KATA PENGANTAR
Analisis Hujan Bulan Februari 2015, Prakiraan Hujan Bulan April, Mei dan Juni 2015 disusun berdasarkan hasil pantauan kondisi fisis atmosfer dan data yang diterima dari stasiun dan pos pengamatan curah hujan kerjasama di wilayah Kalimantan Selatan.
Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada instansi terkait, khususnya kepada para pengamat stasiun/pos kerjasama yang telah secara tekun mengukur dan mengirimkan data curah hujan yang selama ini telah berjalan menjadi semakin baik dan tepat waktu. Selanjutnya, kami berharap para pengamat stasiun/pos kerjasama dapat lebih mengintensifkan pengamatannya sehingga data tersebut dapat kami sampaikan dalam bentuk informasi kepada masyarakat secara cepat dan tepat sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Dengan segala keterbatasan yang ada, semoga informasi ini dapat bermanfaat sebagai acuan dalam pengambilan kebijakan bagi semua pihak yang berkepentingan. Kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan agar dapat menyempurnakan terhadap apa yang telah kami sampaikan.
Banjarbaru, Maret 2015
Kepala Stasiun Klimatologi Banjarbaru,
Ir. PURWANTO
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...I DAFTAR ISI... II
I. PENGERTIAN ... 1
II. INFORMASI DINAMIKA ATMOSFER ... 4
III. RINGKASAN... 6
A. ANALISISHUJANBULANFEBRUARI 2015 ... 6
1) Analisis Curah Hujan Bulan Februari 2015 ... 6
2) Analisis Sifat Hujan Bulan Februari 2015 ... 6
3) Analisis Hari Hujan Bulan Februari 2015... 6
B. VERIFIKASIPRAKIRAANHUJANBULANFEBRUARI 2015... 7
C. INFORMASIHUJANEKSTRIMBULANFEBRUARI 2015... 8
D. PRAKIRAANHUJANBULANAPRIL2015 ... 8
E. PRAKIRAANHUJANBULANMEI2015... 8
F. PRAKIRAANHUJANBULAN JUNI2015... 9
IV. ANALISIS HUJAN BULAN FEBRUARI 2015 ... 10
A. ANALISISCURAHHUJANBULANFEBRUARI 2015... 10
B. ANALISISSIFATHUJANBULANFEBRUARI 2015 ... 11
C. ANALISISHARIHUJANBULANFEBRUARI 2015 ... 11
V. PRAKIRAAN HUJAN BULAN APRIL, MEI DAN JUNI 2015... 13
A. PRAKIRAANHUJANBULAN APRIL 2015... 13
1. Prakiraan Curah Hujan Bulan April 2015 ... 13
2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan April 2015... 14
B. PRAKIRAANHUJANBULANMEI 2015... 15
1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Mei 2015 ... 15
2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Mei 2015 ... 16
C. PRAKIRAANCURAHHUJANBULAN JUNI2015 ... 17
1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2015... 17
2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juni 2015 ... 18
VI. TABEL ANALISIS HUJAN FEBRUARI 2015... 19
VII. PETA DAN GRAFIK ... 23
A. PETAANALISISCURAHHUJAN, SIFATHUJAN, HARIHUJANBULANFEBRUARI 2015 ... 23
B. PETAPRAKIRAANCURAHHUJANBULANAPRIL, MEIDAN JUNI 2015... 25
C. PETAPRAKIRAANSIFATHUJANBULANAPRIL, MEI DAN JUNI 2015 ... 27
D. INFORMASIUNSURIKLIMSTASIUNKLIMATOLOGIBANJARBARUBULANFEBRUARI 2015... 29
I. PENGERTIAN
A. Sifat Hujan adalah perbandingan antara jumlah curah hujan yang terjadi selama satu bulan dengan
nilai rata-rata atau normalnya pada bulan tersebut di suatu tempat. Sifat hujan dibagi menjadi 3 kriteria,yaitu:
1) Di Atas Normal (AN), jika perbandingan terhadap rata-ratanya lebih besar dari 115% 2) Normal (N), jika perbandingan terhadap rata-ratanya antara 85%-115%
3) Di Bawah Normal (BN), jika perbandingan terhadap rata-ratanya lebih kecil dari 85%
B. Provisional Normal Curah Hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan
dengan periode waktu yang dapat ditentukan secara bebas dan disyaratkan minimal 10 tahun.
C. Normal Curah Hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan masing-masing bulan selama 30
tahun berturut–turut yang periode waktunya dapat ditentukan secara bebas.
D. Standar Normal Curah Hujan bulanan adalah nilai rata-rata curah hujan pada masing-masing
bulan selama 30 tahun berturut–turut yang periode waktunya sudah ditetapkan,yaitu: 1) 1 Januari 1901 s/d 31 Desember 1930,
2) 1 Januari 1931 s/d 31 Desember 1960, 3) 1 Januari 1961 s/d 31 Desember 1990,
4) 1 Januari 1991 s/d 31 Desember 2020, dan seterusnya.
E. Hujan ekstrim, yaitu keadaan curah hujan melebihi 100 mm/hari. F. Fenomena global yang mempengaruhi iklim/musim di Indonesia :
1. La Nina dan El Nino
La Nina merupakan suatu kondisi dimana terjadi penurunan suhu muka laut di kawasan Timur
equator di Lautan Pasifik. Selama kejadian La Nina, angin pasat timur menguat dan perairan di sekitar Indonesia dan Australia menjadi lembab dan basah. Fenomena La Nina menyebabkan
curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia bertambah, bahkan sangat berpotensi menyebabkan terjadinya banjir. Peningkatan curah hujan ini sangat tergantung dari intensitas
La Nina tersebut. Namun karena posisi geografis Indonesia yang dikenal sebagai benua maritim, maka tidak seluruh wilayah Indonesia dipengaruhi oleh fenomena La Nina. La Nina terutama ditandai dengan:
Mendinginnya suhu muka laut di Pasifik Equator, SST ini lebih rendah dibandingkan dengan rata-ratanya dan penyimpangan suhu muka laut di daerah tersebut bernilai negatif.
La Nina dideteksi ketika nilai SOI positip selama periode yang cukup lama (setidak-tidaknya tiga bulan). SOI adalah nilai indeks yang menyatakan perbedaan Tekanan Permukaan Laut (SLP) antara Tahiti dan Darwin, Australia.
El Nino merupakan suatu kondisi dimana terjadi peningkatan suhu muka laut di sekitar Pasifik
Tengah dan Timur sepanjang ekuator dari nilai rata-ratanya. Selama kejadian El Nino, angin pasat timur menguat artinya angin berbalik arah ke Barat dan mendorong wilayah potensi hujan ke Barat. Hal ini menyebabkan perubahan pola cuaca. Daerah potensi hujan meliputi wilayah Perairan Pasifik Tengah dan Timur dan Amerika Tengah. Fenomena El Nino menyebabkan curah hujan
di sebagian besar wilayah Indonesia berkurang, tingkat berkurangnya curah hujan ini sangat
tergantung dari intensitas El Nino tersebut. Namun karena posisi geografis Indonesia yang dikenal sebagai benua maritim, maka tidak seluruh wilayah Indonesia dipengaruhi oleh fenomena El Nino. El Nino terutama ditandai dengan:
meningkatnya suhu muka laut di Pasifik Ekuator, SST ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-ratanya dan penyimpangan di daerah tersebut bernilai positif.
El Nino dideteksi ketika nilai SOI negatif selama periode yang cukup lama (minimal tiga bulan). SOI adalah nilai indeks yang menyatakan perbedaan Tekanan Permukaan Laut (SLP) antara Tahiti dan Darwin, Australia.
2. Dipole Mode
Dipole Mode merupakan fenomena interaksi laut–atmosfer di Samudera Hindia yangdihitung dari
perbedaan nilai (selisih) antara anomali suhu muka laut di perairansebelah timur Afrika dengan perairan di sebelah barat Sumatera. Perbedaan nilaianomali suhu muka laut di kedua wilayah perairan ini disebut Indeks Dipole Mode (Dipole Mode Index/DMI).
Jika DMI positif (Dipole Mode Positif), maka secara umum curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat akan berkurang, sedangkan jika DMI negatif (Dipole Mode Negatif), maka curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat umumnya akan mengalami peningkatan.
3. Madden-Jullian Oscillation
Madden-Jullian Oscillation (MJO) mengindikasikan osilasi aktivitas pertumbuhan awan-awan
sepanjang jalur dimulai dari atas perairan Afrika Timur hingga perairan Pasifik bagian barat (utara Papua). Periode osilasinya relatif pendek, sekitar 30–50 hari (intra seasonal).
