian pada entitas yang ke dua dan sebaliknya. Berikut, adalah contohnya :

konsumen membeli kasir

barang barang

1 1

Gambar 3.3. ERD One To One Relationship

2. One-To-Many (1 –∞) atau Many-To-One Relationship(∞ - 1)

(62)

konsumen membeli kasir

barang barang

1 n

kode_barang

Gambar 3.4. ERD One To Many Relationship 3. Many-To-Many(∞ –∞)

Tingkatan hubungan banyak ke banyak terjadi jika tiap kejadian pada sebuah entitas akan mempunyai banyak hubungan dengan kejadian pada entitas lainnya.

Gambar 3.5. ERD Many to Many Relationship d. Struktur File

(63)

3.2.4. Pengujian Perangkat Lunak

Pengujian perangkat lunak adalah elemen kritis dari jaminan kualitas perangkat lunak dan mempresentasikan kajian pokok dari spesifikasi, desain, dan pengkodean.

Pada penelitian ini penulis menggunakan pengujian Black-Box berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak. Dengan demikina pengujian black-box memungkinkan perekayasaan perangkat lunak mendapatkan serangkaian kondisi input sepenuhnya menggunakan semua persyaratan fungsioanal untuk suatu program. Pengujian black-box bukan merupakan alternative dari teknik

white-box, tetapi merupakan pendekatan komplementer yang kemungkinan besar mampu mengungkap kelas kesalahan daripada metode white-box.

Pengujian black-box berusaha menemukan kesalahan dalam kategori sebagai berikut:

1. Fungsi-fungsi yang tidak benar atau hilang. 2. Kesalahan antarmuka.

3. Kesalahan dalam struktur data atau akses basis data eksternal. 4. Kesalahan kinerja.

5. Kesalahan inisialisasi atau terminasi.

(64)

1. Bagaimana validasi fungsional diuji?

2. Kelas input apa yang akan membuat test case menjadi baik? 3. Apakah sistem sangat sensitive terhadap harga input tertentu? 4. Bagaimana batasan dari suatu data diisolasi?

5. Kecepatan data apa dan volume data apa yang dapat ditolerir oleh sistem? 6. Apa pengaruh kombinasi tertentu dari data terdapat operasi sistem?

Dengan mengaplikasikan teknik black-box, maka kita menarik serangkaian test case yang memenuhi kriteria berikut ini :

1. Test case yang mengurangi, dengan harga lebih dari satu, jumlah test case tambahan yang harus didesain untuk mencapai pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan, dan

2. Test case yang memberi tahu kita sesuatu mengenai kehadiran atau ketidakhadiran kelas kesalahaman daripada memberi tahu kesalahan yang berhubungan hanya dengan pengujian spesifikasi yang ada.

3.3. Analisis Sistem yang Berjalan

(65)

3.3.1. Analisis Dokumen

Analisis dokumen diperlukan untuk mengetahui dokumen-dokumen yang digunakan dalam suatu perusahaan. Selain itu, analisis dokumen bertujuan untuk mengetahui secara lebih jelas fungsi dari semua dokumen yang ada pada PT. Ramahadi Cipta Utama. Adapun dokumen-dokumen yang digunakan dalam pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi Cipta Utama adalah sebagai berikut :

1. Nama Dokumen : Faktur Kendaraan Bermotor Sumber : Dealer

Rangkap : 2(dua)

Deskripsi : Digunakan untuk syarat pembuatan STNK dan BPKB kendaraan bermotor baru

Elemen Data : Tanggal, Atas_Nama, Alamat, No_KTP, Merk, Type, Jenis, Model, Thn_Pembuatan, Isi_Silinder, Warna, No_Rangka, No_Mesin, Bahan_Bakar, Harga

2. Nama Dokumen : Tanda Terima Faktur

Sumber : Bagian Administrasi - Samsat Rangkap : 1(satu)

