iv ABSTRAK
FAKTOR RISIKO KONDILOMA AKUMINATA PADA PRIA HOMOSEKSUAL DI KOMUNITAS “S”
Elisabeth Duwi Putri Sinaga, 2018.
Pembimbing I : Cindra Paskaria, dr., M.K.M
Pembimbing II : Raden Amir Hamzah, dr., Sp.KK., M.Kes
Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan masalah kesehatan yang cukup menonjol pada sebagian besar wiayah dunia, termasuk Indonesia. Insidensi IMS di dunia lebih dari 1 juta kasus terjadi setiap harinya. Human papillomavirus
(HPV) merupakan salah satu penyebab IMS terbanyak diseluruh dunia. Kondiloma akuminata (KA) merupakan salah satu manifestasi klinis infeksi HPV yang paling sering ditemukan. Homoseksual merupakan kelompok berisiko tinggi penyebab penyakit IMS khususnya di Indonesia karena merupakan kelompok yang termarjinalkan sehingga sulit dijangkau untuk melakukan intervensi maupun edukasi mengenai kesehatan reproduksi. Tingginya kasus kondiloma akuminata disebabkan oleh adanya faktor risiko. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi HPV penyebab KA pada pria homoseksual di komunitas S tahun 2018. Hasil analisis chi square menunjukan hubungan yang signifikan antara pemakaian kondom (p=0,000; OR=208), pasangan seksual multipel (p=0,011; OR=10,947), tidak membersihkan alat kelamin sebelum dan sesudah berhubungan seksual (p=0,000; OR=74,286), menggaruk alat kelamin tanpa mencuci tangan (p=0,000; OR=71,875), pemakaian handuk atau pakaian dalam bersama dengan orang lain (p=0,000; OR=28,000), HIV reaktif (p=0,001; OR=24,143) dengan kondiloma akuminata, namun tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara sirkumsisi, tingkat penghasilan, dan penggantian pakaian dalam secara rutin dengan kondiloma akuminata. Simpulan penelitian ini adalah pemakaian kondom, pasangan seksual multipel, tidak membersihkan alat kelamin sebelum dan sesudah berhubungan seksual, menggaruk alat kelamin tanpa mencuci tangan, pemakaian handuk atau pakaian dalam bersamaan, dan HIV reaktif meningkatkan risiko terjadinya kondiloma akuminata.
Kata kunci : Faktor risiko, kondiloma akuminata, infeksi menular seksual (IMS)
v
ABSTRACT
THE RISK FACTORS OF CONDYLOMA ACUMINATA IN HOMOSEXUAL MEN IN “S” COMMUNITY
Elisabeth Duwi Putri Sinaga, 2018.
Thesis Advisor I: Cindra Paskaria, Dr., M.K.M
Thesis Advisor II: Raden Amir Hamzah, Dr., Sp.KK., M.Kes
Sexually Transmitted Infections (STIs) are a health problem that is quite prominent in most parts of the world, including Indonesia. The incidence of STIs in the world is more than 1 million cases that occur every day. Human papillomavirus (HPV) is one of the most common causes of STIs worldwide. Condyloma Acuminata is one of the most common clinical manifestations of HPV infection. Homosexuality is a high-risk group that causes STIs disease, especially in Indonesia because it is a marginalized group that makes it difficult to reach interventions and education regarding reproductive health. The high cases of Condyloma Akuminata are caused by the some risk factors. The purpose of the study is to analyze the factors that influence the occurrence of HPV infection as a cause of Condyloma Acuminata in homosexual men in the S community in 2018. The results of the chi square analysis shows a significant relationship between condom use (p = 0,000 ; OR = 208), multiple sexual partners (p = 0.011; OR = 10,957), not cleaning the genitals before and after sexual intercourse (p = 0,000; OR = 74,286), scratching the genitals without washing hands (p = 0,000 ; OR = 71,875), using towels or underwear with other people (p = 0,000; OR = 28,000), HIV reactive (p = 0,001; OR = 24,143) with condyloma acuminate. However, no significant relationship was found between circumcision, income level, and regular underwear changes with condyloma acuminata. The conclusions of this study are the condom use, multiple sexual partners, not cleaning the genitals before and after sexual intercourse, scratching the genitals without washing hands, using towels or underwear at the same time, and HIV reactive increases the risk of condyloma acuminata.
