Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statements of Financial Position Laporan Laba Rugi Komprehensif Konsolidasian Consolidated Statements of Comprehensive Income Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian Consolidated Statement of Change in Shareholder's Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian Notes of the Consolidated Financial Statements
Lampiran 143-146 Appendix
4-5 6 7-142
Kas Cash Current account with Bank
Giro pada Bank Indonesia Indonesia
Giro pada bank lain Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
Efek-efek Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji Marketable securities purchased
dijual kembali under agreements to resell
Kredit yang diberikan setelah Loans net of allowance for
Penyertaan saham Investments in shares
Aset tetap setelah dikurangi Fixed assets net of accumulated
Aset lain-lain - bersih Other assets - netto
JUMLAH ASET TOTAL ASSETS
16.512.974.871.700
29.435.517.808.960 27.660.044.055.241
and other banks net of allowance for impairment losses of Rp 1,743,924,258.- an d Rp1,901,693,709.- on December 31, 2014 and 2013.
901.412.220.171 2r,13 481.390.858.809 2l,2m,2n,2o,
10
1.842.521.042.756 2k,9 437.421.068.171 6.274.167.390.325
2j,8
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements taken as whole 1.323.685.575.909 2g,4 1.090.102.898.557
1.605.698.096.813 2h,5 1.860.494.652.291
104.467.095.495 2i,6 84.642.520.341
akumulasi penyusutan per 31 Desember 2014 dan 2013 sebesar Rp208.034.720.715 dan Rp170.406.317.581.
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai per 31 Desember 2014 dan 2013 sebesar Rp1.437.288.084.038 dan Rp1.126.867.745.714.
depreciation of Rp 208,034,720,715 and Rp 170,406,317,581 on December 31, 2014 and 2013, respectively. impairment losses of Rp 1,437,288,084,038 and Rp 1,126,867,745,714 on December 31, 2014 and 2013, respectively.
2i,7 3.911.164.885.154
18.302.952.120.945
5.707.267.000
291.185.917.511 2p,12 229.520.179.191 5.707.267.000 2q,11
573.698.331.280 dan bank lain setelah dikurangi
cadangan kerugian penurunan nilai per 31 Desember 2014 dan 2013 sebesar Rp1.743.924.258 dan Rp1.901.693.709.
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera Liabilities due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Simpanan dari bank lain Deposit from other banks
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
Utang pajak Taxes payable
Imbalan kerja Employee benefits
Pinjaman yang diterima Borrowings
Liabilitas lain-lain Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable to equity holders
kepada pemilik bank entitas induk of the bank of the parent entity
Modal dasar 600.000 saham dengan Capital stock authorized 600,000
Tambahan modal disetor Additional paid in capital
Keuntungan (Kerugian) bersih yang Unrealized gains (Loss) net on
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya Unappropriated
Jumlah Ekuitas yang dapat Total Equity Attributable to
Diatribusikan Kepada Pemilik Equity Holders of the Parent
Entitas Induk Entity
Kepentingan non pengendali Non controlling interest
JUMLAH EKUITAS TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
24 9.830.011.072 8.797.112.903
29.435.517.808.960 27.660.044.055.241
3.541.804.566.750 3.851.241.161.863
3.841.411.150.791 2.814.670.000.000
31.231.476.000
2z,25 553.096.933.484 495.250.754.337 2z 646.691.123.116 276.974.428.240
3.533.007.453.848
9 (119.483.381.810) 22 2.639.845.000.000 25.893.713.242.210
22
23.808.802.893.374
(85.119.204.730) belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar untuk efek-efek tersedia untuk dijual nilai nominal Rp 5.000.000. Modal ditempatkan dan disetor penuh saham 562.934 dan 527.969 lembar saham per 31 Desember 2014 dan 2013
121.261.476.000 32.945.744.624
106.278.619.104 2y,19 94.254.197.061 789.368.194.519 2s,14 940.472.930.556
22.800.074.430.915 2t,15
52.502.053.332
21.371.645.439.915
1.765.067.775.466 2t,16 1.033.671.338.373
changes in fair value of available for sale marketable securities
17 147.276.279.157
152.018.692.731 2x,18
48.416.367.993 2u,20 45.162.592.846
shares of nominal Rp 5,000,000 issued and fully paid in 527,969 and 450,229 shares in December 31, 2014 and 2013
OPERASIONAL EXPENSES
Pendapatan bunga dan pendapatan
syariah Interest and sharia income
Beban bunga dan beban syariah Interest and sharia expenses
Pendapatan bunga dan pendapatan Interest and sharia income
-syariah - bersih netto
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Provisi dan komisi Fees and commission
Pendapatan deviden Dividend income
Lainnya Others
Jumlah pendapatan operasional lainnya Total other operating income
Beban cadangan kerugian penurunan
nilai aset Impairment losses on financial assets
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Umum dan administrasi General and administrative expenses
Personalia Personnel expenses
Lainnya Others
Jumlah beban operasional lainnya Total other operating expenses
Pendapatan (beban) operasional lainnya Other operating income (expenses)
LABA (RUGI) OPERASIONAL OPERATING INCOME (LOSS)
Pendapatan dan Beban Non-Operasional Non-Operating Income/ (expenses)
Pendapatan non-operasional Non - operating income
Beban non-operasional Non - operating expenses
Pendapatan (beban) non-operasional Non-Operating Income/ (expenses)
LABA SEBELUM TAKSIRAN PAJAK
PENGHASILAN INCOME BEFORE INCOME TAX
Pajak Kini Current income tax
Manfaat Pajak Tangguhan Deferred income tax
LABA TAHUN BERJALAN INCOME FOR THE YEAR
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Keuntungan (kerugian) dari perubahan
Gain (losses) of net changes in fair value of available for sale
Pendapatan komprehensif lain setelah Other comrehensive income after
pajak taxes
Jumlah laba komprehensif Total comrehensive income
LABA BERSIH YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA: NET INCOME ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk Equity holders of the bank
Kepentingan non-pengendali Non controlling interest
Jumlah Total
LABA KOMPREHENSIF YANG COMPREHENSIVE INCOME
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA: ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk Equity holders of the bank
Kepentingan non-pengendali Non controlling interest
Jumlah Total
649.039.278.883 829.377.403.723 744.610.071.796
(252.340.180.904)
546.962.401.916 1.215.334.126 2.348.155.768
2.348.155.768 529.614.931.417
29.314.018.680 872.065.441.107 15.365.462.522 32 43.378.131.743
42.688.037.384 1.108.283.087 32 690.094.359
14.257.179.435
(99.728.721.200) (1.042.700.387.862) 83.641.440.791 30 522.023.720.662