G. Fenomena Regional yang Mempengaruhi Iklim /Musim di Indonesia:
1. Sirkulasi Monsun Asia–Australia
Sirkulasi angin di Indonesia ditentukan oleh pola perbedaan tekanan udara di Australia dan Asia. Pola tekanan udara ini mengikuti pola peredaran matahari dalam setahun yang mengakibatkan sirkulasi angin di Indonesia umumnya adalah pola monsun, yaitu sirkulasi angin yang mengalami perubahan arah setiap setengah tahun sekali. Pola angin baratan terjadi karena adanya tekanan tinggi di Asia yang berkaitan dengan berlangsungnya musim hujan di Indonesia. Pola angin timuran/tenggara terjadi karena adanya tekanan tinggi di Australia yang berkaitan dengan berlangsungnya musim kemarau di Indonesia.
2. Suhu Permukaan Laut di Wilayah Perairan Indonesia
Kondisi suhu permukaan laut di wilayah perairan Indonesia dapat digunakan sebagai salah satu indikator banyak-sedikitnya kandungan uap air di atmosfer, dan erat kaitannya dengan proses pembentukan awan di atas wilayah Indonesia. Jika suhu muka laut dingin berpotensi sedikitnya kandungan uap air di atmosfer, sebaliknya panasnya suhu permukaan laut berpotensi cukup banyaknya uap air di atmosfer.
H. Verifikasi Prakiraan
Verifikasi prakiraan merupakan perbandingan antara data observasi sebenarnya dengan data hasil prakiraan yang telah dilakukan.
1. Verifikasi Prakiraan Curah Hujan, sesuai dengan prakiraan merupakan penjumlahan persentase prakiraan yang tepat pada range prakiraan ditambahkan selisih satu range di sekitarnya, sedangkan yang menyimpang dari prakiraan merupakan jumlah persentase di luar range tersebut. 2. Verifikasi Prakiraan Sifat Hujan, sesuai dengan prakiraan merupakan penjumlahan persentase prakiraan yang konsisten dan hampir konsisten, sedangkan yang menyimpang dari prakiraannya merupakan jumlah persentase dari tidak konsisten.
II. INFORMASI DINAMIKA ATMOSFER
Perkembangan dinamika atmosfir dan suhu muka laut hingga awal Maret 2015:
Anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Equator bagian tengah (NINO 3.4) dan South Oscillation Index (SOI)
Berdasarkan perkembangan dinamika atmosfer hingga awal Maret 2015, anomali suhu muka laut di Samudera Pasifik Equator bagian tengah (NINO 3.4) bernilai +0.605OC atau masih berada dalam kondisi Normal.
Kondisi SOI pada bulan Desember (-5.5), Januari (-7.8), Februari (0.6) dan kondisi terakhir pada awal Maret 2015 (-0.5), sehingga saat ini masih berada pada kondisi Normal.
Dipole Mode Index
Dipole Mode Index pada awal Maret 2015 menunjukkan nilai -0,73°C yang mengindikasikan Dipole Mode berada pada kondisi normal sehingga pengaruhnya tidak signifikan terhadap
curah hujan di wilayah Indonesia bagian barat.
Madden-Jullian Oscillation (MJO)
Pada awal Maret 2015, pergerakan fase MJO berada di Western Pacific kondisi ini berpengaruh signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Pada akhir Maret 2015 pergerakan fase MJO diprakirakan akan menguat.
Suhu Muka Laut Perairan Indonesia
Kondisi anomali suhu perairan Indonesia pada awal Maret 2015 antara -0.5oC sampai dengan +1.0oC. Anomali Suhu Muka Laut di wilayah perairan Kalimantan Selatan (Laut Jawa dan Selat Makasar) berkisar -0.25oC s/d +0.25oC.
Berdasarkan kondisi ini maka dalam 1 bulan ke depan curah hujan di wilayah Kalimantan Selatan cenderung normal.
Sistem Tekanan Udara dan Pola Angin 850 hPa (Gradient Wind)
Dalam skala regional, hasil pengamatan tekanan udara pada awal Maret 2015 menunjukkan bahwa pusat tekanan tinggi berada di Belahan Bumi Utara. Berdasarkan analisa angin 850 hPa (Gradient Wind) yang melewati Kalimantan Selatan, angin bertiup dari arah barat daya ke Utara. Hal ini menunjukkan di Kalimantan Selatan pada bulan Maret 2015 masih berada pada musim hujan.
Dari kondisi dinamika atmosfer di atas dapat disimpulkan bahwa curah hujan di wilayah Kalimantan Selatan dalam tiga bulan ke depan berada pada kondisi Normal.
III. RINGKASAN
A. Analisis Hujan Bulan Februari 2015
1) Analisis Curah Hujan Bulan Februari 2015
Pada bulan Februari 2015 curah hujan di Kalimantan Selatan sebagai berikut: 2 % curah hujan dibawah 150 mm,
10 % curah hujan antara 151–200 mm, 24 % curah hujan antara 201–300 mm, 36 % curah hujan antara 301–400 mm, 18 % curah hujan antara 401–500 mm, dan 10 % curah hujan lebih dari 500 mm, 2) Analisis Sifat Hujan Bulan Februari 2015
Sifat hujan bulan Februari 2015 di Kalimantan Selatan, sebagai berikut: 79 % atas normal (AN),
6 % normal (N), dan 15 % bawah normal (BN).
3) Analisis Hari Hujan Bulan Februari 2015
Jumlah hari hujan bulan Februari 2015 di Kalimantan Selatan, sebagai berikut: 8 % di bawah 11 hari,
61 % antara 11 s/d 20 hari, dan 31 % lebih dari 20 hari.
B. Verifikasi Prakiraan Hujan Bulan Februari 2015
1). Verifikasi Prakiraan Curah Hujan Bulan Februari 2015
Berdasar tabel di atas, maka Verifikasi Prakiraan Curah Hujan Bulan Februari 2015 sebagai berikut:
a. Sesuai dengan prakiraannya sebesar 68 % b. Menyimpang dari prakiraannya sebesar 32 % 2). Verifikasi Prakiraan Sifat Hujan Bulan Februari 2015
Berdasar tabel diatas, maka Verifikasi Prakiraan Sifat Hujan Bulan Februari 2015 sebagai berikut: a. Sesuai dengan prakiraannya sebesar 79 %
C. Informasi Hujan Ekstrim Bulan Februari 2015
No Lokasi Kejadian Kabupaten Tanggal Curah Hujan (mm)
1 Batu Mandi/ Hamparaya Kab. Balangan 12 104
2 Jejangkit/ Sampurna Kab. Barito Kuala 11 128
3 Marabahan/ Marabahan Kota Kab. Barito Kuala 25 103
4 Jejangkit/ Sampurna Kab. Barito Kuala 5 109
5 Tabunganen/ Tabunganen Pemurus Kab. Barito Kuala 17 128.2
6 Tamban/ Koanda Kab. Barito Kuala 11 103
7 Wanaraya/ Kolam Kiri Kab. Barito Kuala 3 150.6
8 Tabunganen/ Tabunganen Pemurus Kab. Barito Kuala 5 119.7 9 Mekarsari/ Tamban Raya Baru Kab. Barito Kuala 11 103.4 10 Telaga Langsat/ Gumbil Kab. Hulu Sungai Selatan 11 110 11 Angkinang/ Bamban Selatan Kab. Hulu Sungai Selatan 11 123
12 Barabai/ Mandingin Kab. Hulu Sungai Tengah 11 155
13 PL. Kepulauan/ Tanjung Lala Kab. Kotabaru 8 106
14 Pamukan Selatan/ Sekandis Kab. Kotabaru 6 102
15 Murung Pudak/ Pembataan Kab. Tabalong 12 115
16 SMPK Pelaihari Kab. Tanah Laut 7 104.5
17 Takisung/ GN. Makmur Kab. Tanah Laut 10 130
18 Tambang Ulang/ Pulau Sari Kab. Tanah Laut 5 137
19 Stamet Syamsudin Noor Kota Banjarbaru 4 104
D. Prakiraan Hujan Bulan April 2015
Prakiraan sifat hujan daerah Kalimantan Selatan bulan April 2015: 1) Bawah Normal (BN) mencapai 11 %
2) Normal (N) mencapai 71 % 3) Atas normal (AN) mencapai 18 %
E. Prakiraan Hujan Bulan Mei 2015
Prakiraan sifat hujan daerah Kalimantan Selatan bulan Mei 2015: 1) Bawah Normal (BN) mencapai 13 %
