• Tidak ada hasil yang ditemukan

Evaluasi Operasi Mingguan Sistem Tenaga Listrik Khatulistiwa Periode Desember 2016

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Evaluasi Operasi Mingguan Sistem Tenaga Listrik Khatulistiwa Periode Desember 2016"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PT PLN (PERSERO)

AREA PENGATUR DISTRIBUSI DAN PENYALURAN

Evaluasi Operasi Mingguan

Sistem Tenaga Listrik Khatulistiwa

Periode 16 – 22 Desember 2016

(2)

2016

KATA PENGANTAR

Buku Evaluasi Operasi Mingguan Sistem Khatulistiwa dibuatkan oleh unit operasional PT PLN (Persero) Area

Pengaturan Distribusi dan Penyaluran (APDP) Bidang Operasi Sistem, dengan Evaluasi Operasi Mingguan

disiapkan dan dibuat semata-mata hanya untuk tujuan penyediaan informasi. Dokumen ini tidak dimaksudkan

untuk menyediakan semua informasi yang diperlukan bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Semua informasi

yang terdapat pada dokumen ini merupakan indikasi operasi sistem berdasarkan realisasi operasi sistem pada

Minggu sebelumnya. Pembaca yang ingin menggunakan informasi yang terdapat dalam dokumen ini

hendaknya maklum bahwa informasi tersebut dirangkum oleh PT PLN (Persero) APDP dari beberapa sumber

terkait. Jika diperlukan pembaca bisa melakukan pengecekan atas akurasi, kelengkapan, dan kesesuaian

informasi yang ada ke PT PLN (Persero) APDP.

Pontianak, 27 Desember 2016

(3)

2016

1. Beban Puncak

Beban puncak tertinggi sistem Khatulistiwa periode 16 – 22 Desember 2016 sebesar 295.6 MW, terjadi pada

Jumat, 16 Desember 2016 pukul 19.00 WIB. Realisasi beban harian periode 16 – 22 Desember 2016

ditunjukan pada Tabel - 1.

Tabel - 1 Beban Harian Sistem Khatulistiwa Periode 16 – 22 Desember 2016

01.00

02.00

03.00

04.00

05.00

06.00

07.00

08.00

09.00

10.00

11.00

12.00

13.00

14.00

15.00

16.00

17.00

18.00

18.30

19.00

19.30

20.00

20.30

21.00

21.30

22.00

23.00

24.00

201.0

191.7

180.4

182.2

191.5

189.6

178.9

198.0

212.3

226.6

213.5

218.8

226.8

239.7

252.7

245.1

215.3

270.7

289.4

295.6

268.0

278.2

277.6

274.0

263.7

254.1

235.8

219.7

206.9

200.3

193.8

187.6

194.5

192.1

180.6

187.7

198.6

205.0

214.7

216.2

219.7

215.1

209.3

181.2

208.5

283.3

271.3

284.0

282.0

277.0

275.7

270.4

256.5

249.1

233.9

216.6

203.0

195.2

190.2

187.8

188.6

176.4

172.9

181.6

186.7

194.3

199.4

204.2

207.9

204.7

207.3

207.0

201.5

266.0

275.9

277.7

275.8

275.9

268.1

265.9

251.1

244.1

215.6

208.0

203.1

193.3

188.1

186.9

192.8

186.9

186.9

207.5

221.8

230.1

230.5

230.0

237.4

229.8

229.0

220.2

221.0

269.1

282.1

281.2

274.5

270.2

269.5

265.9

255.0

242.9

221.9

206.6

197.6

187.9

182.9

176.9

180.7

187.1

190.5

202.8

212.5

218.1

222.9

220.4

227.8

225.4

226.2

218.6

213.6

271.7

285.8

291.4

279.3

271.7

274.4

266.0

255.1

244.4

226.9

212.3

199.7

191.7

187.4

184.9

191.5

188.4

188.3

200.4

218.0

225.8

225.9

230.3

234.9

236.3

228.2

226.8

226.2

276.9

261.7

277.4

270.2

277.0

274.4

271.1

263.6

253.1

231.5

212.8

176.3

169.1

180.7

187.8

194.3

191.6

190.8

207.1

220.9

229.8

229.5

222.7

230.3

234.9

233.1

226.4

220.1

271.7

282.6

284.2

280.6

273.8

274.5

270.7

263.3

253.6

234.3

214.5

JAM

TANGGAL

16

22

17

18

19

20

21

(4)

