• Tidak ada hasil yang ditemukan

analisis hubungan pengeluaran pendidikan dan pertumbuhan ekonomi 2010

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "analisis hubungan pengeluaran pendidikan dan pertumbuhan ekonomi 2010"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

AN ALISIS H UBUN GAN PEN GELUARAN PEN D ID IKAN

AN ALISIS H UBUN GAN PEN GELUARAN PEN D ID IKAN

DAN PERTUMBUH AN EKO N O MI D EN GAN

DAN PERTUMBUH AN EKO N O MI D EN GAN

MEN GGUN AKAN PEN D EKATAN KAUSALITAS

MEN GGUN AKAN PEN D EKATAN KAUSALITAS

GRAN GER 1980

GRAN GER 1980--2008

2008

Aula Ahmad H afidh

Aula Ahmad H afidh

Tejo N urseto, M.Pd

Tejo N urseto, M.Pd

(2)

sejak

sejak januarijanuari 2001 2001 bangsabangsa indonesiaindonesia melaluimelalui babakbabak barubaru penyelenggaraanpenyelenggaraan pemerintahanpemerintahan, ,

dimana

dimana otonomiotonomi daerahdaerah dilaksanakandilaksanakan didi seluruhseluruh datidati II II ((kotakota dandan kabupatenkabupaten) yang ) yang jumlahnya

jumlahnya mencapaimencapai 336. 336. halhal iniini menimbulkanmenimbulkan peningkatanpeningkatan tanggungtanggung jawabjawab penyelenggaraan

penyelenggaraan pemerintahanpemerintahan ((penyediaanpenyediaan barangbarang publikpublik dandan pembangunanpembangunan ekonomi

ekonomi) ) didi tingkattingkat daerahdaerah yang yang sangatsangat besarbesar, , khususnyakhususnya padapada bidangbidang pendidikanpendidikan yaang

yaang merupakanmerupakan unsurunsur esensialesensial dalamdalam pembangunanpembangunan daerahdaerah dandan telahtelah menjadimenjadi salah

salah satusatu bagianbagian utamautama kebutuhankebutuhan pendudukpenduduk..

namun

namun, , kemampuankemampuan daerahdaerah untukuntuk mempertahankanmempertahankan dandan meningkatkanmeningkatkan penyelenggaraan

penyelenggaraan pendidikanpendidikan tersebuttersebut dapatdapat dikatakandikatakan sangatsangat terbatasterbatas, , mengingatmengingat peran

peran pendapatanpendapatan asliasli daerahdaerah ((PADPAD ) ) masihmasih rendahrendah dalamdalam penerimaanpenerimaan apbdapbd daerahdaerah kota

kota//kabupatenkabupaten dandan kesiapankesiapan sumbersumber dayadaya menusiamenusia ((SD MSD M) ) sertaserta kemampuankemampuan manajemen

manajemen sektorsektor pendidikanpendidikan tingkattingkat daerahdaerah masihmasih terbatasterbatas..

(3)

N

Namunamun, , sejumlahsejumlah t andat anda t anyat anya masihmasih t ersisat ersisa. . TTingkatingkat pendidikan

pendidikan didi negaranegara--negaranegara berkembangberkembang sebenarnyasebenarnya mengalami

mengalami PPeningkat aneningkat an drast isdrast is padapada t ahunt ahun 19601960--1990.1990. E

East erlyast erly (2001) (2001) menunjukkanmenunjukkan bahwabahwa median median angkaangka part isipasi

part isipasi sekolahsekolah dasardasar meningkatmeningkat daridari 88 88 persenpersen menjadimenjadi 90

90 persenpersen, , sement arasement ara unt ukunt uk sekolahsekolah menengahmenengah daridari 13 13 persen

persen menjadimenjadi 45 45 persenpersen

(4)

