• Tidak ada hasil yang ditemukan

SURAT TUGAS. No.0289/C.01/LPPM-UBSI/III/2021. Tentang Panitia Pengabdian Masyarakat LPPM UBSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SURAT TUGAS. No.0289/C.01/LPPM-UBSI/III/2021. Tentang Panitia Pengabdian Masyarakat LPPM UBSI"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

SURAT TUGAS

No.0289/C.01/LPPM-UBSI/III/2021

Tentang

Panitia Pengabdian Masyarakat LPPM UBSI Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, dengan ini menugaskan :

Penanggung Jawab Dr. Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd Ketua Pelaksana Yuri Rahayu SE.,MM

Anggota Andi Riyanto S.E., M.M. Dicki Prayudi SE. MM. Resti Yulistria S.Pd, MM Ayu Lestiana Rizkia Putri Dinda Ramdiani A

Eva Narulita

Bertanggung jawab terhadap jalanya acara dari awal s/d akhir sebagai Panitia Pengabdian Masyarakat UBSI berupa Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Covid-19 masa penugasan pada:

Tanggal : 26 Juni 2021 hingga 27 Juni 2021 Tempat : Kawasan Kampung Cipelang

Kampung Cipelang Rt.11 - Rw 04 - Selabintana Wetan - Kabupaten Sukabumi

Surat tugas dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Jakarta, 25 Maret 2021 Ketua LPPM

Universitas Bina Sarana Informatika

Taufik Baidawi, M.Kom Tembusan

- Rektor UBSI - Arsip - Ybs

(2)

SURAT KETERANGAN Nomor: 03/SK/04-11/2021

Ketua RT. 11 - RW. 04 Kampung Cipelang Selabintana Wetan, Kec. Selabintana, Kab. Sukabumi menerangkan bahwa nama-nama yang tercantum di bawah ini merupakan dosen dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika PSDKU Kampus Sukabumi:

NO NAMA KETERANGAN

1 Yuri Rahayu, SE., MM. Ketua Pelaksana

2 Dicki Prayudi, SE., MM. Tutor

3 Andi Riyanto, SE., MM.

Anggota 4 Resti Yulistria, S.Pd., MM.

5 Ayu Lestiana Rizkia Putri 6 Eva Narulita

7 Dinda Ramdiani A.

Telah melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M dalam Mengurangi Penyebaran Covid-19 di Kawasan Wisata Agroeduwisata Kampung Cipelang Selabintana Wetan” yang diselenggarakan pada:

Tanggal : 26 - 27 Juni 2021

Tempat : Kawasan Agroeduwisata Kampung Cipelang Selabintana Wetan, Kec. Selabintana Kab. Sukabumi

Demikian surat keterangan ini dibuat untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Sukabumi, 29 Juni 2021 Ketua RT. 11 – RW. 04

Eman Sulaeman RUKUN WARGA 04/RUKUN TETANGGA 11

Kampung Selabintana Wetan, Jalan Kampung Cipelang, Kec. Selabintana, Kab. Sukabumi

(3)

i

LAPORAN

PENGABDIAN MASYARAKAT

SOSIALISASI PENTINGNYA KONSISTENSI PENERAPAN 3M

DALAM MENGURANGI PENYEBARAN VIRUS COVID-19 PADA

KAMPUNG WISATA DAN AGROEDUWISATA KAMPUNG

CIPELANG KABUPATEN SUKABUMI

Oleh:

YURI RAHAYU, SE, MM. (200703163) ANDI RIYANTO, SE, MM. (201003067) DICKI PRAYUDI, SE, MM. (201509239) RESTI YULISTRIA, S.Pd, M.M (201007197) AYU LESTIANA RIZKIA PUTRI (11190315)

EVA NARULITA (11190644) DINDA RAMDIANI A (11190515)

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (D3) FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA

UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA JULI 2021

(4)

ii

HALAMAN PENGESAHAN

1. Judul : Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Virus Covid-19 2. Mitra : Kampung Wisata dan Agroeduwisata Kampung

Cipelang – Kabupaten Sukabumi 3. Ketua Pelaksana

a. Nama lengkap : Yuri Rahayu, SE, MM b. NIP : 200703163

c. Jabatan Fungsional : Lektor

d. Program Studi : Sistem Informasi Akuntasi (D3) e. Email : [email protected]

