(Contoh) (Contoh)
PROTAP MEMBUAT PROSEDUR TETAP PROTAP MEMBUAT PROSEDUR TETAP
NAMA NAMA PERUSAHAAN PERUSAHAAN PT. LINA FARMA PT. LINA FARMA Prosedur Tetap Prosedur Tetap
MEMBUAT PROSEDUR TETAP MEMBUAT PROSEDUR TETAP
Halaman 1 dari 3 Halaman 1 dari 3 No. ……… No. ……… Tanggal berlaku Tanggal berlaku ………... ………... Departemen Departemen ……… ……… Seksi Seksi ……….. ……….. Disusun oleh Disusun oleh Lina Sulist
Lina Sulistia, ia, S.Farm, AptS.Farm, Apt.. Tanggal
Tanggal 15 Mei 15 Mei 20122012
Diperiksa oleh Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal
Tanggal 17 Mei 17 Mei 20122012
Disetujui oleh Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal
Tanggal 21 21 Mei Mei 20122012
Mengganti Mengganti No. ……… No. ……… Tanggal ………. Tanggal ………. 1. 1. TujuanTujuan
Menetapkan suatu pedoman untuk menyiapkan PROSEDUR TETAP (Protap) dan cara merevisinya. Menetapkan suatu pedoman untuk menyiapkan PROSEDUR TETAP (Protap) dan cara merevisinya. Protap dibuat untuk :
Protap dibuat untuk : (a)
(a) memastikan bahwa memastikan bahwa semua semua proses selalu proses selalu dilakukan dengan dilakukan dengan cara ycara yang ang sama oleh sama oleh Petugas;Petugas; (b)
(b) memastikan memastikan bahwa bahwa proses proses tersebut tersebut dilaksanakan sesuai dilaksanakan sesuai dengan dengan ketentuan ketentuan CPOB;CPOB; (c)
(c) memudahkan memudahkan pengenalan proses pengenalan proses baru baru atau atau perubahan perubahan dari dari proses yproses yang ang telah telah ada;ada; (d)
(d) membantu membantu pelatihan pelatihan petugas petugas baru;baru; (e)
(e) memastikan bahwa memastikan bahwa semua semua personil senantiasa personil senantiasa bekerja bekerja sesuai sesuai dengan dengan cara cara kerja kerja yangyang sudah ditetapkan.
sudah ditetapkan.
2.
2. Ruang LingkupRuang Lingkup
Protap ini berlaku pada semua Bagian dari Divisi Pabrik Protap ini berlaku pada semua Bagian dari Divisi Pabrik
3.
3. Penanggung JawabPenanggung Jawab
Kepala Bagian Pemastian Mutu bertanggung jawab menyiapkan dan mengkaji kembali secara berkala, merevisi, melatihkan Kepala Bagian Pemastian Mutu bertanggung jawab menyiapkan dan mengkaji kembali secara berkala, merevisi, melatihkan kepada semua Kepala Bagian dan mendistribusikannya.
kepada semua Kepala Bagian dan mendistribusikannya.
Semua Kepala Bagian Divisi Pabrik bertanggung jawab menerapkan Protap ini. Semua Kepala Bagian Divisi Pabrik bertanggung jawab menerapkan Protap ini.
Semua Kepala Bagian bertanggung jawab menyiapkan Protap yang diperlukan oleh Bagiannya. Semua Kepala Bagian bertanggung jawab menyiapkan Protap yang diperlukan oleh Bagiannya.
4.
4. Isi dan BentukIsi dan Bentuk
4.1
4.1 Protap Protap harus harus ditulis ditulis dengan dengan nuansa nuansa perintah.perintah. Instruksi harus singkat, jelas dan
Instruksi harus singkat, jelas dan persis.persis. 4.2
4.2 Protap Protap harus harus dimulai dimulai dengan dengan bagian bagian berikut berikut ::
- pengantar yang berisi antara lain : nomor Protap dan tanggal berlaku, judul, nomor dan jumlah halaman, nama - pengantar yang berisi antara lain : nomor Protap dan tanggal berlaku, judul, nomor dan jumlah halaman, nama
penyusun, nama pemeriksa, nama yang menyetujui, departemen, seksi dan dalam hal Protap direvisi, tanggal, dan penyusun, nama pemeriksa, nama yang menyetujui, departemen, seksi dan dalam hal Protap direvisi, tanggal, dan nomor Protap sebelumnya harus dicantumkan;
nomor Protap sebelumnya harus dicantumkan; - keterangan mengenai tujuan Protap
- keterangan mengenai tujuan Protap - cakupan\
- cakupan\ - tanggung jawab - tanggung jawab - bahan
- bahan dan alat dan alat (bila diperlukan); dan(bila diperlukan); dan
- prosedur (suatu daftar instruksi yang jelas dan persis tentang bagaimana melakukan operasi yang dimaksud. - prosedur (suatu daftar instruksi yang jelas dan persis tentang bagaimana melakukan operasi yang dimaksud.
