• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III ANALISA DAN DESAIN PERANCANGAN APLIKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III ANALISA DAN DESAIN PERANCANGAN APLIKASI"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

45 3.1 Analisa Sistem

Pada analisa sistem bertujuan untuk mengidentifikasi jalannya suatu system dan permasalahan-permasalahan yang terjadi pada sistem yang di buat, yang meliputi perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) serta pengguna

(brainware). Dalam analisa sistem diperlukan sebagai tahapan dasar perancangan

sistem yang bekerja, yaitu meliputi pembahasan desain meliputi deskripsi umum, rancangan umum, spesifikasi kebutuhan, Perancangan Skenario Use Case, Activity

Diagram , Sequence. Perancangan perangkat lunak ini menggunakan pendekatan

desain berorientasi objek yang direpresentasikan dengan UML (Unified Modeling

Language).

3.1.1 Diskripsi Umum Pembuatan Aplikasi Penyebaran Informasi Wisata

Sistem eDistribusi Wisata Candi Prambanan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan informasi kepariwisataan khususnya area wisata yang ada di Candi Prambanan dan sekitarnya, serta memberikan pelayanan dan info kebudayaan kepada wisatawan asing maupun domestik.

(2)

3.1.2 Analisis Kebutuhan Non-Fungsionl

Tahap ini meliputi elemen-elemen apa saja yang dibutuhkan untuk sebuah aplikasi yang akan dibangun, spesifikasi masukan yang diperlukan sistem, keluaran yang dihasilkan sistem dan proses yang dibutuhkan sampai sistem tersebut diimplementasi. Kebutuhan non-fungsional terbagi menjadi tiga bagian yaitu analisis perangkat keras, analisis perangkat lunak dan analisis pengguna.

3.1.2.1 Kebutuhan Hadware

Mulai tahap penelitian sampai dengan tahap implementasi dalam sebuah rancangan sistem informasi pariwisata berbasis animasi spesifikasi yang digunakan adalah sebagai berikut:

Hardware :

a) Processor Core2Duo 2.90 GHz. b) Memory 1 GB

c) Hardisk 80 GB.

d) Mouse, Keyboard, dan Monitor.

3.1.2.2 Kebutuhan Software

Adapun untuk kebutuhan software mulai tahap penelitian sampai tahap implementasi dari program eDistribusi Candi Prambanan. Menggunakan beberapa

software sebagai berikut: Software : a) Windows Xp Sp2 b) Adobe Flash CS3/CS5 c) Corel Video d) Adobe Fotoshop CS3 e) Office 2007

f) Visual Paradigm Versi 3.0 g) Adobe Flash Player 10

(3)

3.1.3 Spesifikasi Pengguna

Aplikasi ini ditujukan untuk digunakan oleh semua pihak yang ingin memperoleh informasi mengenai objek wisata secara interactive melalui multimedia. Dalam sistem ini spesifikasi pengguna di bagi menjadi dua yaitu Admin (Dinas pariwisata atau Multimedia Developer) dan customer (wisatawan atau pengunjung).

3.1.3.1 Mengenai Costumer / Wisatawan

Costumer merupakan individu yang ingin mendapatkan informasi tentang

kepariwisataan di Candi Prambanan dan juga informasi acara wisata budaya dan religi, informasi yang dapat diakses meliputi informasi umum kepariwisataan dan event, layanan acara wisata budaya dan religi, informasi souvenir, informasi pengelola, informasi peta lokasi dan objek wisata, akomodasi dan transportasi.

Costumer tidak di syaratkan mempunyai kualifikasi khusus, Costumer

merupakan individu, bisa siapa saja yang menginginkan mengunjungi Aplikasi

eDistribusi Candi Prambanan untuk memperoleh informasi yang telah di pasarkan

oleh Dinas kebudayaan yang di buat sedemikian iteraktive melalui multimedia.

3.1.3.2 Mengenai Administrator

User administrator adalah user yang mengelola sistem aplikasi eDistribusi

Candi Prambanan, User Administrator dapat melakukan manajemen data kepariwisataan, informasi souvenir, manajemen informasi pengelola, manajemen design peta lokasi dan objek wisata, manajemen wisata religi dan budaya, manajemen akomodasi dan transportasi.

3.1.4 Analisis Kebutuhan Fungsional

Kebutuhan dalam pembangunan aplikasi ini menyangkup beberapa diagram UML, dimana diagram-diagram tersebut masing-masing menggambarkan

(4)

proses-proses yang berjalan pada aplikasi eDistribusi ini. Perancangan Aplikasi Penyebaran Informasi ini berisi tentang pemodelan Unified Modelling Language

(UML) yaitu Use Case Diagram, Activity Diagram, Sequence Diagram.