2) Normal (N) mencapai 53 % 3) Atas normal (AN) mencapai 34 %
F. Prakiraan Hujan Bulan Juni 2015
Prakiraan sifat hujan daerah Kalimantan Selatan bulan Juni 2015: 1) Bawah normal (BN) mencapai 19 %
2) Normal (N) mencapai 50 % 3) Atas normal (AN) mencapai 31 %
IV. ANALISIS HUJAN BULAN FEBRUARI 2015
A. Analisis Curah Hujan Bulan Februari 2015
Berdasarkan data curah hujan bulan Februari 2015 yang diterima dari stasiun/pos kerja sama di Provinsi Kalimantan Selatan, maka Analisis Curah Hujan bulan Februari 2015 adalah sebagai berikut:
Tabel 1. Analisis Curah Hujan Bulan Februari 2015
KRITERIA DAERAH
≤ 20 mm
-21 -50 mm
-51 - 100 mm
-101–150 mm Kab. Kotabaru (Hampang/ Cantung Kanan) 151–200 mm
Kab. Tanah Laut (Kintap/ Kebun Raya), Kab. Kotabaru (Pamukan Utara/ Bakau), Kab. Tapin (Lok Paikat), Kab. Hulu Sungai Tengah (Pandawan), Kab. Tabalong (Murung
Pudak/ Pembataan), Kab. Balangan (Juai/ Teluk Bayur)
201–300 mm
Kab. Kotabaru (Pl Tengah / Tanjung Serdang, Stamet Stagen, Kelumpang Utara / Pudi
Seberang), Kab. Tapin (Binuang/ Pulau Pinang, Crf Tambarangan), Kab. Hulu Sungai
Selatan (Telaga Langsat/ Gumbil, Sungai Raya/ Asam, Daha Selatan/Muning Tengah), Kab. Hulu Sungai Tengah (Limpasu/ Pauh), Kab. Hulu Sungai Utara (Sungai Tabukan/
Banua Hanyar, Amuntai Utara/ T. Daun), Kab. Tabalong (Pugaan/ Halangan), Kab. Tanah
Bumbu (Angsana/Kr.Indah), Kab. Balangan (Paringin Selatan/ Lingsir, Awayan/ Putat
Basiun)
301–400 mm
Kab. Kotabaru (Pl Tengah / Tanjung Serdang, Stamet Stagen, Kelumpang Utara / Pudi
Seberang), Kab. Tapin (Binuang/ Pulau Pinang, Crf Tambarangan), Kab. Hulu Sungai
Selatan (Telaga Langsat/ Gumbil, Sungai Raya/ Asam, Daha Selatan/Muning Tengah), Kab. Hulu Sungai Tengah (Limpasu/ Pauh), Kab. Hulu Sungai Utara (Sungai Tabukan/
Banua Hanyar, Amuntai Utara/ T. Daun), Kab. Tabalong (Pugaan/ Halangan), Kab. Tanah
Bumbu (Angsana/Kr.Indah), Kab. Balangan (Paringin Selatan/ Lingsir, Awayan/ Putat
Basiun)
401–500 mm
Kab. Tanah Laut (SMPK Pelaihari), Kab. Banjar (SMPK Sei Tabuk/ Gd. Hirang), Kab. Barito Kuala (Anjir Muara/ Anjir Muara Kota Tengah, Marabahan/ Marabahan Kota, Anjir
Pasar/Anjir Pasar Kota, Tamban/ Koanda, Bakumpai/ Lepasan, Wanaraya/ Kolam Kiri, Mandastana/Karang Indah,Belawang/ Karang Dukuh,Jejangkit/ Sampurna)
>500 mm
Kab. Tanah Laut (Takisung/ Gn. Makmur, Tambang Ulang/ Pulau Sari), Kab. Kotabaru (Pl Kepulauan / Tanjung Lala), Kab. Banjar (Martapura Kota), Kab. Barito Kuala (Mekarsari/ Tamban Raya Baru, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus)
B. Analisis Sifat Hujan Bulan Februari 2015
Berdasarkan data curah hujan bulan Februari 2015 yang diterima dari stasiun/pos kerja sama di Provinsi Kalimantan Selatan, maka Analisis Sifat Hujan bulan Februari 2015 adalah sebagai berikut:
Tabel 2. Analisis Sifat Hujan Bulan Februari 2015
KRITERIA DAERAH
Bawah Normal (BN)
Kab. Tanah Laut (Kintap/ Kebun Raya), Kab. Banjar (Danau Salak/ Umbul), Kab. Hulu Sungai Utara (Sei Pandan/ Bt. Pangkalan, Babirik/Babirik Hilir), Kab. Tabalong (Kelua/
Kel Pulau), Kota Banjarbaru (Staklim Banjarbaru)
Normal (N)
Kab. Tanah Laut (Jorong, Panyipatan/ Sukaramah), Kab. Banjar (Smpk Sei Tabuk/ Gd.
Hirang, Beruntung Baru/ Kmpg Baru), Kab. Barito Kuala (Rantau Badauh/ Sei Bamban, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus), Kab. Tabalong (Murung Pudak/ Pembataan, Tanjung/ Hikun, Muara Uya), Kab. Balangan (Batu Mandi/ Hamparaya, Juai/ Teluk Bayur)
Atas Normal (AN)
Kab. Tanah Laut (Smpk Pelaihari, Tambang Ulang/ Pulau Sari), Kab. Kotabaru (Stamet
Stagen), Kab. Banjar (Danau Salak/ Atayo , Pengaron, Simpang Empat / Batu Balian, Danau Salak/ C.Kantor, Danau Salak/ Lawa Baru , Martapura Kota), Kab. Barito Kuala
(Barambai/Kolam Kanan, Anjir Pasar/Anjir Pasar Kota, Wanaraya/ Kolam Kiri,
Mandastana/Karang Indah, Tamban/ Koanda, Anjir Muara/ Anjir Muara Kota Tengah), Kab.
Tapin (Lok Paikat, Candi Laras Selatan/ Baringin, Tapin Utara/ Rantau Kiwa, Bakarangan/
Tangkawang, Binuang/ Pulau Pinang), Kab. Hulu Sungai Selatan (Telaga Langsat/ Mandala, Smpk Sungai Raya, Angkinang/ Bamban Selatan, Daha Selatan/Muning Tengah),
Kab. Hulu Sungai Tengah (Smpk Pantai Hambawang, Barabai/ Mandingin, Labuan Amas
Utara/ Kasarangan), Kab. Hulu Sungai Utara (Banjang, Amuntai Utara/ T. Daun), Kab.
Tabalong (Upau/ Masingai I, Murung Pudak/ Maburai, Banua Lawas/ Banua Rantau), Kab. Balangan (Paringin Selatan/ Lingsir), Kota Banjarmasin (Banjarmasin Utara/ Surgi Mufti), Kota Banjarbaru (Stamet Syamsudin Noor),
C. Analisis Hari Hujan Bulan Februari 2015
Berdasarkan data curah hujan bulan Februari 2015 yang diterima dari stasiun/pos kerja sama di Provinsi Kalimantan Selatan, maka tingkat keseringan hujan yang terjadi di wilayah Kalimantan Selatan selama bulan Februari 2015 adalah sebagai berikut:
Tabel 3. Analisis Hari Hujan Bulan Februari 2015
KRITERIA DAERAH
< 11 Hari
Kab. Kotabaru (Pamukan Utara/ Bakau), Kab. Hulu Sungai Tengah (Pandawan,) Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Utara/ T. Daun), Kab. Tabalong (Murung Pudak/ Pembataan), Kab. Balangan (Juai/ Teluk Bayur)
11 s/d 20 Hari
Kab. Tanah Laut (Takisung/ Gn. Makmur, Bajuin, Kintap/ Kebun Raya), Kab. Kotabaru(Pl
Tengah / Tanjung Serdang, Pl Kepulauan / Tanjung Lala, Pamukan Selatan / Sekandis) Kab.
Banjar (Astambul/ Kelampaian Tengah,SMPK Sei Tabuk/ Gd. Hirang, Danau Salak/ Atanik,
Martapura Kota), Kab. Barito Kuala (Anjir Pasar/Anjir Pasar Kota, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus, Cerbon/ Sei. Rasau, Tamban/ Koanda, Mandastana/Karang Indah, Barambai/Kolam
Kanan, Marabahan/ Marabahan Kota, Mekarsari/ Tamban Raya Baru, Tabukan/ Karya Makmur, Anjir Muara/ Anjir Muara Kota Tengah, Wanaraya/ Kolam Kiri), Kab. Tapin
(Binuang/ Pulau Pinang, Crf Tambarangan), Kab. Hulu Sungai Selatan (Angkinang/ Bamban
Selatan, SMPK Sungai Raya, Sungai Raya/ Asam, Telaga Langsat/ Gumbil, Telaga Langsat/ Mandala), Kab. Hulu Sungai Tengah (Barabai/ Mandingin, Limpasu/ Pauh), Kab. Hulu
Sungai Utara (Danau Panggang), Kab. Tabalong(Pugaan/ Halangan), Kab. Tanah Bumbu (Angsana/Kr.Indah), Kab. Balangan (Paringin Selatan/ Lingsir, Halong/ Binjai Punggal,
Lampihong/ Batu Merah, Awayan/ Putat Basiun, Batu Mandi/ Hamparaya)
≥ 21 Hari
Kab. Tanah Laut (Tambang Ulang/ Pulau Sari, Batu Ampar, SMPK Pelaihari), Kab. Kotabaru (Hampang/ Cantung Kanan, Kelumpang Utara / Pudi Seberang, Stamet Stagen), Kab. Barito Kuala (Bakumpai/ Lepasan, Rantau Badauh/ Sei Bamban, Belawang/ Karang
Dukuh, Jejangkit/ Sampurna), Kab. Tapin (Candi Laras Selatan/ Baringin, Lok Paikat), Kab.
