• Tidak ada hasil yang ditemukan

INSTRUKSI KERJA ALAT LABORATORIUM BIOINDUSTRI DAN PENGELOLAAN LIMBAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "INSTRUKSI KERJA ALAT LABORATORIUM BIOINDUSTRI DAN PENGELOLAAN LIMBAH"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

INSTRUKSI KERJA ALAT

LABORATORIUM BIOINDUSTRI DAN PENGELOLAAN LIMBAH

Nama alat Otoklaf

Tipe YXQ.SG.41.280A Spesifikasi Kapasitas 0,018 m3 Tegangan -220 V Daya 1,5 kW Tekanan 0,14-0,16 MPa

Fungsi Sterilisasi alat dan bahan

Jumlah 2 buah

Asal ASEAN ( 1982 ) , LAB ( 2003 )

Cara kerja

1. Periksa terlebih dulu banyaknya air yang ada didalam otoklaf. 2. Masukkan air secukupnya hingga elemen yang terletak didasar alat

terendam.

3. Masukkan sampel yang akan disterilkan.

4. Tutup alat dengan sekrup pengaman hingga rapat. 5. Alirkan listrik pada alat.

6. Biarkan katup uap / udara pada tutup alat tetap terbuka.

7. Setelah semua udara dalam otoklaf diganti dengan uap,tutup katup uap / udara.

8. Saat tekanan pada alat mencapai 0,14 Mpa ( 15 lbs ) dengan suhu

meningkat hingga 121oC proses sterilisasi dimulai selama 15 – 20

menit.

9. Biarkan tekanan uap pada alat turun dan skala menunjukkan ”zero”. 10. Buka tutup otoklaf kemudian ambil sampel yang telah disterilkan.

(2)

Nama alat Oven listrik Merk Kirin Tipe KBO-180RA Spesifikasi Kapasitas 18 L Tegangan AC 220 V / 50 Hz Daya 360-440 W Temperatur 1000C - 2500C

Pengatur waktu 60 menit

Fungsi Memanggang dan mengeringkan bahan

Jumlah 1 buah

Asal NHT ( 2005 )

Cara kerja

1. Pastikan kabel pada oven tersambung dengan sumber listrik 2. Tempatkan rak yang dapat dipindahkan pada posisi yang

diinginkan.

3. Tempatkan nampan / baki pemanggang yang berisi bahan pada rak kawat.

4. Tutup pintunya.

5. Putar tombol pemanas pada posisi ” upper heater / lower heater / upper and lower heater ”.

6. Putar tombol temperatur sesuai keinginan.

7. Putar tombol pengatur waktu sesuai lama pemanggangan yang diinginkan.

(3)

Nama alat pH meter

Merk Hanna Instruments

Tipe HI 221 Spesifikasi Ukuran 240 x 182 x 74 mm Tegangan DC 12 V ( adaptor ) Daya 1012 W Temperatur -200C – 1200C

Fungsi Mengukur pH bahan

Jumlah 1 buah

Asal A2 ( 2007 )

Cara kerja

1. Hubungkan adaptor dengan sumber listrik. 2. Tekan tombol ” ON ”.

3. Diamkan 10 menit.

4. Lepaskan penutup pada ujung elektrode.

5. Bilas elektrode dengan menggunakan akuades.

6. Celupkan 1/3 bagian dari elektrode ke dalam sampel.

7. Tunggu hingga layar LCD pada alat menunjukkan angka yang stabil.

8. Catat hasil pengukuran yang diperoleh. 9. Bersihkan elektrode dengan akuades.

(4)

Nama alat Mikroskop Merk Yazumi Tipe XSZ-107BN Spesifikasi Ukuran 185 x 270 x 400 mm Berat 6,5 kg Lampu halogen 6 V 20 W

Fungsi Mengamati jasad renik ( mikrobia )

Jumlah 3 buah

Asal A2 ( 1992 )