3.2 Desain Perancangan Sistem

3.2.1 ERD (Entity Relation Diagram)

ERD ( Entity Relation Diagram ) merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi. Pada perancangan databe ini terdapat tiga aktor yaitu administrator, operator dan costumer yang masing-masing actor memiliki fungsi sendiri dan relasi antar table.

Gambar 3.2 Perancangan Database

3.2.2 Rancangan Data Base

Untuk menjalankan aplikasi Penyebaran Informasi Wisata Prambanan ini harus terintegrasi dengan data base agar data informasi pariwisata yang telah dibuat dapat di tampilkan, Pembuatan desain sistem program melalui UML dan

Entity Relationship Diagram dapat dibuat tabel-tabel database dikelola dan

digunakan untuk menjalankan aplikasi. Aplikasi database yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah XML, dengan nama databasenya “eDistribusi_db”.

(5)

Berikut ini nama-nama tabel yang digunakan beserta field-field yang terdapat pada masing-masing tabel.

1) Nama Tabel user / login

Fungsi Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data user admin dan operator yang fungsinya untuk maintenance data sesuai level.

Tabel 3.1 Basis data tabel user / login

Fieldname Datatype Length Description

Id_user Varchar 20 Primary Key

Password Varchar 50

Nama_lengkap Varchar 50

2) Nama Tabel transportasi

Fungsi Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data sarana transportasi dan rute yang di maintenance oleh admin yang di posting untuk di jadikan informasi di halaman aplikasi e-Distribusi Informasi wisata Prambanan. Tabel 3.2 Basis data tabel transportasi.

Fieldname Datatype Length Description

Idt Int 50 Primary Key

Nama_kendaraan Varchar 100

View_kendaraan Varchar 100

Keterangan Text

3) Nama Tabel kontak

Fungsi Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data kontak pengelola. Tabel 3.3 Basis data tabel kontak

Fieldname Datatype Length Description

Id_kontak Int 5 Primary Key

Nama Varchar 50

Email Varchar 100

Subjek Varchar 50

Pesan Text

(6)

4) Nama Tabel info

Fungsi Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data pusat informasi wisata candi Prambanan / information center.

Tabel 3.4 Basis data tabel info

Fieldname Datatype Length Description

Id_info Int 10 Primary Key

Nama Varchar 20 Alamat Varchar 100 Kota Varchar 50 Telepon Varchar 25 Keterangan Text Gambar Varchar 200

5) Nama Tabel event

Fungsi Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data event kepariwisataan Prambanan.

Tabel 3.5 Basis data tabel kategori

Fieldname Datatype Length Description

Id_event Int 10 Primary Key

Nama_event Varchar 20

Keterangan Text

6) Nama Tabel produk

Fungsi Tabel ini berfungsi untuk menyimpan data produk akomodasi dan industry kepariwisataan seperti hotel, obyek wisata, industry kerajinan, dan industri kepariwisataan yang lain.

Tabel 3.6 Basis data tabel produk

Fieldname Datatype Length Description

Id_produk Int 10 Primary key

Id_user Varchar 20 Id_event Int 10 Nama_produk Varchar 30 Keterangan Text Harga Decimal 50 Tanggal Date

(7)

3.2.3 Use Case Diagram

Use case diagram menggambarkan interaksi antara actor dengan proses atau sistem yang dibuat. Dengan use case diagram ini dapat diketahui proses yang terjadi pada aktivitas sistem yang berjalan. Gambar use case bisa dilihat di bawah ini.

Proses bisnis ini dilakukan oleh admin dan wisatawan. Dimana admin dapat melakukan pengolahan informasi pariwisata, artikel dan berita, informasi souvenir, wisata religi dan budaya, akomodasi dan transportasi, design peta lokasi dan objek wisata. Sedangkan wisatawan dapat melihat informasi kepariwisataan, melihat souvenir, Melihat artikel dan berita, informasi travel pengelola, informasi wisata religi dan budaya, informasi akomodasi dan transportasi dan melihat peta lokasi dan wisata. Model ini dijelaskan dalam diagram Use Case berikut.

Gambar 3.3 Use Case Diagram Aplikasi Penyebaran Informasi Prambanan (Admin dan Wisatawan)

(8)

Tabel 3.7 Use Case Diagram

Aktor Nama Use Case Deskripsi Use Case

Administrator Maintenance Informasi event Kepariwisataan

Use case ini berfungsi

untuk membuat dan menampilkan informasi detail seluruh event wisata Candi Prambanan Administrator Maintenance Souvenir Use Case ini berfungsi

untuk manajemen souvenir seperti

menampilkan informasi hasil kerajinan, produk industry dan lainnya mempostingnya menjadi sebuah informasi.

