• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Keberhasilan Pengelolaan Usaha Hutan Rakyat Jati Di Desa Citanglar Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Evaluasi Keberhasilan Pengelolaan Usaha Hutan Rakyat Jati Di Desa Citanglar Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi"

Copied!
30
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1 Persentase tumbuh tanaman Jati Inti Surade                                        11
Gambar 1 Petak Areal Kerja Blok 1
Gambar 2 Petak Areal Kerja Blok 2
Tabel 1   Persentase tumbuh tanaman Jati Inti Surade
+3

Referensi

Dokumen terkait

dikaji berdasarkan kriteria dan indikator dari Ritchie, dkk., (2001) yakni prinsip PHML ketiga yaitu kesehatan hutan terjamin, dimana prinsip ini memberikan gambaran bahwa

Berdasarkan kesimpulan dari aspek nonfinansial dan interpretasi perhitungan aspek finansial pada berbagai tingkat strata tersebut nantinya dapat diambil sebuah

Umur selluvh responden pada tiga kecamatan contoh yang terdiri dari 70 orang buruh tani. hutan rakyat dan 20 orang pekerja jasa hutan rakyat berkisar antara 18-65

Pengelolaan hutan jati yang dilakukan oleh masyarakat memiliki manfaat yang cukup besar baik secara langsung maupun secara tidak langsung, manfaat secara langsung

Apabila periode penebangan atau penanaman yang diterapkan seumur daur yaitu 7 tahun maka hutan rakyat akan mempunyai tegakan yang terdiri dari 1 kelas umur.. Perlakuan

Data primer adalah data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan perajin gula merah di Desa Pasiripis Kecamatan Surade berupa data identitas diri, pengalaman

Untuk mengetahui analisis kebutuhan bahan baku produk Jati lokal dari Hutan Rakyat perluh diketahui berapa pendapatan masyarakat dari produk kayu jati lokal yang ada saat

Jenis Produksi Hasil Hutan dari Hutan Rakyat Bambu yang Dipungut Selama Satu Tahun Usia panen Frekuensi panen Satuan produksi Banyaknya produksi  Dikonsumsi  Dijual