Technical View & Key Calls

Teks penuh

(1)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

Lao Tzu-The Journey of a thousand miles must begin with a single step.

Macro Wrap

Menko Airlangga Paparkan Capaian Setahun Kartu Prakerja

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kartu prakerja telah berjalan tepat setahun. Program ini sukses menekan kemiskinan dan lesunya ekonomi akibat Covid-19. Sampai saat ini pemerintah telah membuka sampai 14 gelombang dengan total pengajuan 55,6 juta. Serapan pada 2020 mencapai Rp19,98 triliun atau 99,9 persen dari pagu Rp20 triliun. Survei BPS mengatakan kartu prakerja berhasil menjalankan misi ganda peningkatan keterampilan dan untuk kebutuhan sehari-hari. (Kontan.co.id)

Pertimbangan Kebijakan Pembayaran THR Tahun ini

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) masih membahas kebijakan pembayaran tunjangan hari raya (THR) tahun ini. Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusi mengatakan, pihaknya tengah mengevaluasi terkait pelaksanaan pembayaran THR yang dicicil pelaku usaha pada tahun lalu. Dengan masih merebaknya pandemi Covid-19, Kemenaker pun masih membuka opsi pembayaran THR dicicil akan kembali dilakukan pada tahun ini, dengan tujuan meringankan beban pelaku usaha. (Kontan.co.id)

Bea Cukai Siapkan Strategi Kerek Ekspor E-Commerce

Pasar Mulai Respons Isu Impor, Bulog Belum Optimal Lindungi Petani

Technical View & Key Calls

IHSG. Support: 6268-6240, Resistance: 6320 / 6370.

ADRO

Buy, Entry Level: 1230; Target: 1320 / 1350; Stoploss : 1190

TINS

Speculative Buy, Entry Level: 1825 ; Target: 2000-2050 / 2290-2300; Stoploss: 1730.

Market Wrap

DJIA (+0.58%), S&P500 (+0.23%), Stoxx600 (-0.41%), DAX (+0.27%)

Pada akhir perdagangan Rabu (17/3) S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average ditutup pada rekor tertinggi setelah The Fed memperkirakan pemulihan ekonomi yang cepat dari pandemi virus korona karena krisis COVID-19 mereda dan mengatakan akan mempertahankan suku bunganya mendekati nol. Ketua Fed Jerome Powell mengatakan selama konferensi pers bahwa terlalu dini untuk membahas langkah-langkah tapering-off untuk mendukung ekonomi yang se-dang dalam proses recovery . Menyusul pernyataan Fed, imbal hasil Treasury 10-tahun bergerak lebih rendah menjadi 1,6374%. Federal Open Market Committee juga meramalkan GDP akan meningkat 6,5% pada 2021, Seiring dengan pening-katan GDP, anggota komite memperkirakan pengangguran turun menjadi 4,5% dari level 6,2% saat ini.

Pada akhir perdagangan hari Rabu (17/3), IHSG ditutup melemah 0.51% ke level 6,277.2. Penutupan perdagangan diikuti aksi beli bersih investor asing sebesar Rp211.4 miliar. Secara sektoral pergerakan IHSG ditekan oleh agrikultur (-1.25%) dan perdagangan (-1.00%). Adapun saham-saham big cap yang menjadi pemberat indeks yaitu BBRI (-1.06%), EMTK (-2.65%), dan ARTO (-2.23%). Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS melemah 0.12% di level 14,428/USD.

JCI Statistic

Daily Foreign Net Flow (IDR Bn)

JCI Performance Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP Economic Indicators GDP Growth 4Q20 YoY (%) -2.19 GDP Nominal 4Q20 (IDR Tn) 3,929.2