Administrator Maintenance Wisata Religi dan Budaya

Use Case ini berfungsi untuk membuat event wisata yang berhubungan dengan keagaaman dan budaya dan

mempostingnya menjadi sebuah informasi

Administrator Maintenance Akomodasi dan Transportasi

Use Case ini berfungsi untuk Menampilkan informasi akomodasi seperti hotel, restaurant, airline, shuttle bus dan lainnya dan memposting menjadi sebuah informasi

Administrator Peta Lokasi dan Objek Wisata

Use Case ini berfungsi untuk mendesign dan

(9)

menampilkan peta lokasi dan objek wisata

Prambanan termasuk rute lokasi menjadi sebuah Informasi.

Wisatawan Melihat Informasi Event Kepariwisataan

Use case ini berfungsi

untuk melihat informasi detail seluruh event wisata Candi Prambanan. Wisatawan Melihat Souvenir Use Case ini berfungsi

untuk melihat informasi souvenir seperti hasil kerajinan, produk industry dan lainnya.

Wisatawan Melihat Informasi Pengelola

Use Case ini berfungsi untuk melihat Informasi Pengelola Wisata.

Wisatawan Detail Wisata Religi dan Budaya

Use Case ini berfungsi untuk melihat event wisata yang berhubungan dengan keagaaman dan budaya.

Wisatawan Detail akomodasi dan Transportasi

Use Case ini berfungsi untuk Melihat informasi akomodasi seperti hotel, restaurant, airline, shuttle bus dan lainnya.

Wisatawan Detail Peta Lokasi dan Objek wisata

Use Case ini berfungsi untuk melihat informasi peta lokasi dan objek wisata Prambanan termasuk rute lokasi.

(10)

3.2.4 Activity Diagram

1) Activity diagram Use case maintenance Informasi Kepariwisataan

Activity diagram ini berfungsi sebagai menejement data Tempat – tempat wisata yang berada di areal Candi Prambanan yang di posting untuk dijadikan informasi oleh admin.

Gambar 3.4 Activity Diagram Informasi Kepariwisataan

2) Activity diagram Use case maintenance Cinderamata

Activity diagram ini berfungsi sebagai menejement data Souvenir yang di posting untuk dijadikan informasi oleh admin.

(11)

3) Activity diagram Use case Wisata Religi dan Budaya

Activity diagram ini berfungsi sebagai menejemen data Event wisata religi dan budaya di Candi Pramabanan yang di posting untuk dijadikan informasi oleh admin.

Gambar 3.6 Activity Diagram Wisata Religi dan Budaya

4) Activity diagram Use case Maintenance Akomodasi dan Transportasi

Activity diagram ini berfungsi sebagai manajemen informasi akomodasi seperti hotel, restaurant, airline, shuttle bus dan lainnya dan memposting menjadi sebuah informasi oleh admin.

(12)

5) Activity diagram Use case Peta Lokasi dan Objek Wisata

Activity diagram ini berfungsi sebagai design sarana dan menampilkan peta

lokasi dan objek wisata Prambanan termasuk rute lokasi menjadi sebuah Informasi dan diposting oleh admin.

Gambar 3.8 Activity Diagram Peta Lokasi Dan Objek Wisata

6) Activity diagram Use case Detail Informasi Kepariwisataan

Activity diagram ini berfungsi sebagai informasi detail seluruh wisata Candi Prambanan. menjadi sebuah Informasi yang dapat di akses oleh Wisatawan.

(13)

7) Activity diagram Use case Detail Informasi Cinderamata

Activity diagram ini berfungsi sebagai informasi detail semua bentuk dan hasil cinderamata khas di Candi Prambanan yang dapat di akses oleh Wisatawan.

Gambar 3.10 Activity Diagram Detail Souvenir

8) Activity diagram Use case Detail Wisata Religi dan Budaya

Activity diagram ini berfungsi sebagai informasi detail acara promosi Prambanan melalui budaya dan keagamaan yang dapat di akses oleh Wisatawan.

(14)

9) Activity diagram Use case Detail Informasi Akomodasi dan Transportasi Activity diagram ini berfungsi sebagai informasi detail Lokasi akomodasi dan Rute transportasi yang dapat di akses oleh Wisatawan.