Asumsi dasar dalam menilai kontribusi pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi adalah pendidikan meningkatkan produktivitas pekerja. Jika produktivitas pekerja meningkat, diharapkan pertumbuhan ekonomi juga akan meningkat. Secara umum diyakini desentralisasi fiskal akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pendapat ini dilandasi oleh pandangan yang menyatakan kebutuhan masyarakat daerah terhadap pendidikan dan barang publik pada umumnya akan terpenuhi dengan lebih baik dibandingkan bila langsung diatur oleh pemerintah pusat. N amun kecenderungan kearah tersebut tidak nampak karena hingga saat ini sebagian besar Pemerintah D aerah (Pemda dan D PRD ) Kota dan Kabupaten di Indonesia merespon desentralisasi fiskal dengan menggenjot kenaikan PAD melalui pajak dan restribusi tanpa diimbangi peningkatan efektifitas pengeluaran APBD. Langkah kebijakan semacam ini dapat berpengaruh buruk terhadap penyelenggaraan pendidikan di tingkat daerah serta kesejahteraan masyarakatnya.

(5)

Rumusan

Rumusan Masalah

Masalah

Rumusan masalah yang ada dalam penelitian ini adalah

bagaimanakah pola hubungan antara pengeluaran

pemerintah dalam bidang pendidikan dengan pertumbuhan

ekonomi. Variable manakah yang saling mempengaruhi.

Tujuan penelitian

Tujuan penelitian

(6)

KAJIAN TEO RI

KAJIAN TEO RI

Teori pengeluaran pemerintah

1.

Model Pembangunan tentang perkembangan

pengeluaran pemerintah

2.

H ukum W agner

(7)

#

# PengeluaranPengeluaran PendidikanPendidikan SebagaiSebagai VariabelVariabel D ependenD ependen, , ArtinyaArtinya P

Pertumbuhan ekonomi ertumbuhan ekonomi MempengaruhiMempengaruhi PengeluaranPengeluaran PendidikanPendidikan. . TeoriTeori Perkembangan

Perkembangan PengeluaranPengeluaran PemerintahPemerintah Yang Yang TelahTelah D iuraikanD iuraikan D iatasD iatas Menunjukkan

Menunjukkan BahwaBahwa PPertumbuhan ekonomi ertumbuhan ekonomi AkanAkan MempengaruhiMempengaruhi Besarnya

Besarnya PengeluaranPengeluaran PendidikanPendidikan. . PengeluaranPengeluaran PendidikanPendidikan SebagaiSebagai VariabelVariabel Independen

Independen, , ArtinyaArtinya PengeluaranPengeluaran PendidikanPendidikan MempengaruhiMempengaruhi PPertumbuhan ertumbuhan ekonomi

ekonomi. .

#

# John D ue(1968) John D ue(1968) MengemukakanMengemukakan BahwaBahwa PemerintahPemerintah D apatD apat Mempengaruhi

Mempengaruhi Tingkat Tingkat Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomi N yataN yata D enganD engan MengubahMengubah Persediaan

Persediaan BerbagaiBerbagai FaktorFaktor Yang Yang D apatD apat D ipakaiD ipakai D alamD alam ProduksiProduksi MelaluiMelalui Program

Program--program program PengeluaranPengeluaran PemerintahPemerintah SepertiSeperti PendidikanPendidikan..

#

# Landau (1986) Landau (1986) MembuktikanMembuktikan BahwaBahwa PengeluaranPengeluaran PemerintahPemerintah D i D i BidangBidang Militer

Militer D an D an PendidikanPendidikan BerkorelasiBerkorelasi N egatifN egatif TerhadapTerhadap PertumbuhanPertumbuhan Ekonomi

Ekonomi, , SementaraSementara UntukUntuk PendidikanPendidikan SendiriSendiri BerkorelasiBerkorelasi KuatKuat D an D an Investasi

Investasi PemerintahPemerintah BerkorelasiBerkorelasi PositifPositif TetapiTetapi TidakTidak SignifikanSignifikan

