KARAKTER MORFOMETRIK DAN MERISTIK KEPITING BAKAU
(Scylla serrata)
DI PERAIRAN MANGROVE KAMPUNG SENTOSA
BARAT
KELURAHAN BELAWAN SICANANG
KECAMATAN MEDAN BELAWAN
DELIMA SARI SIREGAR
130302047
PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERTANIAN
KARAKTER MORFOMETRIK DAN MERISTIK KEPITING BAKAU
(Scylla serrata)
DI PERAIRAN MANGROVE KAMPUNG SENTOSA
BARAT
KELURAHAN BELAWAN SICANANG
KECAMATAN MEDAN BELAWAN
SKRIPSI
DELIMA SARI SIREGAR
130302047
PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERTANIAN
KARAKTER MORFOMETRIK DAN MERISTIK KEPITING BAKAU
(Scylla serrata)
DI PERAIRAN MANGROVE KAMPUNG SENTOSA
BARAT
KELURAHAN BELAWAN SICANANG
KECAMATAN MEDAN BELAWAN
SKRIPSI
DELIMA SARI SIREGAR
130302047
Skripsi sebagai satu diantara beberapa syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Perikanan di Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan
Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara
PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
FAKULTAS PERTANIAN
PERNYATAAN MENGENAI SKRIPSI
DAN SUMBER INFORMASI
Saya yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Delima Sari Siregar
Nim : 130302047
Menyatakan bahwa skripsi yang berjudul “Karakter Morfometrik dan Meristik
Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Mangrove Kampung Sentosa Barat Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan” adalah benar merupakan hasil karya saya sendiri dan belum pernah diajukan dalam
bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Semua sumber data dan
informasi yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun yang
tidak diterbitkan dari penulis lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan
dalam daftar pustaka di bagian akhir skripsi ini.
Medan, Agustus 2017
ABSTRAK
DELIMA SARI SIREGAR. Karakter Morfometrik dan Meristik Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Mangrove Kampung Sentosa Barat Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan. Dibimbing oleh HASAN SITORUS dan ANI SURYANTI.
Salah satu metode untuk mengetahui pola Kepiting Bakau (Scylla serrata) adalah dengan mengkaji karakter morfometrik dan meristik organisme tersebut di alam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui ukuran morfometrik dan kisaran meristik Kepiting Bakau serta mengetahui pola pertumbuhan Kepiting Bakau di ekosistem mangrove Kampung Sentosa. Karakter yang diamati adalah lebar karapas, panjang karapas, tinggi karapas, optical groove widths, panjang chela sebelah kanan dan kiri, panjang profundus chela sebelah kanan dan kiri, tinggi chela sebelah kanan dan kiri, serta karakter meristik yang sifatnya tetap. Analisis data morfometrik digunakan cluster analysis terhadap data penelitian dengan menggunakan skala atau jarak euclidean. Hasil dari cluster analysis menghasilkan kemiripan terdekat pada stage 1 sampai 8 dengan nilai koefisien 0,000 (terdekat) sedangkan kemiripan terjauh pada stage 39 yang beranggotakan sampel no 1 dan 4 dengan nilai koefisien 40,535. Hasil regresi antara lebar karapas dan bobot tubuh kepiting bakau yang tertangkap pada tiap stasiun di perairan mangrove Kampung Sentosa Barat diperoleh persamaan sebagai berikut: Y = 54,754 + 0,217 X dan nilai R2= 0,935, sehingga menghasilkan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif.
ABSTRACT
DELIMA SARI SIREGAR. Morphometric and Meristic Character of Mangrove Crab (Scylla serrata) in Mangrove Ecosystem at West Sentosa Village, Medan Belawan Subdistrict. Guided by HASAN SITORUS and ANI SURYANTI.
One method for analysis of growth pattern of Mangrove Crab (Scylla serrata) is to measure of morphometric and meristic character in nature. The purpose of this research is to know the morphometric size and the range of Meristik Mangrove Crab and to know the growth pattern of Mangrove Crab in Sentosa mangrove ecosystem. The characters observed were the width of the carapace, the length of the carapace, the height of the carapace, the optical groove widths, the right and left chela lengths, the length of the right and left profundus chela, the right and left chela, and the fixed meristik character. Morfometric data analysis used cluster analysis to research data by using scale or distance euclidean. The result of cluster analysis yields the closest resemblance on stage 1 to 8 with the coefficient value of 0,000 (closest) while the furthest resemblance at stage 39 is composed of sample no 1 and 4 with coefficient value 40,535. The result of regression between the width of carapace and body weight of mangrove crab caught in each station in mangrove waters of Kampung Sentosa Barat obtained equation as follows: Y = 54,754 + 0,217 X and value R = 0,935, resulting in a negative allometric growth pattern.