383.930.537.770 31 358.740.830.961 349.196.689.910 31 377.932.429.039 11.482.844.116 31 5.129.599.074
741.802.859.074
(656.451.872.605)
1.308.560.532.130 1.872.077.791.585 2.219.182.102.000 2v,27 2.674.723.375.619 910.621.569.870 2v,29 802.645.584.034
nilai aset keuangan dalam kelompok tersedia untuk dijual
530.830.265.544 549.310.557.684 530.830.265.544 549.310.557.683
496.466.088.464 649.039.278.884 495.250.754.337 646.691.123.116 34.364.177.080 (99.728.721.200) 85.565.518.677
171.799.639.983 221.126.191.874 104.956.474.565 2w,28 134.860.427.497 95.571.210 32 700.245.700 66.747.594.207 32
652.108.659.525
74.042.753.244 2x,18 666.365.838.961
(243.942.503.741) 2x,18
Saldo per 31 Desember 2012/ Balance per December 31, 2012 Tambahan Modal Disetor/Additional paid in
capital
Keuntungan (Kerugian) Bersih yang Belum Direalisasi atas Perubahan Nilai Wajar untuk Efek-efek Tersedia untuk Dijual/ Unrealized gains (losses) net on changes in fair value of available for sale marketable securities Pembagian saldo laba/Retained earnings
Cadangan khusus/ Specific reserves Cadangan umum/General reserves Dana pembangunan daerah/Regional
development fund
Dana kesejahteraan/Welfare fund Pembayaran jasa pengabdian kepada direksi/
Payment of services of devotion to board of directors
Koreksi CKPN/Correction of allowance for impairment losses
Pembalikan cadangan umum/Reverse of general reserves
Penambahan cadangan khusus/ Additional of specific reserves
Penambahan setoran modal/Paid in capital Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan/
Total Comprehensif Income for the year Saldo per 31 Desember 2013/Balance per
December 31, 2013
Pembagian dividen/Dividend payment
554.339.770.630
0 0 (95.713.341.692)
3.509.982.314.712 234.380.000.000 2.639.845.000.000 121.261.476.000 (119.483.381.810) 553.096.933.485
0 0 0 0 646.691.123.116
0 0 0 (5.476.231.342) 0
0 0 0 (34.703.508.568)
0 0 0 30.021.847.458
0 0 0 0 0
0 0
0 0 0 95.713.341.692 0
0 0 0 63.808.894.461
(2.833.137.995) gains (losses) net on changes in fair value of
available for sale
0 0 (139.238.042.420) 0 0
0
0 0 0 0 (287.140.025.075)
0 0 0 0 (95.713.341.692)
Saldo per 31 Desember 2013/Balance per December 31, 2013
Tambahan Modal Disetor/Additional paid in capital
Keuntungan (Kerugian) Bersih yang Belum Direalisasi atas Perubahan Nilai Wajar untuk Efek-efek Tersedia untuk Dijual/ Unrealized gains (losses) net on changes in fair value of available for sale marketable securities Pembagian saldo laba/Retained earnings
Cadangan khusus/ Specific reserves Cadangan umum/General reserves
Dana pembangunan daerah/Regional development fund
Dana kesejahteraan/Welfare fund Pembalikan cadangan umum/Reverse of
general reserves
Koreksi CKPN/Correction of allowance for impairment losses
Penambahan cadangan khusus/ Additional of specific reserves
Penambahan setoran modal/Paid in capital Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan/
Total Comprehensif Income for the year Saldo per 31 Desember 2014/Balance per
December 31, 2014
The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan
3.541.804.566.750
Pembagian dividen/Dividend payment
84.795.000.000
9.830.011.072 3.851.241.161.863
(111.982.176.098)
2.814.670.000.000 31.231.476.000 (85.119.204.730) 276.974.428.239 495.250.754.337 3.533.007.453.847 8.797.112.903
0 0 0 0 495.250.754.337 1.215.334.126
0 0 0
0 0 0 (557.186.702.593) 0
0 0 0 0 0
74.654.784.065
0 0 0 111.982.176.098 (111.982.176.098)
0
(90.030.000.000)
0 0 0 (74.654.784.065)
0 0 0 0 0
174.825.000.000 0 0 0
perubahan nilai wajar untuk efek-efek tersedia untuk dijual/Unrealized gains (losses) net on changes in fair value of
available for sale
646.691.123.116 3.841.411.150.792 Tambahan
modal disetor/ Additional paid-in
capital
2.639.845.000.000 121.261.476.000 (119.483.381.810) 553.096.933.485
0 0
0 34.364.177.080 0 0
0 94.427.237.184 0
0 0 0 0 (335.946.528.295)
0 0
0
Pendapatan bunga yang diterima Interest income received
Beban bunga yang dibayar Interest expenses paid
Penerimaan piutang yang telah dihapus Extracomtable received
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Pendapatan (beban) non operasional
-bersih Other non operating income (expenses)
Pembayaran pajak penghasilan Income taxes paid
Arus kas sebelum perubahan pada aset dan Cash flows before changes in operating
liabilitas operasi assets and liabilities
Perubahandalam aset operasi Canges in operating assets
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchase under resale
kembali agreement
Kredit yang diberikan Loans
Aset lain-lain Other assets
Perubahan dalam kewajiban operasi Changes in operating liabilities
Liabilitas segera Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from costumers
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Beban yang masih harus dibayar Accrued expenses
Utang pajak Taxes payable
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash provided by (used in) operating
aktivitas operasi activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
(Pembelian)/ penjualan efek-efek yang tersedia (Purchase)/ sale marketable securities
untuk dijual dan dimiliki hingga jatuh tempo- available for sale and held to
maturity-bersih netto
Perolehan aset tetap Purchased of fixed assets
Penambahan penyertaan Increase investments in shares
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash provided by (used in)
aktivitas investasi investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Penambahan modal disetor Paid in capital
Penurunan pinjaman yang diterima Decrease of borrowings
Kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash provided by (used in) financing
aktivitas pendanaan activities
Kenaikan (penurunan) bersih kas dan Net increase (decrease) cash and
setara kas cash equivalents
Cash and cash equivalents at the
Kas dan setara kas awal tahun beginning of the year
Cash and cash equivalents at the
Kas dan setara kas akhir tahun end of the year
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTAL DISCLOSURES
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas Cash
Giro pada Bank Indonesia Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain Current account with other banks
Penempatan pada bank lain - jangka waktu Placement with other banks - mature
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak within three months since aquisition
tanggal perolehan date
Jumlah kas dan setara kas Total cash and cash equivalents
22.029.517.477 29.605.003.593 171.799.639.983 221.126.191.874 (1.626.985.557.275) (1.095.637.576.485) 2.219.182.102.000 2.674.723.375.619 (910.621.569.870) (802.645.584.034)
