• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANGGARAN DASAR PHATIC CENTRE PUSAT PENGE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ANGGARAN DASAR PHATIC CENTRE PUSAT PENGE"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

ANGGARAN DASAR

PHATIC CENTRE

(PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA)

SULAWESI SELATAN

BAB I

NAMA, TEMPAT, KEDUDUKAN DAN WAKTU

Pasal 1

Nama Organisasi

Lembaga diberi nama PHATIC Centre.

Pasal 2 Waktu

Lembaga ini didirikan sejak 5 Juli 2013 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Pasal 3

Tempat dan Kedudukan

(2)

BAB II

ASAS, TUJUAN DAN USAHA

Pasal 4 Asas

Lembaga PHATIC Centre (Pusat Pengembangan Sumber daya Manusia) ini berdasarkan,

1. Pancasila, dan

2. Undang-Undang Dasar 1945

Pasal 5

Maksud dan Tujuan

Lembaga PHATIC Centre didirikan dengan maksud berperan serta aktif dalam upaya-upaya pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan sosial kemasyarakatan.

Lembaga PHATIC Centre mempunyai tujuan mengembangkan potensi sumber daya manusia sebagai dasar kesejahteraan masyarakat dan menunjang pemerintah dalam menangani permasalahan sosial yang ada dalam masyarakat.

Pasal 6

Usaha Organisasi

1. Menyelenggarakan pendidikan life skill disegala bidang kehidupan sosial masyarakat. 2. Berusaha meningkatkan kemampuan dan kesadaran anggota organisasi untuk

berpartisipasi menyukseskan program pemerintah.

(3)

4. Untuk Dapat Berbuat Mampu didalam menyalurkan aspirasi masyarakat kepada pihak yang berwajib/berwenang.

5. Mengembangkan kepeloporan sehingga memilki sikap kepekaan, berani tampil ditengah-tengah masyarakat secara bertanggung jawab dan menjunjung tinggi rasa sosial, solidaritas dan keadilan.

6. Meningkatkan peran SDM Sulawesi Selatan dalam pembangunan bangsa yang meliputi peran pelaksana, pembinaan, pengawasan dan kontrol sosial yang dilaksanakan secara kritis, analistis, konstruktif, konsepsional terhadap para pelaksana pemangku kebijakan pembangunan atau lembaga pemerintah.

10. Mampu melakukan pendampingan-pendampingan sebagai konsultan, tenaga ahli, pendampingan hukum dan kunsultasi-konsultasi sosial;

11. Berupaya Mampu Untuk Mendirikan, Menyampaikan dan menyelenggarakan Pusat-pusat Informasi kemasyarakatan di Sulawesi Selatan.

12. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan-pelatihan untuk memberdayakan usaha ekonomi kerakyatan, keuangan Negara dan keuangan Daerah serta manajemen pemerintahan;

13. Mampu Memimpin dan terlibat aktif didalam mewujudkan masyarakat Sulawesi selatan yang berbudaya, beradab dan demokratis, sehingga tata nilai kehidupan berbudaya dan berbangsa dapat berjalan secara demokratis disemua sektor-sektor sendi kehidupan masyarakat.

14. Membina kerjasama dengan OKP,Ormas,LSM dll dalam mengembangkan SDM (sumber daya manusia) di Sulawesi Selatan.

(4)

BAB III SIFAT

Pasal 7

1. Lembaga ini bersifat dinamis, fleksibel, Sosial Kemasyarakatan, Kekeluargaan, Professional serta Independen.

2. Dalam perjuangannya Lembaga ini tetap melalui cara dialog dan konsultasi secara professional yang sesuai dengan Azas Organisasi yaitu Pancasila dan UUD 1945.

3. Lembaga ini lebih menekankan untuk kepentingan masyarakat Sulawesi Selatan yang bersifat terbuka, serta menghindari sikap-sikap anarkis atau mengintimidasi Hak-hak Azasi Manusia (HAM).