Deskripsi : Digunakan untuk mengetahui data faktur masuk berdasarkan wilayah

(66)

3. Nama Dokumen : Tanda Terima Pembayaran Sumber : Bagian Administrasi - Dealer Rangkap : 1(satu)

Deskripsi : Digunakan untuk mengetahui data pembayaran yang akan diserahkan ke Dealer

Elemen Data : Tanggal, NamaCostumer, Type_Motor, No_Rangka, Tanggal_Faktur, Biaya_BBN, Biaya_Proses, Biaya Plat, Total_Biaya, NamaSamsat

4. Nama Dokumen : Tanda Terima Penyerahan BPKB Sumber : Bagian Administrasi - Dealer Rangkap : 1(satu)

Deskripsi : Digunakan untuk mengetahui data faktur masuk berdasarkan wilayah

Elemen Data : Tanggal, NamaCostumer, Status_Faktur, Type_Motor, Tanggal_Faktur, No_STNK, No_Polisi, No_BPKB, Tanggal_Trurun_BPKB, NamaSamsat, Jumlah_BPKB 3.3.2. Analisis Prosedur yang Sedang Berjalan

Untuk menentukan kebutuan dari pengguna yaitu dengan cara menganalisis sistem yang sedang berjalan, kemudian mengevaluasinya. Adapun hasil dari proses analisis pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua yang sedang berjalan adalah sebagai berikut:

(67)

2. Bagian administrasi mengecek data faktur kendaraan bermotor yang telah di input, jika terjadi kesalahan maka bagian administrasi akan mengembalikan kepada dealer, dan jika tidak terjadi kesalahan bagian administrasi membuat tanda terima faktur yang kemudian diberikan ke samsat berdasarkan wilayah untuk di proses.

3. Samsat memberikan STNK dan BPKB ke bagian administrasi.

4. Bagian administrasi menginput data STNK dan BPPKB, lalu mengecek data STNK dan BPKB. Apabila terjadi kesalahan data dalam STNK dan BPKB, bagian administrasi akan memproses ulang data data faktur kendaraan baru roda dua, dan jika tidak terjadi kesalahan bagian administrasi membuat tanda terima pembayaran dan tanda terima penyerahan BPKB yang kemudian diserahkan kepada dealer.

3.3.2.1. Flowmap yang sedang berjalan

(68)

Gambar 3.6. Flowmap yang sedang berjalan

Keterangan :

(69)

a2 : Arsip Tanda Terima Pembayaran

a3 : Arsip Tanda Terima Penyerahan BPKB

3.3.2.2. Diagram Konteks yang sedang berjalan

Dari gambar flowmap di atas dapat di gambarkan diagram konteks sebagai berikut :

Gambar 3.7. Diagram Konteks yang sedang berjalan 3.3.2.3. Data Flow Diagram yang sedang berjalan

(70)
(71)

3.3.3. Evaluasi Sistem yang Sedang Berjalan

Berdasarkan sistem yang sedang berjalan, penulis menemukan beberapa permasalahan yang terdapat pada sistem yang sedang berjalan. Berikut permasalahan-permasalahan beserta pemecahannya sebagai berikut:

Tabel 3.1. Evaluasi Sistem yang sedang berjalan

No Masalah Aktor Pemecahan

1. Proses pengolahan data masih manual dan

Pengguna Merancang aplikasi sistem pengolahan data yang menggunakan sistem

komputerisasi sehingga dalam pengolahan dan pengarsipan data dapat terjamin keamanan

keakuratannya.

2. Banyak hambatan yang terjadi dalam pengolahan data surat kendaraan bermotor dari data manual menjadi data digital, dikarenakan proses input

proses output tidak dengan format yang standar dan data tidak disimpan dalam

(72)

susunan format yang baku sehingga terkadang

mengalami kesulitan dalam proses pengolahan dan pencarian data.

