KONSTRUKSI TAMBANG BAJA
Kawat berkonstruksi melingkar
KONSTRUKSI TAMBANG BAJA
Datar
PEMANFAATAN TAMBANG BAJA
Anjungan Lepas
Pantai
Crane
Kawat pada Angkutan Kereta
PEMANFAATAN TAMBANG BAJA
Penyangga Antena
TV dan Radio
PEMANFAATAN TAMBANG BAJA
PEMANFAATAN TAMBANG BAJA
Kereta
Gantung
PEMANFAATAN TAMBANG BAJA
PEMANFAATAN TAMBANG BAJA
Beberapa sebab kenapa tambang baja
mengalami kerusakan
Ç Karena adanya abrasi (pengikisan) dari faktor eksternal
maupun internal
Ç Karena adanya korosi (pengeroposan) dari faktor eksternal dan internal
Ç Karena adanya peregangan dan tekanan (stress) pada keadaan diam dan saat bergerak
Metode Pengukuran
LF
(
L
ocalized
F
aults/
F
laws)
= Cacat terlokalisasi
seperti putus/rusak dari
kawat/lilitan/inti korosi ter
degradasi
Disebabkan :
♣ Jenuh/umur
♣ Kerusakan sebab
mekanik
♣ Aus
LMA
(L
oss
M
etal- Cross-Section
A
rea)
= Hilangnya kandungan logam
dari dimensi material
Disebabkan :
♣ Abrasi
♣ Korosi
Kerusakan di lapisan luar
Contoh Tambang Baja pada crane di anjungan
lepas pantai
Kriteria Penilaian
Localized Flaws
•
Densitas LF untuk
satu helai (one lay)
tergantung dari
aplikasi pemakaian
LMA, %
•
10-20 % tergantung
dari aplikasi
pemakaian
•
24 % untuk balance
ropes
•
17,5 % untuk crane
ropes
Kenapa perlu di inspeksi ?
x Keamanan
x Penghematan
Metode Inspeksi
•
Secara visual
•
Menggunakan Metode uji tak merusak
•
Secara mekanik (menggunakan alat uji
tarik – merusak)
Metode Inspeksi Secara Visual
•
Metode “Rag-and-eye”. Operator
menggunakan
rag/gloves/sarung
tangan,
lampu
penerangan,
kaca/cermin,
kaca
pembesar,
•
Dibutuhkan inspektor yang sangat terlatih dan
berpengalaman
•
Hanya cacat di permukaan yang bisa di deteksi
•
Tidak bisa mengukur LMA
•
Membutuhkan waktu yang lama untuk satu
pengukuran
•
Tidak ada laporan yang objektif dalam pengukuran
Secara mekanik (menggunakan alat
uji tarik – merusak)
•
Menggunakan mesin tarik
•
Pengujian harus dilakukan
sebelum tambang digunakan
dan dilakukan secara berkala
setiap 3, 6 atau 12 bulan
sekali tergantung aplikasi/
pemakaian
•
Pengujian hanya bisa
dilakukan pada satu
bagian/seksi dari seluruh
tambang yang akan di pakai
sehingga tidak mewakili
Menggunakan Metode uji tak
merusak
•
Metode ini menggunakan instrumen khusus (biasanya
menggunakan medan magnet atau elektro-magnet)
•
Tidak merusak tambang saat pengujian
•
Berapapun panjang tambangnya tetap dapat di inspeksi
•
Dapat mengukur LMA dan dapat mengukur LF di dalam
maupun di luar tambang secara berkesinambungan
Prinsip Kerja dari INTRON
(US Patent No. 6,492,808
)
Magnetic head terdiri dari :
- yoke
- magnets
- Hall sensors
Tambang yang melewati
magnetic head akan
termagnetisasi
Hall sensors berfungsi
menerima data dari kondisi
tambang
Tambang Hall Sensor Hall Sensor Magnet YokeTerdiri dari 8 (delapan) tipe dari magnetic head dan basic unit Setiap magnetic head dapat manggunakan basic unit yang sama
INTROS basic unit
• Ukuran/dimensi pocket (85x35x217 mm)
• Ringan (0,7 kg)
• Pengoperasian menggunakan batteray 4 X 1,5
V alkaline ukuran AA
• 2 buah layar dengan sistem seven segment
• Tombol membran
• Didalam terdapat Data logger terintegrasi
• Hubungan dengan Komputer menggunakan
RS-232
INTROS magnetic heads
•
Dimensi pengukuran yang lebar
•
Pengoperasian yang mudah dan cepat
•
Desain yang kuat dan handal
•
Kecepatan jalannya tambang tidak
mempengaruhi pembacaan
•
Ukuran yang kecil
•
Ringan
INTROS magnetic head
MH 6-24
•
Diameter 6-24 mm
•
Ukuran yang kecil
•
Ringan
•
Memenuhi standar IP54
•
Pengukuran yang akurat
•
Umum digunakan untuk
aplikasi pada elevator and
crane
INTROS combined tester
MB 8-24
•
MH dan DL dalam satu
unit
•
Diameter 8-24 mm
•
Ukuran yang kecil
•
Ringan
•
Memenuhi standar IP54
•
Pengukuran yang akurat
•
Umum digunakan untuk
aplikasi pada elevator and
crane
INTROS magnetic head MH 20-40
•
Diameter 20-40 mm
•
Ukuran yang manusiawi
•
Ringan
•
Memenuhi standar CE dan
IP65
•
Pengukuran yang akurat
•
Umum digunakan untuk