4. Jumlah Anggota : 3

a. Nama Anggota 1 : Andi Riyanto, SE, MM b. Nama Anggota 2 : Dicki Prayudi, SE, MM c. Nama Anggota 2 : Resti Yulistria, S.Pd, MM 5. Lokasi Kegiatan/Mitra

a. Wilayah Mitra (Desa/Kecamatan) : Selabintana Wetan b. Kabupaten/Kota : Kab Sukabumi

c. Provinsi : Jawa Barat

6. Biaya yang disetujui : Rp. 3.578.000

Sukabumi, 11 Juli 2021

Mengetahui,

Rektor UBSI Ketua Pelaksana,

(Dr. Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd) (Yuri Rahayu, SE, MM))

NIP. 199810339 NIP. 200703163

Menyetujui, Ketua LPPM

(Taufik Baidawi)

(5)

iii

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ………i

HALAMAN PENGESAHAN ……….ii

DAFTAR ISI ………..iii

RINGKASAN ………iv

I. PENDAHULUAN ………..1

II. METODE PELAKSANAAN ……….4

III. LUARAN YANG DICAPAI (OUTPUT) ………. 8

IV. MANFAAT YANG DIPEROLEH (OUTCOME) ……….9

V. REALISASI BIAYA ………10

VI. KESIMPULAN DAN SARAN ………10

DAFTAR PUSTAKA ….………..11

(6)

iv

RINGKASAN

Kepatuhan publik terhadap protokol kesehatan sangat penting untuk mengendalikan pandemi. Tujuan kegiatan sosialisasi kesehatan pada masyarakat adalah sebagai salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Dosen dan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Sukabumi adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran untuk penerapan protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dengan metode ceramah dan praktik. Materi yang diberikan adalah penerapan protokol kesehatan 3M yaitu Menjaga Jarak, Memakai Masker, Menghindari kerumunan agar pengunjung Kampung Wisata dan Agroeduwisata Kampung Cipelang Selabintana Wetan Kabupaten Sukabumi terhindar dari COVID-19. Selain itu edukasi yang diberikan yaitu tentang cara mencuci tangan yang benar serta pemakaian masker yang benar. Pengabdian masyarakat tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian COVID-19 diharapkan dapat menjadi dorongan untuk perubahan perilaku masyarakat terhadap protokol kesehatan COVID-19. Sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran Penerapan Protokol Kesehatan 3M di Kampung Cipelang tersebut untuk pencegahan penularan COVID-19. Bentuk keluaran dari hasil kegiatan Pengabdian masyarakat tersebut akan dipublikasikan di media cetak Republika sebagai bentuk share kepada masyarakat sekitar tentang apa yang sudah dilakukan oleh Tim Dosen dan mahasiswa terhadap kepedulian dan Pengabdian kepada masyarakat.

(7)

1 I. PENDAHULUAN

A. Analisis Situasi

Pandemi Virus Corona atau COVID-19 semakin meresahkan masyarakat. Korban jiwa terus berjatuhan dan ekonomi nasional terganggu. Pelaku usaha pun putar otak agar bisnis mereka tetap jalan. Misalnya para pemilik bisnis wisata, yang terus berusaha melewati masa krisis agar tetap eksis. Salah satu cara yang dapat dilakukan mereka selama masa pandemi COVID-19 ini adalah dengan selalu menerapakan protokol kesehatan kepada seluruh pengelola dan pengunjung tempat wisata.

Protokol kesehatan adalah aturan dan ketentuan yang perlu diikuti oleh segala pihak agar dapat beraktivitas secara aman pada saat pandemi COVID-19 ini. Protokol kesehatan dibentuk dengan tujuan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas secara aman dan tidak membahayakan keamanan atau kesehatan orang lain. Jika masyarakat dapat mengikuti segala aturan yang tertera di dalam protokol kesehatan, maka penularan COVID-19 dapat diminimalisir. Salah satu contoh protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan 3M, yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Dalam protokol kesehatan tersebut dipaparkan aturan-aturan yang perlu dilakukan oleh segala pihak yang berada di tempat atau fasilitas umum. Pada setiap lokasi tersebut, aturan-aturan protokal kesehatan diperuntukkan beberapa pihak, yaitu pihak pengelola atau penyelenggara, penjual atau pekerja, dan pengunjung atau tamu. Setiap pihak memiliki perannya masing-masing sehingga aturan bagi tiap pihak telah disesuaikan.

Kampung Wisata Cipelang adalah suatu sebuah Kawasan wisata dan agro wisata dengan beberapa tempat wisata alam dan nuansa asri. Di sekitar wisata terdapat pemandangan pegunungan dan air terjun. Benar-benar perpaduan yang sempurna untuk melengkapi destinasi liburan. Lokasinya pun juga mudah dicapai. Fasilitasnya antara lain tempat perkemahan, air terjun dan anak sungai dengan air yang bening. Lokasi Wisata yang bisa dikumjungi salah satunya adalah Kawasan Out Bond Cakrawala, Out Bond Yasaonta, Agroeduwisata (Pengabuangan empat fungsi yaitu Produksi, Edukasi, Wisata dan Konservasi) Jual petik Jeruk Dekopon dan Tebing Cinta sebagai tempat hiburan keluarga.