14.074.743.477 40.627.357.440 (169.899.750.496) (252.340.180.904)
(151.104.736.040) 123.368.176.227 (1.405.099.974.585) 1.806.200.294.620 1.685.892.445.785 (4.608.484.904.605) (420.021.361.363) (84.792.510.813) (280.420.874.705) 815.458.587.103
1.428.428.990.999 (4.793.673.732.889) 731.396.437.093 1.028.176.896.482
1.698.667.324.011 (5.711.204.529.360) (8.291.594.604) (57.944.034.176) (49.869.893.912) 81.376.038.694
682.949.273.502 923.271.011.123 (101.702.389.615) (56.168.822.237) 167.757.885.343 (20.889.340.003)
6.948.306.650.048 11.550.470.318.015 0 (130.000.000)
581.246.883.887 866.972.188.886
84.795.000.000 234.380.000.000
2.361.455.432.752 (4.602.163.667.967) (3.253.775.146) 7.688.672.507
81.541.224.854 242.068.672.507
9.309.762.082.800 6.948.306.650.048
1.323.685.575.909 1.090.102.898.557
The accompanying notes to the consolidated financial statements form Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan bagian yang
9.309.762.082.800 6.948.306.650.052 1.605.698.096.813 1.860.494.652.291 104.467.095.495 84.642.520.341
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
Pendirian Bank dan Informasi Umum (“Bank”) adalah milik pemerintah di daerah Kalimantan Timur, yang didirikan berdasarkan:
Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur (“Bank”) is owned by the Government in the area of East Kalimantan, established based on:
Peraturan Daerah tingkat I Kalimantan Timur No. 3/PD/64 tanggal 19 September 1964 yang telah mendapat persetujuan Menteri Dalam Negeri No. 9/10/8-45 tanggal 1 April 1965.
County Regulations of level I of Kalimantan Timur No. 3/PD/64 on September 19, 1964 which has got the approval of the Minister of home affairs No. 9/10/8-45 on April 1, 1965.
Peraturan Usaha Menteri Urusan Bank Central/Bank Indonesia No. Kep. 95/PBS/65 tanggal 21 September 1965.
Business regulation affairs minister of Bank central/ Bank Indonesia/No.Kep.95/PBS/65 date September 21, 1965.
Peraturan Daerah Provinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Timur No. 03 tahun 1996,
tanggal 05 Januari 1996 tentang
Perubahan Pertama Peraturan Daerah Provinsi Tingkat I Kalimantan Timur, Nomor 09 tahun
1992, tanggal 23 Nopember 1992
tentang Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur, yang telah disahkan oleh Menteri Dalam Negeri No. 584.44-793, tanggal 27 September 1996.
County Regulations of The province of level I of Kalimantan Timur No. 3 of 1996, dated January 05, 1996 regarding changes to the First local regulations of level I of Kalimantan Timur, number 09 November 23, 1992 about Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur, which had been passed by the Minister of Home Affairs No. 584.44 -793, dated September 27, 1996.
Peraturan Daerah Provinsi Daerah Kalimantan Timur No. 02 tahun 2002 tanggal 11 Pebruari 2002 tentang Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur.
County Regulatory Kalimantan Timur No. 02 of 2002 dated February 11, 2002 about Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur.
Surat Bank Indonesia No.5/48/KEP.DGS/2003 tanggal 13 Nopember 2003 tentang peningkatan status operasional Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur menjadi Bank Umum Devisa.
The Letter of Bank Indonesia No. 5/48/KEP.DGS/2003 dated November 13, 2003 about the increase in the operational status of Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur became a Public Bank Foreign Exchange. Berdasarkan ijin prinsip dan ijin operasional dari
Bank Indonesia No. 8/5/DS/Smr tanggal 27 Nopember 2006 serta surat Bank Indonesia No.8/7/DS/Smr tanggal 22 Desember 2006, Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan usaha syariah yang resmi beroperasi tanggal 27 Desember 2006.
Based on the operational principles of consent and permission from Bank Indonesia No.8/5/DS/Smr on November 27, 2006 as well as the letter of Bank Indonesia No. 8/7/DS/Smr on December 22, 2006, Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur implement sharia business activities that are authorized to operate on December 27, 2006.
Peraturan Daerah No. 02 tahun 2010 tanggal 24 Mei 2010 tentang perubahan kedua Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur No. 02 tahun 2002 tentang Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur.
County regulations No. 02 of 2010 may 24, 2010 regarding changes to the second rule The East Kalimantan province No. 2 of 2002 about Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur.
Peraturan Daerah No. 02 tahun 2006 tanggal 26 April 2006 tentang perubahan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur No. 02 tahun 2002 tentang Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur.
b. Maksud dan Tujuan b. Purpose and Objectives
c. Jaringan Kantor c. Office Network
Kantor Cabang Utama Main Branch
Kantor Cabang Branch Offices
Kantor Cabang Sub Branch Offices
Pembantu
Kantor Kas Cash Office
Payment Point Payment Point
Anjungan Tunai Automated Teller
Mandiri (ATM) Machine (ATM)
Kas Mobil Car Cash
EDC EDC
Layanan Syariah Sharia Services
d. Manajemen Eksekutif d. Executive Management
- Dewan Pengawas - Board of Supervisors
Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur didirikan dengan maksud dan tujuan sebagai alat kelengkapan otonomi daerah, sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah dan sebagai penyimpan uang daerah atau pemegang kas Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten/ Kota serta sebagai penyalur pembiayaan usaha-usaha pembangunan didaerah. Disamping itu, Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya sebagai bank umum tetap berpegang pada azas ekonomi perusahaan untuk mengemban misi sebagai agen pembangunan yaitu dengan keikutsertaan mendorong laju pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga pada gilirannya akan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Bank Pembangunann Daerah Kalimantan Timur was established with the intent and purpose as fittings autonomous region, as one of the original area of the source of income and as a repository for money or cash holder area provincial government and district/city as well as the instruments of financing in the development efforts. In addition, Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur in carrying out its operational activities as a public bank to stick to the principle of economic enterprises to undertake missions as agents of development, with the participation of regional economic growth rate encouraging, so it in turn can improve the life of the community.