Gambar 3.12 Activity Diagram Informasi Akomodasi Transportasi

10) Activity diagram Use case Detail Informasi Peta Lokasi

Activity diagram ini berfungsi sebagai informasi detail Lokasi Peta dan Objek wisata di arela Pramabanan yang ingin di tuju yang dapat di akses oleh

Wisatawan.

(15)

3.2.5 Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di

sekitar sistem (termasuk pengguna, display , dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Dapat di gambarkan sequence diagram dalam Aplikasi Penyebaran Informasi Wisata Prambanan berbasis animasi yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

1) Sequence Diagram Maintenance Informasi Kepariwisataan (Admin) Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang maintenance informasi Wisata yaitu admin dapat menambah, mengubah dan menghapus informasi data pariwisata Prambanan.

(16)

2) Sequence Diagram Maintenance Cinderamata (Admin)

Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang maintenance Cinderamata yaitu admin dapat menambah, mengubah dan menghapus informasi lokasi dan produk Cinderamata Prambanan yang di posting di aplikasi.

Gambar 3.15 Sequence Diagram Souvenir

3) Sequence Diagram Wisata Religi dan Budaya (Admin)

Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang Wisata Religi dan Budaya yaitu admin dapat menambah, mengubah dan menghapus informasi acara bernuansa Budaya dan agama dgn latar Prambanan yang di posting di aplikasi.

(17)

4) Sequence Diagram Maintenance Akomodasi dan Transportasi (Admin) Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang maintenance akomodasi dan transportasi yaitu admin dapat menambah, mengubah dan menghapus informasi akomodasi dan transportasi yang di posting di aplikasi.

Gambar 3.17 Sequence Diagram Akomodasi Transportasi

5) Sequence Diagram Maintenance Peta lokasi dan objek Wisata (Admin) Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang maintenance Peta lokasi dan objek wisata yaitu admin dapat menambah, mengubah dan menghapus informasi berupa Peta lokasi dan objek wisata Prambanan yang di posting di aplikasi.

(18)

6) Sequence Diagram Melihat Informasi Kepariwisataan (Wisatawan)

Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang melihat informasi kepariwisataan yaitu wisatawan dapat mencari dan meihat informasi wisata seputar sejarah dan latar belakang candi prambanan yang di posting di aplikasi.

Gambar 3.19 Sequence Diagram Kepariwisataan

7) Sequence Diagram Souvenir, Akomodasi dan Transportasi (Wisatawan) Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang melihat informasi berita, souvenir, akomodasi dan transportasi yaitu wisatawan dapat mencari dan meihat informasi pernak pernik transportasi, akomodasi dan berita artikel di sekitar wisata candi prambanan yang di posting di aplikasi

(19)

8) Sequence Diagram Informasi Wisata Religi dan Budaya (Wisatawan) Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang informasi Wisata Religi dan Budaya yaitu wisatawan dapat mencari dan melihat informasi acara Budaya dan keagamaan di sekitar wisata candi prambanan yang di posting di aplikasi

Gambar 3.21 Sequence Diagram Wisata Religi

9) Sequence Diagram Melihat Informasi Peta Lokasi Wisata (Wisatawan) Pada Gambar berikut Dapat dilihat skenario tentang melihat informasi Peta lokasi wisata yaitu wisatawan dapat mencari dan melihat peta lokasi dan rute wisata candi prambanan yang di posting di aplikasi

(20)

3.2.6 Unsur-unsur Kombinasi Web PHP dan Adobe Flash

Aplikasi web sedang mencapai masa kejayaannya. Banyak aplikasi yang dikembangkan berbasis web. Karena kelebihan aplikasi web yang sangat baik untuk aplikasi dengan model client server. Inilah beberapa kelebihan aplikasi web dibanding aplikasi desktop:

1) Running anywhere, kita cukup menginstall aplikasi web pada satu server dan tanpa perlu menginstall apapun selama browser pada client terinstall maka kita langsung dapat menjalankan aplikasi tersebut tanpa konfigurasi apapun. Secara default browser pada system operasi apapun telah tersedia sehingga kebutuhan akan browser untuk menjalankan aplikasi bukanlah suatu kendala berarti.

2) Easy to update, cukup update pada sisi server maka aplikasi pada client akan langsung menggunakan versi terupdate tanpa harus menginstall dulu pada server.

3) Requirement pada client tidak terlalu besar. Karena running aplikasi bersifat stateless dan pada sisi client hanya sebagai interface maka spesifikasi hardware pada client tidak harus cangih. Dengan Pentium II 300 & 128MB memori sudah cukup untuk menjalankan browser untuk menggunakan aplikasi web.