4. Lembaga ini lebih menekankan kemajuan Masyarakat Sulawesi Selatan melalui sumber daya manusia yang handal.

BAB IV KEKAYAAN

Pasal 8

Kekayaan lembaga ini terdiri dari :

1. Penghasilan dari usaha-usaha lembaga sendiri;

(5)

4. Sumbangan atau bantuan badan nasional maupun internasional yang tidak mengikat. 5. Dana yang masuk ke lembaga disimpan disalah satu Bank atau lebih atas nama lembaga,

atau dijalankan menurut cara yang ditentukan oleh Dewan Pengurus atas persetujuan Dewan Pendiri.

6. Pengajuan dana sosial dari lembaga sosial lain ke lembaga ini harus mengajukan proposal, dan proposal tersebut diajukan ke rapat Dewan Pengurus serta disetujui oleh Dewan Pendiri.

BAB V

KEANGGOTAAN DEWAN PENDIRI DAN DEWAN PENGURUS

Pasal 9

Peraturan Keanggotaan diatur lebih lanjut dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal 10 Dewan Pendiri

1. Anggota Dewan Pendiri Lembaga ini tediri dari : a. Mereka yang mendirikan Lembaga ini

b. Seseorang yang atas usul dari seseorang anggota dewan pendiri yang hendak mengundurkan diri, telah disetujui oleh rapat anggota dewan pendiri untuk menjadi penggantinya.

(6)

3. Pemberhentian anggota dewan pendiri dilakukan karena meninggal dunia, mengundurkan diri, melakukan tindakan yang menyimpang serta merusak visi, misi citra baik lembaga.

4. Dewan pendiri berhak dan berkewajiban mengawasi jalannya lembaga.

5. Apabila dewan anggota dewan pendiri tidak aktif 6 (enam) tahun berturut-turut diharuskan mengundurkan diri dari keanggotaan Dewan Pendiri.

6. Apabila salah satu anggota dewan pendiri meninggal dunia atau mengundurkan diri maka penggantinya ditentukan oleh rapat anggota Dewan Pendiri.

Pasal 11

Dewan Pengurus

1. Lembaga ini diurus oleh suatu Dewan Pengurus yang terdiri dari seorang Ketua atau lebih, dibantu seorang Sekretaris atau lebih, seorang Bendahara atau lebih dan beberapa orang pembantu menurut bidang usaha dan keahliannya di bawah pengawasan Dewan Pendiri.

2. Anggota Dewan Pengurus dipilih dan diangkat dalam kedudukannya masing-masing serta ditentukan oleh Dewan Pendiri untuk 5 (lima) tahun dan dapat diangkat kembali untuk waktu yang sama.

3. Menyimpang dari waktu pengangkatannya, masing-masing anggota Dewan Pengurus sewaktu-waktu dapat diberhentikan oleh Dewan Pendiri dengan alasan-alasan tertentu dan yang bersangkutan harus dipanggil diminta keterangannya.

4. Dewan Pendiri dapat mengangkat beberapa Dewan Pakar, Penasehat atau Pelindung dan atau Pengawas.

BAB VI

KEWAJIBAN DEWAN PENGURUS DAN KEKUASAAN DEWAN PENGURUS

(7)

Kewajiban dewan pengurus

1. Dewan Pengurus wajib menjunjung tinggi dan menjalankan peraturan-peraturan dalam Anggaran Dasar ini, serta melakukan upaya terwujudnya tujuan Lembaga.

2. Dewan Pengurus mengatur seperlunya dalam Anggaran Rumah tangga lembaga peraturan-peraturan pelaksanaan dari Anggaran Dasar ini dan membuat serta menyusun peraturan-peraturan yang dianggap perlu bagi lembaga dengan ketentuan tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.

3. Peraturan-peraturan yang dimaksud dalam ayat 2 diatas baru dianggap sah setelah memperoleh persetujuan dari Dewan Pendiri.

