• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENULISAN SEJARAH AGRARIA DALAM HISTORIOGRAFI INDONESIA.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENULISAN SEJARAH AGRARIA DALAM HISTORIOGRAFI INDONESIA."

Copied!
20
0
0

Teks penuh

(1)

Penulisan Sejarah Agraria Dalam Historiografi

Indonesia

Skripsi

Diajukan Untuk Memenuhi Persyaratan

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada

Jurusan Pendidikan Sejarah

OLEH :

AGNESTASIA BR.S

NIM : 3123321003

Jurusan Pendidikan Sejarah

Fakultas Ilmu Sosial

Universitas Negeri Medan

(2)
(3)
(4)
(5)

i ABSTRAK

AGNESTASIA BR. S. NIM 3123321003. PENULISAN SEJARAH AGRARIA DALAM HISTORIOGRAFI INDONESIA. SKRIPSI. S-1 JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH. FAKULTAS ILMU SOSIAL. UNIVERSITAS NEGERI MEDAN 2016.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja karya-karya (buku-buku) sejarah agraria dalam Historiografi Indonesia kemudian dilanjutkan dengan mengetahui bagaimana persoalan agraria diungkapkan dalam Historiografi dan mengetahui analisis penulisan sejarah agraria di Indonesia dalam Historiografi di Indonesia. Untuk memperoleh data-data yang diperlukan, maka peneliti menggunakan metode penulisan Library Research (Studi Pustaka) yaitu dengan mengumpulkan data-data secara objektif berdasarkan hasil telaah objek kajian yang diteliti. Adapun hasil penelitian yang diperoleh yaitu sejarah agraria adalah meliputi bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya yang berkesinambungan dengan kehidupan manusia yang menciptakan sebuah kesejarahan antara manusia dengan alam sehingga antara alam dengan manusia tidak dapat dipisahkan dari keduanya dan akan dituliskan kedalam penulisan sejarah ( Historiografi ). Dalam sejarah agrarian akan dijelaskan tentang karya-karya sejarah agraria dalam penulisan sejarah yang diungkapkan oleh para ahli dan Persoalan-persoalan Agraria Dalam Historiografi.

(6)

ii

KATA PENGANTAR

Segala Puji, hormat dan syukur penulis hantarkan kepada Tuhan Yang

Maha Esa atas segala rahmat yang senantiasa dicurahkan kepada penulis. Melalui

penyertaan-Nya penulis dimampukan menyelesaikan skripsi ini dengan judul

“Penulisan Sejarah Agraria Dalam Historiografi Indonesia”

Dalam penulisan skripsi ini, penulis menyadari bahwa skripsi ini masih

jauh dari kesempurnaan, baik dari cara penulisannya, penggunaan tata bahasa

bahkan dalam penyajiannya. Oleh sebab itu, penulis dengan segala kerendahan

hati menerima kritik dan saran yang bersifat membangun. Begitu banyak pihak

yang terlibat mendukung dalam penulisan sehingga penulis mampu

menyelesaikan skripsi ini. Oleh sebab itu penulis sepatutnya mengucapkan

terimakasih yang sebesar-besarnya, antara lain kepada:

1. Orangtua tercinta, Aripin Sinulingga dan tercinta Sy. Lismey Br.Purba

yang melahirkan, mendidik ,mebesarkan, dan memberikan motivasi

kepada penulis. Karena doa dan cinta kasih mereka penulis bisa menjadi

saat sekarang ini dan sampai pada akhir untuk menyelesaikan studi dalam

perkuliahan. Karena doa dan cinta kasih mereka peneliti bisa menjadi saat

sekarang ini dan sampai pada akhir untuk menyelesaikan studi dalam

perkuliahan.

2. Kakak tercinta Anni Novanta Sinulingga, S.Pd dan Adik tercinta Mathias

Almeyda Sinulingga yang telah mendoakan saya dalam penyelesaian

(7)

iii

3. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

4. Ibu Dra. Nurmala Berutu, M.Pd selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

5. Bapak Drs. Yushar Tanjung, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan

Sejarah serta sebagai pembimbing skripsi yang telah banyak membantu

dan memberi masukan kepada peneliti. Terimakasih untuk bimbingan dan

semua yang telah bapak berikan yang sangat membantu dalam

menyelesaikan penulisan skripsi ini.

6. Bapak Syahrul Nizar, M.A, M.Hum selaku sekretaris Jurusan Pendidikan

Sejarah serta sebagai Pembimbing Akademik yang telah banyak

membantu dan memberikan kemudahan bagi penulis.