(8)

METODOLOGI

METODOLOGI

PEN ELIT IAN

PEN ELIT IAN

DATA ALAT AN ALISIS

GED

GRW

Time series 1975-2009

Sumber data: Terbitan

berkala BPS, Key Indicator

UN D P, dan lainnya seperti

BKF Kemenkeu

# Uji data time series

U ji akar unit (unit root) dan derajat integrasi

(9)

KAUSALITAS GRAN GER

KAUSALITAS GRAN GER

Uji Kausalitas Granger dilakukan untuk mengetahui apakah suatu variable endogen dapat dapat diperlakukan sebagai variable eksogen. Kausalitas Granger dilakukan untuk mengetahui keterpengaruhan antar variabel. Jika terdapat dua variabel Pengeluaran Pemerintah dalam Bidang Pendidikan (GED ) dan Pertumbuhan Ekonomi (GRW ), maka

1. Apakah GED menyebabkan GRW atau 2. GRW menyebabkan GED atau

3. Berlaku keduanya atau

4. Tidak ada hubungan keduanya.

(10)

GRW t = 0 +

α

1GRW t-1 + … +

α

nGRW t-n +

β

1GEDt-1 + … +

β

nGEDt-n +

ε

1

GEDt = 0 +

α

1GEDt-1 + … +

α

nGEDt-n +

β

1GRWt-1 + … +

β

nGRW t-n +

ε

1

H ipotesis masing-masing persamaan:

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

= 0

H ipotesis

H ipotesis null

null adalah

adalah

H

H

00

=

= GED

GED tidak

tidak G

Granger

ranger menyebabkan

menyebabkan GRW

GRW untuk

untuk regresi

regresi 1

1 dan

dan GRW

GRW

tidak

tidak G

Granger

ranger menyebabkan

menyebabkan GED

GED untuk regresi 2

untuk regresi 2

(11)

Jika

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

≠ 0

untuk persamaan 1 dan

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

= 0 untuk persamaan 2, berarti GED

Granger menyebabkan GRW dan tidak sebaliknya.

Jika

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

= 0 untuk persamaan 1 dan

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

≠ 0

untuk persamaan 2, berarti GRW

Granger menyebabkan GED dan tidak sebaliknya.

Jika

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

≠ 0

untuk persamaan 1 dan

β

1

=

β

2

= … … … =

β

n

≠ 0

untuk persamaan 2, berarti GED

Granger menyebabkan GRD dan GRD menyebabkan

GED.

(12)
(13)

Lag ke-1 Lag ke-2 Lag ke-3 Lag ke-4

AIC -2,36976 -2,16778 -2,26339 -1,9833

(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)

W ASSALAMU’ALAIKUM

W ASSALAMU’ALAIKUM

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Tengah tahun

Hasil penelitian menunjukkan variabel pertumbuhan ekonomi dan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Jawa Tengah tahun

Berdasarkan latar belakang diatas, fenomena kemiskinan, tenaga kerja dan desentralisasi fiskal yang mengalami tren fluktuasi setiap tahunya, dikira perlu penulis

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembentukan modal berpengaruh positif terhadap PDB baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek sesuai dengan penelitian yang

Berdasarkan hasil regresi, variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan pada tingkat signifikan dibawah 0.05 dan variabel pengeluaran pemerintah sektor

Namun dapat juga dijadikan signal bahwa kondisi ini selaras dengan teori dependesi yang dicetuskan Paul Baran seperti dikutip Kuncoro dalam Suyana (Suyana,

Namun dapat juga dijadikan signal bahwa kondisi ini selaras dengan teori dependesi yang dicetuskan Paul Baran seperti dikutip Kuncoro dalam Suyana (Suyana,

Definisi Operasional Variabel No Nama Variabel Definisi Pengukuran 1 Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal X1 Kontribusi PAD terhadap total penerimaan daerah Mahmudi, 2015 ℎ / ℎ