SISTEM PEMERINTAHAN AMERIKA
SERIKAT
(Berdasarkan Konstitusi 1787,yang telah diamandeman sebanyak 27 kali)
Pokok-pokok sistem pemerintahan Amerika Serikat adalah :
1. Seperti namanya, bentuk negara Amerika Serikat adalah federasi/serikat, dengan bentuk pemerintahan republik. Sistem pemerintahan yang dianut adalah Presidensial.
2. Adaya pemisahan kekuasaan yang tegas antara eksekutif, legislatif dan yudikatif.Dioantara ketiga badan tersebut terjadi check and balance sehingga tidak ada yang terlalu dominan.
3. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh Presiden. Presiden berkedudukan sebagai kepalanegara dan kepala pemerintahan. Presiden dan wapres dipilih melalui Pemilu, sehinggatidak bertanggung jawab pada Kongres
4. Kekuasaan yudikatif berada pada Mahkamah Agung (Supreme of Court) yang bebas dan merdeka.
5. Sistem kepartaian menganut sistem dwipartai. Ada dua partai yang dominan di AmerikaSerikat, yakni Partai Demokrat dan Republik.
6. Sistem Pemilu menggunakan sistem distrik.
7. Sistem pemerintahan negara bagian menganut prinsip yang hampir sama dengan pemerintah federal. Negara bagian dipimpin oleh Gubernur dengan mempunyai parlemen yang sebagian besar berupa bikameral.
8. Kekuasaan legislatif berada pada parlemen yang disebut Kongres. Kongres terdiri dari 2 kamar, yakni Senat dan Hose of Representatif.Anggota Senat terdiri perwakilan tiaptiap negara bagian (masing-masing 2). jadi ada 100 senator. Sedangkan House of Representatif ditentukan berdasarkan jumlah penduduk.
memerdekakan dari Kerajaan Inggris, USA yang pada saat itu dikuasai oleh bangsawan-bangsawan Inggris, pengusaha-pengusaha dan Pengacara-pengacara pun merumuskan sebuah negara yang tentu saja tidak memiliki seseorang Raja. Mereka menyebutnya Republik, karena kekuasaan tidak lagi pada Raja melainkan Rakyat (namun saat itu definisi rakyat masih sebatas, laki-laki, kulit putih dan memiliki tanah, lainnya bukan rakyat..!). Perjalanan panjang USA pun diwarnai dengan 27 kali amandemen Konstitusi (UUD) dan juga begitu banyak perubahan-perubahan dalam sistem pemerintahannya. Lalu, bagaimana sistem pemerintahan USA kini bekerja? USA, yang artinya Perserikatan Negara-Negara Amerika adalah kumpulan dari negara-negara di-Amerika yang kemudian menyatukan diri dalam sebuah federasi. Saat ini, ada 50 negara yang berserikat dalam USA dan yang terakhir adalah Hawaii. Awalnya, USA hanya terdiri dari 13 negara yang merupakan koloni2 awal dari Eropa. Hal ini disimbolkan pada bendera USA berupa garis horisontal yang berjumlah 13 (biru dan putih). Jumlah negara yang tergabung pun terus bertambah jumlahnya, baik dengan cara akusisi ataupun "membeli" seperti alaska yang dibeli dari Rusia
Kongres memiliki kekuasaan untuk: membuat Undang Undang Fideral, menyatakan perang, menyetujui perjanjian, the power of purse dan impeachment. Kongres terbagi menjadi :
► Senate
berjumlah 100 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing State (negara bagian).. Dipilih langsung oleh Rakyat State setiap 6 tahun sekali. Namun, pemilihan senate dilakukan tidak serempak. Melainkan setiap 2 tahun, 1/3 dari anggota, melakukan pemilihan ulang. Hal ini dimaksudkan agar Senate bersifat lebih independen terhadap perubahan masyarakat. Jumlah Senate, tidak mempertimbangkan berapa besar jumlah penduduk di State tersebut melainkan sama untuk tiap state.
► House of Representatif (DPR)
sering disebut "House" saja, berjumlah maksimal 435 orang. Masing-masing State memiliki Quota jumlah wakil mereka di House sesuai dengan jumlah penduduk di state tersebut. Artinya, jumlah Quota ini akan berubah-ubah mengikuti pergerakan penduduk diUSA. Anggota House, dipilih langsung oleh rakyat setiap 2 tahun sekali.
College (Elector) berjumlah 435 (sejumlah House) + 100(sejumlah Senate) + 3 yang merupakan perwakilan dari Washington DC.
Kelemahan Negara federal:
- Pemerintahan yang lemah
- Pendistribusian kekuasaan diantara pusat dan Negara bagian atau daerah akan membawa tampuk pemerintahan sulit untuk menyelesaikan permasalahan dalam administrasi.
- Kurang keseragaman dalam perundang-undangan dan administrasi. - Adanya pusat hukum dan administratif secara nasional
- Kesetiaan warga Negara yang bercabang
- Warga negara rangkap dua ketika melahirkan (punya anak) kebingungan - Lemah dalam hubungan luar negri
Kebaikan Pemerintahan federal :
- Kesatuan gabungan nasional dan otonomi lokal - Memberikan jaminan dari penyerangan
- Menguntungkan secara ekonomi
- Memberikan administrasi yang berdaya guna - Mendorong minat pubik dalam urusan umum
- Cocok untuk Negara yang luas dan memiliki perbedaan kondisi yang beragam
- Menciptakan percobaan yang tepat dalam pemerintahan - Mempertinggi martabat Negara dan warga Negara
SISTEM PEMERINTAHAN RRC
sistem ekonomi pasar. Produk-produk Cina sekarang ini banyak yang membanjiri pasaran dunia.