7. Ibu Dra. Hafnita SD Lubis, M.Si selaku Dosen Penguji yang telah banyak

memberi nasehat-nasehat bagi penulis yang membantu dan memberi

masukkan kepada penulis

8. Ibu Dra. Flores Tanjung, M.A, selaku penguji bebas penulis yang banyak

memberi nasihat dan inspirasi bagi penulis.

9. Seluruh staf pengajar di Fakultas Ilmu Sosial Unimed khususnya Jurusan

Pendidikan Sejarah yang selama ini telah mentransferkan ilmunya dengan

senang hati kepada penulis.

10.Perpustakaan Daerah yang telah mengizinkan penulis untuk penelitian

(8)

iv

11.Sahabat-Sahabat penulis, Kartika Siregar S.Pd dan Regina Siburian S.Pd

yang menemani penulis dalam suka duka. Terimakasih banyak untuk

persahabatan yang terjalin selama masa kuliah.

12.Teman teman penulis pada sidang meja hijau 21 Juni 2016, Kartika

Siregar S.Pd, Suriyanti Siagian S.Pd dan Nurul Azmi Sambas S.Pd

13. Teman-teman Kelas Reguler Non Reguler A dan B 2012 lainnya.

Terkhusus Fakhri Muliawan Situmorang, S.Pd, Dian Puspita S Sirait S.Pd,

Janita Anggraini S.Pd, Muhammad Adnin S S.Pd, Fitra Jaka Restu S.Pd,

Sarah Amanda Gultom S.Pd, Lotsaputra Berutu S.Pd,Uci Armayanti S.Pd,

Sister Linier Togatorop S.Pd,Sella Naomi Sihombing,Juda Tuah Hasiholan

Purba, Lifzen Sitanggang, Daniel Siburian,Ida Rosida, Masriani Ariyati,

Muhammad Novriansyah, Roziah Rambe.Terimakasih untuk pertemanan

dan dukungannya selama ini.

14.Rekan-rekan penulis di PPLT SMP Negeri 2 Tanjung Pura,terima kasih

banyak atas waktu yang telah diberikan untuk membantu penulis dalam

melaksanakan penelitian.

15.Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan. Terimakasih untuk setiap

motivasi serta canda tawa yang selalu menghibur penulis dalam

pengerjaan Skripsi ini.

Medan, Juni 2016

(9)

v DAFTAR ISI

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... v

BAB I. PENDAHULUAN ... 1

I.1.Latar Belakang Masalah ... 1

I.2. Identifikasi Masalah ... 3

I.3. Pembatasan Masalah ... 3

I.4. Perumusan Masalah ... 4

I.5. Tujuan Penelitian ... 4

I.6. Manfaat Penelitian ... 5

BAB II. KAJIAN PUSTAKA ... 6

II.1. TinjauanPsutaka ... 6

II. 2. Kerangka Konseptual ... 7

(10)

vi

II.1.2. Historiografi Indonesia ... 9

II.3. Hipotesa ... 12

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN ... 13

III.1. Metode Penelitian ... 13

III.2. Sumber Data ... 13

III.3. Tekhnik Pengumpulan Data ... 14

III.4. Tekhnik Analisis Data ... 14

BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ... 16

IV.1. Agraria Dalam Historiografi ... 16

IV.2. Karya-Karya Sejarah Agraria Dalam Penulisan Historiografi .. 19

IV.2.1. Mubyarto ... 19

IV.2.2. Jan Breman ... 21

IV.2.3. Clifford Geertz ... 24

IV.2.4. Sartono Kartodirdjo dan Djoko Sruyo ... 27

IV.3. Persoalan Agraria Dalam Historiografi ... 33

IV.3.1. Sengketa Agrarian Di Sumatera Timur (Sengketa Agrarian) ... 37

(11)

vii

IV.3.2. 1 . Kasus Konflik TPL ( Toba Pulp Lestari)……….. 47

IV.3.2.2 . Kasus Tanah Perkebunan Ramunia…….……… 49

IV.3.3 .Kampung Sedaka (1967-1979) ... 51

IV.4. Analisis Penulisan Sejarah Agraria Dalam Historiografi Indonesia ... 55

IV.4.1. Historiografi Tradisional ... 59

IV.4.2. Historiografi Kolonial ... 61

IV.4.3. Historiografi Nasional ... 63

BAB V. PENUTUP ... 72

V.1. Kesimpulan ... 72

V.2. Saran ... 73

(12)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki letak geografis

yang subur dikarenakan terdapat dua musim yaitu musim panas dan musim hujan.

