• Tidak ada hasil yang ditemukan

Komposisi jenis, kerapatan, persen penutupan dan luas penutupan lamun di perairan Pulau Panjang tahun 1990 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Komposisi jenis, kerapatan, persen penutupan dan luas penutupan lamun di perairan Pulau Panjang tahun 1990 2010"

Copied!
71
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1.  Klasifikasi lamun di Indonesia menurut Phillips & Menez (1988)
Gambar 1.  Peta lokasi penelitian
Tabel 2.  Alat dan Bahan Penelitian
Gambar 2.  Diagram Alir Pengolahan Citra
+7

Referensi

Dokumen terkait

Keragaman jenis lamun di Pulau Biak diperoleh dengan mengidentifikasi jenis lamun yang ditemukan dalam transek kuadrat, menggunakan literatur (Azkab, 1999; Waycott,

Terdapat 7 jenis lamun yang ditemukan di Perairan Pulau Panjang, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, Halophila ovalis, Halodule

Kehadiran jenis lamun di perairan pantai Pulau Ambon adalah; Desa Suli sebanyak 7 spesies, Desa Poka 4 spesies, dan Desa Morela 5 spesies dengan hasil rata-rata

Penelitian ini di lakukan pada ekosistem lamun di sekitar perairan Pulau Bintan tepatnya di lokasi 1 Desa Berakit yang dipilih karena memiliki kondisi substrat pasir berbatu

Tingginya kemelimpahan jenis ikan Gerres oyena diduga karena pada daerah padang lamun di pesisir barat Pulau Kei Besar banyak ditemukan perairan berpasir

Spesies lamun yang banyak ditemukan di Gugusan Pulau Pari adalah Cymodocea rotundata dengan rata-rata kerapatan adalah 37.28% dan rata-rata penutupan adalah

Indeks keanekaragaman dikatakan sedang karena komunitas pada perairan di Kelurahan Kastela Kecamatan Pulau Ternate tersusun atas banyak jenis dengan kelimpahan jenis

Berdasarkan hasil penelitian di Perairan Pulau Belakang Padang terdapat 6 (enam) spesies lamun yang di temukan yaitu Syringodium iseotifolium, Halodule uninervis,