• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, PENGANGGURAN,DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN PROVINSI INDONESIA PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, PENGANGGURAN, DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN PROVINSI INDONESIA TAHUN 2008-2012.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, PENGANGGURAN,DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN PROVINSI INDONESIA PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI, PENGANGGURAN, DAN PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN PROVINSI INDONESIA TAHUN 2008-2012."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1.Hasil Estimasi Uji Hausman ..............................................................
Gambar 1.1.Jumlah Penduduk Miskin Indonesia Tahun 1998-2012 ....................... 3

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Tengah tahun

Hasil penelitian menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Tengah tahun

Menganalisis bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Tengah tahun 2011-2014.. Menganalisis bagaimana pengaruh tingkat pengangguran

Penelitian ini akan melihat seberapa besar pengaruh pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, pendidikan, dan kesehatan terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Timur pada tahun

Bagi peneliti, dapat memberikan gambaran pemahaman tentang pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan pengangguran terhadap kemiskinan pada Provinsi Jawa

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan menggunakan analisis data panel dengan meniliti pengaruh Pertumbuhan ekonomi, Pendidikan, Pengangguran, Inflasi

Tabel hasil regresi pada model 2 menunjukkan pengaruh variabel jumlah penduduk dan pengangguran terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi

R Square atau Determinasi 0,159 menunjukan kontribusi variabel pengangguran terhadap kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Gorontalo adalah sebesar 15,9%