PERUSAHAAN PERUSAHAAN PT. LINA FARMA PT. LINA FARMA
MEMBUAT PROSEDUR TETAP
MEMBUAT PROSEDUR TETAP No. ……… No. ……… Tanggal berlaku Tanggal berlaku ………... ………... Departemen Departemen ……… ……… Seksi Seksi ……….. ……….. Disusun oleh Disusun oleh Lina Sulist
Lina Sulistia, ia, S.Farm, AptS.Farm, Apt.. Tanggal
Tanggal 15 Mei 15 Mei 20122012
Diperiksa oleh Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal
Tanggal 17 Mei 17 Mei 20122012
Disetujui oleh Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal
Tanggal 21 21 Mei Mei 20122012
Mengganti Mengganti No. No. ……… Tanggal ………. Tanggal ………. 4.3
4.3 Dalam beberapa hal Dalam beberapa hal tertentu ada baiknya tertentu ada baiknya untuk menyebutkan penanggung untuk menyebutkan penanggung jawab bagi langkah jawab bagi langkah tertentu pada suatutertentu pada suatu kolom terpisah di bagian kanan dari teks Protap.
kolom terpisah di bagian kanan dari teks Protap.
Hal ini dilakukan untuk menekankan pemberian tanggung jawab secara lebih spesifik. Hal ini dilakukan untuk menekankan pemberian tanggung jawab secara lebih spesifik. 4.4
4.4 Daftar Daftar distribusi distribusi Protap.Protap.
5.
5. Sistem PenomoranSistem Penomoran
5.1
5.1 Sistem Sistem Penomoran Penomoran ProtapProtap 100-199
100-199 = = Bagian Bagian Pemastian Pemastian MutuMutu 200-299
200-299 = = Bagian Bagian PengemasanPengemasan 300-399
300-399 = = BagianProduksi BagianProduksi Non-stNon-sterileril 400-499
400-499 = = Bagian Bagian Teknik Teknik dan dan PerawatanPerawatan 500-599
500-599 = = Bagian Bagian Pengawasan Pengawasan MutuMutu 600-699
600-699 = = Bagian Bagian Produk Produk SterilSteril 700-799
700-799 = = Bagian Bagian Gudang Gudang PenerimaanPenerimaan 800-899
800-899 = = Bagian Bagian Gudang Gudang PengirimanPengiriman
Penentuan nomor Protap di tiap bagian ini dilakukan oleh Manajer Bagian yang bersangkutan. Penentuan nomor Protap di tiap bagian ini dilakukan oleh Manajer Bagian yang bersangkutan. 5.2
5.2 Tiap kali Tiap kali diadakan revisi diadakan revisi terhadap Protap terhadap Protap lama maka lama maka nomor lama nomor lama diberi nomor diberi nomor tambahan yang tambahan yang menunjukkan nomormenunjukkan nomor revisi. Jadi suatu Protap dengan nomor 799.00 setelah revisi pertama menjadi 799.02 dan seterusnya.
revisi. Jadi suatu Protap dengan nomor 799.00 setelah revisi pertama menjadi 799.02 dan seterusnya.
6.
6. Penerbitan dan DistribusiPenerbitan dan Distribusi
6.1
6.1 Tiap kali Tiap kali akan akan diterbitkan atau diterbitkan atau direvisi, suatu direvisi, suatu Protap terlebih Protap terlebih dahulu harus dahulu harus dibicarakan dengan petugas dibicarakan dengan petugas yang yang terkaitterkait dengan pelaksanaan dan/ atau pengendalian Protap.
dengan pelaksanaan dan/ atau pengendalian Protap. 6.2
6.2 Fotokopi dari Fotokopi dari Protap baru Protap baru atau yang atau yang direvisi diserahkan ke direvisi diserahkan ke Bagian Pengawasan Mutu Bagian Pengawasan Mutu bila ada bila ada hubungannya denganhubungannya dengan mutu obat.
