• Tidak ada hasil yang ditemukan

Implementasi Pasal 19 Undang-undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Mengenai Tanggung Jawab Pelaku USAha Jasa Laundry Atas Kerugian Konsumen (Studi pada Pelaku USAha Jasa Laundry di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Implementasi Pasal 19 Undang-undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Mengenai Tanggung Jawab Pelaku USAha Jasa Laundry Atas Kerugian Konsumen (Studi pada Pelaku USAha Jasa Laundry di Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang)"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: pelaksanaan tanggung jawab pelaku usaha kepada konsumen kurang maksimal karena konsumen

“bahwa pelaku usaha bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan, pencemaran, atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang atau jasa yang dihasilkan

Jadi, memakai perbuatan melanggar hukum pada tanggung jawab pelaku usaha atas produknya yang merugikan konsumen menjadi saluran untuk menuntut ganti kerugian oleh

Jadi, memakai perbuatan melanggar hukum pada tanggung jawab pelaku usaha atas produknya yang merugikan konsumen menjadi saluran untuk menuntut ganti kerugian oleh

a. Kerusakan dan kerugian konsumen. Pencemaran dan kerugian konsumen. Tanggung jawab pelaku usaha dalam memberikan ganti rugi diatas, tidak berlaku apabila pelaku usaha dapat

Tanggung jawab pelaku usaha timbul karena adanya hubungan antara produsen dengan konsumen.Pelaku usaha dapat dikenakan pertanggung jawaban apabila barang dan atau

Tanggung jawab pelaku usaha terhadap konsumen yang dirugikan akibat perbedaan harga label Price tag memberikan ganti rugi kepada konsumen akibat mengkonsumsi barang dan/atau jasa yamg

Upaya hukum yang ditempuh konsumen terhadap kehilangan dan kerusakan pakaian konsumen yang disebabkan oleh pelaku usaha adalah melakukan complain dan menuntut ganti kerugian kepada