Kantor pusat Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur berlokasi di Jl. Jend. Sudirman No. 33 Samarinda - 75122, Kalimantan Timur - Indonesia. Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, Bank memiliki kantor cabang dan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sebagai berikut:
Head office of Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Timur is located Jl.Jend.Sudirman No.33 Samarinda - 75122, Kalimantan Timur- Indonesia. On December 31, 2014 and 2012, Bank has branch and Automated Teller Machine (ATM) are as follows:
2014 2013
1 1
60
218 165
13 13
370 307
26 25
83 79
49
37 34
17 17
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, susunan Dewan Pengawas adalah sebagai berikut:
d. Manajemen Eksekutif (lanjutan) d. Executive Management (continued) - Dewan Pengawas (lanjutan) - Board of Supervisors (continued)
Ketua (independen) Sulaiman Gafur Sulaiman Gafur Chairman (independen)
Anggota (independen) Sugeng Hariyadi Sugeng Hariyadi Member (independent)
Anggota (independen) Mardeksyah Bajurie *) - Member (independent)
Anggota (non Member (non
independen) Irianto Lambrie Irianto Lambrie independent)
*) *)
- Dewan Direksi - Board of Directors
Direktur Utama Zainuddin Fanani Zainuddin Fanani President Director
Direktur Pemasaran Ismunandar Azis *) Amiruddin Shahak Director of Marketing Direktur Kepatuhan Roosita Margaretha Roosita Margaretha Director of Compliance
Direktur Umum Apriansyah Apriansyah Director of General
*) *)
- Dewan Pengawas Syariah - Board of Sharia Supervisors
Ketua K.H.Fakhruddin Wahab K.H.Fakhruddin Wahab Chairman
Syachranie, M.TH Syachranie, M.TH
Anggota Mursyid, M.Si Mursyid, M.Si Member
2014 2013
Efektif menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Independen periode 2014-2017 dilantik sejak tanggal 3 Januari 2014, setelah memperoleh persetujuan Bank Indonesia (Fit & Proper Test) dengan surat nomor 15/82/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 24 Oktober 2013.
Effectively officiated as a member of the Board of Independent Supervisors for period 2014-2017 appointed as of Januari 3, 2014, after obtained the approval of Bank Indonesia (Fit & Proper Test) by letter No.15/82/GBI/DPIP/Rahasia on Oktober 24, 2013.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, susunan Dewan Direksi adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2014 and 2013, the members of the Boards of Directorrs are as follows:
2014 2013
Efektif menjabat sebagai Direktur Pemasaran periode 2014-2018 dilantik sejak tanggal 3 Januari 2014, setelah memperoleh persetujuan Bank Indonesia (Fit & Proper Test) dengan surat nomor 15/83/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 24 Oktober 2013.
Effectively officiated as a Director of Marketing for period 2014-2018 appointed as of Januari 3, 2014, after obtained the approval of Bank Indonesia (Fit & Proper Test) by letter No.15/83/GBI/DPIP/Rahasia on Oktober 24, 2013.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, susunan Dewan Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2014 and 2013, the members of the Boards of Sharia Supervisors are as follows:
2014 2013
Dewan Pengawas Syariah Bank telah disetujui Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Timur dengan SK No 11/19/GBI/DPIP/Rahasia tanggal 24 Pebruari 2009.
d. Manajemen Eksekutif (lanjutan) d. Executive Management (continued)
- Komite Audit - Audit Committe
Ketua Mardeksyah Bajurie *) H. Sulaiman Gafur Chairman
Anggota Mariatul Kiftiah Mariatul Kiftiah Member
Anggota Retno Yuliastuti Retno Yuliastuti Member
*) *)
- Komite Pemantau Risiko - Risk Monitoring Committee
Ketua Sugeng Hariyadi Sugeng Hariyadi Chairman
Anggota Sudarmo Sudarmo Member
Anggota Sukisno S. Riadi Sukisno S. Riadi Member
- Komite Remunerasi - Remuneration Committee
Ketua H. Sulaiman Gafur H. Sulaiman Gafur Chairman
Anggota Andi Hadiwijaya Andi Hadiwijaya Member
Anggota Sugeng Hariyadi Sugeng Hariyadi Member
- Jumlah Karyawan - Number of Employees
e. Entitas Anak e. Subsidiaries
PT BPR Bepede Kutai
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, susunan Komite Remunerasi adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2014 and 2013, the members of the Boards of Remuneration Committe are as follows:
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, BPD Kalimantan Timur memiliki 1.857 dan 1.702 karyawan (tidak diaudit).
On December 31, 2014 and 2013, BPD Kalimantan Timur have permanent employees are respectively 1.857 and 1.702 (unaudited)
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, susunan Komite Audit adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2014 and 2013, the members of the Boards of Audit Committe are as follows:
2014 2013
Efektif menjabat sebagai Komite Audit periode 2014-2018 dilantik sejak tanggal 26 Juni 2014, sesuai Surat Keputusan Direksi Bank BPD Kalimantan Timur No.144/SK/BPD-PST/VI/2014 tanggal 26 Juni 2014.
Effectively officiated as a Director of Marketing for period 2014-2018 appointed as of Juni 26, 2014, in accordance with the decree of Directors of BPD Kalimantan Timur No.144/SK/BPD-PST/VI/2014 on Juni 26, 2014.
Pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013, susunan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut:
As of December 31, 2014 and 2013, the members of the Boards of Risk Monitoring Committe are as follows:
BPD Kaltim mempunyai kepemilikan langsung pada Entitas Anak sebagai berikut:
BPD Kaltim has direct ownership in subsidiaries are as follows:
Nama Perusahaan/ Company name
Kegiatan Usaha/ Bussiness
activity
Tahun Mulai Beroperasi Komersial/Year Started commercial
operation
Persentase Kepemilikan/ Percentage Ownership
Total Aset/ Total asset (Dalam ribuan rupiah) /
(in thousand Rupiah) 2014
2014 2013 2014 2013
2013
a. a.
b. b.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian adalah mata uang rupiah (Rp). Angka-angka yang disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian dibulatkan dalam rupiah penuh, kecuali bila dinyatakan lain.