2016

Gambar – 1 Kurva Beban Harian Sistem Khatulistiwa Periode 16 – 22 Desember 2016

2. Ekskursi Frekuensi

Frekuensi rata – rata periode periode 16 – 22 Desember 2016 sebesar 50.02 HZ terendah sebesar 49.93 HZ

dan tertinggi sebesar 50.09 HZ, Sebaran frekuensi periode 16 – 22 Desember 2016 dapat dilihat pada

Gambar – 2.

(5)

2016

3. Gangguan Distribusi

Jumlah gangguan distribusi di Area Pontianak dan Area Singkawang untuk periode 16 – 22 Desember 2016

yang disebabkan oleh gangguan GFR dan OCR dapat dilihat pada Tabel – 3.

Tabel – 3 Rekap Gangguan Distribusi Periode 16 – 22 Desember2016

Ground Fault Phasa Fault

GH SEI JAWI

Merdeka 1

-

-

-Merdeka 2

-

-

-Merdeka 3

-

-

-Merdeka 4

-

-

-Merdeka 5

-

-

-Merdeka 6

-

-

-Merdeka 7

1

-

1

GH CEMARA

Kapuas 3 Cmr

-

-

-Cemara 2

-

-

-Cemara 3

-

-

-Cemara 4

-

-

-Cemara 5

1

-

1

Cemara 6

-

-

-Cemara 7

-

-

-Cemara 8

-

-

-Cemara 9

1

-

1

Raya 19 Ch

-

-

-GI SEI RAYA

Raya 2

2

-

2

Raya 4

2

-

2

Raya 7

2

-

2

Raya 8

-

-

-Raya 10

-

1

1

Raya 11

-

-

-Raya 13

-

1

1

Raya 14

3

-

3

Raya 15

1

-

1

Raya 17

8

6

14

Raya 18

2

-

2

Raya 19

-

-

-Raya 20

-

-

-Raya 21

4

-

4

Raya 22

-

-

-Raya 23

-

-

-Raya 24

-

-

-Raya 25

-

-

-Raya 26

-

-

-Raya 30

1

-

1

Raya 29

-

-

-Raya 27

-

-

-Raya 28

-

-

-Raya 31

-

-

-Raya 32

-

-

-Gardu Induk

Penyulang

Frekuensi (Kali)

(6)

2016

Ground Fault Phasa Fault

GI SIANTAN Sahang 1 2 1 3 Sahang 2 3 1 4 Sahang 3 - - -Sahang 4 - - -Sahang 5 - - -Sahang 6 3 - 3 Sahang 7 2 - 2 Sahang 8 - - -Sahang 9 2 - 2

GH KUALA DUA Durian 1 4 - 4

Durian 2 - - -Durian 3 - - -Durian 4 3 - 3

Raya 6 - - -GI PARIT BARU Wajok 1 2 - 2

Wajok 2 1 - 1 Wajok 4 5 6 11 Wajok 5 1 4 5 GI SENGGIRING Senggiring 1 1 - 1 Senggiring 2 - - -Senggiring 3 2 - 2 Senggiring 4 1 - 1 Senggiring 5 - - -Senggiring 6 1 - 1 GI SINGKAWANG Kota 1 - - -Tani 1 - - -Setapuk - - -Setapuk 2 2 - 2 Sudirman - - -Tani 2 - - -Kota 2 - - -Pemangkat 1 - 1 Siaga - 2 2 Borneo - - -Kartini - - -GM Situt 1 4 1 5