Cara kerja

1. Siapkan sampel yang akan diamati.

2. Letakkan mikroskop pada tempat yang datar lalu hubungkan dengan sumber listrik.

3. Tekan tombol " ON " pada mikroskop.

4. Letakkan sampel pada gelas obyek dan tutup dengan kaca

penutup,usahakan agar tidak terdapat gelembung udara dengan cara:

 pegang kaca penutup dengan posisi 45o terhadap gelas obyek.

 sentuhkan tepi bawah kaca penutup dan perlahan-lahan rebahkan

sehingga kaca penutup terletak di atas kaca obyek. 5. Letakkan gelas obyek tersebut diatas meja preparat.

6. Amati preparat yang telah dibuat dengan menggunakan perbesaran kecil.

7. Sambil memandang ke dalam lensa okuler, geser preparat dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah.

8. Kemudian setelah obyek yang akan diamati telah ditemukan, ubahlah lensa obyektif ke perbesaran yang lebih besar.

(5)

Nama alat Neraca Analitik Merk AND Tipe GR 200 Spesifikasi Ukuran 249 x 330 x 327 mm Berat 6 kg Suhu 50C – 400C Berat min.penimbangan 0,1 mg Berat max.penimbangan 210 g Tegangan AC 11 VA ( adaptor )

Fungsi Mengetahui berat bahan

Jumlah 1 buah

Asal ASEAN ( 2000 )

Cara kerja

1. Nyalakan alat dengan menghubungkan adaptor ke sumber listrik 2. Kalibrasi alat sebelum digunakan.

3. Tekan tombol “ Re-Zero” sehingga layar pada alat menunjukkan angka 0.000

4. Buka pintu timbangan, masukkan sampel yang akan ditimbang dan tutup kembali pintu timbangan.

5. Tunggu hingga layar pada alat menunjukkan angka pengukuran yang stabil.

6. Keluarkan sampel dari tempat penimbangan. 7. Matikan alat dengan memutuskan aliran listrik.

(6)

Nama alat Inkubator

Merk Memmert Churt

Tipe DIN 40050 IP 20

Spesifikasi

ukuran 710 x 760 x 550 mm

Range suhu +30 °C hingga +70 °C Tegangan 230 V 50/60 Hz

Daya 900 W Berat 68 kg

Fungsi Sebagai tempat inkubasi mikrobia yang ditumbuhkan

Jumlah 1 buah

Cara kerja

1. Pastikan alat telah tersambung dengan sumber listrik. 2. Putar tombol pengatur suhu sesuai dengan keinginan.

3. Amati termometer yang terpasang pada bagian bawah tombol pengatur suhu.

4. Saat suhu yang diinginkan tercapai, masukkan sampel, dan tutup pintu dengan rapat.

(7)

Nama alat Inkubator

Fungsi Sebagai tempat inkubasi mikrobia yang ditumbuhkan

Jumlah 2 buah

Asal SP4 ( 2004 )

Cara kerja

1. Pastikan alat telah tersambung dengan sumber listrik. 2. Tekan tombol pengatur suhu sesuai dengan keinginan. 3. Buka pintunya,masukkan sampel,tutup pintu dengan rapat.

(8)

Nama alat Coloni Counter

Merk Darkfield Quebec

Spesifikasi Rotasi lensa penuh 360

0

Perbesaran lensa hingga 3x

Fungsi Mempermudah penghitungan jumlah mikrobia

Jumlah 1 buah

Asal ASEAN ( 1982 )

Cara kerja

1. Hidupkan Coloni Counter

2. Tempatkan media agar dengan posisi terbalik pada display dan hidupkan lampu

3. Pasang kabel detektor pada coloni counter. 4. Hidupkan kalkulator

5. Hitung koloni mikrobia yang tumbuh dengan cara menekan ujung detektor pada agar strip.

6. Jumlah koloni mikrobia yang terbentuk pada agar strip dapat dibaca pada kalkulator.

(9)