Hulu Sungai Selatan (Daha Selatan/ Muning Tengah, Daha Utara/ Taluk Labak), Kab. Hulu Sungai Tengah (SMPK Pantai Hambawang), Kab. Hulu Sungai Utara (Sungai Tabukan/
Banua Hanyar), Kab. Tabalong (Murung Pudak/ Maburai), Kota Banjarbaru (Staklim Banjarbaru, Stamet Syamsudin Noor)
V. PRAKIRAAN HUJAN BULAN APRIL, MEI DAN JUNI 2015
A. Prakiraan Hujan Bulan April 2015
1. Prakiraan Curah Hujan Bulan April 2015
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa disertai pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka diprakirakan curah hujan bulan April 2015 di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut :
Tabel 4. Prakiraan Curah Hujan Bulan April 2015
KRITERIA DAERAH ≤ 20 mm -21–50 mm -51 - 100 mm -101 - 150 mm -151–200 mm
Kab. Tanah Laut (Kintap/ Kebun Raya), Kab. Hulu Sungai Tengah (Batang Alai Selatan/ Kapar), Kab. Tabalong (Banua Lawas/ Banua Rantau, Haruai/ Kembang Kng), Kab. Balangan (Paringin
Selatan/ Lingsir)
201–300 mm
Kab. Tanah Laut (SMPK Pelaihari, Kurau / Maluka Baulin, Takisung/ Gn. Makmur, Panyipatan/
Sukaramah, Jorong), Kab. Kotabaru (Stamet Stagen, Pl Utara / Sigam), Kab. Banjar (Mataraman, Gambut/ Kayu Bawang, Simpang Empat / Batu Balian, Martapura Kota, Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Danau Salak/ Atayo, Kertak Hanyar/ Manarap Baru, Danau Salak/ Umbul), Kab. Barito
Kuala (Tamban/ Koanda, Barambai/ Kolam Kanan, Wanaraya/ Kolam Kiri, Tabunganen/
Tabunganen Pemurus), Kab. Tapin (Bakarangan/ Tangkawang, Bungur, Tapin Utara/ Rantau Kiwa, Tapin Selatan/ Harapan Masa, Candi Laras Selatan/ Baringin, Tapin Tengah/ Hiyung, Binuang/ Pulau Pinang), Kab. Hulu Sungai Selatan (Telaga Langsat/ Mandala, SMPK Sungai Raya, Daha Selatan/Muning Tengah, Angkinang/ Bamban Selatan), Kab. Hulu Sungai Tengah (Batang Alai Utara/ Ilung, SMPK Pantai Hambawang, Barabai/ Mandingin), Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Tengah/ Candi Agung, Amuntai Utara/ T. Daun, Banjang, Sei Pandan/ Bt. Pangkalan, Babirik/ Babirik Hilir), Kab. Tabalong (Muara Uya, Murung Pudak/ Maburai, Upau/ Masingai I, Kelua/ Kel Pulau, Murung Pudak/ Pembataan), Kab. Tanah Bumbu (Kusan Hilir/ Mudalang, Sei Loban/ Marga Mulya) Kab. Balangan (Batu Mandi/ Hamparaya, Juai/ Teluk Bayur), Kota Banjarmasin
(Banjarmasin Utara/ Surgi Mufti), Kota Banjarbaru (Landasan Ulin/ Ulin Timur, Staklim
Banjarbaru)
301–400 mm
Kab. Tanah Laut (Tambang Ulang/ Pulau Sari), Kab. Banjar (Danau Salak/ Atanik, Danau Salak/
Gn.Sari, Danau Salak/ Lawa Baru, Danau Salak/ C.Kantor, Danau Salak/ Salam, SMPK Sei Tabuk/ Gd. Hirang, Danau Salak/ Lawa, Pengaron), Kab. Barito Kuala (Anjir Pasar/ Anjir Pasar Kota, Mandastana/ Karang Indah, Marabahan/ Marabahan Kota, Rantau Badauh/ Sei Bamban, Anjir Muara/ Anjir Muara Kota Tengah), Kab. Hulu Sungai Selatan (Simpur/ Wasah Hulu, Padang Batung/ Durian Rabung, Kandangan/ Tibung Raya), Kab. Hulu Sungai Tengah (Labuan Amas Utara/ Kasarangan), Kab. Tanah Bumbu (Kusan Hulu/ Wonorejo, Kr. Bintang/ Manunggal), Kota
Banjarbaru (Stamet Syamsudin Noor)
401–500 mm
-2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan April 2015
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa disertai pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya,maka diprakirakan sifat hujan bulan Maret 2015 di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut:
Tabel 5. Prakiraan Sifat Hujan Bulan April 2015
Kriteria DAERAH
Bawah Normal (Bn)
Kab. Tapin (Tapin Tengah/ Hiyung, Tapin Selatan/ Harapan Masa, Bakarangan/
Tangkawang, Binuang/ Pulau Pinang), Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Tengah/ Candi Agung), Kab. Tabalong (Banua Lawas/ Banua Rantau), Kab. Balangan (Paringin Selatan/ Lingsir), Kota Banjarbaru (Landasan Ulin/ Ulin Timur)
Normal (N)
Kab. Tanah Laut (Jorong, Takisung/ Gn. Makmur, Panyipatan/ Sukaramah, SMPK
Pelaihari, Kintap/ Kebun Raya, Tambang Ulang/ Pulau Sari, Kurau / Maluka Baulin), Kab.
Kotabaru (Pl Utara / Sigam, Stamet Stagen), Kab. Banjar (Danau Salak/ Atayo,
Mataraman, Simpang Empat / Batu Balian, Pengaron, SMPK Sei Tabuk/ Gd. Hirang, Danau Salak/ Salam, Danau Salak/ C.Kantor, Danau Salak/ Atanik, Kertak Hanyar/ Manarap Baru, Gambut/ Kayu Bawang, Danau Salak/ Lawa Baru , Danau Salak/ Umbul), Kab. Barito
Kuala (Anjir Pasar/Anjir Pasar Kota, Tamban/ Koanda, Anjir Muara/ Anjir Muara Kota
Tengah,Rantau Badauh/ Sei Bamban,Tabunganen/ Tabunganen Pemurus, Barambai/Kolam Kanan, Wanaraya/ Kolam Kiri, Marabahan/ Marabahan Kota), Kab. Tapin (Tapin Utara/ Rantau Kiwa, Candi Laras Selatan/ Baringin, Bungur), Kab. Hulu Sungai Selatan (Simpur/ Wasah Hulu, Daha Selatan/ Muning Tengah, SMPK Sungai Raya, Angkinang/ Bamban Selatan, Telaga Langsat/ Mandala), Kab. Hulu Sungai Tengah (Batang Alai Selatan/ Kapar, SMPK Pantai Hambawang, Batang Alai Utara/ Ilung), Kab. Hulu Sungai Utara
(Amuntai Utara/ T. Daun, Sei Pandan/ Bt. Pangkalan, Babirik/ Babirik Hilir), Kab. Tabalong (Kelua/ Kel Pulau, Haruai/ Kembang Kng, Muara Uya, Murung Pudak/
Pembataan, Murung Pudak/ Maburai), Kab. Tanah Bumbu (Kusan Hulu/ Wonorejo, Kr. Bintang/ Manunggal), Kab. Balangan (Juai/ Teluk Bayur, Batu Mandi/ Hamparaya), Kota
Banjarmasin (Banjarmasin Utara/ Surgi Mufti), Kota Banjarbaru (Staklim Banjarbaru,
Stamet Syamsudin Noor)
Atas Normal (An)
Kab. Banjar (Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Danau Salak/ Gn.Sari, Martapura Kota, Danau
Salak/ Lawa), Kab. Barito Kuala (Mandastana/ Karang Indah), Kab. Hulu Sungai Selatan
(Padang Batung/ Durian Rabung, Kandangan/ Tibung Raya), Kab. Hulu Sungai Tengah (Labuan Amas Utara/ Kasarangan, Barabai/ Mandingin), Kab. Hulu Sungai Utara (Banjang), Kab. Tabalong (Upau/ Masingai I), Kab. Tanah Bumbu (Sei Loban/ Marga
B. Prakiraan Hujan Bulan Mei 2015
1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Mei 2015
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa disertai pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka diprakirakan curah hujan bulan Mei 2015 di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut :
Tabel 6. Prakiraan Curah Hujan Bulan Mei 2015