GI KOTA BARU Kobar 1 1 1 2

Kobar 2 1 - 1 Kobar 4 1 - 1 Kobar 5 - - -Kobar 6 4 1 5 GI SAMBAS Sekura GI - - -Tebas 1 - 1 Sei Baru - - -Sebedang GI - - -PLTD SAMBAS Sekura PLTD - - -Kota Sambas - - -Kartiasa 1 1 2 Balai Gemuruh - - -Sejangkung - 1 1 Sei Baru PLTD 1 - 1 Borneo GI - - -Siaga GI - - -Sebedang - - -GI.Bengakayang Doyot 1 - 1 Magmagan - - -Total 79 27 106

Gardu Induk Penyulang

Frekuensi (Kali)

(7)

2016

Peringkat 10 besar gangguan distribusi di Area Pontianak dan Area Singkawang periode 16 – 22 Desember

2016 yang disebabkan oleh gangguan GFR dan OCR dapat dilihat pada Tabel – 4 dan Tabel – 5.

Tabel – 4 Gangguan 10 Besar Area Pontianak

Penyulang

Panjang

(kms)

GFR

OCR

Total Gangguan/100 kms

Raya 17 118.2 8 6 14 11.84 Wajok 4 252.1 5 6 11 4.36 Wajok 5 50.0 1 4 5 10.00 Kobar 6 27.0 4 1 5 18.52 Raya 21 124.7 4 0 4 3.21 Durian 1 59.7 4 0 4 2.22 Sahang 2 17.0 3 1 4 23.53 Raya 14 22.6 3 0 3 13.26 Durian 4 180.0 3 0 3 1.67 Sahang 1 49.9 2 1 3 6.02 Periode 16 - 22 Desember

Area Pontianak

Tabel – 5 Gangguan 10 Besar Area Singkawang

Penyulang

Panjang

(kms)

GFR

OCR

Total Gangguan/100 kms

Situt 1

14.9

4

1

5

33.557

Setapuk 2

84.7

2

0

2

2.362

Siaga

18.5

0

2

2

10.811

Kartiasa

44.1

1

1

2

4.535

Pemangkat

112.1

1

0

1

0.892

Tebas

90.3

1

0

1

1.108

Sejangkung

159.4

0

1

1

0.627

Sei Baru PLTD

168.8

1

0

1

0.592

Periode 16 - 22 Desember

Area Singkawang

4. Realisasi Pemeliharaan Pekerjaan

4.1 Pemeliharaan dan pekerjaan transmisi pada periode 16 – 22 Desember 2016 ditunjukan pada Tabel - 6,

gangguan transmisi ditunjukan pada Tabel - 7

Tabel – 6 Realisasi pemeliharaan dan penyaluran transmisi

Dilepas Masuk Durasi

Outage

Dari Ke mm/dd/yy hh:mm mm/dd/yy hh:mm hh:mm

1 Singkawang Bengkayang 2 150 73.563 12/16/16 9:00 12/16/16 15:37 6:37 Pemasangan IGSW dan Unbalance Isolator 2 Parit Baru Senggiring 2 150 42.175 12/16/16 10:21 12/16/16 11:48 1:27 Perbaikan Hotspot CT Line 2 Parit Baru - Senggiring 3 Singkawang Bengkayang 2 150 73.563 12/17/16 7:40 12/17/16 16:14 8:34 Pemasangan IGSW dan Unbalance Isolator 4 Singkawang Bengkayang 2 150 73.563 12/18/16 7:01 12/18/16 16:45 9:44 Pemasangan IGSW dan Unbalance Isolator 5 Singkawang Bengkayang 1 150 73.563 12/19/16 18:58 12/19/16 20:54 1:56 Muncul Hotspot di DS Line 1 Singkawang - Bengkayang 6 Singkawang Bengkayang 1 150 73.563 12/20/16 7:50 12/20/16 14:20 6:30 Pemasangan IGSW dan Unbalance Isolator 7 Parit Baru Senggiring 1 150 42.175 12/20/16 11:09 12/20/16 16:51 5:42 Pemangkasan Pohon di Tower 108-110 8 Sei Raya Siantan 1 150 18.030 12/20/16 12:55 12/20/16 14:55 2:00 Uji TC, TSS, TSD Incoming Line 1 Sei Raya - Siantan 9 Singkawang Bengkayang 2 150 73.563 12/20/16 14:25 12/20/16 17:30 3:05 Pemasangan IGSW dan Unbalance Isolator 10 Senggiring Singkawang 2 150 88.301 12/22/16 12:18 12/22/16 13:24 1:06 Pemangkasan Pohon di Span Tower 165-166 11 Singkawang Bengkayang 2 150 73.563 12/22/16 10:46 12/22/16 14:32 3:46 Pekerjaan Pembersihan Plastik di Tower 20 12 Senggiring Singkawang 1 150 88.301 12/22/16 13:31 12/22/16 14:08 0:37 Pemangkasan Pohon di Span Tower 165-166 13 Senggiring Singkawang 2 150 88.301 12/22/16 14:10 12/22/16 15:06 0:56 Perbaikan Hotspot Clamp PMT phasa T 14 Senggiring Singkawang 1 150 88.301 12/22/16 15:17 12/22/16 16:43 1:26 Pemangkasan Pohon di Span Tower 165-166

