• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perilaku Pengendara Sepeda Motor pada Remaja di Surakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perilaku Pengendara Sepeda Motor pada Remaja di Surakarta"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PERILAKU PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA REMAJA DI SURAKARTA

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Psikologi untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana (S-1) Psikologi

Disusun oleh: TRIANA NUR BAITY

F100136005

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2018

(2)

ii

PERILAKU PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA REMAJA DI SURAKARTA

Skripsi

Diajukan kepada Fakultas Psikologi untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana (S-1) Psikologi

Disusun oleh: TRIANA NUR BAITY

F100136005

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2018

(3)

iii

(4)

iv

(5)
(6)

vi MOTTO

Fa-idzaa 'azamta fatawakkal 'alaa allaahi innaallaaha yuhibbu almutawakkiliina

“...Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal

kepada-Nya.” (QS. Ali Imran: 159)

Fa-inna ma'al 'usri yusra Inna ma'al 'usri yusran Fa-idzaa faraghta faanshab Wa-ila rabbika faarghab

"Karena sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya, sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah usai (dari suatu

hal), tetaplah sungguh-sungguh untuk (urusan) yang lainnya. Dan hanya pada Tuhanmu lah kamu berharap.”

(QS. Al Insyirah: 5-8)

Bertumbuh dan menumbuhkan, bahagia dan membahagiakan (Penulis)

(7)

vii

VISI DAN MISI

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

VISI

Menjadi pusat pendidikan sarjana psikologi yang kompeten dan berkarakter sesuai risalah Islam dan budaya Indonesia.

MISI

1. Menghasilkan sarjana psikologi yang menguasai dan terampil mengaplikasikan dasar-dasar psikologi serta memiliki integritas sebagai ilmuwan psikologi

2. Mengembangkan pusat penelitian psikologi Islam dan indigenos yang menjadi rujukan nasional dan Asia

3. Mengembangkan pusat layanan psikologi bagi masyarakat TUJUAN

1. Menghasilkan sarjana psikologi yang mandiri, jujur, kreatif, bertanggung jawab dalam menerapkan dasar-dasar ilmu psikologi

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian mahasiswa dan dosen tentang psikologi Islam dan indigenous

3. Meningkatkan peran aktif dosen dan mahasiswa dalam pelayanan psikologi bagi masyarakat

(8)

viii

HALAMAN PERSEMBAHAN

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan nikmat iman dan islam, juga atas segala limpahan rahmatnya karena mempertemukan penulis dengan orang-orang baik. Skripsi ini penulis persembahkan kepada:

1. Kedua orang tua penulis, yang tak pernah berhenti mendo’a agar penulis menjadi sebaik baik manusia dan bermanfaat untuk sesame

2. Mas dan mbak yang menjadi pendidik serta pendukung di setiap keputusan dalam hidup penulis

3. Guru-guru kehidupan yang datang untuk memberikan makna (semoga Allah mencatatnya sebagai salah satu amal jariyah)

4. Sahabat-sahabat yang setia menemani selama berproses. Terimakasih telah menjadi kawan bertumbuh, sudah saatnya kita menumbuhkan.

(9)

ix

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Alhamdulillahirabbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kemudahan sehingga skripsi ini dapat terselesaikan. Teriring shalawat serta salam kepada baginda Rasulullah SAW yang telah membawa petunjuk juga sebagai teladan bagi umat yang amat dicintainya.

Penulisan karya kecil ini tidak terlepas dari bantuan serta dukungan berbagai pihak. Dengan segenap kerendahan hati, penulis menyampaikan terimakasih kepada:

1. Ibu Setia Asyanti, S.Psi, M.Si, Psi. yang selalu menerima saya dengan kondisi apapun. Berbesar hati meluangkan waktunya untuk membimbing menyusun skripsi, memberikan dukungan di setiap prosesnya, juga memberikan ilmunya dengan sepenuh hati.

2. Bapak Susatyo Yuwono selaku dekan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan izin penelitian kepada penulis.

3. Bapak ibu dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang senantiasa memberikan ilmu dan pengalaman berharga kepada penulis. 4. Seluruh staff Tata Usaha dosen Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta yang selalu sabar saat memberikan pelayanan kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi.

5. Segenap pihak sekolah SMA 1 Al Islam Surakarta yang berkolaborasi, mendukung memberikan izin untuk melaksanakan penelitian.

6. Keluarga besar Bani Saparin Ali Muchson dan Bani Sastrodimulyo, yang senantiasa membersamai melalui dukungan dan do’a untuk terus menjadi manusia yang bermanfaat.

7. Keluarga besar BEM Fakultas Psikologi tempat saya mulai berani membuka diri: Mbak Diandra, Mbak Lia, Mas Iman, Mas Rigel, Wisnu, Wanda,

(10)

x

Diyah, Mei, Rizky, Rizka, Alifah, Irma, Nurul, Iqbar, Caesar, Adit, Ayub, Sasya & Rahmat.