KRITERIA DAERAH
≤ 20 mm
-21 -50 mm
-51 - 100 mm Kab. Hulu Sungai Utara (Sei Pandan/ Bt. Pangkalan, Babirik/Babirik Hilir)
101 - 150 mm
Kab. Tanah Laut (Takisung/ Gn. Makmur), Kab. Banjar (Pengaron, Danau Salak/
Atayo), Kab. Barito Kuala (Wanaraya/ Kolam Kiri, Rantau Badauh/ Sei Bamban, Barambai/ Kolam Kanan, Mandastana/ Karang Indah, Anjir Pasar/Anjir Pasar Kota, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus), Kab. Tapin (Candi Laras Selatan/ Baringin, Bungur, Tapin Selatan/ Harapan Masa, Lok Paikat, Binuang/ Pulau Pinang, Bakarangan/ Tangkawang, Tapin Tengah/ Hiyung), Kab. Hulu Sungai Selatan (SMPK Sungai Raya, Angkinang/ Bamban Selatan, Daha Selatan/ Muning Tengah), Kab. Hulu Sungai Utara
(Amuntai Tengah/ Candi Agung), Kab. Tabalong (Haruai/ Kembang Kng)
151–200 mm
Kab. Tanah Laut (Kintap/ Kebun Raya, SMPK Pelaihari, Takisung/ Gn. Makmur, Kurau
/ Maluka Baulin), Kab. Banjar (Simpang Empat / Batu Balian, Danau Salak/ Umbul, Kertak Hanyar/ Manarap Baru, Martapura Kota, Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Gambut/ Kayu Bawang), Kab. Barito Kuala (Tamban/ Koanda, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus, Barambai/Kolam Kanan), Kab. Tapin (Tapin Tengah/ Hiyung, Lok Paikat, Binuang/ Pulau Pinang, Bungur), Kab. Hulu Sungai Selatan (Daha Selatan/ Muning Tengah), Kab. Hulu
Sungai Tengah (Batang Alai Selatan/ Kapar), Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Utara/
T. Daun, Babirik/ Babirik Hilir, Banjang, Sei Pandan/ Bt. Pangkalan), Kab. Tabalong
(Kelua/ Kel Pulau, Haruai/ Kembang Kng), Kota Banjarbaru (Landasan Ulin/ Ulin Timur,
Staklim Banjarbaru)
201–300 mm
Kab. Tanah Laut (Kurau / Maluka Baulin, Panyipatan/ Sukaramah, SMPK Pelaihari,
Jorong, Tambang Ulang/ Pulau Sari), Kab. Banjar (Mataraman, Kertak Hanyar/ Manarap Baru, Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Gambut/ Kayu Bawang, Danau Salak/ Lawa Baru , Danau Salak/ Salam , Danau Salak/ Gn.Sari , Simpang Empat / Batu Balian, SMPK Sei Tabuk/ Gd. Hirang, Danau Salak/ C.Kantor, Danau Salak/ Umbul ), Kab. Barito Kuala
(Marabahan/ Marabahan Kota, Tamban/ Koanda), Kab. Tapin (Tapin Utara/ Rantau
Kiwa), Kab. Hulu Sungai Selatan (Simpur/ Wasah Hulu, Telaga Langsat/ Mandala), Kab.
Hulu Sungai Tengah (Batang Alai Selatan/ Kapar, Barabai/ Mandingin), Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Utara/ T. Daun, Banjang), Kab. Tabalong (Kelua/ Kel Pulau,
Muara Uya, Murung Pudak/ Maburai, Upau/ Masingai I, Banua Lawas/ Banua Rantau),
Kab. Tanah Bumbu (Kusan Hilir/ Mudalang), Kota Banjarmasin (Banjarmasin Utara/
Surgi Mufti), Kota Banjarbaru (Staklim Banjarbaru, Landasan Ulin/ Ulin Timur)
301–400 mm
-401–500 mm
-2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Mei 2015
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa disertai pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya,maka diprakirakan sifat hujan bulan Mei 2015 di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut :
Tabel 7. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Mei 2015
KRITERIA DAERAH
Bawah Normal (BN)
Kab. Kotabaru (Stamet Stagen), Kab. Barito Kuala (Mandastana/Karang Indah), Kab. Tapin (Binuang/ Pulau Pinang, Bakarangan/ Tangkawang, Tapin Selatan/ Harapan Masa,
Lok Paikat), Kab. Hulu Sungai Selatan (Daha Selatan/Muning Tengah, SMPK Sungai Raya), Kab. Hulu Sungai Utara (Sei Pandan/ Bt. Pangkalan), Kab. Tanah Bumbu (Kr. Bintang/ Manunggal)
Normal (N)
Kab. Tanah Laut (Takisung/ Gn. Makmur, Panyipatan/ Sukaramah, SMPK Pelaihari,
Tambang Ulang/ Pulau Sari, Jorong, Kurau / Maluka Baulin, Kintap/ Kebun Raya), Kab.
Kotabaru (Pl Utara / Sigam), Kab. Banjar (Danau Salak/ Lawa Baru , Gambut/ Kayu
Bawang, Danau Salak/ Umbul, Danau Salak/ Atanik, Danau Salak/ Salam , Pengaron, Danau Salak/ Atayo), Kab. Barito Kuala (Anjir Pasar/Anjir Pasar Kota, Barambai/Kolam Kanan),
Kab. Tapin (Candi Laras Selatan/ Baringin, Tapin Utara/ Rantau Kiwa, Bungur, Tapin
Tengah/ Hiyung), Kab. Hulu Sungai Selatan (Angkinang/ Bamban Selatan, Simpur/ Wasah Hulu, Telaga Langsat/ Mandala), Kab. Hulu Sungai Tengah (Batang Alai Selatan/ Kapar),
Kab. Hulu Sungai Utara (Banjang, Babirik/Babirik Hilir, Amuntai Tengah/ Candi Agung,
Amuntai Utara/ T. Daun), Kab. Tabalong (Banua Lawas/ Banua Rantau, Muara Uya, Haruai/ Kembang Kng), Kab. Tanah Bumbu (Sei Loban/ Marga Mulya, Kusan Hilir/ Mudalang, Kusan Hulu/ Wonorejo), Kota Banjarbaru (Landasan Ulin/ Ulin Timur, Staklim Banjarbaru, Stamet Syamsudin Noor)
Atas Normal (AN)
Kab. Banjar (Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Mataraman, Danau Salak/ C.Kantor, Danau
Salak/ Gn.Sari, Danau Salak/ Lawa, Simpang Empat / Batu Balian, SMPK Sei Tabuk/ Gd. Hirang, Kertak Hanyar/ Manarap Baru), Kab. Barito Kuala (Wanaraya/ Kolam Kiri, Anjir Muara/ Anjir Muara Kota Tengah, Marabahan/ Marabahan Kota, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus, Rantau Badauh/ Sei Bamban, Tamban/ Koanda), Kab. Hulu Sungai Selatan
(Padang Batung/ Durian Rabung, Kandangan/ Tibung Raya), Kab. Hulu Sungai Tengah (SMPK Pantai Hambawang, Labuan Amas Utara/ Kasarangan, Barabai/ Mandingin, Batang
Alai Utara/ Ilung), Kab. Tabalong (Upau/ Masingai I, Murung Pudak/ Pembataan, Murung Pudak/ Maburai, Kelua/ Kel Pulau), Kota Banjarmasin (Banjarmasin Utara/ Surgi Mufti)
C. Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2015
1. Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2015
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa disertai pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya,maka diprakirakan curah hujan bulan Juni 2015 di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut :
Tabel 8. Prakiraan Curah Hujan Bulan Juni 2015
KRITERIA DAERAH
≤ 20 mm
-21–50 mm
-51 - 100 mm
-101 - 150 mm
Kab. Tanah Laut (Kurau / Maluka Baulin), Kab. Barito Kuala (Marabahan/ Marabahan
Kota, Tamban/ Koanda, Wanaraya/ Kolam Kiri, Tabunganen/ Tabunganen Pemurus, Mandastana/Karang Indah), Kab. Tapin (Candi Laras Selatan/ Baringin, Lok Paikat, Bungur, Tapin Tengah/ Hiyung), Kab. Hulu Sungai Selatan (Daha Selatan/Muning Tengah), Kab.
