• Tidak ada hasil yang ditemukan

100518 MQFM 2009 03 Fokus Pagi 27 Maret 2009

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "100518 MQFM 2009 03 Fokus Pagi 27 Maret 2009"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Fokus Pagi

Edisi, Jum’at 27 Maret 2009

Tema: Kampanye

Topik: Sosialisasi Partai Politik

Opening:

Sahabat MQ/ kampanye terbuka parpol telah memasuki puturan kedua/ namun jumlah peserta pemilu yang mencapai 44 parpol / tidak membuat kampanye terbuka begitu semarak// Terlihat diberbagai tempat/ terdapat sejumlah partai politik yang tidak memanfaatkan jadwal kampanye/ untuk melakukan sosialisasi terhadap masyarakat// Hal tersebut dikarenakan kampanye terbuka sudah dinilai tidak efektif/ karena memakan biaya yang sangat besar// Apalagi memasuki masa masa mendekati pemilu/ banyak parpol dan para caleg mulai kehabisan “bensin” karena sudah terlanjur jor joran di awal kampanye//

Pada partai politik baru/ masalah dana tentu menjadi persoalan pokok jika ingin menggeber kampanye dengan jor-joran// Maka tidaklah heran/ jika masyarakat hingga kini masih belum mengetahui partai partai baru/ karena minimnya sosialisasi// Namun ada beberapa partai baru yang terlihat begitu gencar beriklan dimedia media// Hal tersebut seperti kita lihat pada Partai Gerindra dan Hanura//

Selain masalah dana/ sepinya kampanye juga disebabkan karena Parpol di daerah masih bingung kampanye apa yang harus mereka lakukan// Sejauh ini/ mereka mengaku belum memperoleh juklak dan juknis dari DPP mereka// Faktor lain/ begitu ketatnya berbagai aturan yang ditetapkan oleh KPUD/ membuat partai politik tidak bisa seenaknya untuk berkampanye// Apalagi begitu ketatnya panwaslu dalam memantau jalannya pemilu/ sehingga bentuk bentuk pelanggaran/ semakin mudah terpantau//

Sahabat MQ/ Bagaimana Parpol melakukan sosialisasi visi dan misinya nanti?// Sejauh mana partai partai tesebut nantinya dapat memberikan perubahan jika menang dalam pemilu kelak?// Untuk itu pada Fokus pagi kali ini/ kita akan menghadirkan langsung perwakilan dari partai poltik/ mereka adalah?//

1. Ketua DPW DIY Partai Demokrasi Kebangsaan –Ilmardani Rince Ramli MM-

2. Ketua DPD Partai Penegak Demokrasi Indonesia –Zarot Tridodo, SE - 3. ketua DPD Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia –Budi

(2)

Pertanyaan

1. Visi dan Misi masing masing parpol//

2. Yang melatar belakangi partai anda berdiri?//

3. strategi apa yang akan dilakukan guna bersaing dengan partai partai nasionalis yang memiliki basis masa yang heterogen?//

4. Berapa target yang akan dicapai baik di Yogyakarta/ maupun suara nasional?//

5. Sejauh apa partai anda nantinya akan memperjuangkan RUUK Yogyakarta?//

6. Masing masing partai sendiri mengusung masalah demokrasi yang pro rakyat// Bagi anda/ arti konkrit demokrasi itu seperti apa?//

7. Dan apa yang akan nyata nyata didapatkan oleh rakyat dengan demokrasi yang partai anda usung?//

8. Dana kampanye parpol sendiri sebagai partai baru dan dinilai tidak sebesar partai partai yang kita ketahui saat ini/ seperti apa?//

9. Dari mana asal dana kampanye tersebut?//

10. Isu isu apa yang akan diperjuangkan bila nanti duduk diparlemen?//

11. Bagai mana partai partai anda memanfaatkan media sebagai alat untuk publikasi partai partai anda// Seperti kita lihat selama ini/ partai partai besar lebih banyak menguasai iklan di media media besar?//

12. Sejauh mana partai anda memanfaatkan masa masa kampanye terbuka?//

13. Sudah punya pandangan unutk membentuk koalisi dalam mendukung capres dan cawapres?//

14. Bagai mana tanggapan partai anda terhadap isu korupsi/ dan melihat permasalahan korupsi yang terjadi diparlemen selama ini?// 15. Mekanisme seperti apa yang ingin ada rubah untuk

menuntaskan permasalahan korupasi?//

16. Berapa target yang akan anda prediksi pada pemilu nanti?// 17. Untuk Isu pendidikan/ apa yang akan disusung untuk

memperjuang pendidikan// terutama bagi kota Jogja sendiri?//

18. Bila seandainya tidak mencapai angka tersebut/ upaya apa yang akan dilakukan oleh masing masing partai?//

19. Silahkan sampaikan aspirasi yang ingin anda sampaikan/ untuk masyarakat mengapa masyarakat memilih partai anda?//

(3)

Adlibs

Tema: Kampanye

Topik: Sosialisasi Partai Politik

Sahabat MQ/ ikuti diskusi Fokus pagi esok masih dalam edisi special sosialisasi partai politik/ pada Fokus pagi esok/ MQ akan menghadirkan perwakilan dari partai politik/ mereka adalah://

4. Ketua DPW DIY Partai Demokrasi Kebangsaan –Ilmardani Rince Ramli MM-

5. Ketua DPD Partai Penegak Demokrasi Indonesia –Zarot Tridodo, SE - 6. ketua DPD Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia –Budi

Sugiharjo -

(4)

Ketua DPW DIY Partai Demokrasi Kebangsaan

–Ilmardani Rince Ramli MM-

9109730

Ketua DPD Partai Penegak Demokrasi Indonesia

–Zarot Tridodo, SE

0813 9234 1991

ketua DPD Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia

–Budi Sugiharjo –

Referensi

Dokumen terkait

Nah sahabat MQ/ Bagaimana permasalahan ini mempengaruhi Pelpres yang hanya tinggal esok hari?// Bagaimana dengan wacana pemilu yang akan diundur?// Siapa yang

Sahabat MQ/ Beberapa kasus yang terjadi menjelang pelaksanaan Pilpres 2009 mengusik netralitas Komisi Pemilihan Umum KPU/ sebagai lembaga penyelenggara pemilu// Hal ini

Sahabat MQ/ walaupun pemilu sudah berakhir/ namun sebagai masyarakat Indonesia kita perlu mengetahui/ sejauh mana sebenarnya pemilu kali ini dapat dikatakan

Tidak hanya partai baru saja/ ternyata partai partai besar seperti PDIP/ tidak memnfaatkan kampanye terbuka secara maksimal// Hal tersebut terjadi di Kota Malang// PDIP

Sahabat MQ/ Komisi Pemilihan Umum akhirnya menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara partai politik dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu/ meskipun dengan

Sahabat MQ/ Kualitas anggota DPR hasil Pemilu 2009 diperkirakan akan lebih buruk dibandingkan dengan periode sebelumnya// Hal ini dikarenakan banyak calon anggota

Sahabat MQ/ memasuki masa pendaftaran calon presiden yang akan memasuki masa akhir/ sebagai umat islam/ nampaknya kita pantas kecewa// Dari 90 persen penduduk

Sahabat MQ/ Rumor berbau SARA masih belum sirna di ajang kampanye pilpres mendatang// Pasangan SBY yakni Boediono kembali menjadi sasarannya// Tak pelak