CPI Jan. 2021 YoY (%) 1.55

Trade Bal. Feb 2021 (USD Bn) 2.01

BI 7-day RR Rate Feb. (%) 3.50

M2 January 2021 (IDR Tn) 6,761

Third Party Fund Jan YoY (%) 10.57

Banking Loan Jan. YoY (%) -1.92

Reserves January (USD Bn) 138.00

-1200 -1000 -800 -600 -400 -200 0 200 400 600 3 -M ar 4 -M ar 5 -M ar 8 -M ar 9 -M ar 1 0 -M ar 1 2 -M ar 1 5 -M ar 1 6 -M ar 1 7 -M ar 0 2 4 6 8 10 12 14 16 18 20 22 24 26 28 30 32 34 36 38 3000 3500 4000 4500 5000 5500 6000 6500 7000 M ar-1 8 Jul -1 8 No v-18 Ma r-19 Jul-1 9 No v-19 M ar-2 0 Jul -2 0 N ov -2 0 Ma r-21 Volume, IDRbn (RHS) JCI Index Last Spot 6,277.23 1D change (%) (0.51) 1M change (%) 1.24 1Y change (%) 44.95 52W High 6,504.99 52W Low 3,911.72 Volume (bn) 13.74 Value (bn) 8,468.14 PER (TTM) 33.48 PBV (TTM) 1.63 ROE (TTM) 14.06 GIDN10YR Index 6.75

Industry and Sector

Stock News

PTPP (+4.82%) Pefindo Turunkan Peringkat PTPP Menjadi idA

PPRO (0.00%) Meski Pandemi, Pendapatan Tumbuh

TOTL (+0.00%) Targetkan Pendapatan Tahun ini Sebesar Rp 2 Triliun

(2)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

Comparative Table

Stock Key Calls — TINS

Overview

TINS yang kali ini mengandalkan level Support dari level previous Low 1735, didukung oleh RSI positive divergence akan kemungkinan rebound dan melewati

Resistance pertama MA10 / 1865 (titik Average Up) demi mencapai Target pertama yaitu MA20 & 50 di kisaran : 2000-2050; atau Target kedua yang adalah

tutup Gap 2290-2300.

Rekomendasi:

Speculative Buy, Entry Level: 1825 ; Target: 2000-2050 / 2290-2300; Stoploss: 1730.

Stock Key Calls — LQ45

Overview

LQ45 akan menguji ketahanan Support Trendline sis di angka Low kemarin 937, dan memusatkan per-hatian untuk menembus Resistance 950 / 960; agar dapat membebaskan diri dari trend Sideways ini dan

bergerak lebih leluasa menuju Target 980.

Rekomendasi:

Speculative Buy, Support: 937 ; Resistance : 950 / 960.

Technical View & Key Calls Stock Key Calls — ADRO

Overview

Uji Support ADRO pada upper Triangle (blue) seper-tinya berhasil dan hari ini diharapkan ADRO mampu lanjutkan penguatan melewati level previous High

1260 sampai 1270 (MA50), yang merupakan titik Average Up dalam perjalanan menuju Target 1320 /

1350.

Rekomendasi:

Buy, Entry Level: 1230; Target: 1320 / 1350; Stoploss : 1190

Source: Bloomberg, HP

Indices Last Price 1D% 1M% 3M% Commodities Last Price 1D% 1M% 3M%

Dow Jones 33015.37 0.58% 4.44% 8.95% Bloomberg Commodity 85.69 -0.31% 0.58% 11.49%

S&P 500 3974.12 0.29% 1.09% 6.76% Nymex Oil 64.61 0.02% 6.76% 31.59%

DAX 14596.61 0.27% 5.11% 7.09% Brent Crude 67.96 -0.06% 6.30% 30.04%

Nikkei 225 30295.45 1.27% 0.20% 13.20% CPO Rotterdam

Kospi 3080.75 1.09% -0.19% 11.13% CPO Malaysia 4200.00 0.72% 4.61% 16.50%

Hang Seng 29034.12 0.02% -5.10% 9.57% Soybean CBT 1,416.00 -0.12% 2.98% 16.07% Straits Times 3109.65 0.13% 6.90% 9.15% Rubber Tocom 269.90 0.15% 7.83% -0.04% Shanghai 3445.55 -0.03% -6.25% 1.49% Nickel Spot 16,027.25 -0.48% -14.38% -8.21% S&P/ASX 200 6777.50 -0.26% -1.57% 1.53% Nickel Inventory 259782.00 -0.14% 4.12% 6.38%

