• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

2. Mata Kuliah/Kode : Reproduksi dan Embriologi Tumbuhan/BIO 209

3. Jumlah SKS : 2

4. Semester dan Waktu : Genap/100 menit

5. Kompetensi Dasar : Menjelaskan fase-fase dalam siklus reproduksi Angiospermae dan mengidentifikasi bagian-bagian bunga beserta fungsinya dalam reproduksi tumbuhan 6. Indikator Ketercapaian : 1. Mahasiswa dapat membedakan antara fase

gametofit dan sporofit

2. Mahasiswa dapat menjelaskan urutan fase-fase pada siklus reproduksi Angiospermae

3. Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi bagian-bagian bunga dalam reproduksi tumbuhan

7. Materi Pokok/Penggalan Materi : 1. Siklus Reproduksi Angiospermae 2. Struktur Bunga

8. Kegiatan Perkuliahan :

Komponen Uraian Kegiatan Estimasi

Waktu (menit)

Metode Media Sumber Bahan/ referensi Pendahuluan 1.Menyampaikan kompetensi

yang akan dicapai

2.Menggali pengetahuan mahasiswa berkaitan dengan materi pokok

10 Ceramah

interaktif, Tanya jawab

Penyajian Inti

1.Menyampaikan materi mengenai fase-fase dalam siklus reproduksi

Angiospermae

2. Mendiskusikan mengenai struktur-fungsi bunga

75 Ceramah

interaktif, Tanya jawab, diskusi

Penutup Mengulang kembali hal-hal yang penting dari inti

10

Slide power point

(2)

pembelajaran Tindak

Lanjut

Memberi tugas kepada mahasiswa untuk

mengidentifikasi persamaan dan perbedaan siklus reproduksi Angiospermae dengan kelompok tumbuhan yang lain (Briophyta, Pteridophyta, dan

Gymnospermae)

5

9. Evaluasi: Menanyakan secara lisan mencakup semua indikator ketercapaian

(3)

2. Mata Kuliah/Kode : Reproduksi & Embriologi Tumbuhan/BIO 209

3. Jumlah SKS : 2

4. Semester dan Waktu : Genap/100 menit

5. Kompetensi Dasar : Menjelaskan struktur-fungsi dan

perkembangan alat reproduksi jantan pada tumbuhan Angiospermae

6. Indikator Ketercapaian : Mahasiswa dapat menjelaskan:

1. Struktur dan Perkembangan Antera 2. Mikrosporogenesis dan

Mikrogametogenesis

3. Abnormalitas pada mikrosporogenesis dan mikrogametogenesis

4. Struktur fungsi gametofi jantan 7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Alat Reproduksi Jantan Angiospermae: 8. Kegiatan Perkuliahan :

Komponen Uraian Kegiatan Estimasi Waktu

Metode Media Sumber

Bahan/ referensi Pendahulua

n

1. Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai

2. Menggali pengetahuan

mahasiswa berkaitan dengan materi pokok

10 Ceramah,

Tanya jawab

Penyajian

Inti a. Perkembangan antera

b. Mikrosporogenesis c.mikrogametogenesis d. gametofit jantan

75 Ceramah

interaktif, Tanya jawab, diskusi Penutup Mengulang kembali

hal-hal yang penting dari inti pembelajaran

10

Tindak Penugasan membaca 5

Slide power point

(4)

Lanjut jurnal/literatur tentang variasi perkembangan gametofit jantan beserta contoh abnormalitas

9. Evaluasi : Menanyakan secara lisan mencakup semua indikator ketercapaian

(5)

2. Mata Kuliah/Kode : Reproduksi & Embriologi Tumbuhan/BIO 209

3. Jumlah SKS : 2

4. Semester dan Waktu : Genap/100 menit

5. Kompetensi Dasar : Menjelaskan struktur-fungsi dan perkembangan alat reproduksi betina pada tumbuhan

Angiospermae

6. Indikator Ketercapaian : Mahasiswa dapat menjelaskan:

1. Struktur dan Perkembangan Bakal Biji (Ovulum)

2. Megasporogenesis dan Megagametogenesis 3. Abnormalitas pada megasporogenesis dan

mikrogametogenesis

4. struktur fungsi gametofit betina 7. Materi Pokok/Penggalan Materi : Alat Reproduksi Betina Angiospermae: 8. Kegiatan Perkuliahan :

Komponen Uraian Kegiatan Estimasi Waktu

Metode Media Sumber

Bahan/ referensi Pendahuluan 1. Menyampaikan

kompetensi yang akan dicapai 2. Menggali

pengetahuan mahasiswa berkaitan dengan materi pokok

10 Ceramah,

Tanya jawab

Penyajian Inti Mahasiswa dapat menjelaskan: 1. Struktur dan

Perkembangan Bakal Biji (Ovulum)

2. Megasporogenesis dan

Megagametogenesis 3. Abnormalitas pada

megasporogenesis dan

75 Ceramah

(6)

mikrogametogenesis 4. struktur fungsi

gametofit betina Penutup Mengulang kembali

hal-hal yang penting dari inti pembelajaran

10

Tindak Lanjut Penugasan membaca jurnal/literatur tentang variasi perkembangan gametofit betina beserta contoh abnormalitas

5

9. Evaluasi : Menanyakan secara lisan mencakup semua indikator ketercapaian

(7)

2. Mata Kuliah : Reproduksi dan Embriologi Tumb/BIO 209

3. Jumlah SKS : 2

4. Semester dan Waktu : Genap/100 menit

5. Kompetensi Dasar : Menjelaskan interaksi serbuk sari dan putik, mulai dari penyerbukan hingga fertilisasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya

6. Indikator Ketercapaian : 1. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan fungsi polinasi, fertilisasi

2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh inkompatibilitas seksual

3. Mahasiswa dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan polinasi dan fertilisasi

7. Materi Pokok/Penggalan Materi : 1. Polinasi 2. Fertilisasi

3. Inkompatibilitas seksual 8. Kegiatan Perkuliahan :

Komponen Uraian Kegiatan Estimasi Waktu

Metode Media Sumber

Bahan/ referensi Pendahuluan 1. Menyampaikan

kompetensi yang akan dicapai 2. Menggali

pengetahuan mahasiswa berkaitan dengan materi pokok

10 Ceramah

interaktif, Diskusi, Tanya jawab

Slide power point

(8)

Penyajian Inti

1. Menjelaskan pengertian dan fungsi polinasi dan fertilisasi 2. Diskusi

informasi tentang pengaruh

inkimpatibilitas seksual

3. Mendiskusikan faktor-faktor yang

mempengaruhi keberhasilan polinasi dan fertilisasi

75

Penutup Mengulang kembali hal-hal yang penting dari inti

pembelajaran

10

Tindak Lanjut

Penugasan mengkaji jurnal tentang macam-macam polinasi; fertilisasi dan inkimpatibilitas seksual.

5

9. Evaluasi: Menanyakan secara lisan mencakup semua indikator ketercapaian

(9)

2. Mata Kuliah : Reproduksi dan Embriologi Tumb/BIO 209

3. Jumlah SKS : 2

4. Semester dan Waktu : Genap/100 menit

5. Kompetensi Dasar : Menjelaskan tahap-tahap

perkembangan embrio serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

6. Indikator Ketercapaian : 1. Mahasiswa dapat menjelaskan klasifikasi dan formulasi perkembangan embrio

2. Mahasiswa dapat menjelaskan perkembangan embrio pada monokotil

3. Mahasiswa dapat menjelaskan perkembangan embrio dikotil 4. Mahasiswa dapat menjelaskan

macam-macam nutrisi embrio 7. Materi Pokok/Penggalan Materi : 1. Perkembangan embrio monokotil

2. Perkembangan embrio dikotil 3. Nutrisi embrio

8. Kegiatan Perkuliahan :

Komponen Uraian Kegiatan Estimasi Waktu

Metode Media Sumber

Bahan/ referensi Pendahuluan 1. Menyampaikan

kompetensi yang akan dicapai 2. Menggali

pengetahuan mahasiswa berkaitan dengan materi pokok

10 Ceramah

interaktif, Diskusi, Tanya jawab

Slide power point

(10)

Penyajian Inti

1. Menjelaskan pengertian dan fungsi polinasi dan fertilisasi 2. Diskusi

informasi tentang pengaruh inkimpatibilitas seksual

3. Mendiskusikan faktor-faktor yang

mempengaruhi keberhasilan polinasi dan fertilisasi

75

Penutup Mengulang kembali hal-hal yang penting dari inti

pembelajaran

10

Tindak Lanjut

Penugasan mengkaji jurnal tentang macam-macam polinasi; fertilisasi dan inkimpatibilitas seksual.

5

(11)
(12)

Referensi

Dokumen terkait

20 Year 2003 on the national education system, an accredited or recognized foreign educational unit can organize educational activities in the territory of the Republic

Pada perkawinan Pujiono Wahyu Widianto dan Lutfiana Ulfa yang tidak dicatatkan pada Kantor Urusan Agama dalam status sahnya anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut

“KEABSAHAN PERMOHONAN POLIGAMI KARENA ISTRI TIDAK MAU BERTEMPAT TINGGAL BERSAMA DENGAN SUAMI (Studi Putusan Nomor : 36 / Pdt.G / 2010 / PA. Bdg)” yang disusun

Adanya data tambahan berupa detail gambar bangunan yang belum terupload pada aplikasi LPSE maka Panitia merasa perlu lakukan upload detail gambar bangunan

Pasaman Nomor : 67/ULP-PAS/2014 tanggal 24 September 2014, tidak melakukan pembukaan penawaran untuk pekerjaan tersebut diatas dengan alasan peserta lelang yang memasukkan penawaran

BAB II KAJIAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN PENGAJUAN HIPOTESIS A. Efektivitas Metode Demonstrasi ... Pengertian Efektivitas ... Pengertian Metode ... Faktor-faktor yang

ﺎﻬﻛﺭﺪﻳ ﻥﻮﻗﻭﺬﺘﳌﺍ.. ﺔﻨﻴﻔﺴﻟﺍ ﻦﻜﻟﻭ ﷲﺍ ﻪﻧﺎﺤﺒﺳ ﱃﺎﻌﺗﻭ ﱪﺧﺃ ﻩ ﻥﺄﺑ ﺍﺬﻫ ﻦﺑﻹﺍ ﺲﻴﻟ ﻦﻣ ﻪﻠﻫﺃ ﻪﻧﺃﻭ ﻞﻤﻋ ﲑﺧ ﱀﺎﺻ.. ﺓﺃﺮﻣﺍﻭ ﻁﻮﻟ ﻝﺪﺗ ﺱﺎﻨﻟﺍ ﻰﻠﻋ ﻪﻔﻴﺿ ﺍﺫﺇ ﺍﻮﻟﺰﻧ ﻪﺑ.. ﺎﺜﻟﺎﺛ

Itulah sebabnya permukaan jalan bebas hambatan dibuat agak kasar dan roda(ban) yang sudah tipis(halus) perlu segera diganti agar mobil tidak mengalami slip. Gaya