4) Tampilan yang dapat dibuat sesuka hati. Dengan XHTML + CSS maka tampilan apapun bisa dibuat pada aplikasi. Memberikan user experience yang berbeda.

Itulah beberapa kelebihan dari web. Mungkin aplikasi desktop bisa memiliki kelebihan diatas dengan menggunakan terminal server semacam citrix untuk mempublish aplikasi. Tapi dengan feature tersebut tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Flash merupakan salah satu teknologi web yang mampu menyajikan animasi dan multimedia canggih pada web. Salah satu kekurangan Flash bila digunakan pada website biasa sebagai penyedia informasi adalah tidak dapat di index oleh search engine semacam google karena bentuknya bukan berupa teks tapi berupa binary yang telah dicompile. Namun untuk aplikasi maka flash merupakan teknologi yang sangat baik. Apalagi menggunakan Flex yang

(21)

merupakan teknologi Flash yang mampu memudahkan perancangan interface aplikasi dengan mudah karena berbasis komponen. Kekurangan Flash/Flex untuk aplikasi adalah ketidakmampuan berkomunikasi langsung dengan database.

Untuk menggunakan Flash/Flex dengan database maka harus menambahkan layer antara keduanya. Salah satunya bisa menggunakan PHP dengan framework AMFPHP. AMFPHP adalah kumpulan fungsi yang akan membantu komunikasi antara PHP dengan Flash. AMFPHP merupakan framework yang ditulis dengan PHP dimana akan digunakan untuk menerjemahkan panggilan fungsi dari Flash ke aplikasi PHP . Konsep AMFPHP adalah RPC(Remote Procedure Call) yaitu suatu konsep pemanggilan fungsi remote yang dimiliki oleh object yang berbeda. Dengan AMFPHP maka Flash dapat memanggil fungsi-fungsi pada PHP dan akan menerima hasil output panggilana fungsi-fungsi tersebut. Contohnya adalah Flash memanggil fungsi di file PHP dengan metode yang menggunakan model AMFPHP, kemudian AMFPHP akan menserialisasi panggilan tersebut dan diberikan pada file PHP. Pada file PHP panggilan akan dideserialisasi kemudian dibaca dan akan memberikan kembalian sesuai dengan apa yang diminta oleh Flash. Bila memerlukan akses ke database maka file PHP akan meminta ke database dan akan memberikan hasilnya ke flash melalui AMFPHP. Jadi AMFPHP merupakan gateway atau translator antara Flash dan PHP untuk menerjemahkan panggilan dan kembalian antara Flash dan PHP.

Dengan kombinasi ini maka kita dapat membuat aplikasi yang sangat powerfull. Dengan kombinasi kelebihan web ditambah dengan fitur multimedia dan animasi maka aplikasi kita memiliki kelebihan portable, run anywhere, very nice interface, light and fast performance.Tinggal kita yang memikirkan konsep dan ide untuk aplikasi. Dengan semua kelebihan tersebut seharusnya kita bisa membuat aplikasi unik dan fungsional.

Gambar

Gambar 3.1 e-Distribusi Prambanan
Gambar 3.2 Perancangan Database
Tabel 3.3 Basis data tabel kontak
Tabel 3.4 Basis data tabel info
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dari deskripsi hasil penelitian, penulis akan membahas mengenai strategi komunikasi yang dilakukan oleh Pecinta Alam Bahari dalam melestarikan hutan mangrove.

Dengan memperhatikan hasil yang diperoleh pada penelitian ini, maka disarankan kepada guru kelas, agar dapat membimbing siswa untuk meningkatkan keterampilan

Selama proses ini H 2 terpakai seluruhnya, yang menciptakan kondisi yang baik bagi perkembangan bakteri asam yang menimbulkan asam organik rantai pendek dalam

Oleh karena itu peneliti mencoba menelusuri sejauh mana penerapan etika bisnis Islam yang dicontohkan oleh Rasulullah dalam berdagang terhadap para pedagang apakah

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah dan karunia-nya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan

Adapun permasalahan yang dikaji adalah : (1) Bagaimanakah merancang Storybook app Cerita RakyatTelaga Warna Wonosobo Untuk Anak Usia Di Bawah Tujuh Tahun untuk

Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil penelitian Laeli Sukmawati (2015) tentang hubungan antara kehamilan lewat waktu ( post term ) dengan kejadian asfiksia di

Pengukuran regresi dilakukan untuk mengetahui adanya mediasi dalam suatu hubungan antar variabel yang dapat dilakukan dengan menggunakan analisis multiple regression untuk