• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab 1 Teori Gelombang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bab 1 Teori Gelombang"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

TEORI GELOMBANG

(2)

PENGERTIAN GELOMBANG

Gelombang adalah suatu gejala

terjadinya perambatan suatu

gangguan (

disturbance

) melewati

suatu medium dimana setelah

gangguan ini lewat keadaan medium

akan kembali ke keadaan semula

(3)

PERSAMAAN GELOMBANG

x

x

f (x)

t = 0

c t

(4)

)

u

(

'

f

)

1

)(

u

(

f

x

u

u

x

'

)

ct

x

(

f

)

u

(

''

f

)

1

)(

u

(

''

f

x

u

u

)

u

(

'

f

x

)

u

(

'

f

x

2 2

ct

x

u

f

(

u

)

(5)

)

u

(

'

f

c

)

c

)(

u

(

f

t

u

u

t

'

)

ct

x

(

f

)

u

(

''

f

c

)

c

)(

u

(

''

f

c

t

u

u

)

u

(

'

f

t

)

u

(

'

f

t

2 2 2

ct

x

u

f

(

u

)

(6)

)

t

c

x

(

"

f

c

t

2 2 2

)

t

c

x

(

"

f

x

2 2

2 2

t

2

c

2 2

x

Persamaan gelombang

)

t

c

x

(

f

Jawab persamaan gelombang :

)

t

c

x

(

(7)

GELOMBANG SINUSOIDAL

f (x-ct) dapat berbentuk apa saja

Gelombang yang paling sederhana

t

c

x

)

t

c

x

(

log

e

(x ct)

)

t

c

x

(

sin

)

t

c

x

(

cos

)

t

c

x

(

k

sin

)

t

c

x

(

k

(8)

Setiap fungsi apapun dapat dinyatakan sebagai

kombinasi linier dari fungsi-fungsi sinusoidal

Teorema Fourier

t n sin B t n cos A t sin B t cos A A ) t (

f  o1   1   n   n

Deret Fourier

   2 T T

n f(t)cos(n t)dt

T 1 A

   2 T 2 T

n f (t)sin(n t)dt

(9)

  

 

 

 

  

 sin(3 t) 

3 1 )

t 2 sin( 2

1 )

t sin( 1

) t ( f

t f(t)

0,5

1

- 0,5

(10)

t sin 1 ) t (

f1

 

 sin2 t

2 1 )

t (

f2     t 3 sin 3 1 ) t (

f3

   t 5 sin 5 1 ) t (

f5     t 4 sin 4 1 ) t (

f4  

 

(11)

)

t

(

f

)

t

(

(12)

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

(13)

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

(14)

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

(15)

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

f

)

t

(

(16)

10

1 n

n

(

t

)

f

)

(17)

15

1 n

n (t)

f )

(18)

20

1 n

n

(

t

)

f

)

(19)

) t ( f )

t ( y

1 n

n

(20)

Gelombang Sinusoidal Dalam Domain Ruang

2

Amplituda

x

A

Panjang gelombang

(21)

Gelombang Sinusoidal Dalam Domain Waktu

) 2

(

sin t

T A

y

t

A T

Perioda

Amplituda

)

(

sin

t

A

y

)

2

(

sin

f

t

A

y

(22)

Dalam Domain Ruang Dan Waktu

Frekuensi

f

sudut

Frekuensi

f

gelombang

Panjang

gelombang

Bilangan

k

Amplituda

A

2

2

)

(

sin

k

x

t

A

(23)

MACAM GELOMBANG

Gelombang Mekanik

Memerlukan medium untuk menjalar Persamaan Newton

Gelombang longitudinal dan transversal

Gelombang Elektromagnetik

Tidak memerlukan medium untuk menjalar Persamaan Maxwell

(24)

GELOMBANG

ELECTROMAGNETIK

Cahaya tampak

Sinar infra merah

Sinar ultra ungu

Gelombang radio AM

Gelombang radio FM

(25)

GELOMBANG MEKANIK

Gelombang tali

Gelombang permukaan air

Gelombang seismik

Gelombang tegangan

Gelombang akustik

Gelombang infrasonik (f < 20 Hz)

(26)

Contoh 1.1

Frekuensi gelombang radio pendek (short wave

radio) seperti gelombang radio FM dan televisi VHF berkisar antara 1,5 MHz – 300 MHz. Tentukan

daerah panjang gelombangnya.

Kecepatan gelombang elektromagnetik di udara adalah 3x108 m/s.