Salah satu Tokoh Masyarakat yang bernama Pak Asep yang berdomisi di Babakan Situ yang bergabung dalam Kelompok Tani Cipelang sekaligus Pemilik dan Pengelola kebun Jeruk Dekopon. Bermula di sekitar bulan Februari 2018 beliau berhasil menanam 120 pohon

(8)

2

kemudian berlanjut di bulan Juni 2018 untuk menaman kembali sekitar 100 pohon sehingga total pohon jeruk yang sudah produktif menghasilkan buah dan bisa bisa dinikmati buahnya oleh pengunjung mencapai 220 pohon.

Tidak hanya puas dengan hasil panen jeruk yang tentunya bernilai ekonomis, kerjasama antara pak Asep sebagai pelaku utama dengan BPP Kecamatan Sukabumi terus terjalin sehingga terciptalah Agroeduwisata Petik Sendiri Jeruk dekpon Cipelang. Aroeduwisata Jeruk Dekopon Cipelang berada Kampung Cipelang Selabintana Desa Sudajayagirang Kabupaten Sukabumi, tepatnya di area perkebunan teh Selabintana, di sana para pengunjung akan disuguhi pemandangan alam kebun teh dengan urangannya yang sejuk menenangkan.

Di Agrowisata ini para pengunjung juga bisa membeli bunga Gerbera, Kerisan dan Sedap Malam dengan memanen sendiri di kebun. Tidak hanya agrowisata jeruk Dekopin Cipelang, Kecamatan Sukabumi juga memikili agrowisata Jeruk Chokun Anugerah. Wahana ini dikelola oleh bapak Piet Gunawan pelaku utama yang menekuni budidaya jeruk chokun mulai bulan Juli 2019, Wahanan Agroeduwisata Jeruk chokun mulai dibuka secara resmi oleh Camat Sukabumi pada 6 Juli 2020. Para pengunjung bisa membeli jeruk dengan memetik sendiri sekaligus mendapatkan edukasi cara budidaya jeruk dari pemiliknya dan pemandu kebun. Di Agroeduwisata yang beralamat di Jl. Selabintana Km. 7 Desa Sudajayagirang Kecamatan Sukabumi ini, pengelola menyediakan juga bibit jeruk chokun, jeruk dekpon, bibit tanaman tin, bibit kurma, bibit anggur dan bibit jaitun. Agroeduwisata adalah inovasi alternatif menjawab tantangan dan resiko terutama di saat pandemi seperti ini minimal untuk bisa bertahan hidup. Perpaduan antara pendidikan pada usia dini, optmalisasi destinasi wisata dan strategi pemasaran produk pertanian ke kinian, merupakan upaya yang harus didukung oleh pemangku kepentingan. Ini merupakan salah satu upaya untuk mengembalikan kembali prioritas perekonomian ke sektor pertanian yang sesuai tuntutan ke kinian dengan bantuan teknologi informasi, memerlukan kerja bersama dan keberpihakan kebijakan, tumbuhnya wirausaha baru pertanian harus diwujudkan. (Swadaya,SY/NL, 2020)

Atas dasar hal tersebut diatas, maka Program Studi Sistem Informasi Akuntansi, Fakultas Teknologi Informasi Kampus Kota Sukabumi Universitas Bina Sarana Informatika bekerja sama dengan pengelola Wisata dan Agroeduwisata – Kampung Cipelang - Selabintana Kabupaten Sukabumi mengadakan Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat mengenai “Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Virus Covid-19” dan dalam upaya mewujudkan konsistensi penerapan 3M untuk mengurangi

(9)

3

penyebaran virus covid-19. Menganut pada SOP yang sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, dilihat dari Aspek Sumber Daya Manusia (SDM) di Kampung Wisata dan Agroeduwisata Kampung Cipelang yang terdiri dari berbagai kalangan baik anak-anak, remaja, dan orang tua, sehingga sosialisasi yang diberikan dapat tepat sasaran.

