PENYELIDIKAN GAYA BERAT DAERAH PANAS BUMI LOMPIO, KABUPATEN DONGGALA, PROPINSI SULAWESI TENGAH
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penampang ini memotong zona gaya berat lemah dan sekitar daerah manifestasi air panas Tinggi Raja Dolok yang berada dibagian tengah dari daerah penyelidikan dan model
Struktur yang lainnya diperlihatkan di bagian utara hingga ke tengah daerah penyelidikan terlihat memanjang ke arah baratdaya terlihat pola anomali dengan liniasi kerapatan
30,12 o C dan sebaran temperatur dasar lubang di daerah penyelidikan terlihat pada Gambar 6, dimana penyebaran zona anomali temperatur hanya meliputi. lokasi di
Manifestasi panas bumi yang muncul di permukaan di daerah penyelidikan diduga akibat adanya tubuh terobosan batuan granit, granodiorit maupun batuan metamorf serta sesar Masaingi
Berarah timurlaut-baratdaya, terletak di sebelah utara daerah penyelidikan, indikasi dipermukaan dicirikan oleh adanya mata air panas Tapian Nauli dan bualan gas H2S di
1). Nilai > 32 mgal dikelompokkan sebagai anomali tinggi dan terdapat dibagian baratlaut, tenggara dan timurlaut. Kelompok ini ditafsirkan sebagai respon batuan yang
Berdasarkan harga densitas batuan daerah penyelidikan dan kemudian dihubungkan dengan nilai gaya berat hasil penyelidikan, secara kualitatif ditafsirkan bahwa daerah yang
Teknik Panas Bumi, [3] Tim Penyelidikan Rinci Geologi, Geokimia, dan Geofisika Terpadu Daerah Panas Bumi Merawa/Marana, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, 2004.. Laporan Penyelidikan