Konsep Ummatan Wasathan dalam Al-Quran (Kajian Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab)
Teks penuh
Gambar
Garis besar
Dokumen terkait
Pelaksanaan demokrasi di Indonesia tidak sama dengan syura yang dipahami Hamka, sedangkan menurut Quraish Shihab demokrasi yang sudah berjalan di Indonesia sudah identik dengan
Quraish Shihab menggunakan metode penulisan tafsir tahlili dan maudhu’i (tematik) dan menjelaskan isi kandungan ayat satu persatu terlebih dahulu mengulas secara global
Penyusun tafsir, Quraish Shihab, merasakan bahwa banyak umat Islam Indonesia yang berkeinginan untuk mengenal dan memahami al-Qur’an tetapi terhadang oleh berbagai kendala
Berangkat dari makna seperti term kafir secara bahasa Quraish Shihab menafsirkan term kafir yang ada dalam Alquran, jadi ia tidak memakai semua term kafir
Dikarenakan setiap ayat-ayat Alquran yang turun kepada nabi Muhammad Saw itu tidak semestinya ada kausalitas pada setiap ayat.Dalam kitab tafsir al- Misbah lebih
boleh karena dapat menimbulkan rasa kagum dan rangsangan atau bahkan mendapat godaan dari lelaki yang nakal.102 Quraish Shihab menjelaskan bagaimana tabarruj dalam artian berhias yang
32 Penafsiran Quraish Shihab dalam tafsir Al-Misbah Q.S An-Nisa’ ; 35 menjelaskan, bahwa jika ketiga langkah yang dilakukan suami untuk mempertahankan keharmonisan rumah tangga tidak
Dikarenakan setiap ayat-ayat Alquran yang turun kepada nabi Muhammad Saw itu tidak semestinya ada kausalitas pada setiap ayat.Dalam kitab tafsir al- Misbah lebih menekankan dengan