Latar Belakang
Hipertensi adalah penyakit yang
mendapatkan perhatian dari
kalangan masyarakat karena
jumlah penderita yang terus
meningkat. Penyakit ini
membutuhkan pengobatan yang baik karena hipertensi dapat menjadi resiko dari beberapa penyakit lain seperti penyakit jantung, ginjal, saraf dan vaskuler. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisa pengaruh terapi
komplementer Progesif Muscle
Relaxation dan teh celup SIRMA
dalam upaya penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Subjek dan Metode
Penelitian ini quasi eksperimen
design with pre post test one
group, tempat penelitian di
Posyandu lansia Sidorejo,
Sukoharjo, pengambilan sampel
dilakukan secara purposive sample
pada lansia di posyandu Sidorejo yang berjumlah 20 responden, analisis data menggunakan uji
Wilcoxon.
Hasil
a. Karakteristik Responden
Berdasarkan Umur
c. Tingkat hipertensi Responden
Sebelum di Berikan Terapi
Relaksasi Otot Progresif dan Teh SIRMA
b. Tingkat hipertensi Responden
setelah di Berikan Terapi
Relaksasi Otot Progresif dan
Teh SIRMA
d.Pengaruh terapi relaksasi otot
progresif dan Teh SIRMA
terhadap tingkat hipertensi
Terdapat perbedaan rata-rata
tingkat hipertensi lansia antara sebelum dan setelah diberikan terapi Progesif Muscle Relaxation
dan teh celup SIRMA (2,35;1,70). Terdapat pengaruh yang signifikan
dalam pemberian terapi Progesif
Muscle Relaxation dan teh celup
SIRMA terhadap tingkat
hipertensi pada lansia dengan (z hitung -3,357 > z table – 1,96) atau
p (0,001) < α (0,05).
Kesimpulan
Terapi komplementer
Progesif Muscle
Relaxation dan teh celup
SIRMA berpengaruh
signifikan terhadap
tingkat hipertensi pada lansia, sehingga terapi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi
komplementer pasien
dengan hipertensi.
Recommendation
melakukan penelitian
dengan design RCT.
TERAPI KOMPLEMENTER PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION DAN TEH CELUP
SIRMA DALAM MENURUNKAN TEKANAN DARAH PADA HIPERTENSI