Realisasi No Saluran Transmisi Sirkuit No. Tegangan (kV)

Panjang Transmisi (km)

(8)

2016

Tabel – 7 Gangguan transmisi

mm/dd/yy hh:mm mm/dd/yy hh:mm hh:mm

1 Parit Baru Senggiring 1 150 42.175 12/16/16 10:55 12/16/16 11:10 0:15 ST Z1 FT1 (9 km) Layang - layang 2 Sei Raya Siantan 2 150 18.030 12/16/16 16:51 12/16/16 16:51 0:00 R Ground Z1 SPAR (10.1 km) Layang - layang 3 Siantan Kota Baru 150 20.000 12/17/16 17:31 12/17/16 17:31 0:00 R Ground Z1 SPAR (3.5 km) Layang - layang 4 Sei Raya Siantan 1 150 18.030 12/19/16 16:34 12/19/16 16:34 0:00 R Ground Z1 SPAR (10.7 km) Layang - layang 5 Sei Raya Siantan 1 150 18.030 12/19/16 16:50 12/19/16 16:50 0:00 RS Z1 TPAR (11.6 km) Layang - layang 6 Sei Raya Siantan 2 150 18.030 12/22/16 17:02 12/22/16 17:02 0:00 ST Z1 TPAR (2.1 km) Layang - layang

Realisasi

Penyebab

No Saluran Transmisi Sirkuit No. Tegangan (kV) Transmisi Panjang

(km)

Indikasi

Dari Ke Dilepas Masuk

Durasi Outage

4.2 Pemeliharaan dan pekerjaan trafo pada periode 16 – 22 Desember 2016 ditunjukan pada Tabel - 8,

gangguan trafo ditunjukan pada Tabel – 9.

Tabel – 8 Realisasi pemeliharaan dan pekerjaan trafo

Dilepas Masuk Durasi

Outage

mmddyy hh:mm mmddyy hh:mm hh:mm

1 Sei Raya 1 30 150/20 12/19/16 20:49 12/19/16 22:50 2:01 Manuver Beban Trafo akibat Gangguan Raya 2 dan Raya 4 2 Sei Raya 1 30 150/20 12/20/16 11:34 12/20/16 11:42 0:08 Uji TC, TSS, TSD Incoming Trafo 1 Sei Raya 3 Senggiring 1 30 150/20 12/20/16 12:43 12/20/16 13:21 0:38 Perbaikan Hotspot

Realisasi

Uraian Kegiatan

No GI Trafo No. Kapasitas (MVA) Tegangan(kV)Ratio

Tabel – 9 Gangguan trafo

mm dd yy hh:mm mm dd yy hh:mm hh:mm

NIHIL

No GI Trafo No. Kapasitas (MVA)

Ratio Tegangan

(kV)

Masuk Durasi Outage

Indikasi Trip

5. Neraca Daya

Kondisi kelistrikan Sistem Khatulistiwa pada periode 16 – 22 Desember 2016 0 hari Normal, 7 hari siaga, 0

hari defisit. Neraca daya sistem khatulistiwa pada waktu beban puncak ditunjukan pada pada Tabel – 10.

