• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. tinggal, jasa makanan dan minuman, serta jasa yang memiliki sangkut-paut

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. tinggal, jasa makanan dan minuman, serta jasa yang memiliki sangkut-paut"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Pariwisata atau turisme adalah industri jasa. Mereka menangani berbagai jasa, mulai dari jasa transportasi, jasa hospitalitas, jasa tempat tinggal, jasa makanan dan minuman, serta jasa yang memiliki sangkut-paut lainnya seperti bank, asuransi, keamanan, dan lain-lain. Bisa juga menawarkan budaya, petualangan, pengalaman baru, dan lain-lain.

Banyak negara yang pada masa sekarang ini bergantung banyak kepada sektor industri pariwisata yang dimilikinya, karena pariwisata sendiri sebagai sumber pajak dan pendapatan yang besar untuk perusahaan yang menjual jasanya kepada para wisatawan, yang kemudian perusahaan membayarkan pajak pendapatannya kepada pemerintah.

Menurut Undang Undang No. 10/2009 tentang Kepariwisataan, yang dimaksud pariwisata adalah berbagai macam kegiatan wisata yang didukung oleh berbagai fasilitas serta layanan yang disediakan masyarakat, pengusaha, Pemerintah, dan Pemerintah Daerah.

Di masa sekarang ini, pariwisata jelas bukanlah sektor yang dapat berdiri sendiri, namun juga membutuhkan sektor lain. Pariwisata tanpa adanya promosi tentu saja tidak akan bisa berkembang. Promosi sendiri adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa

(2)

2 dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengonsumsinya.

Ada berbagai cara untuk melakukan promosi, salah satunya adalah dengan melalui media sosial. Media sosial adalah sebuah media online yang dengan penggunanya bisa dengan mudah untuk berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, wiki, forum, dan jejaring sosial. Blog, wiki, dan jejaring sosial sendiri adalah hal hal dalam media sosial yang paling sering digunakan oleh masyarakat dunia.

Media sosial juga bisa didefinisikan sebagai, “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user generated content.” (Internet Masa Kini, 2016)

Menurut dari Kaplan dan Haenlein, mereka menciptakan skema klasifikasi untuk berbagai jenis media sosial dalam artikel Horizons Bisnis mereka yang diterbitkan tahun 2010 yang mengklasifikasikannya menjadi 6 jenis media sosial, dan salah satu diantaranya adalah berdasarkan konten. Di media sosial ini para user menggunakannya untuk saling membagikan konten-konten media seperti video, dan gambar.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyatakan pada 24 November 2014, bahwa menurut lembaga riset pasar e-Marketer, populasi pengguna internet di Indonesia mencapai 83,7 juta orang pada 2014.

(3)

3 Angka yang berlaku untuk setiap orang yang mengakses internet setidaknya satu kali setiap bulan itu mendudukkan Indonesia di peringkat ke-6 terbesar di dunia dalam hal pengguna internet.

Pada 2017, e-Marketer memperkirakan pengguna internet Indonesia bakal mencapai 112 juta orang, mengalahkan Jepang di peringkat ke-5 yang pertumbuhan jumlah pengguna internetnya lebih lamban.

Secara keseluruhan, pengguna internet di seluruh dunia diproyeksikan bakal mencapai 3 miliar orang pada 2015. Tiga tahun setelahnya, pada 2018, diperkirakan sebanyak 3,6 miliar manusia di bumi bakal mengakses internet setidaknya sekali tiap bulan.

Peran media sosial juga menjadi sangat penting untuk mempromosikan suatu objek wisata, termasuk yang ada di Kids Fun Parcs Yogyakarta. Kids Fun Parcs Yogyakarta adalah sebuah taman bermain yang menyediakan fasilitas bermain untuk anak-anak maupun dewasa. Wahana yang disediakan untuk dewasa berjumlah 9 wahana permainan, termasuk salah satunya adalah Yogya Gokart.

Oleh karena itu, saya memilih judul Tugas Akhir, “Strategi Pemasaran Yogya Gokart Melalui Media Sosial di Kids Fun Parcs Yogyakarta” mengingat para pengguna media sosial sudah semakin banyak dan berkembang.

(4)

4 B. Rumusan Masalah

Kids Fun Parcs Yogyakarta sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa rekreasi anak-anak, memiliki beberapa akun media sosial untuk mempromosikan produk rekreasinya, termasuk wahana unggulan Yogya Gokart. Namun penulis menilai bahwa, masih kurang maksimalnya akun media sosial Kids Fun Parcs Yogyakarta dalam mempromosikan Yogya Gokart.

Dari latar belakang masalah yang dipaparkan di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:

1. Bagaimana peran media sosial dalam mempromosikan wahana Yogya Gokart di Kids Fun Parcs Yogyakarta?

2. Apa kendala dalam mempromosikan wahana Yogya Gokart melalui media sosial di Kids Fun Parcs Yogyakarta dan bagaimanakah solusinya?

