PRASARANA TRANSPORTASI
Penerapan Multimoda di Bandar Udara Internasional
Malpensa Italia
Disusun Oleh :
Putri Agil Faradita (135060107111040)
Ryan Hendraning R. (135060107111008)
Rizky Anas Suwanda (135060101111063)
Jurusan Teknik Sipil
Fakultas Teknik
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang “Penerapan Multimoda di Bandar Udara Malpensa Italia”.
Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini, khususnya Ibu Rahayu Kusumaningrum, ST., M.Sc.sebagai dosen pembimbing mata kuliah Prasarana Transportasi.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini.
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR... i
BAB I PEBDAHULUAN... 1
1.1Latar Belakang... 1
1.2Rumusan Masalah...2
1.3Tujuan... 2
BAB II PEMBAHASAN...3
3.1...Pengertian Multimoda 3 3.2...Bandara Malpensa 3 3.3Multimoda Bandara Malpensa...5
3.3.1 Multimoda Penumpang...5
3.3.2 Multimoda Barang (Cargo)...6
3.4Kendaraan Multimoda Bandara Malpensa...7
3.4.1 Bus... 7
3.4.2 Kereta Api...7
3.5Pentingnya Multimoda Bandara Malpensa...8
BAB III PENUTUP... 11
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Transportasi merupakan salah satu komponen yang mutlak penting bagi pencapaian tujuan pembangunan di era globalisasi masa kini dan mendatang. Berbagai studi telah menunjukkan bahwa negara-negara yang berhasil dalam pencapaian tujuan pembangunan internasional adalah negara-negara yang memiliki sistem transportasi yang memadai dalam memenuhi kebutuhan dinamis penduduknya. Namun demikian, agar pembangungan transportasi lebih efisien, efektif dan memberikan nilai tambah bagi sektor lain serta tidak menimbulkan berbagai dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan, maka perlu disusun dan dirumuskan rencana pembangunannya. Salah satu bentuk rencana yang penting untuk disusun dan dirumuskan yakni rencana dalam penelitian dan pengembangan teknologi dan manajemen transportasi demi tercapainya pembangunan peradaban yang berpotensial.
Meskipun kemajuan transportasi ini memiliki korelasi erat dengan pembangunan peradaban, namun keberhasilannya sangat berkaitan erat dengan berbagai kompleksitas dari faktor-faktor lainnya, seperti kualitas, biaya dan tingkat pelayanan sistem transportasi itu sendiri.
Transportasi merupakan industri jasa yang mengemban fungsi pelayanan publik dan misi. Pada satu layanan jasa terutama antar pulau, berarti harus menggunakan beberapa jenis moda. Misal antara udara dengan moda jalan atau kereta api, atau berbagai kombinasi lainnya. Pergantian moda transportasi juga berganti pada satu simpul, seperti bandara, terminal, pelabuhan, atau stasiun.
Transportasi yang menerapkan system multimoda adalah Bandara Udara Internasional Malpensa yang terletak di Italy. Dalam hal ini, Bandara Udara Internasional Malpensa menyediakan Malpensa Shuttle dan Malpensa Bus Express sebagai paket penyedia jasa untuk mengantarkan penumpang ke Terminal Bandara. Selain itu, andar Udara Internasional Malpensa terhubung dengan Milan dengan jalan tol Milano-Varese yang memiliki kereta api yang disebut Malpensa Express.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan multimoda?
2. Jenis multimoda apa yang ada pada bandar udara Malpensa italy?
3. Apa saja jenis angkutan multimoda yang ada di Bandar Udara Internasional Malpensa Italy?
4. Mengapa angkutan multimoda perlu diterapkan di Bandar Udara Internasional Malpensa Italy?
1.3 Tujuan
1. Memahami apa yang dimaksud dengan multimoda.
2. Mengetahui jenis jenis angkutan multimoda di bandar udara Malpensa. 3. Untuk mengetahui jenis angkutan multimoda yang ada di Bandar Udara
Internasional Malpensa Italia
BAB II PEMBAHASAN 3.1 Pengertian Multimoda
Terdapat banyak pendapat mengenai angkutan multimoda, diantaranya seperti
a. United Nations Conference on Trade and Development
(UNCTAD): “… the carriage of goods by at least two different modes of transport on the basis of a multimodal transport contract from a place in one country at which the goods are taken in charge by the multimodal transport operator (MTO) to a place designated for delivery situated in a different country.”
b. Transportasi Multimoda berdasarkan Sistranas didefinisikan “Transportasi barang dengan menggunakan paling sedikit dua moda transportasi yang berbeda, atas dasar satu kontrak yang menggunakan dokumen transportasi multimoda, dari suatu tempat barang diterima oleh operator transportasi multimoda ke suatu tempat yang ditentukan untuk penerimaan barang tersebut.
c. Angkutan Multimoda berdasarkan PP Nomor 8 Tahun 2011 “Angkutan barang dengan menggunakan paling sedikit 2 (dua) moda angkutan yang berbeda atas dasar 1 (satu) kontrak sebagai dokumen angkutan multimoda ke suatu tempat diterimanya barang oleh badan usaha angkutan multimoda ke suatu tempat yang ditentukan untuk penyerahan barang kepada penerima barang angkutan multimoda.