Gambar 1. Mitra Kampung Wisata Cipelang Kota Sukabumi

B. Peta Lokasi Mitra

Kampung Wisata Cipelang Kulon Selabintana - Kabupaten Sukabumi terletak berlokasi di Jalan Kampung Cipelang, Rt. 11/RW 04, Kampung Selabintana Wetan, Kecamatan Selabintana, Kab. Sukabumi. Jarak antara Universitas Bina Sarana Informatika dengan Kampung Wisata Cipelang kurang lebih adalah 10 km

(10)

4 C. Permasalahan Mitra

Berikut permasalahan yang dihadapi oleh mitra:

1. Kurangnya personil pegawai dalam mengawasi pengunjung agar selalu mematuhi protokol kesehatan ketika berada dikawasan Kampung Wisata dan Agroeduwisata Kampung Cipelang – Selabintana Kabupaten Sukabumi.

2. Masih ada beberapa pengunjung yang mengabaikan dan bahkan tidak peduli terhadap protokol kesehatan, sehingga mengalami kesulitan saat memberikan pengarahan dari pengelola. Sehingga tindakan yang dilakukan adalah memberikan pengabdian masyarakat berupa Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Virus Covid-19.

II. METODE PELAKSANAAN

Berdasarkan permasalahan tersebut, maka bentuk kegatan pengabdian masyarakat khususnya prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas Bina Sarana Informatika Kampus Kota Sukabumi, yaitu:

1. Memberikan penyuluhan tentang Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Virus Covid-19 secara umum sehingga peserta dapat menerima pengetahuan baru terkait protokol kesehatan yang baik dan benar.

2. Memberikan penyuluhan mengenai praktek 3M sebagai salah satu bentuk protokol kesehatan yang direkomendasikan oleh pemerintah dengan baik dan benar.

Metode pelaksanaan yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan pada Kampung Wisata dan Agroewisata Kampung Cipelang yaitu :

1. Tahap persiapan

Tahap persiapan dilaksanakan untuk mengetahui permasalahan yang dialami oleh pengelola Kampung Wisata dan Agroeduwisata Cipelang dalam melaksanakan protokol kesehatan kepada pengunjung serta untuk memastikan kesediaan mitra untuk kegiatan pengabdian masyarakat ini. Termasuk dalam tahap ini adalah membuat materi yang akan disampaikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

2. Tahap pelaksanaan

(11)

5

memberikan Sosialisasi kepada pengunjung Kampung Wisatadan Agroeduwisata Cipelang mengenai pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Virus Covid-19.

3. Tahap monitoring dan evaluasi.

Tahap ini dilakukan dengan memberikan peserta pengabdian beberapa pertanyaan kuesioner melaui form kuesioner untuk mengetahui bagaimana respon dari peserta pengabdian masyarakat.

Tugas dari tim pelaksana pengabdian masyarakat sebagai berikut: 1. Ketua Pelaksana

Nama : Yuri Rahayu, SE, MM. Bidang Ilmu : Sistem Informasi Akuntansi Tugas :

a. Bertanggung jawab dan merancang kegiatan pengabdian masyarakat b. Melakukan pendekatan kepada mitra

c. Mempersiapkan pelaksanakan program

d. Menyusun proposal dan laporan pengabdian kepada masyarakat 2. Anggota 1

Nama : Andi Riyanto, S.E, M.M Bidang Ilmu : Sistem Informasi Akuntansi Tugas :

a. Menyusun Materi atau Modul Pengabdian Masyarakat b. Membuat press release

3. Anggota 2

Nama : Dicki Prayudi, S.E, M.M Bidang Ilmu : Sistem Informasi Akuntansi Tugas :

a. Menjadi Tutor dalam kegiatan pengabdian masyarakat

b. Membantu peserta pengabdian masyarakat dalam mempraktekan materi pengabdian masyarakat.

(12)

6 4. Anggota 3

Nama : Resti Yulistria, S.Pd, M.M Bidang Ilmu : Administrasi Bisnis Tugas :

a. Menjadi MC sekaligus moderator kegiatan pengabdian masyarakat

b. Membantu peserta pengabdian masyarakat dalam Sosialisai Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M

c. Membantu menyusun proposal dan laporan pengabdian masyarakat

Mahasiswa yang dilibatkan dalam program kemitraan masyarakat: 1. Nama : Ayu Lestiana Rizkia Putri

NIM : 11190315

Tugas : Membantu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat 2. Nama : Eva Narulita

NIM : 11190644

Tugas : Membantu semua pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat 3. Nama : Dinda Ramdiani A

NIM : 11190515

Tugas : Membantu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat

Pengabdian Masyarakat ini akan dilaksanakan pada: Tanggal : 26 – 27 Juni 2021

(13)

7

Tabel 1. Rundown Acara Kegiatan

Sosialisasi penyampaian materi Covid 19 dan pencegahannya bekerja sama dengan

pengelola Kampung Wisata dan Agroeduwisata Cipelang yang beralamat di Jalan Kampung Cipelang, Rt. 11/RW 04, Kampung Selabintana Wetan, Kecamatan Selabintana, Kab. Sukabumi. Jumlah peserta yang telah diedukasi penyampaian Covid dan pencegahannya ini berjumlah 55 peserta.