3. Kesulitan dalam membuat laporan, bagian administrasi harus membuka semua file

yang di simpan di aplikasi

storead sheet dan arsip saat melakuan pencarian data.

Pengguna Dibuatnya aplikasi yang dapat memberikan data laporan seluruh kegiatan pengolahan data dan menyimpannya dalam database sehingga mudah untuk

(73)

52 4.1. Perancangan Sistem

Perancangan sistem merupakan suatu kegiatan pengembangan prosedur dari proses yang sedang berjalan untuk menghasilkan sesuatu yang baru atau memperbaharui sistem yang ada untuk meningkatkan efektifittas kerja agar memunuhi hasil yang diinginkan. Perancangan didefinisikan sebagai penggambaran, perencanaan dan pembuatan sketsa atau pengturan dari beberapa elemen yang terpisah ke dalam satu kesatuan yang utuh dan berfungsi. Dalam perancangan suatu sistem tidak terlepas dari hasil analisis sistem yang baru dapat dibuat oleh suatu peancangan.

4.1.1. Tujuan Perancangan Sistem

Adapun tujuan adanya perancangan sistem ini adalah untuk mengatasi masalah yang terjadi pada sistem yang berjalan dan dapat menghasilkan sistem yang baik secara terkomputerisasi sehingga membantu mendapatkan informasi yang lebih cepat dan tidak mengalami kesalahan yang mungkin terjadi.

4.1.2. Gambaran Umum Sistem Yang Diusulkan

(74)

tersimpan di database sehingga dapat menghindari adanya kesamaan penginputan data. Selain itu mempercepat dan mempermudah mengakses atau mengolah data yang diusulkan yang berguna bagi pegawai.

4.1.3. Perancangan Prosedur Yang Diusulkan

Adapun analisis dari pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua pada PT. Ramahadi Cipta Utama yang diusulkan adalah sebagai berikut :

1. Dealer menyerahkan faktur kendaraan bermotor ke bagian administrasi untuk di input berdasarkan wilayah samsat.

2. Bagian administrasi mencetak tanda terima faktur yang kemudian di validasi, tanda terima faktur yang sudah valid kemudian diberikan ke samsat berdasarkan wilayah untuk di proses.

3. Samsat memberikan STNK dan BPKB ke bagian administrasi, kemudian bagian adminstrasi menginput data STNK dan BPKB.

4. Bagian administrasi mencetak tanda terima pembayaran yang kemudian di validasi, tanda terima pembayaran yang sudah valid kemudian diberikan kepada dealer.

5. Bagian administrasi mencetak tanda terima penyerahan BPKB yang kemudian di validasi, tanda terima penyerahan BPKB yang sudah valid kemudian diberikan kepada dealer.

(75)

4.1.3.1. Flowmap yang Diusulkan

Flowmap dari pengolahan data surat kendaraan bermotor baru roda dua yang diusulkan digambarkan sebagai berikut :

(76)

4.1.3.2. Diagram Konteks yang Diusulkan

Diagram konteks merupakan pola penggambaran yang berfungsi untuk

memperlihatkan interaksi SI tersebut dengan lingkungan di mana sistem tersebut

ditempatkan berikut diagram konteksnya :

Gambar 4.2. Diagram Konteks Pengolahan Data yang Diusulkan pada PT. Ramahadi Cipta Utama

4.1.3.3. Data Flow Diagram yang Diusulkan

(77)

1. DFD level 1

Gambar 4.3. DFD level 1 Pengolahan Data yang Diusulkan pada PT. Ramahadi Cipta Utama

4.1.3.4. Kamus Data

Kamus data merupakan tempat penyimpanan dari data dan informasi yang dibutuhkan oleh suatu sistem informasi. Kamus data digunakan untuk mendeskripsikan rincian dari aliran data atau informasi yang mengalir dalam sistem, elemen-elemen data, file maupun basis data dalam DFD.

Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di bawah ini : 1. Nama Arus Data : Data Faktur Kendaraan Bermotor

Alias : -

Aliran Arus Data : Dealer – Proses 1.1 – datafaktur. Bentuk Data : Dokumen

(78)

IDSamsat, Nama_Samsat IDRek, Nama_Rekanan, Type_Motor, Nama_Motor, Jenis, Tahun_Pembuatan, silinder, Biaya_BBN, Biaya_Proses_Samsat, Biaya_Proses_Dealer, Biaya_Plat_Samsat, Biaya_Plat_Dealer

2. Nama Arus Data : Tanda Terima Faktur

Alias : -

Aliran Arus Data : datafaktur – Proses 1.2 – Proses 1.3 - Samsat Bentuk Data : Dokumen

Struktur Data : Tanggal, Nama_Cust, Type_Motor, No_Rangka, No_Mesin, Tanggal_Faktur, Biaya_BBN, Biaya_Proses, Biaya Plat, Total_Biaya, NamaSamsat

3. Nama Arus Data : Data STNK dan BPKB

Alias : -

Aliran Arus Data : Samsat – Proses 1.4 – datafaktur. Bentuk Data : Dokumen

(79)

4. Nama Arus Data : Tanda Terima Pembayaran

Alias : -

Aliran Arus Data : datafaktur – Proses 1.5 – Proses 1.6 – Dealer. Bentuk Data : Dokumen

Struktur Data : Tanggal, Nama_Cust, Type_Motor, No_Rangka, Tanggal_Faktur, Biaya_BBN, Biaya_Proses, Biaya_Plat, Total_Biaya, Nama_Samsat

5. Nama Arus Data : Tanda Terima Penyerahan BPKB

Alias : -

Aliran Arus Data : datafaktur – Proses 1.7 – Proses 1.8 – Dealer. Bentuk Data : Dokumen

Struktur Data : Tanggal, Nama_Cust, Status, Type_Motor, Tanggal_Faktur, No_STNK, No_Polisi, No_BPKB, Tanggal_BPKB, Nama_Samsat, Jumlah_BPKB

4.1.4. Perancangan Basis Data

Perancangan basis data adalah langkah untuk menentukan basis data yang diharapkan dapt mewakili seluruh kebutuhan pengguna. Pada perancangan basis data ini akan dibahas mengenai Normalisasi, Relasi Tabel, Entity-Relationship diagram (E-RDiagram), Stuktur File, Kodifikasi.

4.1.4.1. Normalisasi

(80)

Dalam proses normalisasi, persyaratan sebuah table masih harus dipecah didasarkan adanya kesulitan kondisi pengorganisasian data.

1. Bentuk unormal

Pada tahap ini, mengambil seluruh data yang ada dan diperlukan dalam database itu sendiri.

{ IDKaryawan, Nama, Alamat, No_Tlp, Pendidikan, Jabatan, Pass, IDSamsat, Nama_Samsat, Alamat_Samsat, IDVendor, Nama_Vendor, Vendor, IDRek, IDVendor, Nama_Vendor, Vendor, Nama_Rekanan, Alamat_Rekanan, Telephone, Fax, Type_Motor, Jenis, Nama_Motor, IDVendor, Nama_Vendor, Vendor, Biaya_BBN, Biaya_Proses_Samsat, Biaya_Proses_Dealer, Biaya_Plat_Samsat, Biaya_Plat_Dealer, Tahun_Pembuatan, Tanggal, Tanggal_Faktur, Tanggal_BPKB, Nama_Cust, IDRek, IDVendor, Nama_Vendor, Nama_Rekanan, Alamat_Rekanan, Telephone, Fax, IDSamsat, Nama_Samsat, Alamat_Samsat, Type_Motor, Jenis, Nama_Motor, IDVendor, Nama_Vendor, Vendor, Biaya_BBN, Biaya_Proses_Samsat, Biaya_Proses_Dealer, Biaya_Plat_Samsat, Biaya_Plat_Dealer, Tahun_Pembuatan, No_Rangka, No_Mesin, No_STNK, No_Polisi, No_BPKB, Total_Samsat, Total_Dealer, Status, IDKaryawan, Nama, Alamat, No_Tlp, Pendidikan, Jabatan, Pass }

2. Bentuk Normal Pertama (1NF)

Figur

Gambar 2.1 Metode Waterfall

Gambar 2.1

Metode Waterfall p.36
Gambar 2.3. Topologi Bus

Gambar 2.3.