Tabel – 10 Neraca Daya Sistem Khatulistiwa

Tgl

Daya Mampu

Netto

PO FO MO Derating PuncakBeban

Daya Mampu

Pasok

Beban

Terlayani Cad. Ops

Padam Defisit Padam Gangguan Kondisi 16 442.3 20.2 0.0 114.9 6.9 295.6 317.2 295.6 21.6 0.0 0.0 Siaga 17 442.3 20.2 0.0 130.5 7.1 284.0 301.4 284.0 17.4 0.0 0.0 Siaga 18 392.3 20.2 0.0 79.8 6.5 277.7 306.1 277.7 28.4 0.0 0.0 Siaga 19 392.3 20.2 0.0 81.1 16.1 282.1 294.5 282.1 12.4 0.0 0.0 Siaga 20 442.3 20.2 0.0 82.3 9.7 291.4 358.8 291.4 67.4 0.0 0.0 Siaga 21 417.3 20.2 0.0 86.6 4.2 277.4 326.9 273.5 53.4 0.0 3.9 Siaga 22 392.3 17.0 0.0 98.2 4.3 284.2 287.6 284.2 3.4 0.0 0.0 Siaga

(9)

2016

6. Aliran Daya

Realisasi aliran daya Sistem Khatulistiwa pada saat beban puncak malam tertinggi terjadi pada Jumat, 16

Desember 2016 pukul 19.00 WIB, dapat dilihat pada Gambar – 4

Gambar – 4 Aliran daya Sistem Khatulistiwa

LOAD FLOW -48.7 <<<< 49.0 -9.8 <<<< 10.9 -49.9<<<< 48.2 -9.6 <<>> -11.7 -48.7<<<< 48.2 -48.0 <<<< 49.0 -9.5 <<>> -12.1 43.4 8.7 42.8 8.7 -9.8 <<<< 10.7 >>>> >>>> >>>> >>>> 10.3 MW 75.3 MW MW 63.9 MW

-42.5 -9.8 -42.2 -9.5 2.1 MVAR -1.5 MVAR MVAR 12.6 MVAR

13.4 >>>> -13.6 5.2 >>>> -5.5 50.6 >>>>-50.6 22.8 >>>>-22.9 6.8 >>>> -11.8 9.0 >>>> -11.3 12.9 >>>>-14.4 7.1 >>>> -8.0 13.5 >>>> -13.5 5.3 >>>> -5.3 23.2 >>>>-22.9 8.3 MW 6.6 >>>> -11.7 8.9 >>>> -11.5 7.1 >>>> -8.0 2.9 MVAR 13.2>>>> -0.7<<>> 13.3 -0.7>>>> <<>> 31.8 7.6>>>> >>>> -13.4 -3.5 -13.5 -3.4 -31.4 -8.0 5.6 >>>>-4.3 0.1 >>>>-2.9 >>>> MW >>>> Mvar PEMBANGKIT

GI Sei Raya MW Mvar GI Siantan MW Mvar GI Parit Baru MW Mvar GI Senggiring MW Mvar GI Singkawang MW Mvar

PLTD Artiduta 1 16.3 0.8 PLTD AKE 15.9 3.0 PLTD Prastiwahyu 0.0 0.0 PLTD Sewatama 10.3 2.1 PLTD Sewatama 0.0 0.0

PLTD Artiduta 2 7.5 1.8 PLTD Siantan 13.9 4.0 PLTD Bugak 18.0 0.3 PLTD Sei Wie 8.3 2.9

