• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian 2014"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian

Kementerian Pertanian

(2)

Meningkatnya MeningkatnyaMeningkatnya Meningkatnya Ketahanan Pangan Ketahanan Pangan Ketahanan Pangan Ketahanan Pangan Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Ekspor dan Ekspor dan Ekspor dan Ekspor dan Substitusi Impor Substitusi Impor Substitusi Impor Substitusi Impor Produk Pertanian Produk Pertanian Produk Pertanian Produk Pertanian Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya ketersediaan ketersediaan ketersediaan ketersediaan bahan baku bio bahan baku bio bahan baku bio bahan baku bio----industri dan bio industri dan bioindustri dan bio industri dan

bio----energi energi energi energi Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya penyediaan penyediaan penyediaan penyediaan infrastruktur infrastruktur infrastruktur infrastruktur pertanian pertanianpertanian pertanian 1 1 1 1 2 2 2 2 3 3 3 3 4 4 4 4

SASARAN

Meningkatnya ekspor Meningkatnya ekspor Meningkatnya ekspor Meningkatnya ekspor produk pertanian produk pertanian produk pertanian produk pertanian

sebesar 10% per tahun sebesar 10% per tahun sebesar 10% per tahun sebesar 10% per tahun

Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya Meningkatnya

penguasaan pasar penguasaan pasar penguasaan pasar penguasaan pasar domestik produk domestik produk domestik produk domestik produk pertanian

pertanian pertanian

pertanian Nusantara Nusantara Nusantara Nusantara sebanyak 15

sebanyak 15 sebanyak 15

sebanyak 15 %%%% per per per per tahun tahun tahun tahun Meningkatnya nilai

Meningkatnya nilai Meningkatnya nilai Meningkatnya nilai investasi sektor investasi sektor investasi sektor investasi sektor

pertanian PMA 8% per pertanian PMA 8% perpertanian PMA 8% per pertanian PMA 8% per tahun dan PMDN 6% tahun dan PMDN 6% tahun dan PMDN 6%

tahun dan PMDN 6% per per per per ttttahunahunahunahun

INDIKATOR KINERJA

UTAMA

1. 1. 1.

1. NNNilaiNilaiilaiilai eksporeksporeksporekspor produkprodukprodukproduk andalan

andalanandalan

andalan eksporeksporeksporekspor 2.

2. 2.

2. Nilai ekspor produk Nilai ekspor produk Nilai ekspor produk Nilai ekspor produk potensial ekspor potensial eksporpotensial ekspor potensial ekspor 1.

1. 1.

1. NilNilNilaiNilaiaiai imporimporimporimpor produkprodukprodukproduk pertanian pertanianpertanian pertanian 2. 2. 2.

2. Volume produksi produk Volume produksi produk Volume produksi produk Volume produksi produk segar dan olahan

segar dan olahan segar dan olahan segar dan olahan komoditas strategis komoditas strategiskomoditas strategis komoditas strategis 1.

1. 1.

1. Nilai investasi PMDN Nilai investasi PMDN Nilai investasi PMDN Nilai investasi PMDN 2.

2. 2.

2. Nilai investasi PMA Nilai investasi PMA Nilai investasi PMA Nilai investasi PMA

SASARAN STRATEGIS

PROGRAM PENINGKATAN NILAI TAMBAH, DAYA SAING, MUTU,

PEMASARAN HASIL DAN INVESTASI PERTANIAN

MENGACU PADA EMPAT SASARAN STRATEGIS KEMENTAN

2015-2019

(3)

SASARAN

Meningkatnya

ekspor produk

pertanian

sebesar 10%

per tahun.

STRATEGI

• Pengembanga

n Market

Inteligence

• Mambangun

diplomasi

perdagangan

• Pengawalan

mutu produk

pertanian

• Promosi

perdagangan

di luar negeri

KEBIJAKAN

Kebijakan pengembangan

komoditas dan pasar ekspor

melalui :

• Peningkatan kerjasama

perdagangan bilateral, regional,

dan multilateral,

• Peningkatan harmonisasi standar

mutu,

• Peningkatan promosi dan

advokasi menghadapi

persaingan global,

• Penyediaan sarana yang

mendorong peningkatan ekspor

produk pertanian

(4)

SASARAN

Meningkatnya penguasaan pasar domestik produk pertanian Nusantara sebanyak 15 % per tahun

STRATEGI

• Market inteligence pasar domsetik • Public awarness terhadap produk nusantara • Promosi produk pertanian disalam negeri • Pengawalan mutu produk pertanian • Fasilitasi kemitraan usaha

KEBIJAKAN

Kebijakan pengembangan pengolahan hasil pertanian dan komoditas substitusi impor melalui :

• Pengembangan infrastruktur dan kelembagaan pasar,

• Peningkatan fasilitasi sarana pengolahan hasil pertanian,

• Pengembangan bio-energi,

• Penerapan standar dan keamanan pangan, • Pengembangan kelembagaan dan

pengawasan mutu,

• Kerjasama dan jaringan pemasaran, • Promosi dan advokasi,

• Pengembangan informasi pasar, • Insentif harga,

• Peningkatan SDM

(5)

SASARAN

Meningkatnya

nilai investasi

sektor pertanian

PMA 8% per

tahun dan

PMDN 6% per

tahun.

STRATEGI

• Promosi

investasi

pengembangan

sektor pertanian

• Penyediaan

informasi

prosedur dan

area investasi

pertanian

KEBIJAKAN

Kebijakan investasi

pertanian melalui :

• Promosi investasi di

dalam dan luar negeri,

• Kerjasama dan kemitraan

usaha,

• Pengembangan kawasan

agribisnis,

• Pengembangan

agrowisata

• Pengembangan informasi

potensi daerah dan

investasi.

(6)

Produk Pangan

Utama

Beras, Jagung, Kedelai, Gula dan Daging

Sapi

Produk Andalan Ekspor

Kelapa Sawit, Karet, Kakao, Kopi, Lada, Cengkeh, Teh, Tembakau, Nilam, Rempah, Manggis, Mangga, Nanas dan Salak

Produk Potensial Ekspor

Pisang, Anggrek, Krisan dan Tanaman Hias Lainnya, Temulawak dan Biofarmaka Lainnya, Sayuran dan Buah Tropika Lainnya, Minyak Atsiri, Produk Specialty dan Mete

Produk

Substitusi Impor

Susu, Kapas, Jeruk, Ubi Kayu, Sagu

(Tepung) dan Durian

Produk Pangan

Khusus

Bawang Merah, Cabe, Telur dan Daging

Ayam

(7)

Sasaran

dan Indikator

Kinerja Utama (IKU)

PPHP

(Outcome)

CARA PENCAPAIAN SASARAN

CARA PENCAPAIAN SASARAN

PEMASARAN INTERNASIONAL PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN PENGEMBANGAN USAHA & INVESTASI IKK (Output) PENGEMBANGAN PEMASARAN DOMESTIK MUTU DAN STANDARDISASI Kegiatan Pusat, Dekonsentrasi + TP Kegiatan Pusat, Dekonsentrasi + TP Kegiatan Pusat, Dekonsentrasi + TP Kegiatan Pusat, Dekonsentrasi + TP Kegiatan Pusat, Dekonsentrasi + TP

(8)
(9)

Kegiatan

Sasaran

Indikator Output

Target

2015

1. Membangun sarana akselerasi ekspor

(packing house dan peralatan, cold

storage, sarana transportasi) (D, TP)

Kelompoktani/gapoktan

yang memasok ke pasar

ekspor (kelompok)

35

2. Pembinaan, pendampingan dan

fasilitasi sertifikasi IG (P, D)

Sertifikasi IG (sertifikat)

1

3. Promosi Produk Pertanian (P, D)

Fasilitasi Promosi produk

Pertanian di luar negeri

(kegiatan)

8

KEGIATAN UNTUK PENCAPAIAN SASARAN PENINGKATAN

EKSPOR PRODUK PERTANIAN

(10)

Kegiatan

Indikator Output

Sasaran

Target

2015

1. Fasilitasi pengolahan hasil pertanian :

- Fasilitasi sarana pengolahan hasil pertanian

dan introduksi alat (TP)

- Pengawalan, pendampingan dan bimbingan

teknis pengolahan berbasis zerowaste dan

diversifikasi produk (P,D)

Jumlah unit usaha PH TP (unit)

263 Jumlah unit usaha PH

hortikultura (unit)

74 Jumlah unit usaha PH

perkebunan (unit)

155 Jumlah unit usaha PH

peternakan (unit)

185

2. Penerapan jaminan mutu dan pengawasan

keamanan pangan

- Sosialisasi standar mutu (P,D)

- Penerapan jaminan mutu (D,TP)

- Fasilitasi laboratorium pengujian dan OKKPD

(P,D)

- Pengawasan jaminan mutu (P,D)

Penerapan sistem jaminan mutu hasil pertanian (unit)

60

Pengembangan Lembaga Penilaian Kesesuaian

(Laboratorium pengujian, OKKPD dan LS) (unit)

45

Pengawasan jaminan mutu dan keamanan pangan (unit)

60

KEGIATAN UNTUK PENCAPAIAN SASARAN PENINGKATAN

PENGUASAAN

PENGUASAAN

PENGUASAAN

(11)

Lanjutan ...

Kegiatan Sasaran

Indikator Output Target 2015 3. Pengembangan Pasar Domestik

- Pengembangan sarana dan kelembagaan pasar (STA, Pasar Ternak, Pasar Tani) (TP)

- Pengembangan kebijakan pemantauan pasar dan stabilisasi harga (P,D)

- Optimalisasi sistem pemasaran produk pertanian (P,D)

- Pengembangan akses pemasaran (P,D)

- Pengembangan database dan analisis pemasaran dalam negeri (P,D)

- Pengembangan Pelayanan Informasi Pasar (P,D)

Optimalisasi sarana dan kelembagaan pemasaran bagi petani (unit)

60 Fasilitasi kebijakan stabilisasi harga (dokumen) 4 Pengembangan akses pemasaran (kelompok) 45

Pasar lelang (unit) 5

Pengembangan informasi pasar (unit)

60

4. Fasilitasi pelaksanaan promosi produk di dalam negeri (P,D)

Fasilitasi promosi produk pertanian di dalam negeri (kegiatan)

10

KEGIATAN UNTUK PENCAPAIAN SASARAN PENINGKATAN

PENGUASAAN

PENGUASAAN

PENGUASAAN

(12)

Kegiatan Sasaran

Indikator Output Target

2015 1. Pengembangan kawasan dan

agrowisata (P, D, TP) 2. Pembinaan kemitraan,

kewirausahaan dan ekonomi kreatif (P,D)

3. Pengembangan

kerjasama/kemitraan (TP) 4. Pelayanan pengembangan

investasi sektor pertanian (P,D) 5. Promosi investasi PMA dan PMDN

(P,D)

Kawasan kapemba dan agrowisata (lokasi)

15

Peningkatan Jumlah

Kerjasama/Kemitraan Pengembangan Usaha Agribisnis (dokumen MOU)

50

Fasilitasi promosi investasi Sektor Pertanian (kegiatan)

11

KEGIATAN UNTUK PENCAPAIAN SASARAN

PENINGKATAN INVESTASI SEKTOR PERTANIAN

(13)

NO

URAIAN

SATKER

1

PUSAT

2

2

DAERAH

PROPINSI (Dekonsentrasi)

80

KABUPATEN/KOTA (Tugas Pembantuan)

80

TOTAL

162

(14)
(15)

DATA EPROPOSAL KEGIATAN TP DITJEN PPHP

TA. 2015

Total Proposal

=1.933

Diusulkan Ke Propinsi

=1.733

Tidak diusulkan ke

Propinsi = 200

1.733

(90%)

200

(10%)

Proposal teregistrasi

Proposal Tak

Teregistrasi

(16)

JUMLAH E-PROPOSAL 2015

PER SUB SEKTOR

TAN. PANGAN = 456 PROPOSAL (23,6%)

HORTIKULTURA = 366 PROPOSAL (18,9%)

PERKEBUNAN = 448 PROPOSAL (23,2%)

(17)

SANDINGAN RENJA DAN E-PROPOSAL PER KEGIATAN TP

NO KEGIATAN RENJA

2015 PROPOSAL

A Pengolahan Hasil Pertanian 1.216

- PHP Tanaman Pangan 263 UPH 349

1. Revitalisasi Penggilingan Padi (RMU) 198 2. Revitalisasi dan Fasilitasi Agroindustri Tanaman Pangan 109 3. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 5 4. Fasilitasi Agroindustri Tepung-Tepungan 37

- PHP Hortikultura 74 UPH 192

1. Fasilitasi Pengemasan Hasil Hortikultura 84 2. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 2 3. Fasilitasi agroindustri hortikultura 106

- PHP Perkebunan 155 UPH 353

1. Agroindustri coklat 22 2. Agroindustri gula tebu 4 3. Agroindustri kelapa 55 4. Agroindustri kopi bubuk 47 5. Revitalisasi dan Fasilitasi agroindustri perkebunan 91 6. Fasilitasi Pengemasan Hasil Perkebunan 67 7. Fasilitasi Pengembangan Bokar Bersih 64 8. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 3

(18)

Lanjutan ... NO KEGIATAN RENJA 2015 PROPOSAL - PHP Peternakan 185 UPH 322 1. Fasilitasi Pengolahan Pakan Ternak 78 2. Fasilitasi Pengolahan biogas limbah ternak 106 3. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 1 4. Fasilitas Pengolahan lainnya (telur, daging unggas, kulit,dll) 38 5. Revitalisasi dan Fasilitasi agroindustri peternakan (susu,

daging) 99

B Pengembangan Mutu dan Standarisasi 44 Fasilitasi sistem dan Jaminan Mutu Keamanan Pangan 60 Unit 44

C Pemasaran Domestik 333 1. Fasilitasi Sarana dan Kelembagaan STA 15 Unit 41 2. Fasilitasi Sarana dan Kelembagaan Pasar Tani 5 Unit 92 3. Fasilitasi Sarana unit pemasar Poktan dan Gapoktan 5 Unit 94 4. Fasilitasi Sarana dan Kelembagaan Pasar Ternak 25 Unit 94 5. Pasar Lelang Karet 5 Unit 12

D Pemasaran Internasional 13

(19)

NO

KEGIATAN

RENJA

2015

PROPOSAL

E

Pengembangan Usaha dan Investasi

111

1. Fasilitasi Pemanfaatan Limbah hasil ikutan

Pertanian

12

2. Fasilitasi Pengembangan Agrowisata

10 lokasi

18

3. Pengembangan Kapemba

2

4. Fasilitasi Pengembangan Inkubator Agribisnis

9

5. Fasilitasi Pengembangan Usaha Kelompok

bermitra

50 MOU

44

6. Pilot Model Produksi Kopi Luwak

1

(20)

RERATA UNIT COST PER KEGIATAN

NO KEGIATAN UNIT COST

(Rp. juta)

A Pengolahan Hasil Pertanian - PHP Tanaman Pangan

1. Revitalisasi Penggilingan Padi (RMU) 250 2. Revitalisasi dan Fasilitasi Agroindustri Tanaman Pangan 250 3. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 750 4. Fasilitasi Agroindustri Tepung-Tepungan 300

- PHP Hortikultura

1. Fasilitasi Pengemasan Hasil Hortikultura 600 2. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 750 3. Fasilitasi agroindustri hortikultura 350

- PHP Perkebunan

1. Agroindustri coklat 1.800 2. Agroindustri gula tebu 400 3. Agroindustri kelapa 350 4. Agroindustri kopi bubuk 350 5. Revitalisasi dan Fasilitasi agroindustri perkebunan (atsiri, gula palma) 350 6. Fasilitasi agroindustri teh 600 7. Fasilitasi Pengemasan Hasil Perkebunan 600 8. Fasilitasi Pengembangan Bokar Bersih 300 9. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 750

(21)

Lanjutan ...