C. Tujuan Penulisan

Dalam penyusunan laporan ini dan kaitannya dengan permasalahan yang ada, tujuan dari penulisan laporan ini sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui peran media sosial dalam mempromosikan wahana Yogya Gokart di Kids Fun Parcs Yogyakarta.

2. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam mempromosikan wahana Yogya Gokart melalui media sosial serta solusi untuk mengatasi kendala tersebut.

(5)

5 D. Manfaat Penelitian

Dari penelitian ini diharapkan memberikan beberapa manfaat antara lain sebagai berikut :

1. Manfaat Teoritis

Untuk memberikan wawasan tentang Industri Pariwisata terutama dalam bidang promosi sebuah produk wisata menggunakan sosial media.

2. Manfaat Praktis

a) Bagi PT. Produk Rekreasi

Sebagai bahan pertimbangan bagi Kids Fun Parcs Yogyakarta dalam pengambilan kebijakan untuk kemajuan perusahaan serta dapat menjadikan bahan evaluasi bagi perusahaan.

b) Bagi Peneliti

Sebagai syarat untuk memperoleh gelar Ahli Madya Pariwisata sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

E. Tinjauan Pustaka

1. Tugas akhir oleh Robertus Aditya Eko Setyawan (2015), dari Program Studi Hubungan Masyarakat, Akademi Sekretari dan Manajemen Marsudirini, yang berjudul, “Pengelolaan Event Gokart Oleh Bagian Marketing di PT Produk Rekreasi Kids Fun Parcs Yogyakarta”.

(6)

6 Dalam skripsi ini penulis membahas tentang pengelolaan event gokart yang ada di Kids Fun Parcs Parcs Yogyakarta yang dilakukan oleh bagian marketing Kids Fun Parcs Parcs Yogyakarta.

2. Skripsi oleh Muhammad Arfa Azhary (2015), dari Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Hasanuddin, yang berjudul, “Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial Akun Twitter @COFTOFMKS Dalam Meningkatkan Kunjungan Pelanggan Coffe Toffe Makassar”. Dalam skripsi ini penulis membahas tentang menunjukkan motif akun @coftofmks adalah melihat potensi Twitter yang dapat membawa keuntungan materi dan immaterial. Terdapat strategi bauran promosi berupa iklan, promosi penjualan, publikasi, personal selling, direct marketing dan interactive media. Dan dampak yang terjadi pada pengguna Twitter bersifat positif pada efek kognitif dan cenderung positif pada efek afeksi.

3. Skripsi oleh Aziz Bachtiar Cendekiawan (2015), dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, yang berjudul “Efektifitas Penggunaan Sosial Media Twitter Sebagai Media Promosi Kesehatan (Analisis Epic Model pada follower Twitter @infoimunisasi PT. Biofarma (Persero))”. Dalam skripsi ini penulis menyimpulkan akun twitter @infoimunisasi sudah cukup berhasil menciptakan rasa senang dan persepsi baik bagi para followers @infoimunisasi.

(7)

7 Dari penelitian-penelitian terdahulu terlihat bahwa penelitian dengan judul “STRATEGI PEMASARAN YOGYA GOKART MELALUI MEDIA SOSIAL DI KIDS FUN PARCS YOGYAKARTA”, belum pernah ditulis oleh siapapun.

F. Landasan Teori

Promosi adalah segala bentuk komunikasi yang digunakan untuk menginformasikan (to inform), membujuk (to persuade), atau mengingatkan orang-orang tentang produk yang dihasilkan organisasi, individu, ataupun rumah tangga (Simamora, 2003:285).

Promosi adalah suatu bentuk komunikasi yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi, membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli, dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan menurut (Tjiptono 2001:217).

Istilah promosi menurut William G. Nikels dalam buku Basu Swasta dan Irawan (1990:349) adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran.

Tujuan promosi adalah menginformasikan, mempengaruhi, dan mengingatkan sebuah peoduk wisata supaya wisatawan membeli dan membeli lagi produk wisata yang ditawarkan. Supaya wisatawan mau

(8)

8 membeli produk wisata diperlukan sebuah kampanye promosi yang sukses yaitu dengan (Mill, 2000) :

a. menarik perhatian wisatawan

b. mengembangkan pemahaman tentang keuntungan paket wisata yang ditawarkan

c. menciptakan sikap yang positif tentang apa yang dipromosikan d. mengembangkan preferensi wisatawan untuk apa yang sedang dijual

e. membuat wisatawan mau membeli

f. menjamin bahwa wisatawan kembali dengan selamat

Kotler (2005: 264-312), mengatakan bahwa unsur bauran promosi (promotion mix) terdiri atas lima perangkat utama, yaitu :

1) Advertising : merupakan semua penyajian non personal, promosi ide-ide, promosi produk atau jasa yang dilakukan sponsor tertentu yang dibayar.

2) Sales Promotion : berbagai insentif jangka pendek untuk mendorong keinginan mencoba atau membeli suatu produk atau jasa.

3) Public relation and publicity : berbagai program untuk mempromosikan dan/atau melindungi citera perusahaan atau produk individualnya.

4) Personal Selling : Interaksi langsung dengan calon pembeli atau lebih untuk melakukan suatu presentasi, menjawab langsung dan menerima pesanan.

(9)

9 5) Direct marketing : penggunaan surat, telepon, faksimil, e-mail dan alat penghubung nonpersonal lain untuk berkomunikasi secara dengan atau mendapatkan tanggapan langsung dari pelanggan tertentu dan calon pelanggan.

Menurut Brogan (2010:11) dalam bukunya yang berjudul Social Media 101 Tactic and Tips to Develop Your Business Online yang ada dalam skripsi, Muhammad Apriansyah Putra (2014), “Pengaruh Social Media Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Pada Distro Peserta KICKFEST Bandung Tahun 2013”, mendefinisikan media sosial sebagai berikut: “Social media is a new set of communication and collaboration tools that enable many types of interactions that were previously not available to the common person”. (Sosial media adalah satu set baru komunikasi dan alat kolaborasi yang memungkinkan banyak jenis interaksi yang sebelumnya tidak tersedia untuk orang biasa).

Social media menurut Dailey (2009:3) adalah konten online yang dibuat menggunakan teknologi penerbitan yang sangat mudah diakses dan terukur.

Paling penting dari teknologi ini adalah terjadinya pergeseran cara mengetahui orang, membaca dan berbagi berita, serta mencari informasi dan konten. Ada ratusan saluran social media yang beroperasi di seluruh dunia saat ini, dengan tiga besar Facebook, LinkedIn, dan Twitter. (Badri, 2011:132)

(10)

10 G. Metode Penelitian

1. Tempat dan Waktu Penelitian

a. Tempat Penelitian di sebuah objek wisata Kids Fun Parcs Parcs, Jalan Wonosari Km 10 Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Telepon : (+62-274) 435 31 91 / 435 33 63

fax : (+62-274) 435 34 36 ext. 116 website : www.kidsfun.co.id. b. 20 Februari 2016 – 20 Mei 2016 2. Teknik pengumpulan data :

a. Observasi dan Partisipatoris

Mendapatkan data dengan mengamati dan menyaksikan langsung kondisi dan jalannya kegiatan di lapangan sebagai data yang mendukung penulisan tugas akhir.

b. Wawancara

Informasi yang diperoleh dengan cara memberikan sejumlah pertanyaan kepada pihak karyawan serta pengelola selaku pihak yang menjalankan program dan bertugas dilapangan.

c. Studi Pustaka

Mengumpulkan data dengan cara membaca dan mempelajari beberapa buku dan artikel yang berkaitan dengan lingkup data yang mendukung penulisan tugas akhir yang didapatkan di berbagai perpustakaan yang ada di Kota Yogyakarta.

(11)

11 H. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan tugas akhir ini terdiri atas empat bab yang masing-masing dijabarkan sebagai berikut :

BAB I ( Pendahuluan )

Berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, tinjauan pustaka, landasan teori, metode penelitian, teknik pengumpulan data serta sistematika penulisan.

BAB II ( Gambaran Umum )

Berisi profil Kids Fun Parcs parcs yang terdiri dari sejarah berdirinya, visi dan misi perusahaan, struktur organisasi perusahaan dan atraksi yang ditampilkan.

BAB III ( Pembahasan )

Berisi tentang strategi paket yang ditawarkan,bagaimana upaya dalam menawarkan produk paket serta kendala yang dihadapi dalam mengenalkan produk paket yang ditawarkan.

BAB IV ( Penutup )

Berisi kesimpulan dari hasil penulisan dan saran untuk pihak dengan kegiatan Praktek Kerja Lapangan tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Analisis Stabilitas Lereng Akibat Beban Hujan Harian Maksimum Bulanan dan Beban Lalu Lintas (Studi Kasus Desa Mangunharjo, Jatipurno, Wonogiri).. Skripsi, Program

Tutupan lahan berpengaruh terhadap Safety Factor (SF) karena semakin kecil nilai koefisien limpas (CN) dalam kategori lahan maka akan berpengaruh terhadap infiltrasi air

Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 541-550.. The Search for Parasites in

Menindaklanjuti hasil kegiatan survei lapangan dan pertemuan koordinasi ke-1 yang telah dilaksanakan pada tanggal 23 – 27 April 2012 di BAPPEDA Kabupaten Karawang

Dalam penelitian ini, analisis dikhususkan untuk memahami makna tekstual dalam pemberitaan investasi miras pada media CNN Indonesia melalui analisis (1)

Menurut Katu (1995), pembelajaran generatif merupakan suatu model pembelajaran yang menekankan pada pengintegrasian secara aktif pengetahuan baru dengan

Menurut riset penelitian Evelyna (2017) mengatakan penggunaan rendaman chitosan dengan konsentrasi 2% menunjukkan rata-rata koloni Candida albicans pada gigi tiruan

Pada penelitian ini akan dibahas mengenai perambatan retak statik (static crack propagation) pada sudu gerak tingkat akhir turbin uap akibat beban tekanan uap