PLTD Sewatama 29.6 8.4 PLTG Siantan 0.0 0.0 MPP 57.3 -1.8 PLTD Sudirman 0.0 0.0

PLTD Sei Raya 10.5 1.6

GI Bengkayang MW Mvar

SESCO 96.3 -23.7

TRAFO

GI Sei Raya MW 20 kV GI Siantan MW 20 kV GI Kota Baru MW 20 kV GI Parit Baru MW 20 kV GI Senggiring MW 20 kV

Trafo 1 10.9 20.8 Trafo 1 3.7 20.7 Trafo 1 10.6 20.4 Trafo 1 5.3 20.4 Trafo 1 17.4 20.1

Trafo 2 18.2 20.7 Trafo 2 2.0 20.8 Trafo 2 17.0 20.3 Trafo 2 -0.6 20.5 Trafo 2 0.0 20.0

Trafo 3 21.8 20.4

GI Singkawang MW 20 kV GI Sambas MW 20 kV GI Bengkayang MW 20 kV

Trafo 1 4.1 20.4 Trafo 1 14.9 20.5 Trafo 1 10.6 20.5

Trafo 2 14.3 20.8 Trafo 2 12.8 20.5 IBT 1 49.7

IBT 2 49.0

26.4 5.4 27.6 6.1 MW Load Mvar Load

Substation

149.6 150.3 143.9 144.1 kV BB 1 KV BB 2

37.9 8.6 105.7 24.0

GI SAMBAS GI KOTA BARU

43.7 9.2 26.7 6.9 3.0 1.1 143.6 143.3 142.4 146.0 144.1 0.0 151.7 0.0 146.9 147.2 29.8 7.0

GI SINGKAWANG GI SENGGIRING GI PARIT BARU GI SIANTAN GI SEI RAYA

8.5 1.6 279.9

280.5

154.8 154.7 279.1 279.8

GI BENGKAYANG GITET BENGKAYANG MAMBONG

G G

G G

(10)