Jawab :

f

c

m

1

10

x

300

10

x

3

6 8

1

10

x

(27)

Contoh 1.2

Panjang gelombang dari cahaya tampak berkisar

antara 400 nm untuk warna ungu dan 700 nm untuk warna merah. Tentukan daerah frekuensi dari cahaya tampak ini.

Kecepatan gelombang elektromagnetik di udara adalah 3x108 m/s.

Jawab :

c

f

700

x

10

4

,

3

x

10

Hz

10

x

3

f

9 14

8

merah

Hz

10

x

5

,

7

10

x

3

f

14

8

(28)

Contoh 1.3

Sinar-x mempunyai panjang gelombang yang berkisar antara (0,01 – 5) nm. Tentukan daerah frekuensi dari sinar-x ini.

Kecepatan gelombang elektromagnetik di udara adalah 3x108 m/s.

Jawab :

c

f

Hz

10

x

6

10

x

5

10

x

3

f

9 16

8

1

10

x

(29)

Contoh 1.4

Frekuensi dari gelombang akustik yang dapat

didengar oleh manusia berkisar antara 20 Hz – 20 kHz. Tentukan daerah panjang gelombangnya.

Kecepatan gelombang suara atau bunyi di udara adalah 343 m/s.

Jawab :

f

c

mm

15

,

17

10

x

20

343

3

1

m

15

,

17

20

343

2

(30)

Contoh 1.5

Gelombang akustik yang digunakan dalam uji tak rusak (UTR) pada baja biasanya berfrekuensi tinggi antara 2 – 10 MHz yang disebut gelombang

ultrasonik. Tentukan daerah panjang gelombang dari gelombang ultrasonik di dalam baja ini.

Kecepatan gelombang ultrasonik di dalam baja adalah 5850 m/s.

Jawab :

f

c

mm

585

,

0

10

x

10

5850

6

1

(31)

Contoh 1.6

Gelombang ultrasonik yang digunakan dalam

pengukuran aliran gas biasanya berfrekuensi antara 40 -100 kHz. Tentukan daerah panjang gelombang dari gelombang ultrasonik di dalam gas ini.

Kecepatan gelombang ultrasonik di dalam gas adalah sekitar 400 m/s.

Jawab :

f

c

mm

4

10

x

100

400

3

1

mm

10

(32)

Contoh 1.7

Suatu gelombang ultrasonik berfrekuensi 100 kHz menjalar di dalam gas yang mempunyai kecepatan gelombang sebesar 400 m/s. Gelombang ini berupa gelombang sinusoidal dengan

amplituda tekanan akustik sebesar 2 Pa. Nyatakan gelombang tersebut secara matematis sebagai fungsi ruang dan waktu.

Jawab : s / rad 10 x 628 , 0 ) 10 x 100 ( 2 f

2   3  6

 

t kX

2Sin

0,628x10 t 1,571x10 X

Pa Sin

2

p     6  3

m 10 x 4 10 x 100 400 f c 3 3    

 1,57x10 rad/ m

10 x 4

2 2

k   3  3 

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Kelelawar ladam kuda ( horseshoe bat ) dapat memancarkan gelombang bunyi ultrasonik yang berfungsi sebagai pengindra ketika terbang pada malam hari2.

Salah satu sifat akustik yang khas pada batuan yaitu Impedansi Akustik (Z) yang merupakan hubungan antara densitas suatu batuan (ρ) dan kecepatan gelombang

Penggunaan nama sensor ultrasonik karena menggunakan gelombang ultrasonik (bunyi ultrasonik) dalam mendeteksi jarak suatu benda yang berada di depan sensor.. Jarak optimal

Saat gelombang ultrasonik dipancarkan oleh transmitter, maka sesuai dengan sifatnya yang dapat ditransmisikan, gelombang tersebut akan diterima oleh receiver yang berhadapan

Pada saat dua gelombang membentuk gelombang stasioner, pada titik – titik tertentu yang disebut perut, kedua gelombang saling memperkuat (interferensi konstruktif), dan

Prinsip kerja dari sensor ini adalah mendeteksi suatu objek dengan cara memancarkan gelombang ultrasonik oleh transmiter, ketika gelombang tersebut mengenai suatu objek dan

(2.11) Dimana S adalah jarak antara sensor ultrasonik dengan bidang pantul, dan t adalah selisih waktu antara pemancaran gelombang ultrasonik sampai diterima kembali

Gelombang bunyi yang sederhana adalah berupa gelombang sinus yang terdiri dari frekuensi, amplitudo dan panjang gelombang. Gelombang ultrasonik mempunyai manfaat yang