Kebijakan Akuntansi utama yang ditetapkan dalam penyusunan laporan keuangan BPD Kaltim dan entitas anak adalah seperti yang dijabarkan dibawah ini:
The principal accounting policies adopted in preparing the financial statement of the Bank are set out below:
Pernyataan ketaatan terhadap standar akuntansi keuangan
Statement of Compliance to Financial Accounting Standards
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 telah disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di indonesia termasuk Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI) 2008.
The consolidated financial statements for the years ended December 31, 2014 and 2013 have been prepared in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards which include the Accounting and Reporting Guidelines for Indonesian Banking Industry (PAPI) 2008.
Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian Basis of Consolidated Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian untuk tahun-tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 disusun berdasarkan harga perolehan, kecuali dinyatakan lain. Cabang Bank yang didasarkan pada prinsip syariah disajikan berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) di Indonesia yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. PSAK 101 “Penyajian Laporan Keuangan Syariah”, PSAK 102 “Akuntansi Murabahah”, PSAK 104 “Akuntansi Istishna”, PSAK 105 “Akuntansi Mudharabah”, PSAK 106 “Akuntansi Musyarakah”, PSAK 107 “Akuntansi Ijarah”, Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI) dan standar akuntansi keuangan lain yang ditetapkan Ikatan Akuntan Indonesia, mencakup pula pedoman akuntansi dan pelaporan yang ditetapkan oleh otoritas jasa keuangan Indonesia serta Peraturan Bank Indonesia.
The consolidated financial statement for the years ended December 31, 2014 and 2013 are prepared under the historical cost convention, unless otherwise stated. Bank branches with sharia accounting principles in accordance with SFAS No.101,"Presentation of Sharia Financial Statements", SFAS No. 102 "Accounting for Murabahah", SFAS No. 104 "Accounting for Istishna", SFAS No. 105 "Accounting for Mudharabah”, SFAS No. 106 "Accounting for Musyarakah", SFAS No. 107 "Accounting for Ijarah",Accounting Guidelines for Indonesian Sharia Banking and other Statements of Financial Accounting Standards established by the Indonesian Institute of Accountants and alsoaccounting and reporting guidelines prescribed by the Indonesian with regulatory of Indonesian Financial Services Authority.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokan atas dasar aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan. Untuk tujuan laporan arus kas, yang termasuk kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia dan bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, sertifikat bank Indonesia dan fasilitas simpanan Bank Indonesia yang jatuh tempo dalam 3 bulan dan penggunaannya tidak dibatasi.
The consolidated statements of cash flows are prepared on the direct method with cash flows classified into operating, investing and financing activities. For the purposes of the cash flow statement, which include cash and cash equivalents consist of cash, current accounts with Bank Indonesia and current accounts with other banks, placements with other banks and Certificates of Bank Indonesia maturing within 3 months from the date of acquisition, provided they are not pledged as collateral for borrowings nor restricted.
b. b.
PT BPR Bepede Kutai PT BPR Bepede Kutai
Sejahtera Sejahtera
PT BPR Kutai Timur PT BPR Kutai Timur
c. Transaksi dengan Pihak Berelasi c. Related Party Transactions
d. d.
Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)
Basis of Consolidated Financial Statements (continued)
Anak Perusahaan yang tercakup dalam laporan keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
Persentase Kepemilikan/ Percentage of ownership
2014 2013
The subsidiaries included in the consolidated financial statements at December 31, 2014 and 2013 are as follows:
81,06% 81,60%
33,33% 33,33%
Bank menyajikan aktivitas unit syariahnya sesuai dengan standar-standar akuntansi keuangan syariah yang diterbitkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia dan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia (PAPSI 2003) yang diterbitkan atas kerjasama Ikatan Akuntan Indonesia dengan Bank Indonesia.
The unit sharia activity in accordance with financial accounting standards published by the Indonesia Accountant Association and Indonesia Islamic banking Accounting Guidelines (PAPSI 2003) published by Indonesian Institute of Accountants and Bank Indonesia.
Dalam laporan keuangan ini, istilah Pihak berelasi digunakan sesuai dengan PSAK No. 7 mengenai “Pengungkapan Pihak-pihak berelasi”.
In financial statement, related parties in accordance with SFAS No.7 regarding “Related Party Disclosures". Laporan keuangan pada anak perusahaan (BPR
Bepede Kutai Sejahtera dan BPR Kutai Timur) dicatat sesuai dengan Standar Akuntansi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP).
The financial statements of the subsidiaries (BPR Bepede Kutai Sejahtera and BPR Kutai Timur) is recorded by the Standard Accounting Entities Without Public Accountability (ETAP).
Seluruh transaksi dengan Pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga, diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
All transactions with related parties, which were made under the same as well as different terms and conditions with not-related parties, are disclosed in the notes to financial statements.
Transaksi Dalam Mata Uang Asing dan Penjabaran Foreign Currency Transactions and Translation
Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal transaksi.
Transactions in foreign currencies are translated into Rupiah at the rates prevailing on the transaction date. Saldo akhir periode/tahun aset moneter dan Liabilitas
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam Rupiah dengan kurs tengah Reuters pukul 16:00 WIB.
Period/ year-end balance of monetary assets and monetary liabilities denominated in foreign currencies are translated into Rupiah using the Reuters middle rate at 16:00 Western Indonesian Time.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran instrumen keuangan moneter dalam mata uang asing
d. d.
1 Dollar Amerika Serikat (USD) 1 United States Dollar (USD)
1 Dollar Singapura (SGD) 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Dollar Saudi Arabia (SAR) 1 Saudi Arabia Dollar (SAR)
1) Klasifikasi 1) Classification
i. i.
ii. Tersedia untuk dijual; ii. Available for sale;
iii. Dimiliki hingga jatuh tempo; iii. Held to maturity; iv. Pinjaman yang diberikan dan piutang. iv. Loans and receivables. Kurs mata uang asing utama untuk tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2014 dan 2013 adalah sebagai berikut:
Major foreign currencies exchange rate for the year ended December 31, 2014 and 2013 are as follows:
2014
12.170,00
9.376,19 9.622,08
3.299,59 3.247,00
Aset keuangan Bank terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain, efek-efek, efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, kredit yang diberikan dan penyertaan.
Bank’s financial assets consist of cash, current accounts with Bank Indonesia, current accounts with other banks, placements with Bank Indonesia and other banks, marketable securities, marketable securities purchased under agreements to resell, loans and investment in shares.
Liabilitas keuangan Bank terdiri dari liabilitas segera, simpanan nasabah, simpanan dari bank lain dan pinjaman yang diterima.
Bank’s financial liabilities consist of liabilities due immediately, deposits from customers, deposits from other banks and borrowings.