Keywords: Risk factors, condyloma acuminata, sexually transmitted infections (STIs)
viii
DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL ... i
LEMBAR PERSETUJUAN ... ii
SURAT PERNYATAAN... iii
ABSTRAK ... iv
ABSTRACT ... v
KATA PENGANTAR ... vi
DAFTAR ISI ... viii
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR GAMBAR ... xiii
DAFTAR LAMPIRAN ... xiv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 3
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ... 3
1.4 Manfaat Karya Tulis Ilmiah ... 3
1.4.1 Manfaat Akademis ... 3
1.4.2 Manfaat Praktis ... 4
1.5 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Penelitian ... 4
1.5.1 Kerangka Pemikiran ... 4
1.5.2 Hipotesis Penelitian... 6
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 8
2.1 Infeksi Menular Seksual (IMS) ... 8
2.1.1 Definisi IMS ... 8
2.1.2 Jenis-jenis IMS ... 8
2.2 Kondiloma Akuminata (KA) ... 9
2.2.1 Pengertian Kondiloma Akuminata ... 9
2.2.2 Epidemiologi Kondiloma Akuminata ...9
ix
2.2.3 Transmisi Kondiloma Akuminata ... 9
2.2.4 Etiologi Kondiloma akuminata ... 10
2.2.5 Patogenesis Kondiloma Akuminata ... 11
2.2.6 Imunologi Kondiloma Akuminata ... 13
2.2.7 Gambaran Klinis Kondiloma Akuminata ... 13
2.2.8 Diagnosis Banding Kondiloma Akuminata ... 17
2.2.9 Pemeriksaan Penunjang Kondiloma Akuminata .. ………17
2.2.9.1 Pemeriksaan Acetowhite………..………17
2.2.9.2 Histopatologi……….. 18
2.2.9.3 Identifikasi Genom HPV ... 18
2.2.9.4 Pemeriksaan Dermoskopi ... 18
2.2.10 Penatalaksanaan Kondiloma Akuminata ... 19
2.2.11 Pencegahan Kondiloma Akuminata ... 22
2.2.11.1 Perilaku………22
2.2.11.2 Vaksin………...22
2.2.12 Prognosi………...…………23
2.3 Hubungan HIV dengan Kondiloma Akuminata ... 23
2.4 Pengaruh Sirkumsisi Pada IMS ... 23
2.5 Homoseksual ... 24
2.5.1 Hubungan Pria Homoseksual dengan IMS………..…………24
BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN ... 26
3.1 Alat dan Bahan Penelitian ... 26
3.2 Subjek Penelitian ... 26
3.2.1 Populasi ... 26
3.2.2 Sampel ... 26
3.2.3 Kriteria Inklusi ... 26
3.2.4 Kriteria eksklusi ... 26
3.3 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 27
3.3.1 Lokasi Penelitian ... 27
x 3.3.2 Waktu Penelitian ... 27 3.4 Besar Sampel ... 27 3.5 Rancangan Penelitian... 28 3.5.1 Desain Penelitian... 28 3.5.2 Variabel Penelitian ... 28 3.5.3 Definisi Operasional ... 29 3.6 Prosedur Penelitian ... 30 3.7 Analisis Data ... 31 3.8 Etik Penelitian ... 31
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 32
4.1Hubungan Tingkat Pendidikan dengan KA ... 32
4.2 Hubungan Pemakaian Kondom dengan KA ... 33
4.3 Hubungan Sirkumsisi dengan KA ... 34
4.4 Hubungan Tingkat Penghasilan dengan KA ... 35
4.5 Hubungan Pasangan Seksual Multipel dengan KA ... 36
4.6 Hubungan membersihkan alat kelamin sesudah dan sebelum HUS dengan Kondiloma Akuminata ... 37
4.7 Hubungan Penggantian Pakaian Dalam dengan KA ... 38
4.8 Hubungan menggaruk alat kelamin tanpa mencuci tangan dengan KA 39 4.9 Hubungan Pemakaian Handuk/Pakaian Dalam bersamaan dengan KA 40 4.10 Hubungan HIV dengan KA ... 41
BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 42
5.1 Simpulan ... 42
5.2 Saran ... 43
DAFTAR PUSTAKA ... 44
LAMPIRAN ... 49
RIWAYAT HIDUP ... 61
xi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Jenis-Jenis IMS... 8
Tabel 3.1 Definisi Operasional ... 29
Tabel 4.1 Analisis Hubungan Pemakian Kondom dengan KA ... 32
Tabel 4.2 Analisis Hubungan Sirkumsisi dengan KA ... 33
Tabel 4.3 Analisis Hubungan Tingkat Penghasilan dengan KA ... 34
Tabel 4.4 Analisis Hubungan Pasangan Seksual Multipel dengan KA... 35
Tabel 4.5 Analisis Hubungan membersihkan alat kelamin sebelum dan sesudah HUS dengan KA ... 36
Tabel 4.6 Analisis Hubungan Penggantian Pakaian Dalam dengan KA ... 37
Tabel 4.7Analisis Hubungan Menggaruk alat kelamin tanpa mencuci tangan dengan KA ... 38
Tabel 4.8 Analisis Hubungan pemakaian handuk atau pakaian dalam secara bersamaan dengan KA ... 39
Tabel 4.9 Analisis Hubungan HIV dengan KA ... 40
xii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Proses Masuknya Virus ke Sel Epidermis ... 12
Gambar 2.2 Siklus Hidup Papillomovirus ... 12
Gambar 2.3 Kondiloma Akuminata Bentuk Akuminata ... 15
Gambar 2.4 Kondiloma Akuminata Bantuk Papular ... 16
Gambar 2.5 Kondiloma Akuminata Bentuk Datar ... 16
Gambar 2.6 Kondiloma akuminata Bantuk Keratotik ... 16
Gambar 2.7 Histopatologis Kondiloma Akuminata ... 18
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Form Etik ... 49
Lampiran 2 Surat Izin Penelitian ... 50
Lampiran 3 Kuesioner Penelitian dan Informed Consent ... 51
Lampiran 4 Foto penelitian ... 53
Lampiran 5 Hasil Penelitian ... 54
Lampiran 6 Hasil Uji Statistik ... 56