HARI WAKTU URAIAN MATERI PETUGAS ALAT

I

09.00 – 10.00 Persiapan Tim Banner. Covid

Tools. 10.00 – 10.30 Pembukaan dan Sambutan

Kaprodi Ketua Pelaksana Perwakilan Instansi

Mini Brief

10.30 – 12.00 Sosialisasi Penyampaian materi terkait Covid dan pencegahannya.

Dicki Prayudi SE MM Banner. Covid Tools. 12.00 – 13.00 Isoma & Selesai Peserta dan Tim

II

09.00 – 10.00 Persiapan Tim

10.00 – 11.00 Sosialisasi Penyampaian materi

terkait Covid dan pencegahannya. Resti Yulistria Spd. MM

Banner. Covid Tools

11.00 – 11.15 Coffe Break Peserta dan Tim

11.15 - 12.00 Diskusi dan Evaluasi Peserta dan Tim

Lembar TTD, Dokumentasi.

12.00 - 12.30 Ramah Tamah dan Foto Bersama Peserta dan Tim Dokumentasi

12.30 – 13.00 Selesai Tim

(14)

8 III. LUARAN YANG DICAPAI (OUTPUT)

Luaran yang dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah:

Tabel 2. Luaran yang Dicapai

No Jenis Luaran Indikator Capaian Status

Capaian 1

Publikasi di jurnal ilmiah cetak atau elektronik

Artikel di Jurnal Internasional Tidak Ada Artikel di Jurnal Nasional Terakreditasi Tidak Ada Artikel di Jurnal Nasional Tidak Terakreditasi Tidak Ada 2

Artikel ilmiah dimuat di prosiding cetak atau elektronik

Internasional Tidak Ada

Nasional Tidak Ada

Lokal Tidak Ada

3 Artikel di media masa cetak atau elektronik

Nasional Tidak Ada

Lokal Ada

4 Dokumentasi pelaksanaan Video kegiatan Tidak Ada 5

(Keynote Speaker/Invited) dalam temu ilmiah

Internasional Tidak Ada

Nasional Tidak Ada

Lokal Tidak Ada

6 Pembicara tamu (Visiting Lecturer)

Internasional Tidak Ada

7 Kekayaan Intelektual (KI)

Paten Tidak Ada

Paten Sederhana Tidak Ada

Perlindungan Varietas Tanaman Tidak Ada

Hak Cipta Tidak Ada

Merk Dagang Tidak Ada

Rahasia Dagang Tidak Ada

Desain Produk Industri Tidak Ada Indikasi Geografis

8 Buku Buku ber ISBN Tidak Ada

9 Book chapter Tidak Ada

10 Mitra Non Produktif

Pengetahuannya meningkat Ada Keterampilannya meningkat Tidak Ada Kesehatannya meningkat Tidak Ada Pendapatannya meningkat Tidak Ada Pelayanannya meningkat Tidak Ada

Hasil luaran ini dipublikasikan pada media massa online yaitu

https://radarsukabumi.com/pendidikan/universitas-bina-sarana-informatika/dosen-universitas-bsi-sukabumi-ajak-wisatawan-terapkan-prokes/2/ dan

https://www.republika.co.id/berita/qvtgjc349/dosen-ubsi-sukabumi-ajak-wisatawan-terapkan-prokes

(15)

9

IV. MANFAAT YANG DIPEROLEH (OUTCOME)

Manfaat yang diperoleh dari pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini yaitu:

1. Para peserta / pengujung mendapatkan Sosialisasi Pentingnya Konsistensi Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Virus Covid-19 secara umum sehingga peserta dapat menerima pengetahuan baru terkait protokol kesehatan yang baik dan benar. Hal ini dapat ditunjukan dari penerapan penggunaan masker yang baik dan benar. Tim mengukur sejauh mana pengunjung menggunakan masker pada hari pelaksanaan Pengabdian Masyarakat sebelum dilakukan sosialisasi dan setelah dilakukan sosialisasi. Pengunjung yang tidak menggunakan masker rata-rata beralasan lupa tidak membawa masker dan tidak memiliki masker.