Dari letak geografis yang cukup baik, Indonesia memiliki kieterkaitan dengan

penulisan sejarah.

Tanah merupakan kebutuhan hidup manusia yang sangat mendasar.

Sebagian besar masyarakat hidup serta melakukan aktivitas dengan mengandalkan

tanah sehingga setiap saat manusia selalu berhubungan erat dengan tanah dapat

dikatakan hamper setiap kegiatan atau aktivitas hidup manusia baik selalu

memerlukan tanah. Dengan adanya tanah tersebut dapat menimbulkan suatu

konflik-konflik dalam masyarakat, konflik-konflik tersebut disebab kan karena

pembagian tanah atau perebutan tanah antar masyarakat.

Peranan dalam ilmu sejarah dalam mengkaji dinamika persoalan tanah

tidak bisa diabaikan karena kegunaan dari penulisan sejarah tersebut. Penulisan

sejarah di Indonesia tidak terlepas dari persoalan agraria yang memiliki makna

dan tidak mungkin dilupakan begitu saja. Pengkajian agraris secara historis,

dipandang cukup dapat komponen yang penting dalam buku-buku sejarah. Jumlah

dan intensitas penelitian untuk mengungkapkan sejarah agraria di Indonesia itu

memiliki corak pendekatan sesuai dengan perkembangan ilmu lainnya.

(13)

2

yang berkembang pada suatu masyarakat. Penulisan sejarah merupakan bentuk

kesadaran masyarakat terhadap masa lalunya. Historiografi terpengaruh

lingkungan zaman dan kebudayaan semasa sejarah dituliskan.

Sebagaimana dituliskan diatas, perkembangan penulisan sejarah

agrarian seiring dengan perubahan system politik dan kekuasaan yang sedang

berlaku dan system tersebut memberi corak dalam bentuk penulisan. Tradisi

kesejarahan yang berbeda-beda dari berbagai kelompok kesatuan kultural.

Historiografi adalah ekspresi kultural dan pantulan dari keprihatinan social dari

masyarakat atau kelompok social yang menghasilkan.

Hal diatas tentunya berbanding lurus pula dengan perkembangan pola,

bentuk, pendekatan, metode, pihak-pihak yang melakukan penelitian sejarah

agraria. Secara metodologis fenomena tersebut merupakan implikasi dari tradisi

Indonesia-sentris dalam menghadirkan masa lalunya.

Hal ini perlu untuk diangkat dan diungkapkan dengan alasan sebagai

berikut: Pertama, persoalan agraria ini akan selalu menarik untuk dikaji, karena

kondisi geografis dan budaya masyarakat Indonesia yang sangat erat dengan

agraria.

Kedua, sampai saat sekarang belum ada karya yang secara khusus

mencoba melakukan tinjauan historiografis terhadap sejarah agraria di Indonesia.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari peristiwa-peristiwa sejarah yang telah terjadi.

Agar dapat memahami kekuatan-kekuatan sosial dan politik yang mempengaruhi

penulisan sejarah, maka seorang sejarawan sudah seharusnya melakukan

(14)

3

historiografi mengenai penulisan sejarah agraria, penelitian ini diharapkan dapat

menjadi masukan dan rujukan dalam mengkaji tema-tema sejarah agraria yang

belum sempat diteliti dan ditulis oleh peneliti sebelumnya, serta dapat menjadi

gambaran bagaimana agraria Indonesia telah ditulis selama ini.

Dari alasan-alasan di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian

tentang perkembangan penulisan sejarah mengenai sejarah agraria Indonesia yang

telah ditulis selama ini, dimana penelitian ini termasuk dalam aspek kajian

historiografi.

1.2. Identifikasi Masalah

Sesuai dengan uraian di atas, maka penelitian ini akan mengkaji

mengenai agraria dalam penulisan sejarah Indonesia. Permasalahan yang muncul

adalah berhubungan dengan banyaknya jumlah, serta apa yang telah ditulis selama

ini mengenai agraria dalam penulisan sejarah di Indonesia. Sehubungan dengan

pokok permasalahan di atas, maka dirumuskan pula pertanyaan penelitian:

1. Karya-karya ( buku-buku ) sejarah agrarian dalam Historiografi

Indonesia

2. Persoalan agraria diungkapkan dalam Historiografi Indonesia

3. Analisis penulisan sejarah agrarian di Indonesia dalam Historiografi di

(15)

4 1.3. Pembatasan Masalah

Untuk lebih memaksimalkan hasil penelitian, maka peneliti membatasi

masalah penelitian yaitu:“Penulisan Sejarah Agraria Dalam Historiografi Indonesia ”

1.4. Perumusan Masalah

Adapun yang menjadi perumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Apa sajakah karya-karya sejarah agraria dalam Historiografi Indonesia?