Tranportasi Jalan
Transportasi berperan sangat penting dan menentukan sebagai urat nadi kehidupan dan perkembangan ekonomi,
Bandar Udara Internasional Malpensa terhubung dengan Milan dengan jalan tol Milano-Varese yang memiliki kereta api yang disebut "Malpensa Express". Jalan tol ini juga menghubungkan Milan dengan bandara internasional yang lainnya, Linate, dengan menggunakan bus yang sudah dijadwalkan operasinya. Sistem bandara Milan juga memiliki bandara internasional lain, yaitu Bandara Internasional Orio al Serio, yang mana melayani maskapai penerbangan bertarif rendah dan penyewaan pesawat terbang.
Bandara Internasional Malpensa memiliki 2 terminal, Terminal 1 untuk penerbangan komersial dan Terminal 2 untuk penerbangan sewaan dan penerbangan bertarif rendah. Terminal 1 memiliki dua satelit: A - Penerbangan Nasional dan Eropa (area Schengen); B - Penerbangan Internasional (area extra Schengen). Satelit ketiga (C) sedang dalam pembangunan dan landasan pacu (runway) ketiga akan dibangun. Malpensa juga memiliki terminal kargo yang disebut "CargoCity" dengan 419,000 ton/tahun.
Gambar 1. Multimoda bus untuk mengntarkan penumpang dari bandara ke stasiun Malpensa express
Prosentase penumpang pesawat yang menggunakan multimoda berkisar 11 – 13%. Rendahnya prosentase penggunaan multimoda dikarenakan frekuensi dan waktu perjalanan menggunakan multi moda yang lama, sehingga penumpang lebih memilih moda transportasi yang lain yang dianggap lebih efektif dan dapat menghemat waktu perjalanan. Selain itu pengguaan multimoda juga hanya memiliki satu tujuan, yaitu stasiun milan.
Gambar 3. Waktu perjalanan dan frekuensi kedatangan angkutan umum di Melpensa.
3.3.2 Multimoda Barang (Cargo)
Bandara Malpensa Italia, berlokasi di Lambordy, dimana lambordy meruapakan salah satu wilayah dari italia yang sangat kaya, dengan jumlah penduduk sebesar ±10 jt Penduduk. oleh karena itu, bandara Malpensa menjadi pusat pertumbuhan dari transportasi udara, dan darat tidak terkecuali transportasi yang menggunakan sistem multimoda.
Bandara Malpensa melayani diistribusi cargo dengan sistem transportsi multimoda. Malpensa express merupakan kendaraan multimoda untuk menyalurkan cargo dari pesawat terbang pada daerah-daerah yang dapat dijangkau oleh Malpensa expres.
3.4 Kendaraan Multimoda Bandara Malpensa 3.4.1 Bus
Malpensa Shuttle dan Malpensa Bus Express menghubungkan bandar udara ke Stasiun Sentral Milan (Jalur Kereta Api Nasional Trenitalia) dan kereta api bawah tanah. Berhenti di Milan Fair disediakan apabila ada permintaan. Lama perjalanan sekitar satu jam, tetapi dapat lebih lama lagi tergantung kondisi lalu lintas. Sebuah bus shuttle gratis menghubungkan Terminal 1 & 2 setiap 20 menit, 24 jam per hari, dalam bandar udara. Malpensa juga terhubung dengan Bandara Internasional Linate dan kota-kota di Italia Utara dan Swiss.
3.4.2 Kereta Api
Bandara Internasional Malpensa telah terhubung dengan Stasiun Cadorna Milan (hubungan dengan kereta api bawah tanah Milan, daerah pinggiran Milan dan Layanan Jalur Kereta Api Regional) dengan Malpensa Express. Kereta api berangkat dari Terminal 1 setiap 30 menit dan perjalanan berakhir setiap 40 menit.
Gambar 5. Malpensa expresss unntuk cargo.
Gambar 7. Kunatitas Malpensa express dengan tujuan Milano Cardona.
Gambar 8. Rute multi moda bandara Malpensa.
3.5 Pentingnya Multimoda Bandara Malpensa
Bandara Malpensa merupakan salah satu bandara yang memiliki peranan sangat penting, seperti dalam distribusi logistik, dengan sistem multimoda penumpang dan barang pada bandara malpensa membuat bandara ini manjadi destinsi utama oleh para pendatang dan penduduk yang melakukan transportasi melalui jalur udara. terlebih lagi malpensa merupakan:
Salah satu terminal utama yang menerima barang/logistic di Eropa
Gambar 9. peta untuk berbagai moda transportasi yang dapat diakses melalui bandara Malpensa.
Gambar 10. Jumlah penumpang dan barang yang menggunakan bandara Malpensa sebagai terminal penerbngan.
Kemungkinan kerusakan dan pencurian akan berkurang;
Pengiriman periode dan biaya pengangkutan berkurang;
Sebuah pelacakan yang lebih baik dari barang dalam perjalanan
BAB III
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
Departemen Perhubungan Puslitbang. Transportasi Multimoda.
Kementerian Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia. INDONESIA 2005 – 2025, BUKU PUTIH, Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi
http://www.milanomalpensa-airport.com/en