Model Pembelajaran Penelitian Ilmiah dan Latihan Penelitian Benny Jonathan Sinurat (1504458)
Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan [email protected]
Model pembelajaran latihan penelitian (research training model) adalah model yang sebenarnya telah dikembangkan oleh Richard Suchman (1926) untuk mengajarkan siswa tentang proses meneliti dan menyelesaikan permasalahan. Model Suchman ini melibatkan siswa dalam versi -versi kecil tentang jenis-jenis prosedur yang, digunakan oleh para sarjana untuk mengolah pengetahuan dan menghasilkan prinsip-prinsip. Model latihan penelitian dirancang untuk membawa siswa secara langsung ke dalam proses ilmiah melalui latihan-latihan yang dapat memadatkan proses ilmiah tersebut ke dalam periode waktu tertentu.
Didasarkan pada konsepsi metode ilmiah, model ini mencoba mengajarkan siswa beberapa keterampilan dan bahasa penelitian ilmiah.Schlenker (1991) melaporkan bahwa latihan penelitian akan meningkatkan pemahaman ilmu pengetahuan, produktivitas dalam berfikir kreatif dan keterampilan-keterampilan dalam memperoleh dan menganalisis informasi.
Tujuan umum latihan penelitian adalah membantu siswa mengembangkan disiplin intelektual dan keterampilan yang mumpuni untuk meningkatkan pertanyaan-pertanyaan dan pencarian jawaban yang terpendam dari rasa keingintahuan mereka. Latihan penelitian memiliki lima tahap yaitu tahap pertama adalah mengonfrontasikan siswa dengan situasi yang membingungkan. Tahap kedua dan ketiga adalah pelaksanaan pengumpulan data dengan memverifikasi dan mengujicoba. Pada tahap kedua, siswa mengajukan serangkaian pertanyaan apa saja yang dimungkinkan guru dapa menjawab dengan kata ya dan tidak, dan pada tahap ketiga baru mulai mereka melaksanakan serangkaian ujicoba pada situasi permasalahan, pada tahap keempat, siswa mengolah informasi yang mereka dapatkan selama pengumpulan data dan mencoba menjelaskan ketidaksesuaian-ketidaksesuain atau perbedaan-perbedaan. Akhirnya pada tahap kelima, siswa menganalisis strategi-strategi pemecahan masalah yang telah mereka gunakan.
Hasil pembelajaran utama dan latihan penelitian adalah proses -proses yang melibatkan aktivitas observasi, mengumpulkan dan mengolah data, mengidentilikasi dan mengontrol variahel, membuat dan menguji hipotesis, merumuskan penjelasan dan menggambarkan kesimpulan. Format dari model ini menawarkan pembelajaran aktif dan otonom, utamanya saat siswa merumuskan pertanyaan – pertanyaan dan menguji gagasan - gagasan. Model ini meningkatkan keberanian siswa dalain mengajukan pertanyaan – pertanyaan.
akademik dan teknik-teknik untuk menguraikan dan melakukan penelitian, dan melibatkan mereka dalam penelitian terhadap perilaku mereka sendiri dan sesama.
SUMBER :
Purba, Dewi Sainar. Tanpa Tahun. Efektivitas Model Pembelajaran Latihan Penelitian Terhadap Kemampuan Menganalisis Nilai-nilai Moral Cerpen Sampan Zulaiha Karya Hasan Al-banna Siswa Kelas X Sma Negeri 1 Tanjung Balai Tahun Pembelajaran 2010/2011. Pendidikan Bahasa dan Sastra. Universitas Negeri Medan.
[Online] : http://download.portalgaruda.org/article.php?article=127011&val=3898
Rasyid, A. Ali. 2013. Penelitian Ilmiah dan Latihan Penelitian, Seni Membuat Kesimpulan.
AT-TA,LIM Vol 4.