Pasal 13

Kekuasaan dewan pengurus

Ketua, Sekretaris dan Bendahara mewakili Dewan Pengurus dan karenannya mewakili Lembaga didalam dan diluar tentang segala hal dengan hak untuk melakukan segala tindakan dan perbuatan, baik yang mengenai pengurus maupun pemilikan, menjalin kerjasama Lembaga ini dengan pihak lain maupun sebaliknya, akan tetapi dengan pembatasan, bahwa untuk :

1. Meminjamkan atau meminjam uang untuk dan atas nama Lembaga.

2. Membeli, menjual atau dengan cara lain melepaskan hak-hak atas kekayaan lembaga. 3. Memberati Lembaga sebagai penanggung atau penjamin, diperlukan persetujuan

(8)

BAB VII

RAPAT-RAPAT DAN KEPUTUSAN-KEPUTUSAN

Pasal 14

Dewan Pengurus wajib untuk mengadakan rapat sekurang-kurangnya setahun sekali, atau setiap waktu jika dianggap perlu, didahului dengan undangan resmi dan keterangan singkat tentang hal-hal yang dibicarakan. Semua rapat Dewan Pengurus dipimpin oleh Ketua, jika tidak hadir diwakili oleh Sekretaris atau Bendahara. Dengan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan lainnya dalam Anggaran Dasar ini, maka rapat anggota Dewan Pengurus dianggap sah jikalau dihadiri sekurang-kurangnya setengah lebih satu dari jumlah anggota Dewan Pengurus. Keputusan-keputusan rapat Dewan Pengurus dianggap sah apabila disetujui sekurang-kurangnya setengah lebih satu dari jumlah anggota yang hadir. Dalam rapat anggota Dewan Pengurus, tiap-tiap anggota mempunyai hak untuk mengeluarkan pendapat. Apabila salah satu Dewan Pengurus tidak hadir dalam rapat Dewan Pengurus maka yang bersangkutan memberi kuasa kepada Dewan Pengurus yang hadir.

BAB VIII

STRUKTUR ORGANISASI

Pasal 15

(9)

 Ketua : Andi Satria Sakti  Wakil Ketua : Andi Sophan Z. S.

 Sekretaris : Husman Husain

 Bendahara : Sulfikarnain, S,IP

 Manager Program : Ashar Syarif

Bidang Agama & Budaya

 Koord :

Hukum dan HAM

 Koord :

Keorganisasian & Kaderisasi

 Koord :

Pendidikan & SDM

 Koord :

Hub . Pem & Mas (HUPMAS)

 Koord :

Lingkungan Hidup

 Koord :

Pemuda & Olahraga

 Koord :

(10)

 Koord :

Pemberdayaan Perempuan

 Koord :

Perlengkapan & Transportasi

 Koord :

Keamanan / SATGAS

 Koord :

Pasal 16

Periode Masa Bakti Kepengurusan

Periode masa bakti kepengurusan PHATIC Centre adalah 5 (lima) tahun.

PASAL 17

CABANG-CABANG

Untuk mengembangkan lembaga dapat dibentuk cabang-cabang di setiap kabupaten / Kota dan di setiap kecamatan. Cabang Lembaga PHATIC Centre di setiap Kabupaten Kota dinamakan Forum PHATIC Centre Kabupaten / Kota. Sedangkan di setiap kecamatan dinamakan Forum PHATIC Centre Kecamatan. Kepengurusan Forum PHATIC Centre terdiri dari seorang Ketua, seorang sekretaris dan seorang bendahara yang dibantu beberapa orang ketua Bidang yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

(11)