Topologi Bus p.42
Gambar 3.6. Flowmap yang sedang berjalan

Gambar 3.6.

Flowmap yang sedang berjalan p.68
Gambar 3.8. DFD level 1 yang sedang berjalan

Gambar 3.8.

DFD level 1 yang sedang berjalan p.70
Gambar 4.1. Flowmap Pengolahan Data yang Diusulkan pada PT. Ramahadi

Gambar 4.1.

Flowmap Pengolahan Data yang Diusulkan pada PT. Ramahadi p.75
Gambar 4.3. DFD level 1 Pengolahan Data yang Diusulkan pada

Gambar 4.3.

DFD level 1 Pengolahan Data yang Diusulkan pada p.77
Gambar 4.4. Tabel Relasi

Gambar 4.4.

Tabel Relasi p.83
Tabel 4.2. datasamsat

Tabel 4.2.

datasamsat p.85
Tabel 4.6. datafaktur

Tabel 4.6.

datafaktur p.87
Gambar 4.6. Struktur Menu

Gambar 4.6.

Struktur Menu p.90
Gambar 4.20. Laporan Tanda Terima Faktur

Gambar 4.20.

Laporan Tanda Terima Faktur p.98
Gambar 4.21. Laporan Tanda Terima Pembayaran

Gambar 4.21.

Laporan Tanda Terima Pembayaran p.98
Gambar 4.22. Laporan Tanda Terima BPKB

Gambar 4.22.

Laporan Tanda Terima BPKB p.99
Gambar 4.23. Perancangan Arsitektur Jaringan

Gambar 4.23.

Perancangan Arsitektur Jaringan p.100
Gambar 4.24. Form Login

Gambar 4.24.

Form Login p.110
Gambar 4.26. Form Data Karyawan

Gambar 4.26.

Form Data Karyawan p.111
Gambar 4.28. Form Data Dealer

Gambar 4.28.

Form Data Dealer p.112
Gambar 4.27. Form Data Samsat

Gambar 4.27.

Form Data Samsat p.112
Gambar 4.29. Form Data Vendor

Gambar 4.29.

Form Data Vendor p.113
Gambar 4.30. Laporan Data Dealer

Gambar 4.30.

Laporan Data Dealer p.114
Gambar 4.31. Form Data Motor

Gambar 4.31.

Form Data Motor p.115
Gambar 4.32. Form File Motor

Gambar 4.32.

Form File Motor p.115
Gambar 4.33. Laporan Daftar Harga Proses Motor

Gambar 4.33.

Laporan Daftar Harga Proses Motor p.116
Gambar 4.34. Form Data Faktur

Gambar 4.34.

Form Data Faktur p.117
Gambar 4.35. Laporan Tanda Terima Faktur

Gambar 4.35.

Laporan Tanda Terima Faktur p.118
Gambar 4.36. Form Data STNK

Gambar 4.36.

Form Data STNK p.119
Gambar 4.37. Form Data BPKB

Gambar 4.37.

Form Data BPKB p.120
Gambar 4.38. Form Laporan Transaksi

Gambar 4.38.

Form Laporan Transaksi p.121
Gambar 4.39. Laporan Tanda Terima Pembayaran

Gambar 4.39.

Laporan Tanda Terima Pembayaran p.122
Gambar 4.41. Icon Setup

Gambar 4.41.

Icon Setup p.123

Referensi

Memperbarui...