• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Religiusitas Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Siswa Muhammadiyah 3 Surakarta.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Religiusitas Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Siswa Muhammadiyah 3 Surakarta."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

57

DAFTAR PUSTAKA

Ahmad. (12 Desember 2012). Pergaulan remaja Indonesia. Diunduh dari http://www.acicis.edu.au

Ancok, D. & Suroso, F.N. (2004). Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem-problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Andriani, H. (2015 Juni 17). Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja yang

Mengkhawatirkan. Kompas. Diunduh dari

http://www.kompasiana.com/harniandriani/pergaulan-bebas-di-kalangan-re maja-yang-mengkhawatirkan_54f93d6aa3331112678b4c33

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penlitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Asmayarasa, I. D. (2004). Hubungan antara Frekuensi Mengakses Situs Porno dengan Sikap Remaja terhadap Perilaku Seksual (skripsi tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.

Azwar, S. (2005). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azwar, S. (2011). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Barnes, S. T. B., William T. T., & Chavous T. M. (2012). Racial Pride and

Religiosity among African American Boys. 40, 46-489. DOI 10.1007/s10964-011-9675-1

Basri, H. (2000). Remaja Berkualitas Problematika Remaja Dan Solusinya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Daradjat, Z. (2005). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang.

Darmasih. (2009). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Seks Pranikah pada Remaja SMA di Surakarta (skripsi tidak dipublikasikan). Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Dutton, E., & Lynn, R. (2014). Intelligence and Religious and Political Differences Among Members of the U.S. Academic Elite. 10. Diunduh dari http://www.religjournal.com/pdf/ijrr10001.pdf

(2)

58

Sexual Behavior and Religiosity Subtypes: A Test of the Secularization Hypothesis. 38, 852-865. DOI 10.1007/s10508-008-9407-0

Frank, N. C & Kendall, S. J. (2001). Religion Risk Prevention and Health Promotion in Adolescent : A Community Based Approach. Mental Health, Religion & Culture. 4 (2). 133-148

Ghufran, M & Ansari, S. (2008). Impact of Widowhood on Religiosity and Death Anxiety amongSenior citizens. Journal of the Indian Academy of Applied Psychology, 34(01), 175-180. Diunduh dari http://medind.nic.in/jak/t08/i1/jakt08i1p175.pdf

Hadi, S. (1989). Metodologi Reseach I. Yogyakarta: Andi Offset.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan. Jakarta: Erlangga.

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan (ed.6). Jakarta: Erlangga. Hurlock, E. B. (2008). Psikologi Perkembangan (ed.6). Jakarta: Erlangga. Jalaluddin. (2008). Psikologi Agama, Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Jalaluddin. (2002). Psikologi Agama Edisi Revisi 2002. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Janitra, O. D. (2012). Pengaruh Tingkat Cognitive Susceptibility Terhadap Kecenderungan Melakukan Seks Pranikah (skripsi tidak dipublikasikan). Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya.

Japar, M & Purwati. (2014). Science and Education Religiousity, Spirituality and Adolescents’ Self-Adjustment. 7(10). doi:10.5539/ies.v7n10p66 URL: http://dx.doi.org/10.5539/ies.v7n10p66

Kartika, R. C, Kamidah. (2013). Hubungan pengetahuan remaja tentang kesehatan Reproduksi dengan perilaku Seks Pranikah pada Siswa Kelas XI di SMA

N Colomadu. 10 (1), 77-84. Diunduh dari

http://jurnal.stikes-aisyiyah.ac.id/index.php/gaster/article/view/50

Kartono, K. (1998). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali.

(3)

59

Khairunnisa, A. (2013). Hubungan Religiusitas dan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Pranikah Remaja MAN 1 Samarinda. 1 (2), 220-229. Diunduh dari

http://ejournal.psikologi.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2013/10 /ejournal%20pdf%20(10-03-13-10-14-57).pdf

Loekmono, L. (2000). Seksualitas, Pornografi, dan Perkawinan. Semarang: Satwa Wacana.

Mitcell, C. E, Tanner, J. F & Raymond, M. A (2004). Adolescent Perceptions of Factors Influencing Value and Sexual Initiation. Journal of Non Profit & Public Sector Marketing. 12 (2), 29-49

Odimegwu, C. (2005). Influence of Religion on Adolescent Sexual Attitude and Behavior Among Nigerian Univer Student : Affiliation or Commitment African Journal of Reproductive Health. 9 (2), 125-140

Palupi, A. O. (2013). Pengaruh Religiusitas terhadap Remaja pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 02 Slawi Kabupaten Tegal (skripsi tidak dipublikasikan). Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang, Semarang.

Pramita, D (2011), Kurniawati, T. (2011). Hubungan antara Komunikasi Orang Tua dan Anak Tentang Seks Dengan Perilaku Remaja di SMA N 1 Seyegan Sleman Yogyakarta (Skripsi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah, Yogyakarta). Diunduh dari http://opac.unisayogya.ac.id/1026/

Pratiwi. (2004). Pendidikan seks untuk remaja. Yogyakarta: Tugu.

Puspitadesi, D. I, Yuliadi, I, Nugroho, A.A (2013). Hubungan antara FigurKelekatan Orang tua dan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Remaja SMA Negeri 11 Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi Cadrajiwa

1(4). Diunduh dari

http://candrajiwa.psikologi.fk.uns.ac.id/index.php/candrajiwa/article/view/ 40/31

Putri, F. A. (2012). Perbedaan Tingkat Religiusitas dan Sikap terhadap Seks Pranikah antara Pelajar yang Bersekolah di SMA umum dan SMA berbasis Agama. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 1 (1-9). Diunduh dari http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/45

Santrock, J, W. 2003. Adolescence (Perkembangan Remaja). Terjemahan. Jakarta: Erlangga.

(4)

60

Sudarsono. (2008). Kenakalan Remaja. Jakarta : Rineka Cipta.

Sugiyono. (2015). Cara Mudah Menyusun Sripsi, Tesis dan Disertasi. Bandung : Alfabeta.

Sururin. (2004). Ilmu jiwa agama. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Referensi

Dokumen terkait

sedangkan hasil penelitian ini adalah adanya hubungan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dengan sikap seks pranikah, untuk tingkat pengetahuan tentang

(2011).Hubungan Pemanfaatan Beberapa Jenis Media Massa Dengan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Kelas XI

Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMA

diatas diketahui bahwa hasil hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seks bebas pada remaja SMA Negeri X Kabupaten Tanggamus, dari 156

diatas diketahui bahwa hasil hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seks bebas pada remaja SMA Negeri X Kabupaten Tanggamus, dari 156

Hasil tabulasi silang tingkat pengetahuan baik kurang tentang kesehatan reproduksi dengan sikap remaja terhadap perilaku seks bebas di SMA N 1 Sewon Bantul

Hubungan antara Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja dengan Perilaku Seks Pra Nikah pada Siswa-Siswi Kelas XI di SMA PGRI 1 Kabupaten Majalengka Tahun

Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan bahaya pergaulan bebas pada remaja dengan persepsi perilaku seks pranikah di SMA N 1 Sewon Bantul tahun