aplikasi pada elevator and
pertambangan
INTROS magnetic head
MH 233
•
Flat ropes sampai
ketebalan 233 mm
•
Ukuran yang manusiawi
•
Ringan
•
Memenuhi standar CE
dan IP65
•
Pengukuran yang akurat
•
Umum digunakan untuk
INTROS magnetic head
MH 233R
•
Flat rubber ropes sampai
ketebalan 233 mm
•
Ukuran yang manusiawi
•
Ringan
•
Memenuhi standar CE and
IP65
•
Pengukuran yang akurat
•
Umum digunakan untuk
Conveyor Belt di
pertambangan
Original software
WINTROS
Dapat dihubungkan ke
komputer untuk analisa lebih
lanjut
Laporan hasil tes dapat
dihasilkan secara otomatis
Contoh Aplikasi Lift Inspection
Inspeksi tambang baja pada
crane lift
Contoh Aplikasi Mining Inspection
Inspeksi untuk guiding
rope di pertambangan
(Mining Industries)
Contoh Aplikasi
Inspeksi wire rope dari
kereta gantung
Inspeksi Wire Rope
dari kereta gantung
Inspeksi Tambang
dari kereta gantung
Inspeksi kawat tegangan
tinggi menggunakan balon
pada jaringan listrik melintasi
sungai
Inspeksi kawat tegangan tinggi pada jaringan listrik
Д ефек тограмма ПС, % Расстояние, м 1,1 1 0,9 0,8 0,7 0,6 0,5 0,4 0,3 0,2 0,1 0 28,0 26,0 24,0 22,0 20,0 18,0 16,0 14,0 12,0 10,0 8,0 6,0 4,0 2,0 20
Д ефектограмма ПС, % Расстояние, м 3,2 3 2,8 2,6 2,4 2,2 2 1,8 1,6 1,4 1,2 1 0,8 0,6 0,4 0,2 20,0 15,0 10,0 5,0 0,0 20
Inspeksi kawat grounding pada jaringan listrik
Inspeksi kawat tegangan tinggi pada jaringan listrik
Contoh Aplikasi INTROS
Д ефек тограмма ПС, % Расстояние, м 1,1 1 0,9 0,8 0,7 0,6 0,5 0,4 0,3 0,2 0,1 0 28,0 26,0 24,0 22,0 20,0 18,0 16,0 14,0 12,0 10,0 8,0 6,0 4,0 2,0 20Inspeksi kawat grounding pada jaringan listrik
Inspeksi kawat tegangan tinggi pada jaringan listrik
pengukuran pada posisi
di ujung (sleeve) dari
kawat memungkinkan
untuk di lakukan
SETTING & KALIBRASI
Sebelum melakukan inspeksi pada tambang
sebaiknya kita meperhatikan hal-hal sebagai
berikut :
- Diameter tambang
- Titik awal inspeksi
- Arah tarikan
1. Hilangkan oli atau gumpalan (keras) yang menempel pada tambang, potong kawat yang keluar dari tambang dan cek kembali tambang dari segala jenis material yang menghambat pergerakan alat pada tambang.
2. Pilih sensor dan liner yang sesuai dengan ukuran diameter tambang yang akan diinspeksi, pasanglah ke alat dan kunci dengan kuat.
3. Kalibrasi alat sesuai jenis tambang yang akan diinspeksi :
- Pilih bagian dari tambang yang dianggap baik, o% LMA dan tidak ada cacat (LF). Panjang dari bagian (segmen) ini tidak kurang dari 500 mm.
- Pasang tambang pada alat dengan baik dan lakukan proses magnetisasi.*
PERSIAPAN ALAT DAN
- Setting LMA pada alat, adjust nilai 0.0% saat tambang dipasang, adjust nilai 100% saat tambang tidak dipasang.
- Setting LF sesuai standar cacat pada tambang yang terlebih dahulu diketahui dan adjust sesuai regulasi yang telah ditetapkan. - Tarik alat atau tambang secara simultan dan sesuai arah yang ditentukan (tertera pada casing alat).
- Jangan lupa menekan tombol rec (untuk record) sebelum melakukan inspeksi.
- Proses Downloading (Perekaman) :
a. Siapkan kabel data, buka tutup bawah (baut di depan untuk MB8-24).
b. Sambungkan kabel data dari alat ke komputer (port RS-232)
c. Buka software WINTROS yang telah terinstal pada komputer dan pastikan koneksi terhubung dengan baik.
- Dengan meng-klik instrument dan sorot key connection maka akan timbul pilihan test (pilihan tidak perlu dirubah), klik pilihan test tersebut, akan timbul pernyataan bahwa connection ok.
- Klik pilihan acquisition dan pilih download, timbul beberapa data yang telah terecord (terekam). Klik dua kali data yang sesuai dengan waktu dan tanggal pada saat melakukan inspeksi, maka akan timbul grafik hasil rekaman sebagai bentuk laporan.
- Untuk lebih lengkapnya, mohon dibaca manual dari unit dan software WINTROS.
TERIMA KASIH
Perkantoran Pulomas Blok V No.5 Jl. Perintis kemerdekaan Jakarta Timur 13260 Indonesia
Telp. (021) 489 3456 (Hunting) Fax. (021) 4700983 Website : www.gammabuana.co.id