Grafik 4.1 Penggunaan Masker Sebelum dan Setelah Sosialisasi

2. Para peserta / pengunjung mendapatkan penyuluhan mengenai praktek 3M sebagai salah satu bentuk protokol kesehatan yang direkomendasikan oleh pemerintah dengan baik dan benar. #M ini diantaranya adalah menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Bagi engunjung wisata, sebenarnya telah disiapkan area tunggu dan area ustirahat per spot oleh venue, sehingga pengunjung tidak berbaur terlalu dekat dengan pengunjung lain. Adapun persentase pemahaman 3M ini sebelum dan sesudah sosuialisasi adalah sebagai berikut:

0% 20% 40% 60% 80% 100% Hari 1 Hari 2

Persentase Penggunaan Masker

(16)

10

Grafik 4.2. Pemahaman Penerapan 3M sebelum dan setelah Sosialisasi

3. Jumlah Signade 3M. Penerapan 3M tidak lepas dari banyaknya pengingat berupa flyer, spanduk, brosur atau tanda-tanda lain sebagai pengingat apabila pengunjung lupa akan pelaksanaan 3M.

Grafik 4.2. Jumlah Signade 3M sebelum dan setelah Sosialisasi 0% 20% 40% 60% 80% 100% Hari 1 Hari 2

Pemahaman Penerapan 3M

Pemahaman Penerapan 3M Sebelum Sosialisasi Pemahaman Penerapan 3M Setelah Sosialisasi

0 5 10 15 20 25 Hari 1 Hari 2

Jumlah Signade 3M

(17)

11 V. REALISASI BIAYA

Biaya yang telah dikeluarkan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi: Tabel 3. Realisasi Biaya

HONOR

No Item Honor Kegiatan Volume Satuan Honor (Rp) Total (Rp) 1 Honor Tutor pengabdian masyarakat 1 orang 200.000 200.000

Total Honor 200.000

BELANJA BAHAN

No Item Bahan Volume Satuan Honor (Rp) Total (Rp)

1 Pengadaan materi sosialiasi 40 eksemplar 10.000 400.000 2 Penyiapan proposal pengabdian masyarakat 1 eksemplar 30.000 30.000

3 Konsumsi Snack 40 pcs 10.000 400.000

4 Spanduk 2 pcs 150.000 300.000

5 Masker 1 box 35.000 35.000

6 Handsanitizer 4 box 72.000 288.000

Total Belanja Bahan 1.453.000

BELANJA BARANG NON OPERASIONAL

No Item Bahan Volume Satuan Honor (Rp) Total (Rp)

1 Jam Dinding 1 pcs 100.000 100.000

2 Plakat 1 pcs 200.000 200.000

3 Merchandise gelas BSI 35 pcs 25.000 875.000

4 Paper Bag 35 pcs 10.000 350.000

Total Belanja Barang Non Operasional 1.525.000

BIAYA PERJALANAN

No Item Bahan Volume Satuan Honor (Rp) Total (Rp)

1 Transportasi survey 4 orang 100.000 400.000

Total Biaya Perjalanan 400.000

Total Keseluruhan 3.578.000

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, memberikan banyak manfaat bagi peserta dalam mendapatkan informasi Covid dan cara penanggulangannya. Peserta juga berharap ada kelanjutan secara regular untuk memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada pengunjung atau anggota masyarakat lain dalam kehidupan bermasyarakat dalam keadaan pandemik ini.

(18)

12 B. Saran

Pada pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terdapat beberapa saran kepada mitra terkait dengan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid 19 di area wisata yaitu perlu disediakan tools/flyer pengingat kepada pengunjung tentang pentingnya menjungjung penerapan 3M. Selain itu, perlu dikurangi area-area tempat yang berpotensi berkumpulnya pengunjung dalam satu titik.

DAFTAR PUSTAKA

BNPB; Satuan Tugas Penanganan Covid 19 (2020). JUMLAH TERPAPAR COVID-19 DI INDONESIA. Jakarta https://covid19.go.id/

Buana, D. R. (2020). ANALISIS PERILAKU MASYARAKAT INDONESIA DALAM MENGHADAPI PANDEMI VIRUS CORONA (COVID-19) DAN KIAT MENJAGA KESEJAHTERAAN JIWA.

GANDHAWANGI, S. (2020). Kepatuhan Protokol Kesehatan Rendah, Pandemi Covid-19 di Indonesia Bakal Lama. Kompas.

Nasional, T. K.-1. (2021). Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia Sejalan Dengan Tingkat Dunia. Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia.