Pokok-pokok sistem pemerintahan di Cina adalah :
a. Bentuk negara adalah kesatuan yang terdiri atas 23 provinsi
b. Bentuk pemerintahan adalah republik dengan sistem demokrasi komunis c. Kepala negara adalah presiden, sedangkan kepala pemerintahan adalah
perdana menteri. Presiden dipilih oleh Kongres Rakyat Nasional untuk masa jabatan 5 tahun (biasanya merangkap sebagai Ketua Partai). Sedangkan untuk jabatan Perdana menteri (Sekretaris Jenderal Partai) diusulkan oleh presiden dengan persetujuan Kongres Rakyat Nasional
d. Menggunakan sistem unikameral, yaitu Kongres Rakyat Nasional (National People’s Congress or Quanguo Renmin Daibiao Dahui) dengan jumlah 2.979 orang. Anggotanya merupakan perwakilan dari wilayah, daerah, kota dan provinsi untuk masa jabatan 5 tahun. Badan ini memiliki kekuasaan penting di Cina dengan anggotanya dari orang-orang partai komunis.
e. Lembaga negara tertinggi adalah Konggres Rakyat Nasional yang bertindak sebagai badan legislatif (biasanya didominasi oleh Partai Komunis Cina). f. Kekuasaan yudikatif (Badan kehakiman) terdiri atas Supreme Peoples Court,
Lokal Peoples Courts dan Special Peoples Courts. Kekuasaan yudikatif dijalankan secara bertingkat kaku oleh Pengadilan Rakyat di bawah pimpinan Mahkamah Agung Cina
SISTEM PEMERINTAHAN INGGRIS
parlementaria, Inggris dapat mengatasi masalah sosial sehingga menciptakan kesejahteraan negara (welfare state).Sistem pemerintahannya didasarkan pada konstitusi yang tidak tertulis (konvensi). Konstitusi Inggris tidak terkodifikasi dalam satu naskah tertulis, tapi tersebar dalam berbagai peraturan, hukum dan konvensi.
Pokok-pokok Pemerintahan Inggris adalah:
a. Inggris adalah negara kesatuan (unitary state) dengan sebutan United
Kingdom yang terdiri atas England, Scotland, Wales dan Irlandia Utara. Inggris berbentuk kerajaan (monarki).
b. Kekuasaan pemerintah terdapat pada kabinet (perdana menteri beserta para
menteri), sedangkan raja atau ratu hanya sebagai kepala negara. Dengan demikian, pelaksanaan pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh perdana menteri.
c. Raja/ratu/mahkota memimpin tapi tidak memerintah dan hanyalah tituler
dengan tidak memiliki kekuasaan politik. Ia merupakan simbol keagungan, kedaulatan dan persatuan negara.
d. Parlemen atau badan perwakilan terdiri atas dua bagian (bikameral), yaitu House of Commons dan House of Lord. House of Commons atau Majelis Rendah adalah badan perwakilan rakyat yang anggota-anggotanya dipilih oleh rakyat di antara calon-calon partai politik. House of Lord atau Mejelis Tinggi adalah perwakilan
e. yang berisi para bangsawan dengan berdasarkan warisan. House of
f. Kabinet adalah kelompok menteri yang dipimpin oleh perdana menteri.
Kabinet inilah yang benar-benar menjalankan praktek pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dari House of Commons. Perdana menteri adalah pemimpin dari partai mayoritas di House of Commons. Masa jabatan kabinet sangat tergantung pada kepercayaan dari House of Commons. Parlemen memiliki kekuasaan membubarkan kabinet dengan mosi tidak percaya.
g. Adanya oposisi. Oposisi dilakukan oleh partai yang kalah dalam pemilihan.
Para pemimpin oposisisi membuat semacam kabinet tandingan. Jika sewaktu-waktu kabinet jatuh, partai oposisi dapat mengambil alih penyelenggaraan pemerintah.
h. Inggris menganut sistem dwipartai. Di Inggris terdapat 2 partai yang saling
bersaing dan memerintah. Partai tersebut adalah Partai Konservatif dan Partai Buruh. Partai yang menang dalam pemilu dan mayoritas di parlemen merupakan partai yang memerintah, sedangkan partai yang kalah menjadi partai oposisi.
i. Badan peradilan ditunjuk oleh kabinet sehingga tidak ada hakim yang dipilih.
Meskipun demikian, mereka menjalankan peradilan yang bebas dan tidak memihak, termasuk memutuskan sengketa antara warga
SISTEM PEMERINTAHAN
BERBAGAI NEGARA
Oleh : Dyah Safira M.U (9/ XII
IPA 5)
No .
Indonesia Amerika Serikat RRC Inggris
1. trias politika modifikasi
(pembagian kekuasaan)
trias politika murni
(legislative, eksekutif, yudikatif)
Komunis Parlementer
(Ratu, Pedana menteri)
2. Lembaga legislatif bersifat Unikameral
Mempunyai lembaga legislative
bikameral (Senat
dan Badan
Perwakilan)
Menggunakan sistem
unikameral