2. Bagaimanakah persoalan agraria diungkapkan dalam Historiografi

Indonesia?

3. Analisis penulisan sejarah agraria di Indonesia dalam Historiografi di

Indonesia?

1.5. Tujuan Penelitian

Menetapkan tujuan penelitian merupakan hal yang sangat penting, karena

setiap penelitian yang dilakukan harus memiliki tujuan tertentu. Dengan

berpedoman kepada tujuannya, maka akan lebih mempermudah mencapai sasaran

yang diharapkan. Dengan demikian yang menjadi tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui apa sajakah karya-karya sejarah agraria dalam

Historiografi Indonesia

2. Untuk mengetahui bagaimanakah persoalan agraria diungkapkan dalam

(16)

5

3. Untuk mengetahui Analisis penulisan sejarah agraria di Indonesia dalam

Historiografi di Indonesia

1.6 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang ingin diperoleh sesudah melaksanakan penelitian ini

adalah :

1. Menambah wawasan kepada peneliti dan pembaca mengenai Penulisan

Sejarah Agraria Dalam Historiografi Indonesia

2. Untuk menambah pengetahuan bagi para pembaca baik kalangan

Mahasisswa maupun masyarakat umum

3. Memperkaya informasi bagi akademis UNIMED, khususnya jurusan

Pendidikan Sejarah untuk dapat kiranya mengetahui dan memahami

mengenai Penulisan Sejarah Agraria Dalam Historiografi Indonesia

4. Sebagai bahan masukan dan perbandingan bagi peneliti lain yang

bermaksud mengadakan penelitian dalam masalah yang sama

5. Menambah daftar bacaan kepustakaan ilmiah UNIMED khususnya

(17)

72 BAB V

PENUTUP A. Kesimpulan

Dari penelitian yang telah penulis lakukan, penulis menarik beberapa

kesimpulan sebagai berikut :

1. Keberadaan agraria dalam historiografi merupakan agraria berarti

urusan pertanian atau tanah pertanian, juga urusan pemilikan tanah.

Maka sebutan agraria atau dalam bahasa inggris agrarian slalu

diartikan tanah dan dihubungkan dengan usaha pertanian yang

berkaitan dengan penulisan sejarah.

2. Perkembangan Historiografi dalam agraria semakin bertambah yang

terjadi misalnya apabila kedaerah padang rumput dikawasan beriklim

sedang orang memasukkan aneka ragam tanaman dan hewan piaraan

yang saling berhubungan yang walaupun jauh lebih beragam daripada

komunitas asli dikawasan itu ternyata dapat hidup.

3. Persoalan agraria yang diungkapkan dalam historiografi atau penulisan

sejarah terkait berbagai masalah atau problem dalam masyarakat yang

menyinggung tentang seputar perkebunan, hak-hak kepemilikan tanah,

kebijakan pemerintah yang tidak sesuai terhadap masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut maka dari itu persoalan agraria selanjutnya

ditulis dan dirangkai dalam kalimat yang selanjutnya disebut dengan

(18)

73

4. Kecenderungan yang spekulatif selalu menarik tetapi kaitannya cukup

jauh dari pertumbuhan sejarah agraria sebagai awal disiplin ilmiah.

Sebab itu ada dua kecenderungan lain yang muncul. Pertaman, filsafat

formal dan kritis yang lebih mempersoalkan sifat hakiki ilmu sejarah.

Kedua filsafat analitis yaitu masalah utama persoalan metodologis

dalam agrarisa dan teoretis dalam pengerjaan sejarah

B. SARAN

Adapun saran yang dikemukakan penulis dari penelitian ini adalah :

1. Perlu dilakukan penelitian yang lebih lanjut mengenai sejarah

agrarian

2. Persoalan-persoalan yang sudah diungkapkan masih banyak terjadi

masa kini, seharusnya pemerintah dapat menyikapi secara bijak

setiap masalah kasus pertanahan tersebut dengan mengambil

(19)

74

Daftar Pustaka

Abdullah, Taufik. 1985. Ilmu Sejarah dan Historiografi Arah dan Perspektif. PT

Gramedia. Jakarta.

Abdurrahman, Dudung. 1999. Metode Penelitian Sejarah. Logos Wacana Ilmu.

