Pasal 2
Ayat (2) Barang Kebutuhan Pokok
adalah barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan skala pemenuhan kebutuhan yang tinggi serta menjadi faktor pendukung kesejahteraan masyarakat.
Pasal 1
Ketentuan Barang Penting
a) mendukung program pemerintah
b) disparitas harga antar daerah yang tinggi
Pasal 2
Ayat (5)
Barang Penting
adalah barang strategis yang
berperan penting dalam menentukan kelancaran pembangunan nasional
Pasal 1 Pasal
2
Ayat (2)
Penetapan Barang Penting
penetapan jenis Barang Penting dilakukan berdasarkan sifat strategis pembangunan nasional
Pasal 2
Ayat (4)
BARANG PENTING
- benih; benih jagung,
padi dan kedelai
- pupuk
- gas elpiji 3kg
- triplek
- semen
- besi baja konstruksi
- baja ringan
PERPRES N0.71 TAHUN 2015
BARANG
KEBUTUHAN POKOK
Barang Kebutuhan
Pokok Hasil Pertanian
- beras
- kedelai bahan baku
tempe dan tahu
- cabe
- bawang merah
Ayat
(6)
Pasal
2
BARANG
KEBUTUHAN
POKOK
Barang Kebutuhan Pokok
Hasil
Peternakan dan Perikanan
- daging sapi
- daging ayam ras
- telur ayam ras
- ikan segar; bandeng,
kembung dan tongkol/
tuna/cakalang
Tugas Pemerintah Pusat dan Daerah a) meningkatkan dan melindungi produksi b) mengembangkan sarana produksi c) mengembangkan infrastruktur d) membina pelaku usaha
e) mengembangkan sarana perdagangan f) mengoptimalkan perdagangan antar pulau g) melakukan pemantauan dan pengawasan harga h) mengembangkan informasi komoditi secara nasional I) mengelola stok dan logistik
j) meningkatkan kelancaran arus distribusi k) mengelola impor dan ekspor
l) menyediakan subsidi ongkos angkut di daerah terpencil, terluar, dan perbatasan
Pasal 2
Ayat (5)
Pasal 5
Ayat (4)
dalam kondisi tertentu yang dapat mengganggu perdagangan nasional, pemerintah pusat wajib menjamin pasokan dan stabilitas harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting
Menetapkan Kebijakan Harga
a) penetapan harga khusus menjelang, saat dan setelah Hari Besar Keagamaan Nasional dan/atau pada saat terjadi gejolak harga b) penetapan harga eceran tertinggi dalam rangka
operasi pasar untuk sebagian atau seluruh Barang Kebutuhan Pokok sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (6); dan/atau
c) penetapan harga subsidi untuk sebagian atau seluruh Barang Kebutuhan Pokok dan/atau Barang Penting sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (6) Penetapan Barang Kebutuhan Pokok
penetapan Barang Kebutuhan Pokok dilakukan berdasarkan alokasi pengeluaran rumah tangga secara nasional untuk barang tersebut tinggi
Pasal 5
Ayat (1) Penetapan Barang Kebutuhan Pokok
penetapan Barang Kebutuhan Pokok dilakukan berdasarkan alokasi pengeluaran rumah tangga secara nasional untuk barang tersebut tinggi