• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

4.1 Lingkungan Perancangan

Dalam perancangan program aplikasi ini, penulis menggunakan komputer dan sistem operasi dengan spesifikasi rekomendasi sebagai berikut:

1. Processor Intel Pentium 4. 2. Memory 1GB.

3. Operating System: Windows XP Professional Version 2002 Service Pack 2. 4. Microphone

Berikut ini adalah spesifikasi yang direkomendasikan :

1. Processor: Intel Pentium, Core 2 Duo T7200 @2.00GHz 1.99GHz. 2. Memory: 512MB.

3. Sistem Operasi: Windows XP Professional Version 2002 Service Pack 2. 4. Microphone

Sedangkan program yang digunakan adalah: 1. Borland Delphi 7.0

2. Matlab

(2)

4.2 Cara Kerja Program

Pada saat program pertama kali dijalankan, akan muncul form Menu Utama seperti pada Gambar 4.1.

Gambar 4.1 Tampilan FormUtama

Pada form ini terdapat tiga button yaitu New Entry, Identify voice, dan exit. Tombol exit digunakan untuk keluar dari program.

(3)

4.2.1 New Entry

Jika user ingin memasukkan data baru, maka user dapat mengklik ‘New Entry’

kemudian akan muncul FormBio seperti ditunjukkan pada Gambar 4.2.

Gambar 4.2 Tampilan FormBio

Ketika user menekan tombol “Submit”, maka program akan melakukan

pengecekan keabsahan data. Jika name belum terisi, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

(4)

Selain itu, jika gender belum dipilih, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Gambar 4.4 Tampilan FormBio jika gender belum dipilih.

Setelah selesai memasukkan biodata diri, maka akan muncul FormRekam1 yang berguna untuk merekam suara. Tampilan FormRekam1 dapat dilihat pada Gambar 4.5 berikut ini:

(5)

Tombol ‘Record’ berfungsi untuk merekam suara user, setelah tombol tersebut diklik maka selama dua detik komputer akan merekam suara user. Sesuai dengan perintah yang dilihat pada tampilan tersebut, user diminta untuk memasukkan input suara berupa huruf ‘A’. Setelah proses Record selesai, maka tombol ‘Save’ akan enable, tekan tombol ‘Save’ untuk menyimpan rekaman suara tersebut ke dalam file dengan format WAV. Setelah proses Save selesai, maka tombol ‘Continue’ akan enable. Tekan tombol ‘Continue’ untuk melanjutkkan ke FormAdd seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.6 berikut ini:

Gambar 4.6 Tampilan FormAdd

Pada FormAdd ini terdapat tombol ’Add to database’. Saat tombol tersebut ditekan, maka dilakukan perhitungan-perhitungan terhadap file suara yang telah direkam, lalu disimpan bersama dengan data-data pribadi yang diisi di dalam FormBio. Kemudian tombol ‘Add to database’ akan berubah menjadi tombol ‘Record more voice’ yang fungsinya menambahkan record suara untuk mencapai frekuensi yang lebih teliti.

(6)

Gambar 4.7 Tampilan FormAdd setelah perhitungan frekuensi selesai.

Jika tombol ‘Record more voice’ ditekan, maka akan muncul tampilan yang sama dengan Gambar 4.5. Kemudian setelah perekaman suara, akan muncul tampilan yang sama dengan Gambar 4.6. Hal ini berulang terus sampai jumlah record yang disimpan mencapai 20.

Setelah jumlah record mencapai 20, maka akan muncul tombol ‘Back to home’ yang berguna untuk kembali ke tampilan menu utama.

(7)

Gambar 4.8 Tampilan FormAdd setelah jumlah record mencapai 20.

4.2.2 Identify Voice

Ketika user menginginkan untuk melakukan proses pengidentifikasian suara,

maka akan muncul formRekam1 seperti pada Gambar 4.9.

(8)

Setelah itu untuk merekam suara, tekan tombol ‘Record’, kemudian selama dua detik komputer akan merekam suara anda. Setelah selesai, tombol ‘Save’ akan enable, tekan tombol ‘Save’ untuk menyimpan rekaman suara tersebut ke dalam file dengan format WAV. Setelah proses save selesai, maka tombol ‘Continue’ akan enable. Tekan tombol ‘Continue’ untuk melanjutkan ke FormResult seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.10.

Gambar 4.10 Tampilan FormResult

  Setelah proses perekaman suara selesai dilakukan, maka akan muncul tombol ‘Identify voice’ yang digunakan untuk melakukan perhitungan terhadap file suara yang sudah disimpan. Kemudian setelah itu, hasil yang didapat akan dibandingkan dengan data yang terdapat pada database. Jika terdapat data yang cocok, maka data pribadi si pemilik suara akan dimunculkan. Kemudian akan muncul tombol ‘Back to menu’ untuk kembali ke FormUtama.

(9)

Gambar 4.11 Tampilan FormResult

4.3 Evaluasi Program

Program mengolah input berupa suara manusia yang kemudian dikonversi menjadi sebuah file WAV. Kemudian dilakukan perhitungan dengan menggunakan FFT di dalam Matlab, kemudian diinput ke dalam sebuah database.

Dengan melakukan perekaman suara sebanyak 20 kali per orang, diperoleh hasil sebagai berikut.