Hulu Sungai Utara (Sei Pandan/ Bt. Pangkalan, Babirik/Babirik Hilir, Amuntai Tengah/
Candi Agung)
151–200 mm
Kab. Tanah Laut (Panyipatan/ Sukaramah, Smpk Pelaihari, Takisung/ Gn. Makmur), Kab. Banjar (Danau Salak/ Lawa , Danau Salak/ Gn.Sari , Danau Salak/ Atanik, Danau Salak/
C.Kantor, Danau Salak/ Salam , Mataraman), Kab. Hulu Sungai Selatan (Padang Batung/ Durian Rabung, Telaga Langsat/ Mandala), Kab. Hulu Sungai Tengah (Barabai/ Mandingin, Batang Alai Selatan/ Kapar, Smpk Pantai Hambawang, Batang Alai Utara/ Ilung), Kab.
Tabalong (Murung Pudak/ Pembataan), Kota Banjarmasin (Banjarmasin Utara/ Surgi
Mufti), Kota Banjarbaru (Landasan Ulin/ Ulin Timur)
201–300 mm
Kab. Tanah Laut (Jorong, Kintap/ Kebun Raya), Kab. Kotabaru (Stamet Stagen, Pl Utara
/ Sigam), Kab. Hulu Sungai Tengah (Labuan Amas Utara/ Kasarangan), Kab. Tanah
Bumbu (Kusan Hilir/ Mudalang, Kr. Bintang/ Manunggal, Kusan Hulu/ Wonorejo, Sei
Loban/ Marga Mulya)
301–400 mm
-401–500 mm
-2. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juni 2015
Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa disertai pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer di wilayah Indonesia dan sekitarnya, maka diprakirakan sifat hujan bulan Juni 2015 di Provinsi Kalimantan Selatan sebagai berikut:
Tabel 9. Prakiraan Sifat Hujan Bulan Juni 2015
KRITERIA DAERAH
Bawah Normal (BN)
Kab. Tanah Laut (Takisung/ Gn. Makmur), Kab. Kotabaru (Pl Utara / Sigam), Kab. Banjar (Danau Salak/ Atayo), Kab. Barito Kuala (Tabunganen/ Tabunganen Pemurus,
Tamban/ Koanda, Wanaraya/ Kolam Kiri, Mandastana/Karang Indah), Kab. Tapin (Lok Paikat, Bungur, Binuang/ Pulau Pinang, Tapin Tengah/ Hiyung), Kab. Hulu Sungai
Selatan (Daha Selatan/Muning Tengah), Kab. Hulu Sungai Utara (Sei Pandan/ Bt.
Pangkalan), Kab. Tabalong (Murung Pudak/ Pembataan)
Normal (N)
Kab. Tanah Laut (Kurau / Maluka Baulin, Panyipatan/ Sukaramah, Smpk Pelaihari,
Tambang Ulang/ Pulau Sari, Jorong, Kintap/ Kebun Raya), Kab. Kotabaru (Stamet Stagen), Kab. Banjar (Kertak Hanyar/ Manarap Baru, Danau Salak/ Umbul, Danau Salak/ Salam, Pengaron, Mataraman), Kab. Barito Kuala (Anjir Muara/ Anjir Muara Kota Tengah, Rantau Badauh/ Sei Bamban, Marabahan/ Marabahan Kota, Barambai/Kolam Kanan), Kab. Tapin (Tapin Selatan/ Harapan Masa, Candi Laras Selatan/ Baringin, Tapin Utara/ Rantau Kiwa), Kab. Hulu Sungai Selatan (Kandangan/ Tibung Raya, Telaga Langsat/ Mandala, Angkinang/ Bamban Selatan, Simpur/ Wasah Hulu, Smpk Sungai Raya),
Kab. Hulu Sungai Utara (Amuntai Utara/ T. Daun, Amuntai Tengah/ Candi Agung,
Babirik/Babirik Hilir), Kab. Tabalong (Banua Lawas/ Banua Rantau, Haruai/ Kembang Kng, Muara Uya, Murung Pudak/ Maburai, Kelua/ Kel Pulau), Kab. Tanah Bumbu
(Kusan Hulu/ Wonorejo, Kr. Bintang/ Manunggal), Kota Banjarbaru (Staklim
Banjarbaru, Stamet Syamsudin Noor)
Atas Normal (AN)
Kab. Banjar (Beruntung Baru/ Kmpg Baru, Danau Salak/ Lawa , Danau Salak/ Lawa Baru , Danau Salak/ C.Kantor, Danau Salak/ Atanik, Danau Salak/ Gn.Sari , Smpk Sei Tabuk/
Gd. Hirang, Gambut/ Kayu Bawang), Kab. Barito Kuala (Anjir Pasar/Anjir Pasar Kota),
Kab. Tapin (Bakarangan/ Tangkawang), Kab. Hulu Sungai Selatan (Padang Batung/
Durian Rabung), Kab. Hulu Sungai Tengah (Barabai/ Mandingin, Labuan Amas Utara/ Kasarangan, Smpk Pantai Hambawang, Batang Alai Utara/ Ilung, Batang Alai Selatan/ Kapar), Kab. Hulu Sungai Utara (Banjang), Kab. Tabalong (Upau/ Masingai I), Kab.
Tanah Bumbu (Kusan Hilir/ Mudalang, Sei Loban/ Marga Mulya), Kota Banjarmasin (Banjarmasin Utara/ Surgi Mufti), Kota Banjarbaru (Landasan Ulin/ Ulin Timur),
VI. TABEL ANALISIS HUJAN FEBRUARI 2015
KABUPATEN / KOTA ZOM RANGE MAKSIMUM MINIMUM DATA SIFAT HUJAN NORMAL mm THN mm THN MASUK OBS PRA VERIFIKASI 6301 - KAB. TANAH LAUT
01.01a - TAKISUNG/ GN. MAKMUR 271 223 - 302 831.00 1996 81.00 2008 M A B TIDAK KONSISTEN
02.01a - JORONG N37 - 585.00 2005 55.00 2001 - - -
-03.01f - SMPK PELAIHARI 271 244 - 331 515.00 1996 62.00 1969 M A B TIDAK KONSISTEN
03.02a - PELAIHARI/ PABAHANAN 271 - 436.00 2013 195.00 2014 - - -
-03.03f - SMPK TELAGA 271 - 145.00 2014 98.00 2012 - - -
-04.01a - KURAU / MALUKA BAULIN 271 - 470.00 2003 27.00 2001 - - -
-05.01a - BATI-BATI/ UJUNG 271 - 587.00 2013 137.00 2011 - - -
-06.01a - PANYIPATAN/ SUKARAMAH N37 - 470.00 2010 125.00 2000 - - -
-07.01a - KINTAP/ KEBUN RAYA N37 172 - 233 371.00 2003 71.00 2008 M B N HAMPIR KONSISTEN 08.01a - TAMBANG ULANG/ PULAU SARI 271 240 - 324 705.00 2015 120.00 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
09.01a - BATU AMPAR 271 - 332.00 2015 64.00 2009 M - -
-10.01a - BAJUIN 271 - 462.00 2013 141.00 2010 M - -
-11.01a - BUMI MAKMUR/ HANDIL GAYAM 271 - 321.00 2013 96.00 2010 - - -
-6302 - KAB. KOTABARU
02.01a - PL BARAT / LONTAR 276 - 319.00 2014 127.00 2009 - - -
-04.01a - PL TIMUR / LANGKANG BARU 276 - 458.00 2012 5.00 1998 - - -
-06.01a - PL UTARA / SIGAM 276 - 353.00 1986 71.00 1998 - - -
-07.01a - KELUMPANG SELATAN / SANGKING
BARU 277 - 314.00 2012 65.00 1998 - - -
-09.01a - KELUMPANG TENGAH/ SENAKIN 277 - 278.00 1993 198.00 2012 - - -
-10.01a - KELUMPANG UTARA / PUDI SEBERANG 277 - 261.00 2015 145.00 2014 M - -
-11.01a - PAMUKAN SELATAN / SEKANDIS 277 - 355.00 2012 147.00 1996 M - -
-12.01a - SAMPANAHAN 277 - 341.00 2013 208.00 1996 - - -
-13.01a - PAMUKAN UTARA/ BAKAU 277 - 321.00 2013 65.00 2014 M - -
-14.01a - HAMPANG/ CANTUNG KANAN 277 - 221.00 2013 83.00 2008 M - -
-15.01a - SUNGAI DURIAN / MANUNGGAL LAMA 277 - 346.00 2012 117.00 2014 - - -
-17.01a - KELUMPANG HILIR / SERONGGA 277 - 543.00 2012 98.00 2008 - - -
-18.01a - KELUMPANG BARAT/ SIAYUH 277 - 150.00 2014 78.00 2013 - - -
-19.01a - PAMUKAN BARAT/ SENGAYAM 277 - 189.00 2013 135.00 2014 - - -
-20.01a - PL KEPULAUAN / TANJUNG LALA 276 - 770.00 2015 157.00 2012 M - -
-96695 - STAMET STAGEN 276 196 - 265 469.00 1987 18.00 1983 M A A KONSISTEN