PDPI,PERKI, PAPDI, PERDATIN, IDAI (2020). PEDOMAN TATALAKSANA COVID-19 EDISI KE-2. Jakarta. https://www.papdi.or.id/download/938-pedoman-tatalaksana-covid-19-edisi-2-agustus-2020

Ratcliffe, Rebecca (2020). FIRST CORONAVIRUS CASES CONFIRMED IN INDONESIAAMID FEARSNATION IS ILL-PREPARED FOR AN OUTBREAK. Salam: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i,7(3),

217-226.https://doi.org/10.15408/sjsbs.v7i3.15082 Swadaya,SY/NL. (2020, Juli 14). Retrieved from

https://www.swadayaonline.com/artikel/6942/Mengenal-Lebih-Dekat-Potensi-Agrowisata-Jeruk-di-Sukabumi/2020.

The Guardian (dalam Bahasa Inggris). https://www.theguardian.com/world/2020/mar/02/first-coronavirus-cases-confirmed-in-indonesia-amid-fears-nation-is-ill-prepared-for-outbreak World Health Organization. 2020). CORONA VIRUS DISEASE (COVID-19) PANDEMIC.

(19)

13 LAMPIRAN

(20)
(21)

15

(22)
(23)
(24)

18

(25)

19

Lampiran D. Luaran Pengabdian Masyarakat

Dosen Universitas BSI Sukabumi Ajak Wisatawan Terapkan Prokes

SUKABUMI – Kepatuhan publik terhadap protokol kesehatan (prokes) sangat penting untuk mengendalikan penyebaran virus covid-19. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes membuat penyebaran covid-19 bukan semakin berkurang melainkan bertambah tiap harinya.

Hal ini membuat Tim Dosen dan Mahasiswa Program Studi (prodi) Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas BSI kampus Sukabumi mengajak masyarakat untuk konsisten terapkan prokes.

Bertempat di Agroeduwisata Kampung Cipelang Selabintana Wetan, Sukabumi, sejumlah dosen Universitas BSI mengajak para wisatawan untuk menerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi, pada Sabtu dan Minggu, 26-27 Juli 2021.

Yuri Rahayu selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa edukasi yang diberikan yaitu tentang cara mencuci tangan yang benar serta pemakaian masker.

“Kegiatan ini sebagai bentuk upaya dalam mewujudkan konsistensi penerapan 5M untuk mengurangi penyebaran virus covid-19 pada masyarakat sukabumi khusunya di lokasi wisata, Kampung Wisata Cipelang dan Agroeduwisata dengan Obyek Kawasan Cakrawala,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (5/7).

Yuri mengaku memilih tempat wisata sebagai kegiatan ini karena tempat wisata merupakan salah satu obyek penyebaran covid-19.

Beberapa kasus positif covid-19 disebabkan oleh wisatawan yang sedang mengunjungi tempat wisata, namun lupa menerapkan prokes 5M. Bahkan sejumlah pengunjung dengan santainya tidak memakai masker.

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat menjadi sadar akan pentingnya penerapan 5M, sehingga kita sebagai masyarakat mawas diri untuk mencegah penyebaran covid-19. Jangan cuma menyalahkan pemerintah saja, namun kesadaran dari masyarakat juga perlu mengikuti semua prosedur agar pandemic ini segera berakhir,” tutupnya.

Link Press Release

Radar Sukabumi: https://radarsukabumi.com/pendidikan/universitas-bina-sarana-informatika/dosen-universitas-bsi-sukabumi-ajak-wisatawan-terapkan-prokes/

(26)

20

Republika: https://www.republika.co.id/berita/qvtgjc349/dosen-ubsi-sukabumi-ajak-wisatawan-terapkan-prokes

(27)

21 Lampiran E. Dokumentasi Kegiatan

(28)
(29)

1

MODUL

PENGABDIAN MASYARAKAT

SOSIALISASI PENTINGNYA KONSISTENSI PENERAPAN 3M

DALAM MENGURANGI PENYEBARAN VIRUS COVID-19 PADA

KAMPUNG WISATA DAN AGROEDUWISATA KAMPUNG

CIPELANG KABUPATEN SUKABUMI

Oleh:

YURI RAHAYU, SE, MM. (200703163) ANDI RIYANTO, SE, MM. (201003067) DICKI PRAYUDI, SE, MM. (201509239) RESTI YULISTRIA, S.Pd, M.M (201007197) AYU LESTIANA RIZKIA PUTRI (11190315)

EVA NARULITA(11190644) DINDA RAMDIANI A(11190515)

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (D3) FAKULTAS TEKNIK DAN INFORMATIKA

UNIVERSITAS BINA SARANA INFORMATIKA JULI 2021

(30)

2

Pandemi Virus Corona atau COVID-19 semakin meresahkan masyarakat. Korban jiwa terus berjatuhan dan ekonomi nasional terganggu. Pelaku usaha pun putar otak agar bisnis mereka tetap jalan. Misalnya para pemilik bisnis wisata, yang terus berusaha melewati masa krisis agar tetap eksis. Salah satu cara yang dapat dilakukan mereka selama masa pandemi COVID-19 ini adalah dengan selalu menerapakan protokol kesehatan kepada seluruh pengelola dan pengunjung tempat wisata.

