• Tidak ada hasil yang ditemukan

revaluasi aktiva tetap

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "revaluasi aktiva tetap"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Revaluasi Aktiva Tetap

(2)

sedangkan bagi wajib pajak sendiri penilaian kembali aktiva dapat

dijadikan sebagai sarana untuk melakukan perencanaan

perpajakannya dengan tujuan untuk menghemat pembayaran pajak

(3)
(4)

Kondisi Krisis

(5)

Dampak Revaluasi Terhadap

PPH

Bagi pemerintah penilaian kembali aktiva

dapat menambah penerimaan negara

yang berasal dari pajak penghasilan badan

Bagi wajib pajak penilaian kembali aktiva

dapat digunakan sebagai sarana untuk menghemat pembayaran pajak.

Kenaikan nilai aktiva tetap mengakibatkan

naiknya beban penyusutan aktiva tetap

(6)

Meningkatkan Struktur Modal

(7)

Menggambarkan Nilai Wajar

Penilaian kembali aktiva tetap

memberikan keuntungan dan kerugian bagi

pemakai laporan keuangan

menerima informasi yang lebih akurat

Pemilik perusahaan (Owner) harus

mempertimbangkan manfaat dan kerugian dimasa sekarang dan

(8)

Metode Penilaian Aktiva Tetap

Menurut PSAK No 16

(9)

Aktiva Tetap yang dapat

direvaluasi

AT berwujud : Tanah, Bangunan, bukan

Banguan (tidak utk dijual)

AT ada diwilayah Indonesia

Revaluasi sebagaian atau seluruhnya

Nilai yang digunakan adalah nilai pasar

atau nilai wajar olehpenilai (diakui pmrth)

Selisih lebih stlh dikurangi rugi fiskal

dikenakan PPh final 10 %

Selisih lebih revaluasi dikompensasi dulu

(10)

Aktiva Tetap yang dapat

direvaluasi (Lanjutan)

 Revaluasi utk gabungan  PPh final 10 % diangsur 5 tahun

 Jika revaluasi dilakukan tdk pada akhir tahun maka kerugian dihitung samapi dilakukannya Revaluasi

 Penyusutan baru dilakukan saat

dilakukan revaluasi dg dasar nilai baru  AT yang direvaluasi tdk boleh dialihkan

(11)

Syarat Bagi WP Yang Boleh Melakukan Revaluasi

 Wajib pajak dalam negri dan BUT, tidak

termasuk perusahaan yang memperoleh ijin menyelenggarakan pembukuan dalam bahasa Inggris dan mata uang Dolar Amerika Serikat

 Telah memenuhi semua kewajiban pajaknya

sampai dengan masa pajak terakhir sebelum masa pajak dilakukannya penilaian kembal

(12)

Referensi

Dokumen terkait

Hal ini juga dituangkan dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No.486/KMK.03/2002 tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap Perusahaan untuk Tujuan Perpajakan dalam Pasal

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu bahwa perencanaan pajak yang dilakukan perusahaan dengan merevaluasi aktiva

1) Revaluasi atau penilaian kembali aktiva tetap adalah penyesuaian terhadap harga perolehan aktiva tetap berwujud. 2) Aktiva tetap perlu di revaluasi pada saat adanya

dikenakan tambahan Pajak Penghasilan yang bersifat final dengan tarif sebesar tarif tertinggi Pajak Penghasilan yang berlaku pada saat penilaian kembali aktiva tetap dikurangi

Perencanaan pajak melalui revaluasi aktiva tetap perusahaan yang sesuai dengan suerat keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 191/PMK 0.10/2015 tentang

yang berasal dari kapitalisasi selisih lebih penilaian kembali aktiva tetap perusahaan, sampai dengan sebesar selisih lebih penilaian kembali secara fiskal

bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 79/PMK.03/2008 tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap Perusahaan Untuk Tujuan Perpajakan dan Peraturan Direktur Jenderal Pajak

Perencanaan pajak terhadap revaluasi aset tetap sesuai Peraturan Menteri Keuangan yang telah menerbitkan peraturan terkait aspek perpajakan atas revaluasi atau penilaian kembali aktiva