6303 - KAB. BANJAR
02.01a - KERTAK HANYAR/ MANARAP BARU 270 - 368 2003 100 2011 - - -
-03.01a - GAMBUT/ KAYU BAWANG 270 - 675 1988 142 1985 - - -
-04.01f - SMPK SEI TABUK/ GD. HIRANG 270 248 - 335 508 1999 120 1978 M A A KONSISTEN
05.01a - MARTAPURA KOTA 272 224 - 302 787 1977 112 1991 M A A KONSISTEN
07.01a - ASTAMBUL/ KELAMPAIAN TENGAH 272 - 551 2013 327 2015 M - -
-07.02a - DANAU SALAK/ ATAYO 272 - 525 2011 100 1998 - - -
-07.03a - DANAU SALAK/ GN.SARI 272 - 566 1987 70 2005 - - -
-KABUPATEN / KOTA ZOM RANGE MAKSIMUM MINIMUM DATA SIFAT HUJAN NORMAL mm THN mm THN MASUK OBS PRA VERIFIKASI 6303 - KAB. BANJAR
09.01a - PENGARON 272 - 483 2007 111 1990 - - -
-10.01a - SUNGAI PINANG/ RANTAU NANGKA 272 - 503 2013 177 2014 - - -
-12.01a - MATARAMAN 272 - 515 1988 120 1998 - - -
-12.03a - DANAU SALAK/ ATANIK 272 243 - 329 664 1994 46 2006 M A N HAMPIR KONSISTEN
12.04a - DANAU SALAK/ C.KANTOR 272 - 502 2013 170 2002 - - -
-12.05a - DANAU SALAK/ SALAM 272 - 624 1982 39 2003 - - -
-12.06a - DANAU SALAK/ LAWA BARU 272 - 525 2013 184 2000 - - -
-12.07a - DANAU SALAK/ LAWA 272 - 524 2012 144 2005 - - -
-12.08a - DANAU SALAK/ UMBUL 272 - 515 2013 104 2010 - - -
-13.01a - BERUNTUNG BARU/ KMPG BARU 270 - 511 2003 135 1987 - - -
-16.01a - SAMBUNG MAKMUR/ MADUREJO 273 - 355 2013 89 2010 - - -
-19.01a - TATAH MAKMUR/ PANDAN SARI 270 - 431 2013 137 2014 - - -
-6304 - KAB. BARITO KUALA
01.01a - TABUNGANEN/ TABUNGANEN PEMURUS 270 245 - 331 664 2015 147 2006 M A B TIDAK KONSISTEN
02.01a - TAMBAN/ KOANDA 270 266 - 360 589 1988 134 2011 M A B TIDAK KONSISTEN
03.01a - ANJIR PASAR/ANJIR PASAR KOTA 270 267 - 361 431 1995 121 2008 M A N HAMPIR KONSISTEN 04.01a - ANJIR MUARA/ ANJIR MUARA KOTA
TENGAH 270 210 - 284 425 1974 144 2014 M A N HAMPIR KONSISTEN
05.01a - ALALAK/ HANDIL BAKTI 270 - 172 2012 79 2014 - - -
-06.01a - MANDASTANA/KARANG INDAH 270 196 - 266 475 1989 45 1990 M A N HAMPIR KONSISTEN
07.01a - RANTAU BADAUH/ SEI BAMBAN 270 221 - 299 540 1989 47 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
08.01a - BELAWANG/ KARANG DUKUH 270 - 410 2013 203 2012 M - -
-09.01a - CERBON/ SEI. RASAU 270 - 333 2015 240 2013 M - -
-10.01a - BAKUMPAI/ LEPASAN 270 - 441 2015 143 2014 M - -
-12.01a - TABUKAN/ KARYA MAKMUR 269 - 379 2015 80 2014 M - -
-13.01a - MEKARSARI/ TAMBAN RAYA BARU 270 - 527 2015 94 2012 M - -
-14.01a - BARAMBAI/KOLAM KANAN 270 243 - 329 712 2003 72 2010 M A B TIDAK KONSISTEN
15.01a - MARABAHAN/ MARABAHAN KOTA 270 222 - 301 507 2013 114 2000 M A N HAMPIR KONSISTEN
16.01a - WANARAYA/ KOLAM KIRI 270 210 - 284 426 2015 104 1997 M A B TIDAK KONSISTEN
17.01a - JEJANGKIT/ SAMPURNA 270 - 456 2015 287 2013 M - -
-6305 - KAB. TAPIN
01.01a - BINUANG/ PULAU PINANG 272 228 - 308 431 1996 86 2014 M N B HAMPIR KONSISTEN
02.01a - CRF TAMBARANGAN 270 - 460 2012 164 2010 M - -
-02.02a - TAPIN SELATAN/ HARAPAN MASA 270 - 601 1989 7 2011 - - -
-03.01a - TAPIN TENGAH/ HIYUNG 270 - 464 1987 47 2005 - - -
-04.01a - TAPIN UTARA/ RANTAU KIWA 273 - 601 1987 30 1998 - - -
-05.01a - CANDI LARAS SELATAN/ BARINGIN 270 228 - 308 649 2003 83 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
07.01a - BAKARANGAN/ TANGKAWANG 273 - 341 2003 92 2014 - - -
-09.01a - BUNGUR 273 - 302 2003 93 2014 - - -
-10.01a - LOK PAIKAT 273 178 - 241 319 1988 89 1990 M B N HAMPIR KONSISTEN
-KABUPATEN / KOTA ZOM RANGE MAKSIMUM MINIMUM DATA SIFAT HUJAN NORMAL mm THN mm THN MASUK OBS PRA VERIFIKASI 6306 - KAB. HULU SUNGAI SELATAN
01.01f - SMPK SUNGAI RAYA 273 223 - 302 436 1991 114 2010 M A N HAMPIR KONSISTEN
02.01a - PADANG BATUNG/ DURIAN RABUNG 273 - 367 2013 34 1998 - - -
-03.01a - TELAGA LANGSAT/ MANDALA 273 - 527 2013 74 1998 M - -
-04.01a - ANGKINANG/ BAMBAN SELATAN 273 214 - 290 480 2013 46 1998 M A B TIDAK KONSISTEN
05.01a - KANDANGAN/ TIBUNG RAYA 273 - 354 2013 49 1998 - - -
-06.01a - SIMPUR/ WASAH HULU 273 - 459 1996 24 1998 - - -
-07.01a - DAHA SELATAN/MUNING TENGAH 274 239 - 323 618 1996 4 2004 M B N HAMPIR KONSISTEN
08.01a - DAHA UTARA/ TALUK LABAK 274 - 460 2013 164 2014 M - -
-09.01a - KALUMPANG/ TAMBINGKAR 273 - 298 2005 127 2014 - - -
-10.01a - LOKSADO/ LUMPANGI 273 - 333 2013 185 2014 - - -
-6307 - KAB. HULU SUNGAI TENGAH
02.01a - BATU BENAWA/ PAGAT 275 - 308 2007 125 2014 - - -
-03.01f - SMPK PANTAI HAMBAWANG 274 197 - 267 470 2013 75 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
04.01a - LABUAN AMAS UTARA/ KASARANGAN 274 - 476 2013 75 2014 - - -
-05.01a - PANDAWAN 274 - 458 2007 49 2010 M - -
-06.01a - BARABAI/ MANDINGIN 274 207 - 279 461 1990 28 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
07.01a - BATANG ALAI SELATAN/ KAPAR 274 - 403 2007 46 1998 - - -
-08.01a - BATANG ALAI UTARA/ ILUNG 275 - 396 2007 119 2010 - - -
-08.02f - SMPK BATANG ALAI UTARA 274 - 372 2013 117 2012 - - -
-09.01a - HANTAKAN 275 - 421 2011 128 2013 - - -
-11.01a - LIMPASU/ PAUH 275 - 258 2015 142 2014 M - -
-6308 - KAB. HULU SUNGAI UTARA
01.01a - DANAU PANGGANG 274 - 470 2013 56 2014 M - -
-02.01a - BABIRIK/BABIRIK HILIR 274 - 391 2013 15 1995 - - -
-03.01a - SEI PANDAN/ BT. PANGKALAN 275 - 549 1988 59 2014 - - -
-04.01a - AMUNTAI SELATAN/ KOTARAJA 275 - 374 2011 130 2014 - - -
-05.01a - AMUNTAI TENGAH/ CANDI AGUNG 275 - 490 2009 109 1993 - - -
-06.01a - AMUNTAI UTARA/ T. DAUN 275 195 - 264 413 2011 116 2007 M N N KONSISTEN
07.01a - BANJANG 275 - 344 2011 74 2009 - - -
-10.01a - SUNGAI TABUKAN/ BANUA HANYAR 274 - 337 2013 73 2014 M - -
-6309 - KAB. TABALONG
01.01a - BANUA LAWAS/ BANUA RANTAU 275 - 402 2007 177 2004 - - -
-02.01a - KELUA/ KEL PULAU 275 - 697 1988 66 1998 - - -
-03.01a - TANTA 278 - 270 2013 78 2014 - - -
-04.01a - TANJUNG/ HIKUN 278 - 420 1989 86 2014 - - -
-05.01a - HARUAI/ KEMBANG KNG 275 - 440 1989 17 1991 - - -
-06.01a - MURUNG PUDAK/ MABURAI 278 179 - 242 348 1989 78 2014 M A N HAMPIR KONSISTEN
06.02a - MURUNG PUDAK/ PEMBATAAN 278 273 - 369 271 2007 126 2008 M B B KONSISTEN