IHSG 6277.23 -0.51% 1.24% 2.83% Tin Spot 27,960.00 5.89% 0.74% 39.46%

LQ-45 939.63 -0.37% -0.11% -2.36% Tin Inventory 1835.00 1.38% 33.45% -39.04%

EIDO 23.11 0.78% -2.08% -4.07% Newcastle Coal 90.75 0.28% 5.52% 14.15%

Vix Index 19.23 -2.83% -10.56% -12.31% Gold 1750.55 0.30% -1.41% -6.95%

Currency Last Price 1D% 1M% 3M% Bond Yield Last Price 1D% 1M% 3M%

USD-IDR 14428.00 -0.12% -2.83% -2.22% US 10 Year 1.63 -0.97% 25.56% 71.93%

EUR-USD 1.20 0.06% -0.88% -2.21% ID 10 Year 6.75 0.02% 3.34% 12.76%

USD-JPY 108.92 -0.07% -2.97% -5.16% ID 30 Year 7.04 -0.04% 4.19% 1.21%

(3)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

Industry and Sector

Bea Cukai Siapkan Strategi Kerek Ekspor E-Commerce

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antarlembaga Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) mengatakan bahwa ada bebera-pa ubebera-paya dari instansinya untuk meningkatkan ekspor dagang-el yakni simplifikasi prosedur ekspor untuk UMKM, pengem-bangan NLE, memfasilitasi KITE IKM, memperbanyak pusat logistik untuk IKM dan dagang-el, mendorong adanya relaksasi larangan atau pembatasan ekspor yang akan diambil kebijakannya di kementerian/lembaga terkait, dan mendorong pembic-aran dengan pemerintah terkait adanya pemenuhan-pemenuhan ketentuan di negara tujuan ekspor. (Bisnis.com)

Pasar Mulai Respons Isu Impor, Bulog Belum Optimal Lindungi Petani

Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah menyatakan pergerakan harga beras tak semata-mata disebabkan oleh wacana impor tetapi juga panen raya yang bertepatan dengan cuaca dengan curah hujan tinggi. Di tengah harga yang makin turun di tingkat petani maupun pedagang, intervensi penyerapan oleh Perum Bulog be-lum bisa berdampak banyak. Sebabnya, Perum Bulog terikat oleh ketentuan dalam peraturan pemerintah dalam menyerap gabah dan beras. (Bisnis.com)

Stocks News

PTPP (+4.82%) Pefindo Turunkan Peringkat PTPP Menjadi idA

Pefindo menurunkan peringkat emiten dengan kode saham PTPP itu menjadi idA dari sebelumnya idA+. Peringkat untuk Ob-ligasi Berkelanjutan II Tahap I Seri A dan Seri B Tahun 2018 dan Tahap II Seri A dan Seri B Tahun 2019, senilai maksimum Rp2,75 triliun juga diturunkan peringkatnya menjadi idA dari sebelumnya idA+.Selanjutnya, peringkat Obligasi Perpetual Tahap I PTPP dengan pokok Rp150 miliar juga diturunkan menjadi idBBB+ dari sebelumnya idA-. Analis Pefindo Aryo Per-bongso dan Martin Pandiangan mengatakan peringkat untuk surat utang perpetual berada dua tingkat di bawah peringkat perusahaan PTPP untuk memasukkan sifat subordinasi dengan kebijakan penuh dalam penangguhan kupon. Tindakan pemeringkatan tersebut mencerminkan pandangan kami bahwa belanja modal PTPP akan tetap tinggi untuk kebutuhan anak perusahaan di sektor infrastruktur dan properti, sementara penurunan kegiatan usaha konstruksi dan properti di tengah kondisi pandemi akan menekan perolehan arus kas PTPP. Profil leverage keuangan PTPP hingga 2023 akan tergolong agresif dengan proyeksi rasio utang bersih terhadap EBITDA di atas 7 kali. ( bisnis.com )

PPRO (0.00%) Meski Pandemi, Pendapatan Tumbuh

PPRO mampu mencetak kenaikan pendapatan dobel digit ketika sektor properti tertekan dampak pandemi pada 2020. Ber-dasarkan laporan keuangan per Desember 2020, emiten dengan kode saham PPRO itu membukukan kenaikan pendapatan usaha sebesar 27,77% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp2,07 triliun dari posisi tahun sebelumnya Rp1,62 tri-liun. Namun, kenaikan pos beban membuat laba turun lebih dari 50%. Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk milik PPRO terkontraksi 64,33% yoy menjadi Rp89,04 miliar dari sebelumnya Rp249,68 miliar. Adapun, beban pokok penjualan terpantau melonjak 47,71 persen yoy menjadi Rp1,74 triliun sementara beban keuangan naik 35,51 persen yoy menjadi Rp99,78 miliar. ( Bisnis.com