Protokol kesehatan adalah aturan dan ketentuan yang perlu diikuti oleh segala pihak agar dapat beraktivitas secara aman pada saat pandemi COVID-19 ini.

Protokol kesehatan dibentuk dengan tujuan agar: 1. Masyarakat tetap dapat beraktivitas secara aman

2. Tidak membahayakan keamanan atau kesehatan orang lain.

3. Jika masyarakat dapat mengikuti segala aturan yang tertera di dalam protokol kesehatan, maka penularan COVID-19 dapat diminimalisir. Salah satu contoh protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan 3M dan 5M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.

Makna gerakan 5M protokol kesehatan adalah sebagai pelengkap aksi 3M. yaitu:

1. Memakai masker : Peraturan memakai masker yang benar harus diikuti jangan asal nempel dan sebagai syarat saja agar tidak kena rajia..tetapi tujuan masker untuk melindungi dari virus covid yang kemungkinan akan menular.

2. Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir harus dilakukan dengan benar selama minimal 1 menit agar virus yang kebetulan menempel akibat kita melakukan aktivitas bisa langsung mati.

3. Menjaga jarak, ini penting karena penularan bisa terjadi akibat kita berhadapan disaat berbicara dengan orang lain yang kebetulan ada gejala positif Covid.

4. Menjauhi kerumunan, Resiko berkerumunan dengan banyak orang merupakan salah satu factor pemicu tertular akan virus covid untuk sementara hindari sebisa mungkin kerumuman jika terlalu urgent keperluan tersebut.

5. Membatasi atau mengurangi Mobilitas : Keluar rumah kalau tidak berurusan dengan hal esensial hindari. Lebih baik untuk diam di rumah saja jika kegiatan tersebut masih bisa dilakukan dari rumah.

(31)
(32)
(33)

Diberikan Kepada

Yuri Rahayu, SE.,MM

Sebagai Ketua Pelaksana

Pengabdian Masyarakat yang diadakan di Kampung Wisata Dan Agroeduwisata - Kampung Cipelang

-selabintana Kabupaten Sukabumi dan diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

UBSI pada tanggal 26 Juni 2021 Hingga 27 Juni 2021 dengan materi Sosialisasi Pentingnya Konsistensi

Penerapan 3M Dalam Mengurangi Penyebaran Covid-19 .

Jakarta,4 Juli 2021

Ketua LPPM

Universitas Bina Sarana Informatika

Gambar

Gambar 1. Mitra Kampung Wisata Cipelang  Kota Sukabumi
Tabel 1. Rundown Acara Kegiatan
Tabel 2. Luaran yang Dicapai
Grafik 4.1 Penggunaan Masker Sebelum dan Setelah Sosialisasi
+3

Referensi

Dokumen terkait

Mengingat dari hasil penelitian dan pembahasan dalam pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam melalui model pembelajaran Snowball Throwing di UPTD SMP Negeri

Tahapan penelitian dimulai dengan prapemrosesan data menggunakan transformasi wavelet diskret, esktraksi fitur, reduksi fitur menggunakan PCA (Principal Component

Koleksi yang tersedia pada perpustakaan tersebut adalah jenis koleksi buku teks dalam bidang ilmu hukum, dan koleksi referensi yang berhubungan dalam bidang ilmu hukum,

Dengan ini diberitahukan kepada jemaat GKI Gunung Sahari, bahwa pada hari ini, Minggu, 25 Maret 2012 dalam kebaktian ke-IV (pukul.17.00) akan dilayankan Baptis Dewasa,

Selain morfem terikat dan morfem utuh yang bersifat terikat morfem {ber-} juga termasuk dalam morfem tidak bermakna leksikal karena morfem {ber-} tidak memiliki

PERTAMA : Program Kerja Komisi Penelitian dan Pengembangan Keilmuan (K-IV) Senat Akademik Institut Teknologi Bandung tahun 2014 sebagaimana tersebut dalam lampiran

Pihak pertama berjanji akan mewujudkan target kinerja yang seharusnya sesuai lampiran perjanjian ini, dalam rangka mencapai target kinerja jangka menengah seperti

Dengan adanya permasalah telah dijelaskan maka solusi yang didapatkan agar masyarakat lebih mudah mengenal monumen bersejarah di kota jambi adalah dengan menggabungkan teknologi