2016

7. Pembebanan Unit Pembangkit

Pembebanan beban puncak unit pembangkit harian periode 16 – 22 Desember 2016

Tabel – 11 Pembebanan Unit Pembangkit

TGL

16

17

18

19

20

21

22

BP

295.6

284.0

277.7

282.1

291.4

277.4

284.2

JAM

19.00

19.00

19.00

18.30

19.00

19.00

19.00

PLTG

30

0.0

0.0

29.4

12.4

0.0

0.0

20.4

STN2

3.2

3.2

3.1

3.0

3.0

3.2

3.2

3.3

STN3

3.2

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

STN4

6.5

7.0

6.6

6.6

5.9

5.6

0.0

7.0

STN5

3.2

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

STN6

5

3.8

4.1

4.0

3.7

4.2

4.1

4.2

STN7

5

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

STN8

5

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

AK

1

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

SRY2

6.5

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

SRY4

6.5

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

SRY5

6

5.1

0.0

5.2

4.5

1.3

4.8

0.0

SRY6

5.5

5.5

5.5

5.6

5.8

5.0

5.6

5.2

AKE

24

15.9

16.3

16.0

16.2

15.9

16.1

16.2

ADAU PNT1

45

16.4

8.4

25.5

26.5

26.6

26.8

17.0

ADAU PNT2

17

7.6

3.7

7.6

7.6

7.9

7.7

7.7

TAMA1

10

8.9

9.5

9.2

9.5

1.1

9.6

9.8

TAMA2

11

9.8

10.0

10.2

9.9

10.0

10.1

10.0

TAMA3Aptk

5

5.1

5.1

5.0

5.0

4.2

4.4

4.4

TAMA3Bptk

6

6.1

6.2

6.2

6.3

5.2

5.2

5.4

MAK 1

1.8

1.6

0.0

1.6

1.5

1.6

1.6

1.4

MAK 2

1.8

1.3

1.4

1.4

1.4

1.4

1.5

1.4

MAK 3

1.8

1.7

1.6

1.5

1.4

1.5

1.5

1.5

MAK 4

1.8

0.9

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

MAK 5

1.8

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

MAK 6

1.8

1.6

1.7

1.7

1.7

1.5

1.7

1.8

MAK 7

1.8

1.4

1.4

1.3

1.7

1.3

1.4

1.4

DHT 1

0.8

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

DHT 2

0.8

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

TAMA3A

10

0.0

5.8

0.2

0.0

0.0

0.0

9.1

TAMA3B

10

0.0

5.8

0.0

11.5

0.0

0.0

11.4

PRASTIWAHYU

19.5

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

TAMA4

11

10.3

10.3

5.7

10.2

3.4

10.3

10.3

SEB

90

96.3

99.7

109.7

115.1

115.7

107.7

112.4

Bugak 1

10.5

6.0

3.8

3.9

3.9

3.9

4.2

4.0

Bugak 2

10.5

12.3

7.7

7.8

7.7

8.1

8.3

8.0

Bugak 3

12

9.7

9.4

9.4

9.7

9.7

9.8

11.0

MPP 1

25

0.0

28.4

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

MPP 2

25

0.0

28.4

0.0

0.0

26.5

0.0

0.0

MPP 3

25

29.0

0.0

0.0

0.0

26.5

0.0

0.0

MPP 4

25

29.0

0.0

0.0

0.0

0.0

27.8

0.0

Daya Mampu

317.2

301.4

306.1

294.5

358.8

326.9

287.6

Padam Total

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

3.9

0.0

Padam Industri

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

Padam Umum

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

Padam Pemeliharaan

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

Padam Gangguan

0.0

0.0

0.0

0.0

0.0

3.9

0.0

Cadangan Operasi

21.6

17.4

28.4

12.4

67.4

53.4

3.4

Daya

Mampu

(11)

2016

8. Produksi Energi

Produksi energi pembangkit periode 16 – 22 Desember 2016 dapat dilihat pada Tabel – 12.

Tabel – 12 Produksi Energi Pembangkit

Tanggal Pembangkit PLTD Sei Raya 151,572 156,336 76,296 166,704 103,560 41,748 98,628 PLTD Siantan 130,132 253,520 175,440 152,790 200,050 136,370 99,980 PLTD Sie Wie 104,172 119,432 93,854 172,048 130,138 133,044 123,572 PLTD AKE 374,088 335,736 328,056 378,936 386,088 376,632 296,208 PLTD Artiduta 1 631,040 296,640 296,640 449,280 589,360 638,480 637,680 PLTD Artiduta 2 149,760 82,560 116,800 184,320 167,920 186,800 184,880 PLTG Siantan 4,150 8,260 620 420,075 - - 24,030 PLTD Sewatama Ptk 458,744 433,224 335,780 239,732 429,824 366,988 382,832 PLTD Sewatama Skw 292,320 352,464 181,272 70,824 247,992 138,600 244,128 PLTD Bugak 328,576 435,696 449,872 459,392 509,392 316,000 418,416 MPP 37,800 228,600 286,800 - - 454,800 224,400 SEB 2,554,900 2,496,140 2,487,880 2,407,580 2,485,880 2,491,191 2,655,300 TOTAL ENERGI BBM 2,662,354 2,702,468 2,341,430 2,694,101 2,764,324 2,789,462 2,734,754 TOTAL KWH PRODUKSI 5,217,254 5,198,608 4,829,310 5,101,681 5,250,204 5,280,653 5,390,054 FUEL MIX 51.03% 51.98% 48.48% 52.81% 52.65% 52.82% 50.74% 22 17 18 19 20 21 16

Pemakaian BBM periode 16 – 22 Desember 2016 dapat dilihat pada Tabel – 13, pemakaian BBM HSD pada

Tabel – 14.