Bank menerapkan PSAK No. 55 (Revisi 2006), “Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dan PSAK No. 50 (Revisi 2006),"Instrumen Keuangan: Penyajian dan Pengungkapan” efektif sejak tanggal 1 Januari 2010, yang masing-masing menggantikan PSAK No. 55 (Revisi 1999), “Akuntansi Instrumen Derivatif dan Aktivitas Lindung Nilai” dan PSAK No. 50 (Revisi 1999) Akuntansi Investasi Efek Tertentu.
The Bank adopted SFAS No. 55 (Revised 2006), "Financial Instruments: Recognition and Measurement" and SFAS No. 50 (Revised 2006), "Financial Instruments: Presentation and Disclosure” effective from January 1, 2010, which replaces SFAS No. 55 (Revised 1999), "Accounting for Derivative Instruments and Hedging Activities” and SFAS No. 50 (Revised 1999) Accounting for Investments in Certain Securities”, respectively.
Bank dan entitas anak mengklasifikasikan aset keuangannya ke dalam kategori berikut pada saat pengakuan awal:
Bank and subsidiaries classified financial assets into the following categories at the time of initial recognition:
2013 12.385,00
Laba atau rugi kurs mata uang asing atas aset dan lialbilitas moneter merupakan selisih antara biaya perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal periode/ tahun, disesuaikan dengan suku bunga efektif dan pembayaran selama periode/tahun berjalan, dan biaya perolehan diamortisasi dalam valuta asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan menggunakan kurs pada akhir periode/ tahun.
The foreign currency gain and loss on monetary assets and liabilities is the difference between amortized cost in Rupiah at the beginning of the period/ year, adjusted for effective interest and payment during the period/ year and amortized cost in foreign currencies translated into Rupiah at the exchange rates at the end of the period/ year.
Transaksi Dalam Mata Uang Asing dan Penjabaran (lanjutan)
Foreign Currency Transactions and Translation (continued)
Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi yang memiliki 2 (dua) subklasifikasi, yaitu aset keuangan yang ditetapkan demikian pada saat pengakuan awal dan aset keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan;
e. Aset dan Liabilitas Keuangan e. Financial Assets and Liabilities
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
i. i.
ii. ii.
Loans and receivables are non derivative financial assets with fixed or predetermined payment that does not have quotations in active markets and the Bank does not intend to sell immediately or in the near future.
Bank mengklasifikasikan aset keuangan dan liabilitas sebagai berikut:
The Bank classifies its financial assets and liabilities are as follows:
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam kategori berikut pada saat pengakuan awal:
Financial commitments are divided into the following categories at the time of initial recognition: Diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi,
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan demikian pada saat pengakuan awal dan liabilitas keuangan yang diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan;
Measured at fair value through profit and loss, which has 2 (two) sub-classification, which is defined as financial liabilities at initial recognition and financial liabilities classified as trading;
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Financial liabilities measured at amortized cost.
Kelompok aset dan liabilitas yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau untuk diperdagangkan terdiri dari aset dan liabilitas keuangan yang diperoleh atau dimiliki Bank dan entitas anak terutama untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat, atau dimiliki sebagai bagian dari portofolio instrumen keuangan tertentu yang dikelola bersama untuk memperoleh laba jangka pendek atau position taking.
The sub-classification of financial assets and liabilities at fair value through profit or loss of held for trading consist of financial assets and liabilities that Bank and subsidiaries acquires or incurs principally for the purpose of selling or repurchasing in the near term, or holds as part of a financial instrument portofolio that is managed together for short-term profit or position taking
Kategori tersedia untuk dijual terdiri dari aset keuangan non derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual atau yang tidak diklasifikasikan ke dalam salah satu kategori aset keuangan lainnya.
Categories available for sale consist of non derivative financial assets designated as available for sale or not classified into one category of other financial assets.
Kategori dimilki hingga jatuh tempo adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan dan jatuh temponya telah ditetapkan dimana bank mempunyai intensi positif dan kemampuan untuk memiliki aset keuangan tersebut hingga jatuh tempo, dan yang tidak ditetapkan pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau tersedia untuk dijual.
In the category of being owned to maturity are on-derivative financial assets with fixed or predetermined payment and maturity date has been set in which the bank has the positive intention and ability to hold these financial assets to maturity, and are not set at fair value through profit and loss or available for sale.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan e. Financial Assets and Liabilities
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
- Kas - Diukur pada nilai wajar
Cash Fair Value
- Giro pada Bank Indonesia - Pinjaman yang diberikan dan piutang Current accounts with Bank Indonesia Loans and receivables
- Giro pada bank lain - Pinjaman yang diberikan dan piutang
Current accounts with other banks Loans and receivables
- Penempatan pada bank lain - Pinjaman yang diberikan dan piutang Placements with other banks Loans and receivables
- Efek-efek - Tersedia untuk dijual
Marketable securities Available for sale
- Dimiliki hingga jatuh tempo Held to Maturity
- Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - Pinjaman yang diberikan dan piutang Marketable securities purchased under Loans and receivables
agreements to resell
- Kredit yang diberikan - Pinjaman yang diberikan dan piutang
Loans Loans and receivables
- Penyertaan saham - Tersedia untuk dijual
Investment in shares of stock Available for sale Liabilitas Keuangan
Financial Liabilities
- Liabilitas segera - Liabilitas lainnya (biaya perolehan diamortisasi) Liabilities due immediatelly Other liabilities
- Simpanan nasabah - Liabilitas lainnya (biaya perolehan diamortisasi) Deposits from customers Other liabilities
- Simpanan dari bank lain - Liabilitas lainnya (biaya perolehan diamortisasi) Deposits from other banks Other liabilities
- Pinjaman yang diterima - Liabilitas lainnya (biaya perolehan diamortisasi)
Borrowings Other liabilities
2) Pengakuan 2) Recognition
Klasifikasi / Classification Keterangan / Explanation
Bank pada awalnya mengakui kredit serta simpanan nasabah pada tanggal perolehan. Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim (regular) diakui pada tanggal perdagangan dimana Bank memilki komitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Bank initially recognizes credit and deposits from customers at the date of acquisition. Regular way purchases and sales of financial assets are recognized on trade date which Bank committed to purchase or sell the asset.