Nama alat Laminarflow

Fungsi Sebagai tempat untuk inokulasi mikrobia pada medianya

Jumlah 1 buah

Asal 2005

Cara kerja

1. Sambungkan kabel pada alat dengan sumber listrik.

2. Nyalakan lampu dengan menekan tombol ” ON ” pada bagian samping badan alat.

3. Buka pintu alat secukupnya ( jangan terlalu lebar ). 4. Masukkan alat dan bahan yang akan digunakan.

5. Nyalakan lampu UV jika alat dan bahan perlu untuk disimpan didalamnya.

6. Nyalakan lampu neon jika sedang bekerja ( melakukan proses inokulasi )

(10)

Nama alat Gilingan kedelai

Fungsi Memasak dan menggiling kedelei

Jumlah 1 set

Asal SP4 ( 2004 )

Cara kerja

1. Masukkan kedelai ke dalam tangki pembersihan. 2. Alirkan air untuk membersihkan kedelei.

3. Setelah bersih pindahkan kedelai ke tangki pemasakan. 4. Nyalakan kompor pada bagian bawah alat.

(11)

Nama alat Hand Sealer

Merk Double Leopards

Tipe SP – 300H

Spesifikasi Tegangan 220 – 240 V 50/60 Hz

Daya 400 W

Fungsi Untuk mengemas aneka produk dalam kemasan plastik

Jumlah 1 buah

Asal LAB ( 2005 )

Cara kerja

1. Sambungkan kabel dengan sumber listrik.

2. Putar tombol pengatur waktu pemanasan sesuai yang diinginkan. 3. Letakkan plastik kemasan di atas meja kerja sealer.

4. Tekan gagang alat hingga lampu berwarna merah menyala. 5. Setelah 2 detik segera lepaskan gagang alat.

(12)

Nama alat Fermentor

Fungsi Sebagai tempat fermentasi mikrobia

Jumlah 2 buah

Asal RUK ( 2005 )

Cara kerja

1. Nyalakan alat dengan menghubungkan kabel ke sumber listrik. 2. Masukkan bahan yang akan difermentasikan dalam tangki

fermentor.

3. Tutup rapat dan kaitkan pengunci tutup alatnya. 4. Putar tombol pengatur suhu sesuai keinginan. 5. Putar juga tombol pengatur rotasi pengaduk.

6. Jika diperlukan, alirkan udara melalui selang-selang aerator pada bagian atas alat.

(13)

Nama alat Desikator

Fungsi Sebagai tempat penstabil berat bahan setelah di panaskan.

Jumlah 1 buah

Asal IRN ( 2005 )

Cara kerja

1. Geser perlahan-lahan tutup alat ( jangan terlalu lebar ). 2. Masukkan bahan yang sudah di oven.

3. Geser kembali tutup alat hingga rapat 4. Diamkan beberapa menit.

(14)

Nama alat Hemasitometer

Merk Superior

Fungsi Menghitung jumlah sel mikroorganisme dalam suatu bahan

Jumlah 9 buah

Asal LAB

Cara kerja

1. Bersihkan permukaan hitung hemasitometer dengan kertas lensa yang dibasahi akuades.

2. Kaca penutup diletakkan di atas permukaan hemasitometer. 3. Suspensi sel mikrobia diambil sebanyak ± 0,5 mL dengan

menggunakan pipet.