RIWAYAT HIDUP
Penulis lahir di Kandista pada tanggal 07 November
1994. Anak Kedua dari enam bersaudara ini merupakan
putri dari pasangan Parluhutan Siregar dan Nuraini
Sitompul. Pendidikan formal yang pernah ditempuh
oleh penulis adalah dimulai pada tahun 2001 di SD N
012 Belutu dan lulus pada tahun 2007. Pada tahun yang
sama, penulis melanjutkan pendidikan di SMP N 1 Simangumban dan lulus pada
tahun 2010. Pada tahun yang sama, penulis melanjutkan pendidikan di SMA N 1
Kandis dan lulus pada tahun 2013. Pada tahun yang sama, penulis diterima di
program studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas
Sumatera Utara (MSP FP USU) melalui jalur ujian Seleksi Bersama Masuk
Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Penulis merupakan salah satu asisten
Laboratorium Fisiologi Hewan Air pada tahun 2015-2016 dan 2016-2017. Penulis
mengikuti Praktik Kerja Lapangan di Unit Pelaksana Teknis Laboratorium
Pengendalian dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan Medan (UPT – LPPMHP
MEDAN), pada tahun 2016 dari bulan Juli sampai Agustus. Pada bulan April
2017 penulis melaksanakan penelitian skripsi di Perairan Mangrove Kampung
Sentosa Barat Kelurahan Belawan Sicanang dengan judul “Karakter Morfometrik
dan Meristik Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Mangrove Kampung
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis ucapkan kehadirat ALLAH SWT karena atas
berkat dan rahmat Nya penulis dapat menyelesaikan Skripsi berjudul “Karakter
Morfometrik dan Meristik Kepiting Bakau (Scylla serrata) di Perairan Mangrove Kampung Sentosa Barat Kelurahan Belawan Sicanang Kecamatan Medan Belawan”
Skripsi disusun sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana Perikanan
pada Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian,
Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Ayahanda Parluhutan Siregar dan Ibunda Nuraini Sitompul yang telah
memberikan dukungan, semangat, moril serta doa yang tak henti kepada
penulis selama mengikuti pendidikan hingga dapat menyelesaikan skripsi ini.
2. Prof. Dr. Hasan Sitorus M.S selaku Ketua Komisi Pembimbing yang telah
banyak memberikan bimbingan, dan Dr. Ani Suryanti S. Pi, M.Si selaku
Anggota Komisi Pembimbing yang telah memberi dorongan, arahan dan waktu
dalam menyelesaikan skripsi ini.
3. Ketua dan Sekretaris Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Dr. Eri
Yusni M.Sc dan Zulham A. Harahap S.Kel, M.Si dan seluruh staff pengajar
dan pegawai di Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan.
4. Abang penulis Heri Pandista Siregar, serta adik-adik penulis Adi Hariansyah
Siregar, Rahmat Saputra Siregar, Fitri Handayani Siregar dan Mia Astuti
5. Teman satu penelitian Nur Basani Pasaribu yang telah bekerja sama dengan
baik sehingga penelitian berjalan dengan lancar.
6. Para Shalehah yakni: Nafi Sakila, Risda Farida Lubis, Dinda Ayu Ramadhani
dan Ummi Febriani Ritonga yang telah menemani dan mensupport penulis
selama masa kuliah.
7. Para wanita tangguh di Harmonika 18: Nur Hidayah, Jupita Rahmadani, Cici
Khairi, Widya Antastia, Widia Febrianti yang telah memberikan dukungan doa
dan semangat kepada penulis selama penelitian dan penyusunan skripsi.
8. Teman-teman angkatan 2013 Program Studi Manjemen Sumberdaya Perairan
yang sama-sama berjuang dari awal masuk perkuliahan yang namanya tidak
dapat penulis sebut satu persatu, yang telah memberikan banyak bantuan,
kebersamaan dan dukungan kepada penulis.
Akhir kata penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat sebagai
dasar penelitian selanjutnya dan dapat menjadi sumber informasi bagi pihak yang
membutuhkan, khususnya dalam bidang Manajemen Sumberdaya Perairan.
Medan, Agustus 2017
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil ... 24
Morfologi Kepiting Bakau (Scylla serrata) ... 24
Kelimpahan Kepiting Bakau ... 25
Analisis Karakter Morfometrik ... 26
Analisis Karakter Meristik ... 29
Pengukuran Kualitas Air ... 29
Pola Pertumbuhan ... 30
Pembahasan ... 31
Morfologi Kepiting Bakau (Scylla serrata) ... 31
Kelimpahan Kepiting Bakau ... 32
Analisis Karakter Morfometrik ... 34
Analisis Karakter Meristik ... 35
Pengukuran Kualitas Air ... 36
Pola Pertumbuhan ... 39
Pengelolaan Kepiting Bakau ... 41
KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan ... 42
Saran ... 42
DAFTAR TABEL
No Teks Halaman
1 Parameter dan alat pengukuran kualitas air... 21
2 Hubungan Kekerabatan Kepiting Bakau Dilihat dari Similarity
matrix...
27
3 Meristik Kepiting Bakau (S. serrata)... 29
DAFTAR GAMBAR
Jenis-jenis Kepiting Bakau Menurut Keenan dkk (1998)...
Peta Lokasi Penelitian...
8 Abdomen kepiting jantan (kiri) dan abdomen kepiting betina
(kanan)... 18
Hasil Tangkapan Kepiting Bakau Tiap Stasiun...
Hasil Tangkapan Kepiting Bakau Jantan dan Betina...
Kelimpahan Kepiting Bakau...
Dendogram Hubungan Kekerabatan Kepititing Bakau...
Hubungan lebar karapas-bobot Kepiting Bakau...
25
25
26
28
DAFTAR LAMPIRAN
No Teks Halaman
1 Alat dan Bahan... 48
2 Proses Pengukuran Kepiting Bakau... 50
3 Pengukuran Kualitas air... 51
4 Data Morfometrik Kepiting Bakau... 52
5 Pengelompokan Karakter Morfometrik... 54
6 7 Data Meristik Kepiting Bakau Pengelompokan... Data Meristik Kepiting Bakau... 55
56