-KABUPATEN / KOTA ZOM RANGE MAKSIMUM MINIMUM DATA SIFAT HUJAN NORMAL mm THN mm THN MASUK OBS PRA VERIFIKASI 6309 - KAB. TABALONG
08.01a - MUARA HARUS/ TANTARINGIN 278 - 311 2007 79 2008 - - -
-09.01a - PUGAAN/ HALANGAN 275 - 289 2011 163 2014 M - -
-10.01a - UPAU/ MASINGAI I 278 - 318 2004 54 2008 - - -
-11.01a - JARO 278 - 281 2013 132 2014 - - -
-6310 - KAB. TANAH BUMBU
01.01a - BATU LICIN/ GUNUNG TINGGI 277 - 184 2011 112 2013 - - -
-02.01a - KUSAN HILIR/ MUDALANG 277 - 432 1989 24 1998 - - -
-03.01a - SEI LOBAN/ MARGA MULYA N37 - 395 1989 34 2008 - - -
-05.01a - KUSAN HULU/ WONOREJO N37 - 634 1995 77 2001 - - -
-07.01a - KR. BINTANG/ MANUNGGAL 277 - 466 1999 70 1998 - - -
-09.01a - ANGSANA/KR.INDAH N37 - 846 1998 81 1997 M - -
-6311 - KAB. BALANGAN
01.01a - JUAI/ TELUK BAYUR 275 176 - 239 401 1988 25 1998 M B N HAMPIR KONSISTEN
02.01a - HALONG/ BINJAI PUNGGAL 275 - 343 2015 240 2013 M - -
-03.01a - AWAYAN/ PUTAT BASIUN 275 - 276 2015 108 2014 M - -
-04.01a - BATU MANDI/ HAMPARAYA 275 222 - 301 552 2007 114 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
05.01a - LAMPIHONG/ BATU MERAH 275 - 393 2015 158 2014 M - -
-07.01a - PARINGIN SELATAN/ LINGSIR 275 184 - 249 361 2006 13 1998 M A N HAMPIR KONSISTEN
6371 - KOTA BANJARMASIN
04.01a - BANJARMASIN UTARA/ SURGI MUFTI 270 - 441 1994 176 1991 - - -
-6372 - KOTA BANJARBARU
02.01a - LANDASAN ULIN/ MEKA TANI 272 - 421 2013 164 2012 - - -
-02.02a - LANDASAN ULIN/ ULIN TIMUR 272 - 494 2004 173 2009 - - -
-05.01a - BANJARBARU SELATAN/ SEI BESAR 272 - 264 2014 173 2012 - - -
-96685 - STAMET SYAMSUDIN NOOR 272 251 - 339 551 2003 128 1969 M A A KONSISTEN
VII. PETA DAN GRAFIK
D. Informasi Unsur Iklim Stasiun Klimatologi Banjarbaru Bulan Februari 2015
Gambar 1. Suhu Udara Rata-rata pada Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Suhu udara rata-rata Bulan Februari 2015 sebesar 25,8 ºC, suhu udara minimum rata–rata sebesar 23,7ºC dan suhu udara maksimum rata- rata sebesar 30,2ºC
Gambar 2. Kelembaban Udara Rata-rata Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Kelembaban udara rata-rata bulan Februari 2015 sebesar 88 %. Kelembaban udara rata–rata terbesar pada tanggal 23 Februari 2015 yaitu 97 % dan kelembaban udara rata–rata terendah pada tanggal 26 Februari 2015 yaitu 80 %.
Gambar 3. Tekanan Udara Harian Jam 08.00 WITA Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Tekanan Udara harian jam 08.00 WITA, untuk tekanan udara terendah sebesar 1011.0 mb yaitu tanggal 27 dan 28 Februari 2015. Sedangkan untuk tekanan udara harian tertinggi sebesar 1015.1 mb yaitu tanggal 5 Februari 2015.
Gambar 4. Penguapan Harian Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Penguapan yang terukur dalam ruangan (piche) bernilai maksimum terjadi tanggal 27 Februari 2015 yaitu 3,3 mm dan minimum terjadi tanggal 20 Februari 2015 sebesar 0,5 mm. Sedangkan penguapan maksimum yang terukur di luar ruangan (open pan) terjadi 24 Februari 2015 yaitu 6,3 mm dan minimum terjadi tanggal 12 Februari 2015 sebesar 1,0 mm.
Gambar 5. Radiasi Matahari Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Radiasi Matahari bernilai Maksimum tercatat pada Actinograph terjadi tanggal 22 Februari 2015 sebesar 316,6 cal/cm2 dan Gunn
Bellani tanggal 27 Februari 2015 sebesar 345,2 cal/cm². Radiasi Matahari bernilai minimum terjadi pada tanggal 23 Februari 2015 tercatat pada Actinograph sebesar 69,9 cal/cm2 dan
Gunn Bellani pada tanggal 19 Februari 2015 sebesar 13,9 cal/cm2.
Gambar 6. Curah Hujan Penakar Otomatis Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Hujan Bulan Februari 2015 rata-rata terjadi sepanjang hari dan mencapai maksimum pada 12.00 –
Gambar 7. Curah Hujan Harian Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Jumlah Curah hujan pada bulan Februari 2015 mencapai 397,7 mm. Curah hujan yang terukur maksimum terjadi pada tanggal 5 Februari 2015 yaitu 90,4 mm dan jumlah hari hujan pada bulan Februari 2015 adalah 23 hari.
Gambar 8. Windrose Angin Rata – rata Harian Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Arah angin di bulan Februari 2015 dominan berasal dari arah Utara dengan 12 hari kejadian. Kecepatan angin dengan frekuensi terbesar adalah 1–4 knots mencapai 100%.
Gambar 9. Windrose Arah Angin dengan Kecepatan Maksimum Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Kecepatan angin
maksimum bulan Februari 2015 dominan berasal dari Barat dengan frekuensi 25%.
Kecepatan angin
maksimum terbesar 1–4 knots dengan frekuensi 58,9%.
Gambar 10. Grafik Kadar PM-10 Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
PM-10 merupakan partikel debu di udara yang berukuran 10 mikron dengan nilai baku mutu sebesar 150 µgram/m3.
Kadar PM-10 maksimum terukur sebesar 33,99 µgram/m3 terjadi pada
tanggal 27 Februari 2015.
Gambar 11. Grafik Kadar SuspendedParticular Matter (SPM) Wilayah Banjarbaru Bulan Februari 2015
Rata-rata kadar SPM di Banjarbaru pada bulan Februari 2015 sebesar 131.08 µgram/m3.
Nilai baku mutu SPM 230 µgram/m3
TIM REDAKSI
Penanggung Jawab : Ir. Purwanto
Pemimpin Redaksi : Miftahul Munir, S.Kom Data Collector : Donny Widyasmoro Database Officer : Mustika Wiratri, S.Si Analisawan : Agus Kuswanto, A.Md
Prakirawan : 1. Mustika Wiratri, S.Si (Kab. Banjar, Kota Banjarbaru) 2. Wiji Cahyadi, S.Stat (Danau Salak, Kab. Barito Kuala)
3. Eko Bambang Minarto (Kab. Tanah Laut, Kab. Hulu Sungai Utara) 4. Agus Kuswanto, A.Md (Kab. Kotabaru, Kab. Tanah Bumbu, Kab.
Hulu Sungai Tengah, Kota Banjarmasin)
5. Rista Hernandi Virgianto, S.ST (Kab. Hulu Sungai Selatan, Kab. Balangan)
6. Yosef Lucky Dwi Prasetya, S.ST (Kab. Tabalong) 7. Suryadi, A.Md (Kab. Tapin)
Unsur Iklim : Agus Kuswanto, A.Md
Editor : Agus Kuswanto, A.Md
Desain Sampul : Agus Kuswanto, A.Md Penggandaan : Mustika Wiratri, S.Si Distribusi : Suryanti Agustina, SP