4. Letakkan pipet pada tepi kaca penutup di sisi ruang hitung.

5. Alirkan suspensi secara perlahan hingga memenuhi seluruh ruang hitung.

6. Letakkan hemasitometer di atas pentas mikroskop. 7. Amati dengan perbesaran 400X.

(15)

Nama alat Freezer Merk Daewoo Spesifikasi Volume 59 L Bebas CFC Ukuran 440 x 511 x 452 mm Berat 18 kg

Fungsi Menyimpan kultur murni

Jumlah 1 buah

Asal WJT

Cara kerja

1. Pastikan kabel sudah tersambung dengan sumber listrik. 2. Masukkan kultur murni dan di tata yang rapi.

(16)

Nama alat Lemari es Merk LG Tipe GR-212 Spesifikasi Ukuran 535 x 1410 x 585 mm Kapasitas 210 L

Multi Air Flow Deodorizer

Fungsi Menyimpan bahan dan produk hasil penelitian

Jumlah 1 buah

Cara kerja

1. Pastikan kabel sudah terpasang pada sumber listrik.

2. Putar tombol pengatur suhu ruang pendingin sesuai posisi yang diinginkan ”MIN / MID / MAX”.

3. Putar tombol pengatur suhu ruang pembeku pada posisi yang diinginkan ” 1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 ”.

4. Masukkan bahan yang akan disimpan. 5. Tutup pintu lemari dengan rapat.

(17)

Nama alat Lemari es

Merk Sharp

Tipe Nice Crystal

Spesifikasi

Low Voltage (dapat berfungsi di tegangan listrik 160 V) Warna : Abu abu, Silver

Refrigerant : HFC-134a Daya listrik : 74 Watt

Ukuran dimensi (W x H x D) : 535 x 1215 x 570 mm

Fungsi Menyimpan bahan dan produk hasil penelitian / praktikum

Jumlah 1 buah

Asal SSM ( 2000 )

Cara kerja

1. Pastikan kabel sudah terpasang pada sumber listrik.

2. Putar tombol pengatur suhu ruang pendingin sesuai posisi yang diinginkan ”MIN / MID / MAX”.

3. Masukkan bahan yang akan disimpan. 4. Tutup pintu lemari dengan rapat.

(18)

Nama alat Lemari es Merk National Tipe NR-2180JA Spesifikasi Kapasitas 200 L Daya 99 watt Ukuran 529 x 679 x 1407 mm Warna hijau

DEON (Deodorizer & Ion)

Fungsi Menyimpan bahan dan produk hasil penelitian / praktikum

Jumlah 1 buah

Asal SSM ( 2000 )

Cara kerja

1. Pastikan kabel sudah terpasang pada sumber listrik.

2. Putar tombol pengatur suhu ruang pendingin sesuai posisi yang diinginkan ” 1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8 ”

3. Masukkan bahan yang akan disimpan. 4. Tutup pintu lemari dengan rapat.

(19)

Nama alat DO kit

Merk Merck Sauerstoff

Type Aquamerck 11 149

Fungsi Mengetahui kadar DO dari bahan / sampel

Jumlah 1 unit

Asal LAB

Cara kerja

1. Bersihkan botol gelas untuk sampel dengan menggunakan akuades. 2. Isi dengan sampel yang akan diuji.

3. Tambahkan 5 tetes reagen 1 dan 2. 4. Tutup botol dengan rapat dan kocok. 5. Diamkan selama 1 menit.

6. Tambahkan 10 tetes reagen 3,tutup kembali lalu kocok.

7. Bersihkan gelas ukur dan isi dengan larutan tersebut sebanyak 5 mL.

8. Tambahkan 1 tetes reagen 4 lalu kocok.

9. Tambahkan reagen 5 dengan menggunakan pipet titrasi sedikit demi sedikit hingga warna larutan menjadi tidak berwarna.

(20)

Nama alat Oven Merk Memmert Type UNB 400 Spesifikasi Suhu 220oC Voltase 230 V 50/60 Hz Volume 53 Liter Berat 35 kg Daya 1400 W Ukuran 550 x 480 x 680 mm

Fungsi untuk mengeringkan bahan

Jumlah 1 buah

Asal A2 ( 2007 )

Cara kerja

1. Hubungkan alat dengan sumber listrik.

2. Nyalakan alat dengan menekan tombol power ( on – off ). 3. Atur temperatur yang diinginkan dengan cara :

a) Tekan tombol set

b) Putar tombol ” on – off ” ke arah kanan / kiri untuk menambah / mengurangi suhu yang diinginkan