Tabel 4.1 Hasil Record Suara

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Wayan 805 820 832 824 830 819 814 785 854 834 815 831 814 821 804 834 804 773 828 827 Aria 760 752 765 768 755 763 771 764 758 773 762 783 752 743 768 751 765 765 773 751 Willy 651 608 677 672 643 586 642 664 653 682 643 652 630 624 591 618 674 661 628 647 Kalvin 951 1009 967 983 982 953 948 931 896 991 965 946 971 984 968 979 943 950 971 983 Record ke Name

Setelah dilakukan perekaman dengan hasil seperti di atas, database yang disimpan oleh komputer adalah sebagai berikut

(10)

Tabel 4.2 Database suara

Name Birth of Date Gender Jumlah Record Rata-rata

Wayan 3 September 1987 Man 20 818

Aria 20 September 1987 Man 20 762

Willy 15 Oktober 1987 Man 20 642

Kalvin 19 April 1987 Man 20 964

Kemudian dilakukan pengidentifikasian suara dengan tiap orang melakukan input suara sebanyak 5 kali.

Tabel 4.3 Percobaan identifikasi

Nama Percobaan ke

1 2 3 4 5

Wayan Berhasil Berhasil Gagal Berhasil Gagal Aria Berhasil Berhasil Berhasil Gagal Berhasil Willy Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Kalvin Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil

Yang dimaksud gagal adalah ketika suara pemilik dikenali sebagai suara orang lain atau suara tidak dikenali sama sekali. Pada table percobaan di atas, bisa dilihat bahwa setiap orang melakukan 5 kali percobaan dan terdapat 2 kali gagal pada percobaan ketiga dan kelima oleh Wayan, dan satu kali gagal pada percobaan keempat oleh Aria.

Berdasarkan hasil percobaan tersebut, maka tingkat keakuratan program ini adalah sebagai berikut.

Persentase = ×100%

total berhasil

(11)

Percobaan pengidentifikasian dilakukan sebanyak 20 kali, percobaan berhasil diperoleh sebanyak 17 kali, maka diperoleh perhitungan sebagai berikut.

Persentase = 100% 20

17 ×

Maka persentase keakuratan program ini adalah 85% akurat.

Tingkat keakuratan ini tidak mencapai 100% dikarenakan adanya berbagai macam factor, antara lain :

1. Proses perekaman dilakukan di tempat yang agak ramai sehingga suara dari luar juga ikut terekam.

2. User tidak mengucapkan kata dengan intonasi yang sama.

3. Keadaan user sedang sakit sehingga suara yang dihasilkan juga ikut berubah. 4. Emosi user sedang tidak stabil menyebabkan volume suaranya berubah drastis.

Sebagai pembanding, percobaan pengidentifikasian akan coba dilakukan dengan tingkat kesalahan sebesar 5%. Hasil yang didapat dari percobaan tersebut adalah sebagai berikut

Tabel 4.4 Percobaan identifikasi dengan tingkat kesalahan 5%

Nama Percobaan ke

1 2 3 4 5

Wayan Gagal Gagal Berhasil Berhasil Gagal Aria Berhasil Gagal Berhasil Gagal Berhasil Willy Berhasil Gagal Berhasil Gagal Gagal Kalvin Gagal Berhasil Berhasil Berhasil Gagal

Berdasarkan hasil percobaan tersebut, maka tingkat keakuratan program dengan tingkat kesalahan maksimum sebesar 5% adalah sebagai berikut.

Persentase = ×100%

total berhasil

(12)

Percobaan pengidentifikasian dilakukan sebanyak 20 kali, percobaan berhasil diperoleh sebanyak 10 kali, maka diperoleh perhitungan sebagai berikut.

Persentase = 100% 20

10 ×

Maka persentase keakuratan program dengan tingkat kesalahan maksimum 5% adalah 50% akurat. Jika melihat dari hasil ini, maka program dengan tingkat kesalahan maksimum 10% memiliki tingkat keakuratan yang lebih baik, yaitu 85%.

Gambar

Gambar 4.1 Tampilan FormUtama
Gambar 4.2 Tampilan FormBio
Gambar 4.4 Tampilan FormBio jika gender belum dipilih.
Gambar 4.6 Tampilan FormAdd
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian terhadap variabel keputusan pembelian adalah bahwa mayoritas responden sejumlah 71% responden menyatakan bahwa

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut :Fraksi etil asetat kulit pisang raja ( Musa paradisiacal Sapientum ) memiliki aktivitas antioksidan yang

Adanya integritas yang tinggi dari kaum Muslimin untuk memajukan pendidikan, menghasilkan kemajuan ilmu pengetahuan dan lapangan kebudayaan lainnya, seperti terlihat pada

Penelitian tentang kajian resep ini dilakukan terhadap 800 lembar resep rawat jalan di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya pada tanggal 10 Maret – 10 April 2017, dengan

Proyek Pendulum Nusantara ini dibagi di dalam 2 (dua) tahap pembangunan yaitu Tahap 1 dimana akan dilakukan peningkatan dan pengembangan infrastruktur serta standardisasi

Aktivitas antioksidan pada perlakuan ekstrak etanol daun sirsak ( Annona muricata L.) 400 mg/kg BB memiliki pengaruh paling efektif untuk menetralisir kerusakan

Pada kenyataan taraf ini – unitarisme dan isu HAM – para pendiri negara telah mencapai kesepakatan model tindakan komunikatif, karena perjuangan mereka terhadap

Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pada usaha pembibitan sapi potong rakyatm diperlukan suplementasi yang mengandung mineral Ca Na, S dan molasses terhadap