TOTL (+0.00%) Targetkan Pendapatan Tahun ini Sebesar Rp 2 Triliun

TOTL optimistis prospek bisnis konstruksi tahun ini masih menjanjikan. Perusahaan menargetkan tahun ini bisa meraup pen-dapatan hingga Rp 2 triliun. Di tahun ini, perusahaan konstruksi ini membidik kontrak baru sebesar Rp 2 triliun. Target ter-sebut naik 138,94% dibanding perolehan kontrak baru TOTL di tahun 2020 yang hanya Rp 837 miliar. TOTL tetap berfokus pada sektor konstruksi bangunan gedung bertingkat, sejalan dengan kompetensi perusahaan. Karena itu, TOTL belum ada rencana menggarap sektor infrastruktur seperti jalan ataupun jembatan. Selain membidik proyek-proyek bangunan gedung bertingkat, TOTL juga membuka opsi untuk menjajaki proyek lelang Rusun Cisaranten, Bina Harapan yang dilelang oleh Ke-menterian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). ( Kontan.co.id)

INTA (-0.68%) Gandeng Perusahaan Alat Berat dari China

lewat anak usahanya PT Intraco Penta Prima Service menambah merek baru untuk produk lini usaha alat berat, yakni Liu-Gong. Sebagai informasi, LiuGong merupakan produsen alat berat yang berkantor pusat di China. Manajemen INTA opti-mistis, penambahan merek baru ini dapat memberikan kontribusi positif ke kinerja. Pasalnya, di tengah kondisi saat ini, pasar mulai beralih ke merek-merek China sehingga INTA menilai hal ini merupakan keuntungan karena telah berhasil menggandeng LiuGong. Eddy Rodianto, Direktur Intraco Penta memaparkan sejak tahun 2019 dan puncaknya di tahun 2020, tren penjualan alat berat dari para pemain utama dunia mengalami penurunan. Namun, ternyata penjualan alat berat dari China justru mengalami kenaikan penjualan, salah satunya yaitu alat berat merek LiuGong yang memiliki market share sekitar 4%-5% terhadap pasar alat berat di Indonesia. ( Kontan.co.id)

(4)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini Economic Calendar

Date Country Event

Survey Actual Prior Revised

03/17/2021 14:00 EC EU27 New Car Registrations Feb -- -0.193 -0.24 --

03/17/2021 17:00 EC Construction Output MoM Jan -- 0.008 -0.037 -0.015

03/17/2021 17:00 EC CPI MoM Feb F 0.002 0.002 0.002 --

03/17/2021 17:00 EC Construction Output YoY Jan -- -0.019 -0.023 0

03/17/2021 17:00 EC CPI YoY Feb F 0.009 0.009 0.009 0.009

03/17/2021 17:00 EC CPI Core YoY Feb F 0.011 0.011 0.011 --

03/17/2021 18:00 US MBA Mortgage Applications 1-Mar -- -0.022 -0.013 --

03/17/2021 19:30 US Housing Starts Feb 1560k 1421k 1580k 1584k

03/17/2021 19:30 US Housing Starts MoM Feb -0.013 -0.103 -0.06 -0.051

03/17/2021 19:30 US Building Permits Feb 1750k 1682k 1881k 1886k

03/17/2021 19:30 US Building Permits MoM Feb -0.072 -0.108 0.104 0.107

03/18/2021 01:00 US FOMC Rate Decision (Lower Bound) 1-Mar 0 0 0 --

03/18/2021 01:00 US FOMC Rate Decision (Upper Bound) 1-Mar 0.0025 0.0025 0.0025 -- 03/18/2021 01:00 US Interest Rate on Excess Reserves 1-Mar 0.001 0.001 0.001 --

