• Tidak ada hasil yang ditemukan

4. Manajemen US rev akhir iwan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "4. Manajemen US rev akhir iwan"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

(1)

Manajemen Penyelenggaraan

UJIAN SEKOLAH

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

(2)

Agenda:

PENDAHULUAN

PENDAHULUAN

ANALISIS UN DAN US

ANALISIS UN DAN US

PENGALAMAN EMPIRIS

PENGALAMAN EMPIRIS

PROSEDUR OPERASINAL STANDAR

PROSEDUR OPERASINAL STANDAR

MODEL SOP

(3)

 Kurang perhatiannya sekolah dalam penyelenggaraan

Ujian Sekolah sehingga terkesan meng-anaktiri-kan

pelaksanaan Ujian Sekolah

Sikap peserta didik terhadap keterlaksanaan Ujian Sekolah

terkesan apatis

Kedudukan Ujian Sekolah ditafsirkan sebagai pelengkap

evaluasi Ujian Nasional

Pada umumnya Sekolah dalam menyelenggarakan US

tidak memiliki prosedur operasional sekolah (POS) Ujian

Sekolah

Soal dibuat tidak mengakomodir tingkat kesukaran

Aspek yang diuji pada US terbatas pada kemampuan

kognitif

Sekolah menentukan batas kelulusan setelah mengetahui

hasil US

Nilai US kurang berwibawa

Belum dapat data, siswa tidak lulus dari satuan

pendidikan disebabkan karena nilai US tidak lulus

Dll.

(4)

• UU Sisdiknas, pasal 57 ayat (2) dinyatakan bahwa mutu pendidikan

didasarkan pada evaluasi dilakukan terhadap peserta didik, lembaga, dan program pendidikan pada jalur formal dan nonformal untuk semua

jenjang, satuan, dan jenis pendidikan. Pasal 1 ayat (21) mengatakan bahwa Evaluasi pendidikan adalah kegiatan pengendalian, penjaminan, dan penetapan mutu pendidikan terhadap berbagai komponen

pendidikan pada setiap jalur, jenjang, dan jenis pendidikan sebagai bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pendidikan.

• Permendikbud Nomor 57 Tahun 2015 tentang Ujian Nasional dan Ujian Sekolah

PENDAHULUAN

PENDIDIK

PENDIDIK SATUAN

PENDIDIKAN

SATUAN

PENDIDIKAN PEMERINTAHPEMERINTAH

• Penilaian Harian

• Pengamatan

• Penugasan

Ujian Sekolah

•Penilaian Akhir

Ujian Nasional

•Bentuk lain PENILAIAN HASIL

BELAJAR

(5)

ULANGAN

adalah proses yang dilakukan untuk mengukur

pencapaian Kompetensi Peserta Didik secara berkelanjutan dalam

proses Pembelajaran.

Tujuan untuk memantau dan mengevaluasi proses, kemajuan

belajar, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara

berkesinambungan

UJIAN SEKOLAH

yang selanjutnya disebut US adalah kegiatan

yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta

didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan/atau penyelesaian

dari suatu satuan pendidikan.

Tujuan untuk menilai pencapaian Standar Kompetensi Lulusan

untuk semua mata pelajaran.

UJIAN NASIONAL

yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan

pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran

tertentu secara nasional.

Tujuan untuk menilai pencapaian Standar Kompetensi Lulusan

secara nasional pada mata pelajaran tertentu

(6)

STRUKTUR KOMPETENSI

SIKAP PENGETAHUANPENGETAHUAN KETERAMPILA

N

KI-1 KI-2KI-2 KI-3KI-3 KI-4KI-4

(7)