TAHUN BUKU

Pasal 18

Tahun buku Lembaga ini berjalan dari tanggal satu September sampai dengan tanggal tiga puluh satu Desember. Untuk pertama kalinya pada tahun buku ditutup pada bulan Desember tahun dua ribu stiga belas (2013), buku-buku Lembaga harus ditutup selambat-lambatnya dalam waktu 1 (satu) bulan setelah tutup buku, dari penutupan buku-buku tersebut oleh Dewan Pengurus harus dibuat suatu perhitungan tentang penerimaan dan pengeluaran Lembaga selama 1 (satu) tahun. Perhitungan tersebut disertai pertanggung jawaban yang bersangkutan berikut laporan tahunan, harus disampaikan kepada rapat anggota Dewan Pendiri untuk dimintakan persetujuan dan pengesahan. Pengesahan dari perhitungan dan pertanggung jawaban tersebut oleh Dewan Pendiri, berarti memberikan pelunasan dan pembenahan sepenuhnya kepada Dewan Pengurus atas segala tindakan dan perbuatan terhadap Lembaga selama 1 (satu) tahun buku yang bersangkutan.

BAB X

PERUBAHAN, TAMBAHAN DAN PEMBUBARAN

PASAL 19

(12)

anggota Dewan Pendiri yang hadir. Setiap mengadakan rapat anggota Dewan Pendiri harus melalui undangan secara tertulis dan dikirimkan maksimal 2 (dua) minggu sebelum hari “H”. Keputusan untuk membubarkan Lembaga ini hanya dapat dilaksanakan oleh rapat anggota Dewan Pendiri berdasarkan pertimbangan bahwa keadaan Lembaga tidak layak untuk operasional.

BAB XI LIKUIDASI Pasal 20

Jikalau Lembaga ini dibubarkan, maka Dewan Pengurus untuk menyelesaikan hutang Lembaga ini dibawah pengawasan Dewan Pendiri, dan sisa kekayaannya jika ada penggunaannya akan ditentukan oleh Dewan Pendiri dengan memperhatikan maksud dan tujuan Lembaga.

BAB XII

KETENTUAN PENUTUP Pasal 21

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PHATIC Centre adalah merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar akan dalam Anggaran Rumah Tangga.

(13)

PENGURUS

PHATIC Centre

(PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA)

ANDI SATRIA SAKTI HUSMAN HUSAIN

Referensi

Dokumen terkait

Ketua dipilih dari salah seorang kepala/pengelola PAUD dalam gugus atau kepala/ pengelola lembaga inti. Ketua bersma dengan sekretaris dan bendahara menciptakan suatu

pengurus gugus depan yang terdiri atas ketua gugus depan, pembina satuan, pembantu pembina satuan, ketua dan wakil ketua dewan ambalan penegak, ketua dan wakil ketua dewan

pengurus gugus depan yang terdiri atas ketua gugus depan, pembina satuan, pembantu pembina satuan, ketua dan wakil ketua dewan ambalan penegak, ketua dan wakil ketua dewan

OSIS dipimpin oleh seorang Ketua dengan dibantu oleh seorang wakil ketua yang disebut MITRATAMA dan MITRAMUDA.. Ketua dan wakil ketua OSIS harus warga negara indonesia yang

Tiap anggaran yang dibuat oleh pengurus HITI, Divisi atau Komisariat setelah disetujui oleh Ketua Umum atau Ketua Komisariat untuk Komisariatnya, disampaikan kepada Bendahara

Dewan Pengurus menyelenggarakan sekurang-kurangnya dua kali rapat dalam setahun atau setiap kali dianggap perlu oleh Ketua Dewan Pengurus atau atas permintaan lebih dari

Bendahara membantu Ketua pengurus DKM dalam memimpin kepengurusan Masjid Al Ghany untuk masa kerja 3 tahun yang ditunjuk dan diangkat oleh Ketua pengurus DKM

Pasal 21 Sebelum memangku jabantannya, ketua, wakil ketua, seketaris, bendahara dan pengurus OSIS serta pengurus lainnya mengucapkan janji dengan sungguh-sungguh dengan tuntunan Kepala