mutu obat. 6.3
6.3 Rancangan Rancangan Protap harus Protap harus diedarkan kepada diedarkan kepada semua pihak semua pihak yang yang berkepentingan untuk berkepentingan untuk diberi komentar diberi komentar dan saran.dan saran. 6.4
6.4 Setelah mendapat Setelah mendapat persetujuan akhir, persetujuan akhir, Protap didistribusikan kepada Protap didistribusikan kepada semua semua pihak ypihak yang ang berkepentinberkepentingan gan dan dan dokumendokumen asli disimpan dalam suatu arsip khusus Kepala Bagian Pemastian Mutu.
asli disimpan dalam suatu arsip khusus Kepala Bagian Pemastian Mutu. 6.5
6.5 Bila Bila perlu satu perlu satu fotokopi dari fotokopi dari Protap ditempatkan Protap ditempatkan dekat peralatan dekat peralatan agar segera agar segera dapat digunakan dapat digunakan sebagai rujukan sebagai rujukan oleholeh Operator/ Petugas. Hal ini juga harus dicatat pada daftar distribusi. Fotokopi Protap ini harus dilaminasi dengan Operator/ Petugas. Hal ini juga harus dicatat pada daftar distribusi. Fotokopi Protap ini harus dilaminasi dengan plastik untuk proteksi.
plastik untuk proteksi. 6.6
6.6 Fotokopi dari Fotokopi dari Protap hendaklah Protap hendaklah dari kertas ydari kertas yang berwarna ang berwarna agar mudah agar mudah dikena untuk dikena untuk mengetahui adanya kopi mengetahui adanya kopi yangyang tidak disahkan.
NAMA NAMA PERUSAHAAN PERUSAHAAN PT. LINA FARMA PT. LINA FARMA Prosedur Tetap Prosedur Tetap
MEMBUAT PROSEDUR TETAP MEMBUAT PROSEDUR TETAP
Halaman 3 dari 3 Halaman 3 dari 3 No. ……… No. ……… Tanggal berlaku Tanggal berlaku ………... ………... Departemen Departemen ……… ……… Seksi Seksi ……….. ……….. Disusun oleh Disusun oleh Lina Sulist
Lina Sulistia, ia, S.Farm, Apt.S.Farm, Apt. Tanggal
Tanggal 15 Mei 15 Mei 20122012
Diperiksa oleh Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal
Tanggal 17 Mei 17 Mei 20122012
Disetujui oleh Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal
Tanggal 21 21 Mei Mei 20122012
Mengganti Mengganti No. ……… No. ……… Tanggal ………. Tanggal ………. 6.7
6.7 Bila suatu Bila suatu Protap direvisi, maka Kepala Protap direvisi, maka Kepala Bagian yang bersangkutan harus Bagian yang bersangkutan harus menarik kembali semua menarik kembali semua dokumen yang dokumen yang lamalama dan memusahkannya.
dan memusahkannya. 6.8
6.8 Dokumen Induk Dokumen Induk dari tiap dari tiap Protap yang Protap yang telah direvisi disimpan telah direvisi disimpan dalam arsip dalam arsip khusus di khusus di unit Dokumentasi unit Dokumentasi dari Bagiandari Bagian Pemastian Mutu.
Pemastian Mutu.
7.
7. Pengkajian UlangPengkajian Ulang
7.1
7.1 Tiap Tiap Protap harus Protap harus dikaji dikaji ulang ulang paling lama paling lama setelah 3 setelah 3 (tiga) tahun.(tiga) tahun. 7.2
7.2 Bila Bila revisi tidak revisi tidak diperlukan maka diperlukan maka Manajer yang Manajer yang bersangkutabersangkutan membubuhkan n membubuhkan paraf dan paraf dan tanggal pada tanggal pada dokumen induk dokumen induk sebagai tanda tidak diperlukan tindak lanjut.
sebagai tanda tidak diperlukan tindak lanjut. 7.3
7.3 Bila revisi Bila revisi diperlukan, maka seluruh diperlukan, maka seluruh Protap harus ditulis Protap harus ditulis ulang dan ulang dan diberi nomor diberi nomor revisi yang revisi yang baru. Tidak baru. Tidak dibenarkandibenarkan mengubah hanya satu halaman atau satu bagian saja.
mengubah hanya satu halaman atau satu bagian saja.
8.
8. RiwayatRiwayat
Versi
Versi No.No. Tanggal Tanggal Berlaku Berlaku Alasan Alasan PerubahanPerubahan
1
1 QA001 QA001 13 13 Juli Juli 2005 2005 BaruBaru 2
2 QA001/01 QA001/01 10 10 Nopember Nopember 2006 2006 Penyimpanan Penyimpanan Protap Protap asli asli diubah diubah dari dari KepalaKepala Bagian yang menerbitkan menjadi Kepala Bagian yang menerbitkan menjadi Kepala Bagian Pemastian Mutu.
