• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan dan Karakterisasi Batako Ringan Berbahan Styrofoam dan Abu Vulkanik Gunung Sinabung.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembuatan dan Karakterisasi Batako Ringan Berbahan Styrofoam dan Abu Vulkanik Gunung Sinabung."

Copied!
56
0
0

Teks penuh

Gambar

GAMBAR -  GAMBAR
Tabel 3.1 Komposisi pencampuran bahan baku batako ringan
Gambar 3.1 Diagram Alir Pembuatan Batako Ringan
Tabel 4.1 Hasil Pengujian Densitas Batako Ringan Menggunakan Abu Vulkanik dan  Styrofoam
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar nilai variasi bahan pengganti sebagian semen (abu vulkanik Gunung Sinabung dan serat aluminium) maka parameter kuat beton

Dari hasil penelitian yang dilakukan dengan menggunakan abu vulkanik gunung Sinabung sebagai bahan dasar pembuatan adsorben silika dan karakterisasinya, maka dapat

Dalam penelitian yang akan dilakukan ini mencoba menguasai teknologi pembuatan batako ringan dari campuran air, semen, pasir, dan styrofoam yaitu gabus putih yang banyak

sudah dilakukan sebagai upaya untuk rehabilitasi lahan pertanian yang tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung belum memberikan hasil yang optimal mengingat

Ukuran partikel abu vulkanik yang dibuat dalam dua jenis yaitu abu vulkanik yang lolos ayakan 100 mesh (< 0,15 mm) dan abu vulkanik mikro ( ± 5,6 µm) cukup mempengaruhi

Untuk pengujian kuat tekan semua benda uji memenuhi SNI, komposisi abu vulkanik Gunung Kelud sebesar 0% dan 25% tergolong dalam mutu I, sedangkan komposisi

Berdasarkan pembuatan material geopolimer berbahan dasar abu vulkanik pada penelitian ini di dapatkan nilai kuat tekan yang paling optimum yaitu 16,81 MPa dengan

Untuk pengujian kuat tekan semua benda uji memenuhi SNI, komposisi abu vulkanik Gunung Kelud sebesar 0% dan 25% tergolong dalam mutu I, sedangkan komposisi