03/18/2021 08:00 CH Swift Global Payments CNY Feb -- -- 0.0242 --

03/18/2021 14:20 ID Bank Indonesia 7D Reverse Repo 1-Mar 0.035 -- 0.035 --

03/18/2021 17:00 EC Trade Balance SA Jan 29.0b -- 27.5b --

03/18/2021 17:00 EC Trade Balance NSA Jan -- -- 29.2b --

03/18/2021 17:00 EC Labour Costs YoY 4Q -- -- 0.016 --

03/18/2021 19:30 US Initial Jobless Claims 1-Mar 700k -- 712k --

03/18/2021 19:30 US Continuing Claims 1-Mar 4034k -- 4144k --

03/18/2021 19:30 US Philadelphia Fed Business Outlook Mar 23.3 -- 23.1 --

03/18/2021 20:45 US Langer Consumer Comfort 1-Mar -- -- 49.4 --

03/18/2021 21:00 US Leading Index Feb 0.003 -- 0.005 --

Oil Price Bloomberg Commodity Index

Daily Sector Performance IDR Currency

Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP

Source: Bloomberg, HP Source: Bloomberg, HP

50 60 70 80 90 100

Feb-19 Aug-19 Feb-20 Aug-20 Feb-21 Charts

Corporate Action

Code Type OS:NS Rp Cum Ex Record Pay Trade

MAYA Right Issue 3659:5000 400 08-Mar-21 09-Mar-21 10-Mar-21 19-Mar-21

FAST Right Issue 7:100 1.25

MEGA Dividend 301 01-Mar-21 02-Mar-21 03-Mar-21 19-Mar-21

AMOR Dividend 27 05-Mar-21 08-Mar-21 09-Mar-21 30-Mar-21

88 90 92 94 96 98 100 102 104 106 12000 13000 14000 15000 16000

Mar-18 Aug-18 Jan-19 Jun-19 Nov-19 Apr-20 Sep-20 Feb-21 IDR Currency USD Index (RHS)

10 20 30 40 50 60 70 80 90

Feb-18 Aug-18 Feb-19 Aug-19 Feb-20 Aug-20 Feb-21 NYMEX Oil Brent Oil

-2% 0% 2%

ISE (Indonesia) Agriculture Basic Industry & Chemicals Construction & Property Consumer Goods Financials Infrastructure Mining Miscellaneous Trade & Services

(5)

Mohon Perhatikan Disclaimer Di Akhir Publikasi Ini

DISCLAIMER: Laporan ini diterbitkan oleh PT Henan Putihrai Sekuritas, anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Laporan ini dan akses el-ektronik apa pun di dalamnya dibatasi dan dimaksudkan hanya untuk klien, entitas terkait, dan digunakan oleh penerima yang dialamatkan oleh PT Henan Putihrai Sekuritas.

Laporan ini dapat berisi informasi rahasia dan/atau hak khusus secara hukum. Laporan ini tidak direproduksi, disalin, atau disediakan untuk pihak lain. Dalam keadaan apa pun laporan ini tidak dianggap sebagai penawaran penjualan atau permintaan pembelian efek. Setiap rekomendasi di laporan ini mungkin tidak tepat untuk semua investor. Dalam mempertim-bangkan setiap jenis investasi, Anda harus membuat penilaian mandiri dan mencari nasihat keuangan dan hukum yang profesional. Meskipun informasi dalam dokumen ini diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya, keakuratan dan kelengkapannya tidak dapat dijamin. PT He-nan Putihrai Sekuritas secara khusus menyangkal semua kewajiban atas kerugian langsung atau tidak langsung, konsekuensi atas hilangnya keuntungan yang ditimbulkan oleh Anda atau pihak ketiga, yang mungkin timbul dari ketergantungan pada laporan ini atau atas faktor keandalan, akurasi, kelengkapan atau ketepatan waktu.

Jika Anda bukan penerima yang dituju atau telah menerima informasi ini secara tidak senga-ja, harap segera memberitahukan kepada kami. Jika Anda bukan penerima yang dituju, se-tiap penggunaan, ketergantungan pada, referensi, pengungkapan, perubahan atau penyali-nan dan/atau distribusi informasi yang terkandung untuk tujuan apa pun sangat dilarang dan mungkin melanggar hukum. PT Henan Putihrai Sekuritas tidak akan bertanggung jawab atas setiap kehilangan dan/atau kerusakan yang disebabkan oleh virus yang ditransmisikan oleh laporan ini atau lampirannya, atau untuk pengiriman informasi secara tepat dan lengkap, atau untuk setiap keterlambatan dalam penerimaannya. Seluruh hak cipta dimiliki oleh PT Henan Putihrai Sekuritas. Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi nomor (+62 21) 520 6464.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :