• Tidak ada hasil yang ditemukan

ABSTRAK MANFAAT HASIL BELAJAR NAIL ART SEBAGAI KESIAPAN MENJADI NAIL STYLIST

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ABSTRAK MANFAAT HASIL BELAJAR NAIL ART SEBAGAI KESIAPAN MENJADI NAIL STYLIST"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

MANFAAT HASIL BELAJAR NAIL ART SEBAGAI KESIAPAN MENJADI NAIL STYLIST

Kajian masalah dalam penelitian ini mengenai manfaat hasil belajar nail art sebagai kesiapan menjadi nail stylist di SMK Negeri 9 Bandung pada peserta didik kelas X program keahlian tata kecantikan kulit. Metode yang digunakan yaitu metode deskriftif. Sampel penelitian yang digunakan adalah sampel total berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran atau data manfaat hasil belajar nail art ditinjau dari indikator konsep dasar nail art, diagnosis tangan dan kuku, alat bahan dan kosmetika, teknik nail art serta keselamatan dan kesehatan kerja sebagai kesiapan menjadi nail stylist. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari indikator penguasaan konsep dasar merias kuku sebagian besar responden sudah memahami materi teori merias kuku, sehingga responden dapat melaksanakan praktek merias kuku yang bermanfaat untuk menjadi nail stylist. Ditinjau dari indikator penguasaan diagnosis tangan dan kuku menunjukkan bahwa lebih dari setengahnya responden dapat mendiagnosis tangan dan kuku dengan baik sesuai dengan kondisi tangan dan kuku klien untuk menjadi nail

stylist. Ditinjau dari indikator penguasaan peralatan, bahan dan kosmetika

menunjukkan bahwa lebih dari setengahnya responden mengetahui dan memanfaatkan kegunaan alat, bahan dan kosmetika sesuai dengan fungsi dan kegunaannya untuk merias kuku yang bermanfaat sebagai kesiapan menjadi nail

stylist. Ditinjau dari indikator teknik nail art lebih dari setengahnya responden

sudah mampu memahami manfaat teknik kerja dan keterampilan merias kuku (nail art) sehingga responden terampil dan mampu merias kuku sesuai dengan teknik kerja merias kuku (nail art) untuk menjadi nail stylist. Ditinjau dari indikator keselamatan dan kesehatan kerja menunjukkan bahwa sebagian besar responden sudah memahami manfaat materi keselamatan dan kesehatan kerja untuk menjadi nail stylist. Rekomendasi yang diajukan adalah peserta didik agar dapat mengembangkan dan meningkatkan keterampilan dengan cara banyak berlatih merias kuku (nail art) sebagai kesiapan menjadi nail stylist.

(2)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahi rabil’alamin, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah

SWT yang telah melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul Manfaat Hasil Belajar Nail Art

Sebagai Kesiapan Menjadi Nail Stylist.

Skripsi ini disusun untuk memenuhi sebagian dari syarat memperoleh gelar sarjana Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia. Penulis menyadari bahwa tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak, penulisan skripsi ini tidak akan terwujud, untuk itu pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada:

Dra. Marlina, M.Si selaku Dosen pembimbing I, serta Suciati, S.Pd.M.Ds selaku dosen pembimbing II, yang telah bersama-sama meluangkan waktu dan pikiran untuk membimbing dengan penuh ketelitian, kesabaran dan keikhlasan, juga memberikan petunjuk, masukan, dan motivasi yang berharga sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.

Dra.Hj. Herni Kusantati, M.Pd, serta Mila Karmila, S.Pd, M.Ds selaku dosen partisipan yang telah memberikan saran serta masukan yang membangun sehingga skripsi ini dapat tersusun dengan baik. Dra. Tati Abas Iwan, M.Si selaku ketua jurusan PKK FPTK UPI, Dra. Hj. Mally Maeliah, M.Pd. selaku ketua Program Studi Tata Busana, Dra. Cucu Ruhidawati, M.Pd. dan Winwin Wiana, S.Pd, M.Ds selaku dosen pembimbing akademik, seluruh dosen-dosen di Jurusan PKK FPTK UPI yang telah memberikan bekal pengetahuan, sikap dan keterampilan kepada penulis selama menempuh studi di Jurusan PKK FPTK UPI. Staf Tata Usaha di Jurusan PKK, atas segala bantuan kemudahan dalam proses administrasi.

Guru Program Keahlian Tata Kecantikan Kulit dan seluruh peserta diklat Tingkat I SMK Negeri 9 Bandung selaku responden yang telah memberikan kemudahan dalam mengumpulkan data penelitian.

Ibunda, ayahanda, suami tercinta, kakak dan adik tersayang yang tak henti-hentinya menjaga penulis dengan serangkaian do’a dan nasehat serta kasih sayang yang tak terputus. Teman-teman di Jurusan PKK FPTK UPI Angkatan 2006, beserta semua pihak yang telah membantu terimakasih untuk setiap do’a dan dukungannya.

Semoga semua bantuan yang telah diberikan menjadi suatu amalan dan mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT, Amin.

Bandung, Februari 2013 Penulis

(3)

DAFTAR ISI

Halaman

ABSTRAK ... i

KATA PENGANTAR ... ii

DAFTAR ISI ... iii

DAFTAR TABEL ... v

DAFTAR GRAFIK ... vii

DAFTAR GAMBAR ... viii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi dan Rumusan Masalah ... 4

C. Tujuan Penelitian ... 5

D. Manfaat Penelitian ... 5

E. Struktur Organisasi Penelitian ... 6

BAB II KAJIAN PUSTAKA dan PERTANYAAN PENELITIAN A. Tinjauan Pembelajaran Nail Art ... 7

1. Tujuan Pembelajaran nail art ... 7

2. Materi pembelajaran nail art ... 7

B. Hasil Belajar Nail Art ... 32

1. Pengertian Belajar ... 32

2. Hasil belajar ... 32

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar ... 34

C. Kesiapan Menjadi Nail Stylist ... 35

1. Pengertian Kesiapan ... 35

2. Prinsip kesiapan ... 35

3. Aspek-aspek kesiapan ... 36

D. Nail Stylist ... 37

E. Pertanyaan Penelitian ... 39

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian ... 40

B. Desain Penelitian ... 41

C. Metode Penelitian ... 42

D. Definisi Operasional... 43

E. Instrumen Penelitian ... 44

F. Alat Pengumpulan Data Penelitian ... 44

(4)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian ... 47

B. Pembahasan Penelitian ... 90

BAB V REKOMENDASI DAN KESIMPULAN A. Kesimpulan ... 96

B. Rekomendasi ... 98

DAFTAR PUSTAKA ... 100

LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1 Kisi-Kisi Instrumen ... 102

Lampiran 2 Instrumen Penelitian ... 105

Lampiran 3 Surat-Surat ... 117

(5)

DAFTAR TABEL

Halaman 4.1 Motivasi Masuk Program Keahlian Tata Kecantikan... ... . 47 4.2 Tujuan Masuk Program Keahlian Tata Kecantikan ... 48 4.3 Manfaat Pengetahuan Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan menjadi

Nail Stylist ... 49

4.4 Manfaat Pengetahuan Pemilihan Cat Kuku sebagai Kesiapan menjadi Nail

Stylist ... 50

4.5 Manfaat Pengetahuan Pemilihan Tema sebagai Kesiapan menjadi Nail

Stylist ... 51

4.6 Manfaat Pengetahuan Diagnosis Tangan dan Kuku sebagai Kesiapan

menjadi Nail Stylist ... 53 4.7 Manfaat Pengetahuan Bentuk Kuku sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 54 4.8 Manfaat Pengetahuan Bentuk Kuku Oval Sebagai Kesiapan Menjadi Nail

Stylist ... 55

4.9 Manfaat Berlatih Mendiagnosis Tangan dan Kuku sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 56 4.10 Manfaat Peralatan Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan menjadi Nail

Stylist ... 58

4.11 Manfaat Pengetahuan Alat Kikir Ampelas sebagai Kesiapan menjadi Nail

Stylist ... 59

4.12 Manfaat Pengetahuan Kuku Palsu sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 60 4.13 Manfaat Pengetahuan Kosmetika Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan

Menjadi Nail Stylist ... 62 4.14 Manfaat Pengetahuan Kosmetik Cat Dasar (Base Coat) sebagai Kesiapan

menjadi Nail Stylist ... 63 4.15 Manfaat Berlatih Memilih Alat Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan

menjadi Nail Stylist ... 64 4.16 Manfaat Pengetahuan Bahan Pelengkap Merias Kuku (Nail Art) sebagai

kesiapan Menjadi Nail Stylist ... 65 4.17 Manfaat Pengetahuan Macam-Macam Teknik Merias Kuku (Nail Art)

sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 68 4.18 Manfaat Pengetahuan Merias Kuku (Nail Art) dengan Teknik Rhinestone

sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 70 4.19 Manfaat Berlatih Merias Kuku (Nail Art) dengan Teknik Painting sebagai

Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 71 4.20 Manfaat Berlatih Merias Kuku (Nail Art) dengan Tema Fauna sebagai

Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 72 4.21 Manfaat Berlatih Keterampilan Merias Kuku (Nail Art) dengan Teknik

(6)

4.22 Manfaat Berlatih Teknik Nail Ektension sebagai Kesiapan menjadi Nail

Stylist ... 74

4.23 Manfaat Berlatih Membuat Macam-Macam Teknik Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 75 4.24 Manfaat Berlatih Merias Kuku (Nail Art) dengan Teknik Stiker sebagai

kesiapan Menjadi Nail Stylist ... 76 4.25 Manfaat Berlatih Merias Kuku (Nail Art) untuk Meningkatkan Kemampuan

sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 77 4.26 Manfaat Berlatih Keterampilan Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan

menjadi Nail Stylist ... 78 4.27 Manfaat Pengetahuan Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan menjadi

Nail Stylist ... 79

4.28 Manfaat Pengetahuan Langkah Kerja Merias Kuku (Nail Art) pada Teknik

Nail Ektension sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 80

4.29 Manfaat Berlatih Teknik Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan menjadi

Nail Stylist ... 82

4.30 Manfaat Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Merias Kuku (Nail

Art) sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 85

4.31 Manfaat Pengetahuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dalam Memilih Alat, Bahan dan Kosmetika Merias Kuku (Nail Art) sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 86 4.32 Manfaat Berlatih Melayani Klien sebagai Kesiapan menjadi Nail Stylist ... 88

(7)

DAFTAR GRAFIK

Halaman 4.1 Hasil belajar nail art ditinjau dari kemampuan penguasan konsep dasar ... 52 4.2 Hasil belajar nail art ditinjau dari kemampuan penguasan diagnosis tangan

dan kuku ... 57 4.3 Hasil belajar nail art ditinjau dari kemampuan penguasan peralatan, bahan

dan kosmetika... 66 4.4 Hasil belajar nail art ditinjau dari kemampuan penguasan teknik merias

kuku (nail art) ... 83 4.5 Hasil belajar nail art ditinjau dari kemampuan penguasan keselamatan dan

(8)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

2.1 Membersihkan tangan dan kuku ... 9

2.2 Membentuk kuku ... 9

2.3 Merendam dan menyikat ... 10

2.4 Merawat kuku... 11

2.5 Bentuk tangan... 12

2.6 Bentuk kuku ... 13

2.7 Kosmetika nail art ... 15

2.8 Alat utama merias kuku ... 17

2.9 Alat penunjang merias kuku... 18

2.10 Bahan pelengkap merias kuku ... 19

2.11 Contoh rias kuku dengan teknik painting ... 20

2.12 Teknik kerja nail art butterfly dengan teknik painting ... 21

2.13 Contoh rias kuku dengan teknik rhinestone ... 21

2.14 Teknik kerja microbead nails dengan teknik rhinestone ... 22

2.15 Contoh rias kuku dengan teknik stiker ... 23

2.16 Teknik kerja nail art snake skin dengan teknik stiker... 24

2.17 Contoh rias kuku dengan teknik swarovski french ... 24

2.18 Teknik kerja natural nails art dengan teknik swarovski french ... 25

2.19 Contoh rias kuku dengan teknik acrylic paint ... 26

2.20 Teknik kerja nail art rainbow dengan teknik acrylic paint ... 27

2.21 Contoh rias kuku dengan teknik air brush ... 27

2.22 Contoh rias kuku dengan teknik nail extension ... 29

2.23 Teknik kerja french white gel extension dengan teknik nail extension ... 30

Referensi

Dokumen terkait

They are often hired by businesses (small and large) for a particular project. It´s a win- win situation. The small business owner gets his website up and running, or his press

Merupakan form laporan pembelian dari seluruh proses hasil transaksi- transaksi pembelian yang masuk ke perusahaan.. Gambar 4.8 adalah tampilan form

Pada penelitian ini Arduino uno yang telah dilengkapi dengan mikrokontrol ATMega 328 berfungsi sebagai pusat pengolah data yang diperoleh dari sensor suhu LM35DZ dan Infra Red

Rumusan masalah yang diajukan dalam penelitian ini adalah (1) Berapa besar penggunaan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan

Leokosit berfungsi sebagai serdadu tubuh, yaitu membunuh dan memakan bibit penyakit atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh jaringan RES (Retikulo Endotel System). Fungsi yang

mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundangan yang berlaku. Dari

Dari 3 limbah cair pertanian yang digunakan, limbah cair yang terbaik sebagai media perbanyakan Bacillus subtilis ST21e adalah limbah air kelapa + 10% TSB karena

Peneliti bertindak sebagai instrumen penelitian yang utama dalam pengumpulan data, metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif menurut Poerwandari (1998,