Bank pada awalnya mengakui kredit serta simpanan nasabah pada tanggal perolehan. Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim (regular) diakui pada tanggal perdagangan dimana Bank memilki komitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (continued)
2) Pengakuan (lanjutan) 2) Recognition (continued)
3) Penghentian Pengakuan 3) Derecognition
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan atau liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar ditambah (untuk item yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi setelah pengakuan awal) biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset keuangan atau penerbitan Liabilitas keuangan. Pengukuran aset keuangan dan Liabilitas keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasi aset keuangan dan Liabilitas keuangan tersebut.
Semua instrumen keuangan lainnya pada awalnya diakui pada tanggal perdagangan dimana bank menjadi suatu pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen tersebut.
All other financial assets and liabilities are initially recognized on trade date at which the bank becomes a party to the contractual provisions of the instrument.
The financial asset or financial liability is initially measured at fair value plus (for items not subsequently measured at fair value through profit or loss after initial recognition) transaction costs that are directly attributable to its acquisition or issue. The subsequent measurement of financial assets and financial liabilities depends on their classification.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang dapat diatribusikan secara langsung untuk perolehan suatu aset keuangan atau penerbitan suatu liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan yang tidak akan terjadi apabila instrumen keuangan tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan untuk Liabilitas keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari jumlah hutang yang diakui pada awal pengakuan Liabilitas. Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur instrumen berdasarkan metode suku bunga efektif dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset keuangan atau sebagai bagian dari beban bunga untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabilitas keuangan.
Transaction costs only those costs that are directly attributable to the acquisition of a financial asset or issue of a financial liability and are incremental cost that would not have been incurred if the instruments had not been acquired or issued. In the case of financial assets, transaction costs are added to the amounts recognized in the initially, while for financial liabilities, transaction costs are deducted from the amount of debt initially. Such transaction costs are amortized over the terms of the instrument based on an effective interest method and are recorded as part of interest income for the transaction costs related to financial assets or interest expense for transaction costs related to financial liabilities.
Bank menghentikan pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir, atau bank mentransfer seluruh hak untuk menerima arus kas kontraktual dari aset keuangan dalam transaksi dimana Bank secara substansial telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan yang ditransfer. Setiap hak atau Liabilitas atas aset keuangan yang ditransfer yang timbul atau yang masih dimiliki oleh Bank diakui sebagai aset atau Liabilitas secara terpisah.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (continued) 3) Penghentian Pengakuan (lanjutan) 3) Derecognition (continued)
4) Saling Hapus 4) Offsetting
Dalam transaksi dimana bank secara substansial tidak memiliki atau tidak mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, Bank menghentikan pengakuan aset keuangan tersebut jika bank tidak lagi memiliki pengendalian atas aset tersebut. Hak dan liabilitas yang timbul atau yang masih dimiliki dalam transfer tersebut diakui secara terpisah sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer dimana pengendalian atas aset masih dimiliki, Bank tetap mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan, dimana tingkat keberlanjutan Bank dalam aset yang ditransfer tersebut adalah sebesar perubahan nilai aset yang ditransfer.
In transaction in which the bank neither retains nor transfer substantially all the risks and rewards of ownership of financial assets, the Bank derecognized the assets if it does not retain control over the assets. The rights and obligations retained in the transfer are recognized separately as assets or liabilities as appropriate. In transfers where control over the asset is retained, the Bank continues to recognize the asset to the extent of its continuing involvement, determined by the extent to which it is exposed to changes in the value of the transfered asset.
Bank menghapusbukukan saldo kredit dan efek hutang untuk tujuan investasi, dan cadangan kerugian penurunan nilai terkait, pada saat bank menentukan bahwa kredit atau efek-efek tersebut tidak dapat ditagih. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan informasi seperti telah terjadinya perubahan signifikan pada posisi keuangan debitur/penerbit sehingga debitur/penerbit tidak lagi dapat melunasi Liabilitasnya, atau hasil penjualan agunan tidak akan cukup untuk melunasi seluruh ekposur kredit.
Bank write off outstanding loans and securities of debt for investment purposes and impairment loss related to reservations, for the moment in which the Bank determines that the credit or the marketable securities may not be billed. This decision was taken to consider such information as the occurrence of significant changes in the financial situation of the debtor or issuer that the debtor or issuer may not pay their obligations, or the sale of assets of warranty will not be sufficient to pay all credit exposures.
Aset keuangan dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, bank memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan Liabilitasnya secara simultan.
Bank menghentikan pengakuan liabilitas keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau berakhir.
Bank derecognized the financial liability when its contractual obligation are discharged or canceled or expired.
The financial assets and financial liabilities are set off and the net amount presented in the balance sheet when, and only when, the bank has a legal right to set off the amount and intends either to settle on a net basis or to realize the asset and settle the liabilities simultaneously.
Pendapatan dan beban disajikan dalam jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh standar akuntansi.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (continued) 5) Pengukuran Biaya Perolehan Diamortisasi 5) Amortized Cost Measurement
6) Pengukuran Nilai Wajar 6) Fair Value Measurement
Jika pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, bank menentukan nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang memahami, berkeinginan, dan jika tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, penggunaan analisa arus kas yang didiskonto dan penggunaan model penetapan harga opsi (option pricing model).
If the market for a financial instrument is not active, the bank establishes fair value using a valuation technique. Valuation techniques using recentarm’s length transactions between knowledgeable, willing parties, and if available, reference to the fair value of another instrument that are substantially the same, discounted cash flow analysis and (option pricing model).
Teknik penilaian yang dipilih memaksimalkan penggunaan input pasar, dan meminimalkan penggunaan taksiran yang bersifat spesifik dari Bank, memasukan semua faktor yang akan dipertimbangkan oleh para pelaku pasar dalam menetapkan suatu harga dan konsisten dengan metodologi ekonomi yang dapat diterima dalam penetapan harga instrumen keuangan. Input yang digunakan dalam teknik penilaian secara memadai mencerminkan ekspektasi pasar dan ukuran atas faktor risiko dan pengembalian (risk return) yang melekat pada instrumen keuangan. Bank mengkalibrasi teknik penilaian dan menguji validitasnya dengan menggunakan harga-harga dari transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi untuk instrumen yang sama atau atas dasar data pasar
The chosen valuation techniques maximum use the market inputs, relies as llittle as possible on estimates specific to the Bank, incorporates all factors that participants would considered in setting a price, and is consistent with accepted economic methodologies for pricing financial instruments. Inputs to valuation techniques reasonably represent market expectations and measures of risk return inherent in the financial instruments. The Bank calibrates valuation technique and tests them for validity using prices from observable current market transactions in the same instrument or based on other available observable market data.
