• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendekatan Fungsi Penalti Untuk Mengatur Suku Residual Alpha Pada Pembentukan Portofolio Saham

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pendekatan Fungsi Penalti Untuk Mengatur Suku Residual Alpha Pada Pembentukan Portofolio Saham"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Grafik expected return perhitungan teoritik dan data simulasi tanpa
Gambar 5. Grafik perhitungan expected return pada data simulasi noise
Tabel 2. Hasil perhitungan expected return portofolio, risiko portofolio dan sharpe ratio pada data evaluasi mean variance
Tabel 5. Perbandingan hasil perhitungan expected return portofolio, risiko portofolio dan sharpe ratio pada data evaluasi  mean variance  dan data yang diasumsikan mengandung noise

Referensi

Dokumen terkait

invasive yang paling sering terjadi dengan perbandingan sekitar 1 dari 5 kasus kanker payudara adalah jenis DCIS. Pada tipe kanker

Terkait dengan permasalahan di atas dan untuk menjawab kebutuhan yang ada di Puskesmas, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji validitas, menentu- kan titik

Untuk mengetahui berapa rata- rata jumlah dosis diberikan untuk setiap vial/ampul, yang disebut indeks pemakaian vaksin (IP). Perhitungan IP dilakukan untuk

Unit Kerja dalam Instansi yang memiliki kewenangan terhadap bidang tertentu yang berkaitan dengan aplikasi generik agar menyusun spesifikasi acuan atau spesifikasi dasar yang berisi

Selain itu, pada Pasal 1 ayat (7) Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2003 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah, memberikan penjelasan tentang perangkat daerah yakni

Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih kacang panjang dengan perlakuan invigorasi menggunakan priming dengan pasir dan matriconditioning dengan serbuk gergaji yang dilakukan

Meskipun matriks faktor awal yang belum dirotasi menunjukkan hubungan antar faktor masing-masing variabel, jarang menghasilkan faktor yang bisa diinterpretasikan

Hal ini sesuai dengan pendapat dari Gerungan (1988 ) bahwa manusia melakukan tindakan itu didasarkan atas dorongan, keinginan, hasrat dan tenaga penggerak lainnya yang