• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PENGERTIAN DAN DEFINISI PAJAK DAN PAJAK HOTEL DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA A. DEFINISI PAJAK 1.Pengertian Pajak - Tinjauan Yuridis Hukum Administrasi Negara Terhadap Pemungutan Pajak Hotel Di Kota Rantau Prapat Berdasarkan Perda Kabu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II PENGERTIAN DAN DEFINISI PAJAK DAN PAJAK HOTEL DALAM PERSEPEKTIF HUKUM ADMINISTRASI NEGARA A. DEFINISI PAJAK 1.Pengertian Pajak - Tinjauan Yuridis Hukum Administrasi Negara Terhadap Pemungutan Pajak Hotel Di Kota Rantau Prapat Berdasarkan Perda Kabu"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Penerimaan negara dari sektor pajak sangat diperlukan karena penerimaan pajak merupakan sumber utama penerimaan APBN maka Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala dalam

Pajak adalah iuran wajib rakyat kepada kas negara berdasarkan undang-undang sehingga dapat dipaksakan dengan tiada mendapat balas jasa secara langsung. Pajak dipungut

utama dari pajak adalah Wajib Pajak yang membayar pajak tidak menerima. atau memperoleh jasa timbal balik atau kontra prestasi dari

Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang- Undang, dengan

Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 4 Tahun 2011 Tentang Pajak Hotel. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang

Dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 pasal 4 tentang Pajak Penghasilan (PPh) adalah: setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak, baik yang

Penerimaan negara dari sektor pajak sangat diperlukan karena penerimaan pajak merupakan sumber utama penerimaan APBN maka Upaya yang dilakukan dalam mengatasi kendala dalam