• Tidak ada hasil yang ditemukan

Potensi Kayu Kuku (Pericopsis Mooniana THW) untuk Revegetasi Lahan Kritis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Potensi Kayu Kuku (Pericopsis Mooniana THW) untuk Revegetasi Lahan Kritis"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pertambahan Tinggi dan Diameter Bibit Kayu Kuku.  Perlakuan  Pertambahan  Tinggi  Persentase  Pertambahan  Diameter  Persentase  Pertambahan  M1  13.38  129  1.172  194.8  M2  18.21  170  1.532  351.6  M3  19.35  192  1.692  401.4
Tabel 6. Sidik Ragam Mutu Bibit Kayu Kuku.  Sumber
Gambar 1. Pertambahan tinggi dan diameter bibit
Gambar 2. Mutu bibit untuk masing-masing penggunaan media

Referensi

Dokumen terkait

Dyera costulata dan Schima wallichii berpotensi sebagai tumbuhan revegetasi pada lahan bekas tambang timah karena memiliki keragaman jenis fungi yang tinggi yang akan membantu

Melihat kondisi fisik lahan bekas tambang menjadikan tidak semua jenis penggunaan lahan dapat diterapkan pada lahan pasca tambang, Sehingga perlu adanya analisa

Kriteria pemilihan jenis pohon untuk lahan bekas tambang dapat dilihat dari: (1) Jenis lokal pioner, (2) Cepat tumbuh tetapi tidak memerlukan biaya yang tinggi, (3)

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pemberian arang kayu dan pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan semai gmelina pada media bekas tambang silika serta

Penentuan kualitas kayu dilakukan dengan membandingkan karakter anatomi kayu yang diteliti dengan kayu industri yang sudah pernah dilaporkan dan menunjukkan bahwa

Penentuan kualitas kayu dilakukan dengan membandingkan karakter anatomi kayu yang diteliti dengan kayu industri yang sudah pernah dilaporkan dan menunjukkan bahwa

Karet memiliki potensi untuk revegetasi lahan bekas tambang batubara, melalui proses perbaikan ekosistem tanah untuk membentuk lingkungan tumbuh yang mendukung pertumbuhan tanaman

Hasil penelitian menunjukkan responden mendukung dan menyetujui pembangunan demplot revegetasi lahan bekas tambang batubara 72,73% dengan catatan lahan tetap menjadi hak milik mereka,