• Tidak ada hasil yang ditemukan

Motivator Nasional Ippho Santosa Ingatka (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Motivator Nasional Ippho Santosa Ingatka (1)"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Motivator Nasional Ippho Santosa Ingatkan Soal Peran Keluarga

Di seminar motivasi kadang saya sebagai motivator Indonesia merasa perlu mengingatkan peserta. Semua orang tahu, pekerjaan ibu rumahtangga itu melelahkan dan menjemukan. Kan seringnya di rumah. Betul apa betul? Jadi, sekiranya istri sesekali shopping, yah izinkan saja. Toh yang dia shopping itu untuk keluarga dan rumahtangga. Bukan untuk siapa-siapa.

Makan malam semeja dengan BJ Habibie dan Ilham Habibie

Apabila selama ini suami SUDAH BENAR dalam mengarahkan dan mendidik istri, pastilah yang di-shopping istri itu barang-barang yang bermanfaat untuk keluarga dan rumahtangga. Nggak sia-sia. Pesan untuk suami. Daripada berdebat nyuruh-nyuruh istri berhenti shopping, lebih baik shopping-nya diarahkan & diatur. So, everybody wins. Apalagi Anda tahu persis, nggak bakal menang berdebat melawan wanita, hehehe.

(2)

Hal ini tentu mesti dilihat secara berimbang, nggak timpang. Di mana istri pun harus tahu berapa kemampuan dan kesukaan suami. Jangan memaksakan diri. Jangan mau enaknya sendiri. Ocre?

Setelah menikah, ada yang naik gajinya. Ada pula yang tidak naik gajinya. Namun anehnya, ia malah mampu menafkahi anak-anak, menafkahi orangtua, menyicil rumah, menyicil kendaraan, pokoknya macam-macam.

Aneh kan? Itulah berkah pernikahan. Dan benarlah, Yang Maha Kaya menepati janji-Nya, di mana Dia akan memampukan dan mengayakan orang-orang yang menikah. Pantaslah MENIKAH itu dimaknai dengan Mesra-Nikmat-Berkah.

Referensi

Dokumen terkait

Perencanaan bermanfaat untuk mengarahkan bagaimana produk (barang dan jasa) yang dihasilkan dapat terjual. Perencanaan pada dasarnya merupakan proses penentuan

Menurut BKKBN (2001) partisipasi suami dalam asuhan kebidanan dapat ditunjukkan dengan memberikan perhatian dan kasih sayang kepada istri, mendorong dan mengantar istri

Penulis menganggap bahwa pembinaan pasutri dalam gereja merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena akan sangat bermanfaat bila pasangan suami istri masa kini tidak

Berdasarkan realita diatas, upaya pendekatan agama dalam proses mediasi menjadi sangat penting untuk mempengaruhi hati para pihak suami istri agar dapat

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas suami responden tidak memberikan dukungan berupa perhatian dan kasih sayang kepada sang istri, meluangkan waktu untuk

Di kota padat seperti Tokyo dimana suami-istri benar-benar harus bekerja keras untuk membiayai hidup, bahkan untuk mempunyai anak saja tidak ada waktu, mengurus

Pergeseran penggunaan bentuk kata sapaan pada keluarga petani usia muda terjadi pada Ayah (suami) untuk panggilan terhadap istri, pada Ibu (istri) untuk

Suami berkewajiban mencari nafkah dan penghasilan sedangkan istri berkewajiban mendidik anak-anaknya, memberikan kasih sayang untuk keluarga mereka.24 Dan dari hasil penelitian yang