NO KEGIATAN

UNIT COST (Rp. Juta)

- PHP Peternakan

1. Fasilitasi Pengolahan Pakan Ternak 300 2. Fasilitasi Pengolahan biogas limbah ternak 300 3. Fasilitasi Pengolahan berbasis zero waste (Pilot program) 750 4. Fasilitas Pengolahan lainnya (telur, daging unggas, kulit) 250 5. Revitalisasi dan Fasilitasi agroindustri peternakan (susu,

daging) 350

B Pengembangan Mutu dan Standarisasi

Fasilitasi sistem dan Jaminan Mutu Keamanan Pangan 400

C Pemasaran Domestik

1. Fasilitasi Sarana dan Kelembagaan STA 350 2. Fasilitasi Sarana dan Kelembagaan Pasar Tani 200 3. Fasilitasi Sarana unit pemasar Poktan dan Gapoktan 300 4. Fasilitasi Sarana dan Kelembagaan Pasar Ternak 1.000 5. Pasar Lelang Karet 300

D Pemasaran Internasional

(22)

NO

KEGIATAN

UNIT COST

(Rp. Juta)

E

Pengembangan Usaha dan Investasi

1. Fasilitasi Pemanfaatan Limbah hasil ikutan

Pertanian

300

2. Fasilitasi Pengembangan Agrowisata

500

3. Pengembangan Kapemba

500

4. Fasilitasi Pengembangan Inkubator Agribisnis

300

5. Fasilitasi Pengembangan Usaha Kelompok

bermitra

300

6. Pilot Model Produksi Kopi Luwak

500

(23)

 Target alokasi tahun 2015 :

30 % dari APBN 2015 untuk Pengembangan

Kawasan Pertanian

 Ditjen PPHP sebagai eselon I yang bergerak di off

farm menyelaraskan dengan kebijakan

(24)

 Kelas 1 : Hulu (Investasi)

 Kelas 2 : on farm/Produksi

(GHP, Indikasi Geografis, pengembangan usaha dan

pendampingan kemitraan, GAP, pengembangan

pasar/akselerasi ekspor produk segar)

 Kelas 3 : Hilir

(pengolahan, GMP, SNI, fasilitasi sarana penunjang

ekspor, optimalisasi sarana dan kelembagaan pasar)

 Kelas 4 : Hilir/Penunjang (pemasaran, promosi,

GMP)

 Kelas 5 : Hulu, on farm, Hilir , reguler (pengolahan

berbasis zero waste dan pemasaran )

CONTOH DUKUNGAN KEGIATAN DITJEN PPHP

UNTUK MASING MASING KLASIFIKASI

(25)

DUKUNGAN PENGEMBANGAN KAWASAN TANAMAN

PANGAN

Padi

Jagung

Kedelai

Ubi Jalar

Ubi Kayu

Banyu Asin

Grobogan

Lamongan

Jayawijaya

Lampung

Tengah

Subang

Lampung

Tengah

Garut

Kuningan

Wonogiri

Karawang

Simalungun

Bireuen

Sumedang

Pati

Bojonegoro

Pohuwato

Ogan Komering

Ilir

Bogor

Bone

Timor

Tengah

Selatan

Cianjur

Kegiatan : 1. Fasilitasi pengolahan (diversifikasi produk, berbasis zerowaste)

2. Fasilitasi Pemasaran

(26)

DUKUNGAN PENGEMBANGAN KAWASAN

HORTIKULTURA

Bw Merah Cabe Jeruk Besar Kentang Mangga Manggis Pisang Salak Tan. Hias

Tan. Rimpang

Brebes Garut Pangkep

(besar) Bandung Indramayu Tasikmalaya Pesawaran

Tapanuli

Selatan Malang Wonogiri Nganjuk Tasikmalaya Karo (Siam) Minahasa

Selatan Pasuruan Ciamis Sleman Bogor Semarang Probolinggo Sambas

(Siam) Malang Cirebon Lebak

Kutai Kartanegara

Karang

Asem Cianjur Sukabumi Majalengka Probolinggo Lima Puluh

Kota Magelang

Lampung Tengah

Tegal Tapanuli

Selatan

Kegiatan: 1. Fasiitasi pengolahan (diversifikasi produk, berbasis zerowaste)