Perbandingan

UJIAN SEKOLAH

dan

UJIAN

NASIONAL

No Aspek

Ujian Sekolah

Ujian Nasional

1

Tujuan

Mengukur SKL

Mengukur SKL

2

Kewenangan

Satuan Pendidikan

Pemerintah

3

Mapel yg diujian Seluruh mapel

Mapel tertentu

4

Standar

Tidak standar

Standar

5

Sifat

Tidak komparabel

Komparabel

6

Aspek

Kognitif, afektif (sikap),

praktik

Kognitif

(pengetahuan)

7

Fungsi

Menentukan kelulusan

Tidak menentukan

kelulusan

8

Biaya

Satuan Pendidikan &

Pemda

Pemerintah

9

Prasyarat

Prasyarat mengikuti UN

-10 Waktu

(8)

TANGGA PENCAPAIAN KOMPETENSI

Penilaian oleh

Satuan Pendidikan

Ujian Sekolah

Penilaian oleh

Pemerintah

Ujian Nasional

Penilaian oleh

Pendidik

Penilaian

Harian,

Semesteran dll

Penjaminan

mutu

Pendidikan

Pencapaian SKL

1

3

2

Standardized test

Not Standardized test

(9)

 Mengapa hasil penilaian antara Penilaian

Kelas, penilaian Satuan Pendidikan dengan

hasil UN berbeda signifikan? Ada apakah

dengan penilaian tingkat kelas dan

penilaian satuan pendidikan ?

Mengapa distribusi nilai UN murni

berbentuk bimodal? Bisakah distribusi

nilai Ujian Sekolah berbentuk bimodal?

MASALAH

Mampukah sekolah melalui US dapat

(10)

Bagaimanakah kompetensi siswa SMA?

Mengap a

distribu si

bimodal ?

(11)

PENYELENGGARA

JENIS UJIAN

HASIL

Ulang Kelas

XII

UN Perbaikan

Y

SKHUN Perba -ikan?

Selesai

SEKOL

AH

Ujian

Sekolah

Ijazah

Ijazah

Lulu s?

KEPUTUSAN

(12)
(13)

Kerangka Pengembangan Kurikulum

2013

Kemampuan Belajar dan

Berinovasi

Literasi

Digital Kecakapan Hidup Karakter Moral

Berpikir Kritis dan

Penyelesaian Masalah

Kreativitas dan Inovasi

Komunikasi

Kolaborasi

• Literasi

• Fleksibilitas dan Adaptabilitas

• Inisiatif dan Mandiri

• Interaksi Lintas Sosbud

• Produktivitas dan Akuntabilitas

• Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

•Cinta Tanah Air

•Nilai2 Budi Pekerti Luhur: Jujur, Adil, Empati, Penyayang, Rasa hormat,

Kesederhanaan,

Pengampun, Rendah Hati, dll.

TERIMA KASIH

NKRI

Keberagama n

SDGHAM Kualitas

Hidup

Mata Pelajaran

4C

4C

21

st

Century

skills:

(14)

siswa n Kelas

Penilaia n Kelas

Penilaia

Benchmark Internasional

• Formatif

• Summative

• Semua kelas

• Semesteran

• Akhir tahun

• Akhir jenjang

• Oleh sekolah

• PTK 4,8,11

• Progress monitoring & evaluasi

• Kelas 4,8,11

• Survey atau sensus

• Tahunan

• Oleh pemerintah

• Sumatif

• Kelas 9, 12

• Sensus

• Oleh pemerintah

• Kompetensi dasar

• Kelas 4, 9

• Survei

• PISA, TIMSS

Spirit

• Formatif – diagnostik

• Harian oleh guru

• Penekanan qualitative feedback

Penilaian untuk Kompetensi Abad 21

(15)

Pergeseran Paradigma

Penilaian

Pengetahuan

Pengetahuan KetrampilanKetrampilan

Penilaian

Capaian Penilaian

Capaian

Penilaian

Kompetensi Penilaian

(16)
(17)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai tahun

pelajaran 2014/2015 telah menetapkan kebijakan

bahwa kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan

tidak lagi berdasarkan hasil UN namun berdasarkan

hasil Ujian Sekolah dan persyaratn lain

Satuan Pendidikan diberi kewenangan melaksanakan

ujian sekolah untuk semua mata pelajaran sesuai

dengan kurikulum yang berlaku.