8. Keluarga besar Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia, terkhusus ILMPI Wilayah III Jawa Tengah & Kalimantan.

9. Sedulur psikologi yang menemani belajar mengembangkan diri: Bang Rendi, Mas Riski, Mas Paksi, Mas Al, Yuda, Fauza, Wisnu, Abid, Duta, Firman, Juni, Mbak Luluk, Mbak Hilda, Kak Uun, Fetty, Alfisa, Bunga, Teten, Galih, Rani, Ayun, Sukma, Oxi. Terimakasih telah mengukir cerita disetiap perjalanan dari kota ke kota.

10. Keluarga Forum Indonesia Muda dimanapun berada, terimakasih telah memberikan kesempatan untuk belajar kolaborasi dalam kebaikan. Teruslah menjadi kunang-kunang sebagaimana ikrar kita bersama; Pemuda Indonesia, Aku untuk Bangsaku!

11. Happines Family; inkubator pemuda yang di prakarsai oleh Abi Siswandi dan Ummi Triana Rahmawati. Sehingga saya punya saudara ideologis yang terus berkompetisi dalam kebaikan: Imaf, Isna, Nadia, Ais, Lutfi, Cutar, Hasna, Uly, Arum, David, Deni, Satryo, Zudin dan Alif.

12. Sahabat saya yang selalu menjadi tempat pulang kapan saja: Wanda Nikita Rizky Aeni Argadita, Ulfah Nur Azizah, Euis Ulfa Zahara, Awwalia Rahma Syafira, Mei Wijayanti & Gandes Nawangsari.

Serta seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan namanya satu persatu. Terimakasih atas segala dukungan dan do’anya.

Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu penulis sangat berterimakasih apabila pembaca ingin memberikan kritik dan saran. Semoga dengan selesainya penyusunan skripsi ini, dapat memberikan manfaat bagi pembaca serta pengembangan ilmu pengetahuan.

Surakarta, 1 November 2018

(11)

xi DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL DEPAN ... i

HALAMAN JUDUL... ii

HALAMAN PERSETUJUAN ... iii

HALAMAN PENGESAHAN... iv

SURAT PERNYATAAN ...v

MOTTO ... vi

VISI DAN MISI ... vii

HALAMAN PERSEMBAHAN ... viii

KATA PENGANTAR ... ix

DAFTAR ISI ... xi

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xiv

DAFTAR LAMPIRAN ...xv ABSTRAK ... xvi ABSTRACT ... xvii BAB I. PENDAHULUAN ...1 A. Latar Belakang ...1 B. Tujuan Penelitian ...6 C. Manfaat Penelitian ...7

BAB II. LANDASAN TEORI ...8

A. Perilaku Berkendara ...8

1. Safety Riding ...10

2. Dangerous Driving ...10

B. Remaja ...15

C. Perilaku Berkendarapada Remaja di Surakarta ...19

D. Pertanyaan Penelitian ...20

BAB III. METODE PENELITIAN ...21

(12)

xii

B. Deskripsi Fenomena ...21

C. Responden Penelitian ...22

D. Metode dan Alat Pengumpulan Data ...22

E. Teknik Analisis Data ...25

BAB IV. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ...26

A. Persiapan Penelitian ...26

B. Pengumpulan Data ...27

C. Hasil Pengumpulan Data Dan Pembahasan ...29

1. Perilaku berkendara pada remaja di Surakarta ...29

2. Bentuk-bentuk perilaku berkendara ...36

3. Motif remaja melakukan dangerous driving dan safety riding ...49

D. Dinamika Psikologis pada Remaja Pengendara Sepeda Motor ...55

PENUTUP ...56

A. Kesimpulan ...56

B. Saran...57

(13)

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Blueprint Kuisioner Terbuka ... 23

Tabel 2. Data Responden ... 29

Tabel 3. Perilaku Berkendara Pada Remaja di Surakarta ... 29

Tabel 4. Bentuk Respon dari Stimulus yang Mendadak ... 36

Tabel 5. Pelanggaran yang Dilakukan oleh Pengendara Remaja ... 37

Tabel 6. Cara Berkendara Saat Sedang Marah ... 39

Tabel 7. Cara Berkendara Saat Sedang Sedih ... 40

Tabel 8. Hal-hal yang Mengganggu Perasaan Saat Berkendara ... 41

Tabel 9. Perilaku Pengendara Saat Mengantuk... 42

Tabel 10. Perilaku Pengendara Saat Sedang Sakit ... 43

Tabel 11. Memperhatikan Penampilan Orang Lain Saat Berkendara ... 44

Tabel 12. Makan dan Minum Saat Berkendara ... 45

Tabel 13. Berberlok Tanpa Menyalakan Lampu Sign ... 45

Tabel 14. Sering Berpindah Jalur atau Zigzag Saat Berkendara ... 46

Tabel 15. Hal yang Dilakukan Apabila Ada Truk atau Bus Didepannya ... 47

Tabel 16. Pengalaman Menerobos Lampu Merah atau Palang Kereta ... 47

(14)