2. Fasilitasi sarana penunjang ekpor

3. Fasilitasi Kemitraan

4. Pengawalan pemasaran dan ekonomi kreatif (tanaman hias)

5. Fasilitasi penerapan sistem jaminan mutu

(27)

DUKUNGAN PENGEMBANGAN KAWASAN PERKEBUNAN

Cengkeh Jambu

Mete Kakao Karet Kelapa Kelapa Sawit Kopi Arabika Tebu Merauke Flores

Timur

Kolaka Utara

Ogan

Komering Ilir Garut

Ogan

Komering Ilir Simalungun

Lampung Tengah Minahasa Wonogiri Luwu Muara Enim Brebes Indragiri Hilir Enrekang Pati

Luwu Sikka Kolaka Kuantan

Singingi Sukabumi Musi Banyuasin Humbang Hasundutan Lampung Utara Konawe

Selatan Jember Sanggau Tasikmalaya Mamuju

Polewali Mandar

Poso

Kegiatan : 1. Fasilitasi pengolahan, agroindustri cokelat 2. Fasilitasi sarana penunjang ekpor

3. Fasilitasi Kemitraan 4. Pengawalan harga TBS

5. Fasilitasi Kemitraan dan akses pasar

(28)

DUKUNGAN PENGEMBANGAN KAWASAN PETERNAKAN

Sapi Perah

Kerbau

Kambing/

Domba

Babi

Ayam

Buras

Itik

Malang

Lebak

Garut

Buleleng

Bogor

Karawang

Pasuruan

Aceh Besar

Tasikmalaya Kupang

Tangerang

Indramayu

Klaten

Padang Pariaman

(dadih)

Ciamis

Tabanan

Ciamis

Brebes

Sukabumi

Hulu Sungai

Selatan

Tasikmalaya

Serang

Sidoarjo

Blitar

Lombok Tengah

Kegiatan : 1. Pengolahan berbasis zerowaste

2. Fasilitasi sarana penunjang ekpor produk olahan 3. Fasilitasi Kemitraan

4. Fasilitasi sarana, kelembagaan dan jaringan pemasaran . 5. Fasilitasi penerapan sistem jaminan mutu dan halal

(29)

Referensi

Dokumen terkait

Data log yang digunakan dalam pengukuran pore pressure pada ketiga sumur ini adalah Log Gamma Ray (GR Log) yang digunakan untuk menentukan volume clay ,

lihatkan adanya dampak nyata terhadap nyamuk, khususnya nyamuk lapangan, yaitu nyamuk tetap hidup (resisten) dan memiliki daya hidup yang lebih kuat dengan diantara buktinya angka

Pemakaian bahan bakar LPG mulai pertama beroperasi, pengumpulan data dan tes performa dan operasional selama 100 jam operasi dengan perlakuan pembebanan yang bervariasi

Mengangl<at Pauitia workshop Perlr-rlisan TLrgas Al<hiI Mahasisrva Progranr StLrdi Pendicliliatl Bahasa Daeralr Fakultas Bahasa clatr Setri Uriiversitas Negeri

Berdasarkan hasil uji statisitik yang telah dilakukan dalam penelitian tentang kualitas laporan keuangan sudah dapat diketahui bahwa variabel seperti sistem informasi

Rata-rata Capaian sasaran Ketersediaan sistem administrasi kearsipan yang andal % Persentase arsip yang tersimpan baik % Ketersediaan sarana dan prasarana kearsipan % Tingkat

Ada beberapa kegiatan yang menjadi program andalan mereka, VETERINARY INTEGRITY AND SKILL IMPROVEMENT yaitu program yang pengembangan kualitas sumber daya manusia yang

Episode II berisi cerita tentang konflik yang dialami oleh Pangeran Samudra dengan Raja Brawijaya. Akhirnya, tidak disangka hubungan asmara gelap antara Pangeran