Tabel – 12 Pemakaian MFO

Pemakaian MFO Pembangkit 16 17 18 19 20 21 22 PLTD Sei Raya 36,102 37,278 17,962 39,782 24,482 10,011 23,753 PLTD Siantan 32,892 63,777 44,324 39,113 49,681 34,268 25,311 PLTD Sie Wie 30,000 32,510 26,608 45,183 38,550 38,050 33,867 PLTD AKE 90,963 80,576 80,365 90,562 92,708 89,601 71,023 PLTD Artiduta 1 150,991 72,902 78,228 105,827 118,823 151,176 147,688 PLTD Artiduta 2 37,360 20,591 29,014 45,801 41,894 46,406 46,120 PLTG Siantan - - - - - - -PLTD Sewatama Ptk - - - -PLTD Sewatama Skw - - - -PLTD Bugak 86,861 125,910 107,731 125,053 133,106 80,649 121,032 MPP - - - -TOTAL 465,169 433,544 384,232 491,321 499,244 450,161 468,794 Tanggal

Tabel – 13 Pemakaian HSD

Pemakaian HSD Pembangkit 16 17 18 19 20 21 22 PLTD Sei Raya - - - -PLTD Siantan - - - -PLTD Sie Wie 830 3,100 106 - 242 - -PLTD AKE 100 300 300 100 400 400 1,000 PLTD Artiduta 1 357 - 553 663 395 - -PLTD Artiduta 2 - 144 2,419 - 435 - -PLTG Siantan 1,418 2,752 210 153,065 - - 10,638 PLTD Sewatama Ptk 123,232 113,867 89,822 64,131 114,995 98,019 102,347 PLTD Sewatama Skw 77,897 94,097 48,370 55,827 66,435 37,653 65,129 PLTD Bugak 12 - - - 558 MPP 13,577 63,430 84,738 - - 131,477 67,376 TOTAL 217,423 277,690 226,518 273,786 182,902 267,549 247,048 Tanggal

(12)

2016

KONDISI SISTEM KELISTRIKAN SISTEM KHATULISTIWA

SUMMARY REALISASI OPERASI

1

Beban puncak tertinggi periode 16 – 22

Desember 2016

:

295.6 MW terjadi pada hari Jumat, 16

Desember 2016

2

Beban puncak tertinggi tahun 2016

: 300.3 MW terjadi pada hari Kamis, 18 Agustus

2016

3

Cadangan operasi terendah periode

16 – 22

Desember 2016

:

3.4 MW terjadi pada hari Kamis

, 22 Desember

2016

4

Captive Power Saat Beban Tertinggi Periode

16 – 22 Desember 2016

: 0 MW

5

Kesimpulan

: Beban puncak tertinggi Sistem Khatulistiwa

hingga tahun 2016 mencapai 300.3 MW pada

Kamis, 18 Agustus 2016

Rincian kondisi pasokan daya Sistem Kelistrikan Khatulistiwa tahun 2016

Kondisi Operasi Normal

: 3

Kondisi Operasi Siaga

: 306

Gambar

Tabel - 1 Beban Harian Sistem Khatulistiwa Periode 16 – 22 Desember 2016

Referensi

Dokumen terkait

Selain itu penelitian kuantitatif juga dapat didefinisikan sebagai suatu proses menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka sebagai alat menganalisis

(e) sekiranya baki harga belian tersebut tidak diselesaikan sebelum atau pada tarikh yang ditetapkan dalam perenggan (d), jumlah yang dibayar sebagai deposit kepada pemegang

Mengingat bahwa sistem teori libertarian dan tanggung jawab sosial saat ini cenderung mengarah pada praktik jurnalistik di Indonesia, maka para jurnalis dalam

Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan preferensi konsumen dalam pembelian buah Mangga Gedong Gincu di Pasar Tradisional Kota Cirebon, atribut buah mangga Gedong

Labu berbentuk buah pir dengan takik untuk peningkatan efisiensi dalam pengeringan serbuk dengan mengurangi akumulasi pada dinding gelas.. Evaporating flask,

Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) serta adanya keseragaman, perlu menetapkan format data bahan penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) sesuai dengan

Jadual 6.4.1 menunjukkan hasil analisa data yang menggunakan Korelasi Pearson yang mengkaji adakah terdapat hubungan di antara pencapaian kursus pengatucaraan dengan gaya

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penanaman nili toleransi beragama yaitu dengan cara memberikan pemahaman atau pengertian secara perlahan kepada anak apa itu