4. Buka pintu alat dengan cara menarik pegangannya. 5. Masukkan sampel ke dalam oven.

(21)

Nama alat Sekker water bath Merk Julabo Type SW 22 Spesifikasi Range suhu 25o – 99,9oC Daya 2000 W Voltase 230 V Volume 20 L Ukuran 70 x 35 x 42 cm Berat 22 kg

Fungsi Untuk homogenisasi sekaligus pemanasan sampel

Jumlah 1 buah

Asal A2 ( 2007 )

Cara kerja

1. Masukkan akuades secukupnya ke dalam water bath.

2. Letakkan labu / erlenmeyer berisi sampel yang akan digojok. 3. Pastikan alat terhubung dengan sumber listrik.

4. Nyalakan alat dengan menekan tombol power. 5. Set temperatur dengan cara :

a) Tekan tombol ” T ”

b) Gunakan tombol ” ← ” atau ” → ” untuk menentukan digit angka yang akan diubah

c) Gunakan tombol ” ↑ ” atau ” ↓ ” untuk menambah atau mengurangi angka yang diinginkan.

6. Set frekuensi / kecepatan penggojok dengan cara : a) Tekan tombol ” n ”

b) Gunakan tombol ” ← ” atau ” → ” untuk menentukan digit angka yang akan diubah

c) Gunakan tombol ” ↑ ” atau ” ↓ ” untuk menambah atau mengurangi angka yang diinginkan.

(22)

Nama alat Fermentor

Fungsi Sebagai tempat fermentasi mikrobia

Jumlah 1 buah

Spesifikasi

Dimensi tabung dalam : Ø 50 m tinggi 103 cm Kapasitas : 100 L

Penggerak : motor listrik 1 PK Bahan tabung dalam : stainless steel Bahan pelapis : glasswool

Fluida pelapis : air Frame : besi

Bahan bak pemanas : stainless steel Frame : besi

Pemanas : heater 2000 W

Asal ABT ( 2008 )

Cara kerja

1. Pastikan mesin dalam keadaan bersih.

2. Pastikan transmisi sudah terpasang dengan baik dan benar.

3. Pastikan olie motor sudah terisi.

4. Isi bak pemanas dengan air ( ± 100 liter ).

5. Sambungkan kabel power pada sumber arus AC 220 Volt.

6. Isi tabung fermentor dengan bahan yang akan difermentasi.

7. Masukkan keranjang yang telah diisi dengan bakteri.

8. Tutup tabung fermentor secara benar dan rapat.

9. Isi selang aerator dengan air secukupnya.

10. Hidupkan aliran listrik dengan menggunakan tombol power. 11. Hidupkan tombol termokontrol.

12. Atur suhu bahan yang diinginkan.

13. Hidupkan penggerak (motor listrik) untuk menggerakkan pengaduk dengan menghidupkan tombol dinamo (on). 14. Atur kecepatan putaran pengaduk melalui inverter.

15. Peningkatan suhu bahan dapat menggunakan fluida pemanas dengan cara tekan tombol contactor (on).

16. Contactor akan dalam keadaan OFF secara otomatis bila suhu bahan yang diinginkan telah tercapai.

17. Fluida dapat dibuang dengan cara melepas selang sirkulasi air dan membuka kran pembuangan fluida.

18. Matikan tombol power listrik jika proses telah selesai. 19. Keluarkan bahan melalui kran pengeluaran bahan ( outlet ).

Referensi

Dokumen terkait

Koordinator Laboratorium Komputer membuat format-format yang dibutuhkan pada pengelolaan laboratorium antara lain pengadaan alat dan bahan praktikum, software aplikasi,

Instruksi kerja alat yang memuat cara penggunaan alat dengan benar dibuat agar masa pakainya menjadi lebih lama. Instruksi kerja memuat informasi tentang