xiv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Data Pelaku Kecelakaan berdasarkan Jenis Usia Tahun 2013

di Surakarta ... 3 Gambar 2. Hasil Observasi Pelanggaran yang dilakukan oleh Remaja ... 4 Gambar 3. DinamikaPsikologis Pada Remaja Pengendara

(15)

xv

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Kuisioner Terbuka ... 62 Lampiran Kategorisasi Data ... 68 Lampiran Perizinan ... 80

(16)

xvi

PERILAKU PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA REMAJA DI SURAKARTA

Triana Nur Baity Setia Asyanti, S.Psi, M.Si [email protected]

Fakultas Psikologi

Universitas Muhammadiyah Surakarta

ABSTRAK

Pada tahun 2014 WHO menyatakan Indonesia menempati urutan pertama peningkatan kecelakaan. Kecelakaan lalu lintas di Indonesia dinilai WHO sebagai pembunuh nomor tiga dibawah penyakit jantung dan TBC. Data dari Operasi Candi 2016 pelanggaran di Surakarta didominasi oleh pengendara sepeda motor dan pelaku didominasi pelajar/remaja. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap perilaku berkendara remaja di Surakarta beserta motif-motifnya. Penelitian ini menggunakan metode kufantitatif deskriptif dengan alat pengumpul data berupa kuesioner terbuka. Responden pada penelitian kali ini ditentukan dengan metode purposive sampling dengan syarat: remaja dengan rentang usia 15-17 tahun dan bisa mengendarai sepeda motor. Responden penelitian didapatkan dari salah satu sekolah swasta di Surakarta yang mengijinkan siswanya mengendarai sepeda motor ke sekolah. Terdapat 4 kelas yang diteliti dengan jumlah total 154 siswadan hanya 107 siswa yang memenuhi persyaratan. Data yang terkumpul kemudian dikategorisasikan dan disajikan berupa data prosentase kemudian dianalisis. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa lebih banyak responden melakukan dangerous driving daripada yang melakukan safety riding. Motif yang paling banyak diungkapkan mengapa seseorang melakukan dangerous driving adalah tergesa-gesa, pelampiasan emosi dan mencari sensasi. Responden yang melakukan safety riding mengungkapkan motifnya untuk menghindar dari berbagai resiko kecelakaan.

(17)

xvii

TEENAGER’S DRIVING BEHAVIOUR IN SURAKARTA Triana Nur Baity

Setia Asyanti, S.Psi, M.Si [email protected]

Fakultas Psikologi

Universitas Muhammadiyah Surakarta

ABSTRACT

In 2014 WHO stated Indonesia was the first ranking in increase of accidents. WHO told traffic accidents in Indonesia as third killer after heart disease and tuberculosis. Data from Operasi Candi 2016 violations in Surakarta was dominated by motorcycle riders and dominated by student/teenager.This study uses descriptive quantitative method with a data collection tool in the form of an open questionnaire. Respondents in this study were determined by purposive sampling method with conditions: teenager ranging in age from 15-17 years old and can ride motorcycle. The research respondents were obtained from one of the private schools in Surakarta that allowed their students ride motorcycle to school. There were 4 classes studied with a total of 154 students and only 107 students met the requirements. The collected data is then categorized and presented as percentage data and then analyzed. The results of this study revealed that more respondents did dangerous driving than those who did safety riding. The most expressed motive for why someone does dangerous driving is haste, emotional release and sensation. Respondents who did safety riding revealed their motives to avoid various risk of accidents.

Referensi

Dokumen terkait

1) Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) merupakan pelabuhan perikanan tipe B atau kelas II dan fasilitas-fasilitas kebutuhan operasional penangkapan ikan di dalamnya. 2) Kebutuhan

(2002) pengabaian kewirausahaan berasal dari tradisi pertanian itu sendiri, yakni petani tidak menganggap dirinya sebagai wirausaha. Hal ini sejalan dengan fakta bahwa

1). Tujuan yang jelas akan dicapai, 2). Bahan yang menjadi isi interaksi, 3). Guru yang melaksanakan pembelajaran dengan baik, 5). Metode tertentu untuk mencapai tujuan,

[r]

[r]

[r]

[r]

Khasiat ekstrak kulit buah langsat berdasarkan hasil penelitian Lawalata (2012), bahwa semua jenis ekstrak kasar kulit buah langsat dari pelarut heksana, etil asetat,