Jakarta

Antonius Simanjuntak, Bungaran. 2013. Dampak Otonomi Daerah Di Indonesia.

Obor Indonesia : Jakarta

Breman, Jan. 1986. Penguasaan Tanah Dan Tenaga Kerja : Jawa di Masa

Kolonial. LP3ES. Jakarta

Darban, Ahmad Adaby. 1995. Catatan Singkat Tentang Perkembangan

Historiografi. .Universitas Gadjah Mada Press. Yogyakarta

Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. 2013. Buku Pedoman Skripsi dan

Proposal Penelitian, FIS UNIMED.

Geertz, Clifford. 1976. Involusi Pertanian. Bhratara K.A. Jakarta

Gottschalk, Louis. 2006. Mengerti Sejarah. Universitas Indonesia Press . Jakarta.

Harsono,Boedi.2008. Hukum Agraria Indonesia:Sejarah Pembentukan

Undang-Undang Pokok Agraria,Isi,dan Pelakanaannya Djambatan. Jakarta

Kartodirdjo, Sartono, 1984. Pemberontakan Petani Banten 1888. Pustaka Jaya .

Jakarta.

Kartodirdjo, Sartono. 1982. Pemikiran dan Perkembangan Historiografi

(20)

75

Kartodirdjo, Sartono.1982. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah.

PT.Gramedia. Jakarta

Kuntowijoyo. 1995. Pengantar Ilmu Sejarah. Bentang Pustaka Yogyakarta.

Mubyarto.1992. Tanah Dan Tenaga Kerja Perkebunan. Aditya Media.Yogyakarta

Muryanti, Damar Dwi Nugroho dan Rokhiman. 2013. Teori Konflik dan Konflik

Agraria Di Pedesaan. Kreasi Wacana . Yogyakarta

Pelzer, Karl J. 1991. Sengketa Agraria: Pengusaha Perkebunan Melawan Petani.

Harapan . Jakarta.

Scoot, James C.2000. Senjatanya Orang-Orang Yang Kalah : Bentuk-bentuk

Perlawanan Sehari-hari Kaum Tani, Penerjemah, Rahman Zainuddin,

Sajogyo dan Mien Joebhaar. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta

Sartono Kartodidjo dan Djoko Suryo. 1991. Sejarah Perkebunan Di Indonesia:

Kajian Sosial Ekonomi. Aditya Media. Yogyakarta

Sjamsuddin, Helius. 2007. Metodologi Sejarah. Ombak: Yogyakarta.

Suhartono..1993. Bandit-Bandit Pedesaan di Jawa : Studi Historis 1850-1942.

Aditya Media.Yogyakarta

Tania Dora Warokka, Zulkifli dan Muba Simanihuruk. Sengketa Tanah : Suatu

Bentuk Pertentangan Atas Pembebasan tanahRakyat untuk Pembangunan (

Studi Kasus : Pembebasan Tanah Untuk Pemindahan Bandara Polonia

Medan ke Kuala Namu Deli Serdang). Jurnal Studi Pembangunan Vol. 1 .

Gambar

gambaran bagaimana agraria Indonesia telah ditulis selama ini.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan pengaruh pemberian leaflet terhadap pengetahuan akseptor mengenai kontrasepsi suntikan progestin di Puskesmas Sungai Kakap

Sehubungan dengan surat pemberitahuan kegiatan dari Kwartir Cabang Kota Kediri no 90/13 30-B tentang seleksi Pramuka Garuda dan Lencana Bintang Tahunan yang akan dilaksaanakan pada

23 Hasil yang lebih tinggi ini dapat disebabkan karena perbedaan pola makan serta responden yang datang ke Poli Alergi Imunologi merupakan responden yang sudah dicurigai

Makalah ini mencoba untuk melihat secara kritis fenomena partisipasi politik masyarakat melalui internet serta hubungannya dengan kualitas demokrasi.. Apakah

Dengan perkataan lain, pengelolaan sumber daya kelautan harus diartikan sebagai pengambilan dan pemanfaatan kekayaan laut itu dapat dilakukan secara berkesinambungan (

Dari hasil pengujian hipotesis yang dilakukan dalam penelitian ini bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara angka harapan hidup terhadap jumlah penduduk miskin

Atas kehendak-Nya peneliti dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “Novel Sala dadi Lèr-lèran Karya Sri Hadidjojo: Analisis Struktural, Nilai Pendidikan, dan

Kemudian faktor lain yang menjadi dimensi dalam berorganisasi serta dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah komitmen normatif, menurut Umam (2012, hal. 289)