Konsekuensi kewenangan bahwa sekolah harus

menunjukkan kemampuannya dalam

menyelenggarakan ujian sekolah agar proses dan

hasilnya dapat dipercaya sebagai AKUNTABILITAS

publik

Berkaitan hal tsb maka satuan pendidikan berupaya

dapat menyelengarakan ujian sekolah yang baik dan

profesional.

(18)

APA YANG HARUS DILAKUKAN SEKOLAH

AGAR PELAKSANAAN US PROFESIONAL

DAN HASIL US DAPAT MENINGKATKAN

(19)
(20)

APA ISI POS?

1. Apa syarat peserta didik dapat mengikuti US? 2. Kurikulum apa yang akan diujikan pada US? 3. Ruang lingkup materi apa yang akan di Uji? 4. Aspek apa yang diuji?

5. Kapan US dilaksanakan?

6. Berapa kriteria kelulusan US pada setiap MP

7. Bagaiman prosedur menentukan kriteria kelulusan US per MP? 8. Apa syarat kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan?

9. Bagaiman prosedur menentukana kelulusan peserta didik dari satuan Pendidikan?

10. Apakah Satuan pendidikan wajib menyerahkan nilai rapor dan nilai Ujian Sekolah kepada Kementerian?

11. Bahan US apa yang harus dibuat? 12. Siapa yang menyusun bahan US? 13. Siapa yang mengoreksi hasil US?

14. Dalam pelaksanaan US siapa yang mengawas US?

15. Bagaimana US bagi SMA yang menerapkan SKS atau program akselerasi apabila telah menyelesaikan Kreditnya?

(21)

APA YANG HARUS DILAKUKAN AGAR US EFEKTIF

DAN BERMUTU?

?

Write What You Do !

Write What You Do !

Do What You Write !

Do What You Write !

Prove It !

Prove It !

Improve It !

Improve It !

TULISLAH APA YANG

ANDA KERJAKAN DAN

(22)

PERSIAPAN

UJIAN SEKOLAH

POS

UJIAN SEKOLAH

Amanat Permendikbud No 57 Tahun 2015, Pasal 4

ayat (2):

Pelaksanaan Ujian Sekolah diatur dalam POS

Ujian Sekolah yang ditetapkan oleh Satuan

(23)

23

Pengertian Mutu

Sesuatu yang memuaskan pelanggan

(persyaratan yang diekspresikan

pelanggan).

Derajat pemenuhan seperangkat sifat

dan karakteristik terhadap persyaratan

(ISO 9000).

Customer memperoleh sesuatu yang

menyenangkan yang mereka tidak

harapkan sebelumnya.

Derajat terpenuhinya persyaratan oleh

(24)

24

SISTEM MANAJEMEN MUTU

Sistem Manajemen

– Kegiatan

terkoordinasi untuk mengarahkan

dan mengendalikan organisasi

dalam hubungannya dengan mutu

Sistem Manajemen Mutu

– Sistem

(25)

25

Sistem Manajemen Dinamis

(26)

Prosedur operasional standar (

standard

operating procedure

) adalah serangkaian

instruksi tertulis yang dibakukan

mengenai berbagai proses

penyelenggaraan administrasi kegiatan,

bagaimana dan kapan harus dilakukan,

dimana dan oleh siapa dilakukan.

Prosedur Operasi Standar Ujian Sekolah

yang selanjutnya disebut POS US adalah

ketentuan yang mengatur

penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan

US.

(27)

Tujuan Standar Operasional Prosedur:

Agar petugas pegawai dan/atau guru menjaga

konsistensi dan tingkat kinerja atau tim dalam

organisasi atau sekolah.

Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi

tiap-tiap posisi dalam organisasi atau sekolah.

Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung

jawab dari petugas pegawai dan/atau guru terkait.

Melindungi organisasi sekolah dan petugas pegawai

dan/atau guru dari malpraktek atau kesalahan

administrasi lainnya.

untuk menghindari kegagalan, kesalahan,

keraguan, duplikasi, dan inefisiensi.

(28)

MANFAAT Standar Operasional Prosedur

• Sebagai standarisasi cara yang dilakukan pegawai dan/atau guru dalam menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskannya.

• Mengurangi tingkat kesalahan dan kelalaian yang mungkin dilakukan oleh seorang pegawai dan/atau guru dalam melaksanakan tugas.

• Meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab individual pegawai dan/atau guru serta organisasi secara

keseluruhan.

• Membantu pegawai dan/atau guru menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung pada interfensi manajemen, sehingga akan mengurangi keterlibatan pimpinan dalam pelaksanaan proses sehari-hari.

• Meningkatkan akuntibilitas pelaksanaan tugas.

• Menciptakan ukuran standar kinerja yang akan memberikan pegawai cara konkrit untuk memperbaiki kinerja serta membantu mengevaluasi usaha yang telah dilakukan.

• Memberikan informasi mengenai kualifikasi kompetensi yang harus dikuasai oleh pegawai dan/atau guru dalam melaksanakan tugasnya. • Memberikan informasi mengenai beban tugas yangdipikul oleh seorang

pegawai dan/atau guru dalam melaksanakan tugasnya.

(29)

o

Penilaian Ujian Sekolah dilakukan dengan

langkah-langkah:

1. menyusun kisi-kisi penilaian;

2. menyusun instrumen penilaian dan pedoman

penskorannya (menulis, menelaah, dan merevisi);

3. melakukan analisis kualitas instrumen;

4. melakukan penilaian;

5. mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan

hasil penilaian;

6. melaporkan hasil penilaian; dan

7. memanfaatkan laporan hasil penilaian.

o

Teknik tes berupa tes tertulis, tes lisan, dan tes praktik

atau tes kinerja sesuai dengan karakteristik mata

pelajaran.

(30)

Dokumen yang bersifat RAHASIA baik dalam

bentuk salinan keras (hardcopy) maupun salinan

lunak (softcopy):

1.

kisi-kisi soal

2.

naskah soal,

3.

jawaban peserta ujian,

4.

daftar hadir,

5.

berita acara,

6.

Compact Disk untuk Listening Comprehension

(31)

Dokumen yang tidak bersifat RAHASIA:

1. blanko daftar hadir,

2. blanko lembar jawaban,

3. blanko berita acara,

4. tata tertib,

5. pakta integritas,

6. amplop naskah dan

7. amplop lembar jawaban.

(32)

Kisi-kisi Ujian Sekolah disusun dan ditetapkan oleh

masing-masing Satuan Pendidikan berdasarkan

kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan,

Standar Isi, dan lingkup materi pada kurikulum yang

berlaku.

Satuan Pendidikan formal menyusun naskah soal

Ujian Sekolah berdasarkan kisi-kisi Ujian Sekolah.

Lingkup penilaian hasil belajar oleh satuan

pendidikan mencakup aspek pengetahuan dan

aspek keterampilan.

Instrumen penilaian yang digunakan pada ujian

sekolah memenuhi persyaratan substansi,

konstruksi, dan bahasa serta memiliki bukti validitas

empirik.

Satuan pendidikan menjamin keamanan dan

kerahasiaan naskah US selama masa penyimpanan.

