• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN PROSES PEMBUATAN POT BUNGA DENGAN MATERIAL PLASTIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERENCANAAN PROSES PEMBUATAN POT BUNGA DENGAN MATERIAL PLASTIK"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

I. Pendahuluan dan Latar Belakang

Tesis ini, ditulis oleh Erfandi (01510208) pada Februari 2002, membahas perencanaan proses pembuatan pot bunga dari material plastik. Penulis memulai dengan menjelaskan pentingnya inovasi dalam industri pot bunga, menekankan perlunya peningkatan kualitas estetika, fungsionalitas, dan kekuatan produk. Pasar saat ini didominasi oleh pot bunga plastik dengan pilihan warna yang terbatas, sehingga terdapat ruang untuk pengembangan desain dan variasi produk. Penulis menyoroti kurangnya variasi desain dan warna pada pot bunga plastik yang beredar di pasaran sebagai permasalahan utama yang perlu diatasi. Hal ini menjadi motivasi utama penelitian ini untuk mengeksplorasi proses pembuatan pot bunga plastik yang lebih inovatif dan estetis. Dengan kata-kata penulis sendiri, "...pot bunga yang sudah beredar dipasaran dengan bahan dasar pelastik hanya satu jenis warna saja, sehingga kalau ditinjau dari nilai seni dan model, perlu adanya peninkatan dan pengoptimalan fungsi." Ini menunjukkan pemahaman penulis akan kebutuhan pasar dan potensi pengembangan produk pot bunga plastik yang lebih menarik dan beragam.

II. Proses Pembuatan Pot Bunga dengan Injeksi Molding

Bagian utama dari tesis ini berfokus pada proses injeksi molding sebagai metode pembuatan pot bunga plastik. Penulis menjelaskan tahapan proses injeksi molding, termasuk penanganan dan pemilihan jenis polimer, penggunaan peralatan pemeriksaan benda kerja, proses peleburan plastik, dan penggunaan mesin injeksi. Penulis secara spesifik menyebutkan penggunaan polimer termoplastik jenis Poly Vinyl Chloride (PVC) sebagai bahan baku dengan spesifikasi detail seperti titik leleh (Tm = 212°C), titik getas (Tg = 87°C), berat jenis (ASTM D792 = 1,37-1,45), volume benda kerja (3511,7 cm³), berat benda kerja (4811,133 gm), dan rentang temperatur penuangan (200°C – 315°C). Informasi teknis ini sangat penting untuk keberhasilan proses injeksi molding. Penulis juga menyoroti pentingnya "...nilai-nilai teknis penginjeksian..." yang menunjukkan pemahaman akan pentingnya kontrol parameter proses untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan konsisten. Kecepatan pengisian (injection velocity) juga disebutkan sebagai faktor yang perlu diperhatikan, meskipun detailnya tidak dijelaskan lebih lanjut dalam kutipan yang diberikan.

III. Perlengkapan dan Peralatan yang Dibutuhkan

Penulis secara eksplisit menjelaskan pentingnya perlengkapan dan peralatan pendukung dalam proses produksi pot bunga plastik. Hal ini meliputi: "...Penanganan dan pemilihan jenis polimer yang digunakan sebelum dan sesudah..., Peralatan pemeriksaan benda kerja, Dapur pelebur plastik, Proses peleburan, Mesin injeksi (injecktion molding)". Daftar ini menunjukkan pemahaman yang komprehensif akan kebutuhan infrastruktur dan peralatan yang diperlukan untuk melakukan proses injeksi molding secara efektif. Keberadaan dapur pelebur plastik menunjukan kebutuhan untuk melebur material PVC sebelum proses injeksi. Peralatan pemeriksaan benda kerja menekankan pentingnya kontrol kualitas pada setiap tahapan proses produksi. Mesin injeksi molding, sebagai peralatan utama, menjadi kunci keberhasilan proses produksi. Ketepatan dalam pemilihan dan pemeliharaan peralatan ini sangat krusial untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan efisiensi produksi yang tinggi.

IV. Analisis dan Aplikasi Praktis

Tesis ini memberikan gambaran yang komprehensif tentang perencanaan proses pembuatan pot bunga plastik melalui metode injeksi molding. Meskipun detail teknis beberapa aspek masih terbatas, dokumen ini memberikan dasar yang kuat untuk memahami proses produksi. Nilai praktis dari dokumen ini terletak pada informasi detail mengenai spesifikasi material PVC yang digunakan dan langkah-langkah umum dalam proses injeksi molding. Informasi ini bermanfaat bagi siapapun yang ingin memproduksi pot bunga plastik, baik dalam skala kecil maupun besar. Namun, kekurangan detail teknis pada beberapa aspek seperti kecepatan injeksi dan parameter proses lainnya membatasi aplikasinya secara langsung. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimasi parameter-parameter tersebut guna meningkatkan efisiensi dan kualitas produk. Secara keseluruhan, tesis ini memberikan kontribusi awal yang baik dalam pemahaman proses pembuatan pot bunga plastik dan dapat dijadikan sebagai dasar pengembangan penelitian lebih lanjut di bidang ini.

Referensi

Dokumen terkait

pENAGARUH KOMPOSISI MATERIAL PADA PEMBUATAN PAPAN SEMEN DARI LIMBAH PLASTIK DENAGN PENAMBAHAN KAWAT KASAR TERHADAP TEKANAN DAN KUAT LENTUR

Dari perhitungan tiap+iap proses di atas maka gaya pembentukan tersebut lebih kecil dari gaya rnaksimum tiap-tiap proses dari rnesin SP37EL yang besamya 150

Pembuatan cetakan pada mesin molding yang semula banyak menggunakan bahan dari besi atau baja, maka untuk saat ini sudah mulai dikembangkan pembuatan cetakan dengan metode

Langkah selanjutnya adalah menentukan waktu siklus dari proses pencetakan plastik yang meliputi waktu gerak cetakan, waktu injeksi, dan waktu pendinginan. Penghitungan