Nilai wajar adalah nilai dimana suatu aset dapat dipertukarkan, atau suatu liabilitas diselesaikan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar "arm’s length transaction" pada tanggal pengukuran.
Fair value is the amount for which an asset could be exchanged, or a liability settled between knowledgeable, willing parties in an "arm’s length transactions" on the measurement date.
Biaya perolehan diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi dengan amortisasi kumulatif dengan menggunakan metode suku bunga efektif yang dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh temponya, dan dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai.
The amortized cost of financial asset or liability is the amount at which the financial assets or liabilities is measured at initial recognition, minus principal payments, plus or minus the cumulative amortization using the effective interest method, of any difference between the initial amount recognized and the maturity amount, and minus any reduction for impairment.
Jika informasi tersedia, bank mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasi dipasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar dianggap aktif jika harga kuotasi sewaktu-waktu dan secara berkala tersedia dan mencerminkan transaksi pasar yang aktual dan teratur dalam suatu transaksi yang wajar.
e. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) e. Financial Assets and Liabilities (continued) 6) Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) 6) Fair Value Measurement (continued)
Aset keuangan dan long position diukur dengan menggunakan harga penawaran, liabilitas keuangan dan short position diukur menggunakan harga permintaan. Jika bank memiliki posisi instrumen keuangan dimana risiko pasarnya saling hapus, maka bank dapat menggunakan nilai tengah dari harga pasar sebagai dasar menghapus untuk menentukan nilai wajar posisi risiko yang saling hapus tersebut dan menerapkan penyesuaian terhadap harga penawaran atau harga permintaan terhadap posisi terbuka neto (nett opened posistion), mana yang lebih sesuai.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu nilai wajar dari pembayaran yang diberikan atau diterima, kecuali jika nilai wajar dari instrumen keuangan tersebut ditentukan dengan perbandingan terhadap transaksi pasar terkini yang dapat diobservasi dari suatu instrumen yang sama (yaitu tanpa modifikasi atau pengawasan ulang) atau berdasarkan suatu teknik penilaian yang variabelnya hanya menggunakan data dari pasar yang dapat diobservasi. Jika harga transaksi memberikan bukti terbaik atas nilai wajar pada saat pengakuan awal, maka instrumen keuangan pada awalnya diukur pada harga transaksi dan selisih antara harga transaksi dan nilai yang sebelumnya diperoleh dari model penilaian diakui dalam laporan laba rugi setelah pengakuan awal tergantung pada masing-masing fakta dan keadaan dari transaksi tersebut namun tidak lebih lambat dari saat penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi ditutup.
The best evidence of the fair value of financial instruments at initial recognition is the transaction price, i.e., the fair value of the consideration given or received, unless the fair value of that instruments is evidenced by comparison with other observable current market transactions in the same instrument (without modification or repackaging) or based on a valuation technique whose variables include only data from observable markets. When transaction price provides the best evidence of fair value at initial recognition, the financial instruments is measured at the transaction price and any difference between this price and the value initially obtained from a valuation model is subsequently recognized in the income statement depending on individual facts and circumstances of the transaction, but not later than when the valuation is supported wholly by observable market data or the transaction is closed out.
Nilai wajar mencerminkan risiko kredit atas instrumen keuangan dan termasuk penyesuaian yang dilakukan untuk memasukan risiko kredit bank dan pihak lawan, mana yang lebih sesuai. Taksiran nilai wajar yang diperoleh dari model penilaian akan disesuaikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor lainnya, seperti risiko likuiditas atau ketidakpastian model penilaian, sepanjang bank yakin bahwa keterlibatan suatu pasar pihak ketiga akan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut dalam penetapan harga suatu transaksi.
Fair values reflect the credit risk of the instruments and include adjustments to take acccount of credit risk of the bank and counterparty, where appropriate. Fair value estimates obtained from models are adjusted for any other factors, such as liquidity risk or model uncertainties, to the extent that the bank believes a third party market participation would the take them into account in pricing a transaction.
f. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi f. Transaction with related parties
1) 1)
2) suatu pihak yang berelasi dengan Bank; 2) a party which is related to Bank;
3) 3)
4) 4)
5) 5)
6) 6)
7) 7)
g. Kas dan setara kas g. Cash and cash equivalent
Kas dan setara kas dalam laporan arus kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia dan bank lain, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, dan sertifikat Bank Indonesia, yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak dibatasi penggunaannya.
Cash and cash equivalent presented in the statetements of cash flows consist of cash, current accounts with Bank Indonesia and other banks, placements with Bank Indonesia and other banks and Bank Indonesia Certificates Facility maturing within 3 (three) months from the acquisition date, and not used as collateral for borrowing and not restricted in use. The transaction with related parties is made on terms agreed by both parties, where such requirements may not be the same as other transactions undertaken with unrelated parties.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan yang relevan dan rinciannya disajikan dalam Catatan 33.
All material transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant notes to the financial statements and the detail is presented in Note 33.
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan Bank, jika:
A party is considered as related party of Bank, if: langsung, atau tidak langsung yang melalui satu
atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama, dengan Bank; (ii) memiliki kepentingan dalam Bank yang memberikan pengaruh signifikan atas Bank; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas Bank;
the Bank directly or indirectly through one or more intermediaries, a party (i) controlling, or controlled by, or under common control with Bank; (ii) have stake in the Bank that gives significant influence to the Bank; or (iii) have joint control on Bank;
suatu pihak adalah ventura bersama dimana Bank sebagai venture;
a party is a joint venture in which Bank as a venture;
suatu pihak adalah anggota dari personil dari manajemen kunci Bank;
a party is a member of the key management personnel of Bank;
suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu yang diuraikan (1) atau (4);
a party is a close family member of an individual who is described (1) or (4);
suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh atau untuk pihak yang memiliki hak suara signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun tidak langsung, yaitu individu seperti diuraikan dalam butir (4) atau (5);
a party is an entity that is controlled, jointly controlled or significantly influenced by or for whom has significant voting rights in some entity, directly or indirectly, an individual identified in point (4) or (5);
suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja Bank atau entitas yang terkait dengan Bank.
a party is a post-employment benefit plan for the benefit of employees of either Bank or a party related to Bank.
Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan ketentuan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 7 (Revisi 2010) mengenai “Pengungkapan PihakPihak Berelasi”.
The Bank enters into transactions with parties hich are defined as related parties in accordance with Statement of Financial Accounting Standards (SFAS) No. 7 (Revised 2010) regarding “Related Parties”.