(33)
(34)

Satuan Pendidikan melaksanakan Ujian Sekolah

untuk semua mata pelajaran sesuai dengan

kurikulum yang berlaku pada masing-masing Satuan

Pendidikan

Pelaksanaan Ujian Sekolah sebagaimana dimaksud

diatas diatur dalam POS Ujian Sekolah yang

ditetapkan oleh Satuan Pendidikan

Ujian Sekolah dilaksanakan sebelum pelaksanaan

UN

Ujian Sekolah Susulan dilaksanakan setelah US,

diperuntukkan bagi peserta yang sakit atau

berhalangan dan dibuktikan dengan surat

keterangan lain yang sah

Pengamanan pelaksanaan US di satuan pendidikan

sepenuhnya menjadi tanggungjawab masing-masing

satuan pendidikan

(35)
(36)

Peserta didik dinyatakan lulus dari

Satuan Pendidikan setelah memenuhi

kriteria:

1. menyelesaikan seluruh program

pembelajaran;

2. memperoleh nilai sikap/perilaku

minimal baik; dan

3. lulus Ujian Sekolah

(Permen 57 Th 2015, Pasal 24)

KELULUSAN

Catatan:

(37)

Penyelesaian seluruh program pembelajaran sebagaimana

dimaksud untuk peserta didik SMA apabila telah

menyelesaikan pembelajaran dari kelas X sampai dengan

kelas XII

SMA yang menerapkan sistem kredit semester (SKS) atau

program akselerasi apabila telah menyelesaikan seluruh

mata pelajaran yang dipersyaratkan

Kriteria nilai minimal baik pada penilaian akhir ditetapkan

oleh satuan pendidikan

Kriteria kelulusan peserta didik dari Ujian Sekolah untuk

semua mata pelajaran sebagaimana dimaksud di atas

ditetapkan oleh Satuan Pendidikan berdasarkan perolehan

nilai Ujian Sekolah

Kelulusan peserta didik ditetapkan setelah satuan

pendidikan menerima hasil UN peserta didik yang

bersangkutan

Kelulusan peserta didik dari SMA ditetapkan oleh setiap

Satuan Pendidikan yang bersangkutan dalam rapat dewan

guru setelah pengumuman hasil UN.

(38)
(39)

KOMPONEN POS US

I.

Pengertian

II. Peserta US

III. Panitia US

IV. Bahan US

V. Penyiapan Bahan US

VI. Pelaksanaan US

VII. Pemeriksaan dan Penilaian

Hasil US

VIII.Penetapan Kelulusan dan

Penerbitan Ijazah

(40)

CONTOH ISI POS US TENTANG

PERSYARATAN UMUM PESERTA US

a.

Peserta didik telah atau pernah berada pada

tahun terakhir pada suatu jenjang pendidikan

di satuan pendidikan tertentu;

b.

Peserta didik memiliki laporan lengkap

(41)
(42)

TUGAS MANDIRI

(43)

Terima Kasih

Selamat Berkarya

Iwan Suyawan

(44)

Mengapa “PERENCANAAN” penting?

Awalilah setiap pekerjaan dengan perencanaan

yang baik, karena gagal dalam merencanakan

sama dengan merencanakan kegagalan.

(AA Gym)

Memiliki tujuan tanpa perencanaan seperti

ingin melakukan perjalanan ke tujuan baru

tanpa peta.

(Steve Maraboli)

Rencana tidak ada artinya; yang penting

adalah perencanaan.

Dwight D. Eisenhower

(45)

ALAMAT PENGAMBILAN MATERI

NARASUMBER

Referensi

Dokumen terkait

Ujian sekolah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Ujian sekolah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta

Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu

Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN merupakan kegiatan pengukuran kompetensi tertentu yang dicapai peserta didik dalam rangka menilai pencapaian Standar

Ujian Sekolah selanjutnya disingkat US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan terhadap standar kompetensi

Ujian Sekolah yang selanjutnya disebut US adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar

Ujian Sekolah selanjutnya disingkat US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan terhadap standar kompetensi

Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN merupakan kegiatan pengukuran kompetensi tertentu yang dicapai peserta didik dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional

Ujian Sekolah selanjutnya disingkat US adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan satuan pendidikan terhadap standar kompetensi