Bagian Pemastian Mutu.
9.
9. DistribusiDistribusi
Asli : Pemastian Mutu Asli : Pemastian Mutu Fotokopi :
Fotokopi :
No. 1 : Kepala Bagian Produksi No. 1 : Kepala Bagian Produksi
No. 2 : Kepala BagianPengawasan Mutu No. 2 : Kepala BagianPengawasan Mutu No. 3 : Kepala Bagian Tehnik
No. 3 : Kepala Bagian Tehnik
No.4 : Kepala Bagian Manajemen Bahan No.4 : Kepala Bagian Manajemen Bahan No. 5 : Kepala Bagian K3L
No. 5 : Kepala Bagian K3L No. 6 : Kepala Bagian Personalia No. 6 : Kepala Bagian Personalia
(Contoh) (Contoh)
FORMAT UNTUK PROSEDUR TETAP FORMAT UNTUK PROSEDUR TETAP
NAMA NAMA PERUSAHAAN PERUSAHAAN PT. LINA FARMA PT. LINA FARMA Prosedur Tetap Prosedur Tetap X X X X X X X X X X X X X X X X X X Halaman 1 dari 2 Halaman 1 dari 2 No. ………… No. ……… Tanggal berlaku Tanggal berlaku ………... ………... Departemen Departemen ……… ……… Seksi Seksi ……….. ……….. Disusun oleh Disusun oleh Lina Sulist
Lina Sulistia, ia, S.Farm, AptS.Farm, Apt.. Tanggal
Tanggal 15 Mei 15 Mei 20122012
Diperiksa oleh Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal
Tanggal 17 Mei 17 Mei 20122012
Disetujui oleh Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal
Tanggal 21 Mei 21 Mei 20122012
Mengganti Mengganti No. ………… No. ……… Tanggal ………. Tanggal ………. Tujuan : Tujuan : UNTUK APA : UNTUK APA :
Untuk apa Protap disiapkan / apa
Untuk apa Protap disiapkan / apa tujuan dari Protap.tujuan dari Protap.
Ruang Lingkup Ruang Lingkup ::
KAPAN : KAPAN :
Uraikan kapan Protap harus
Uraikan kapan Protap harus dilaksanakan.dilaksanakan. DI MANA
DI MANA
Uraikan dimana Protap harus diterapkan. Uraikan dimana Protap harus diterapkan.
Tanggung Jawab Tanggung Jawab ::
SIAPA : SIAPA : Siapa
Siapa yang harus menyiapkan, merevisi dan melatihkan penggunaan Protap.yang harus menyiapkan, merevisi dan melatihkan penggunaan Protap. Siapa yang harus melaksanakan Protap? Siapa
Siapa yang harus melaksanakan Protap? Siapa yangn bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Protap dilaksanakanyangn bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Protap dilaksanakan dengan benar. dengan benar. Prosedur Prosedur :: BAGAIMANA CARANYA : BAGAIMANA CARANYA :
Instruksi yang jelas dan ringkas mengenai cara
Instruksi yang jelas dan ringkas mengenai cara melaksanakan Protap, disusun langkah demi langkah. Langka ini harus ditulismelaksanakan Protap, disusun langkah demi langkah. Langka ini harus ditulis sebagai intruksi kepada petugas untuk dituruti tanpa menyajikan banyak teori yang melatarbelakangi.
sebagai intruksi kepada petugas untuk dituruti tanpa menyajikan banyak teori yang melatarbelakangi. Suatu butir yang menjelaskan prinsip dasar dapat dicakup, bila
Suatu butir yang menjelaskan prinsip dasar dapat dicakup, bila perlu.perlu. Bagian ini mencakup
Bagian ini mencakup
(a) Langkah pendahuluan yang harus dilaksanakan sebelum memulai prosedur
NAMA PERUSAHAAN PT. LINA FARMA Prosedur Tetap X X X X X X X X X Halaman 2 dari 2 No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ……….
(b) Pertimbangkan keselamatan kerja, misal : fasilitas terkurung, pakaian kerja, masker, kerudung kepala, kacamata pelindung, sarung tangan, pembersihan tumpahan, dsb.
(c) Instruksi secara kronologis. Sangat berguna apabila langkah prosedur diberi nomor sehingga langkah yang harus diulangi dapat dirujuk ke sana untuk menghindarkan pembuatan Protap yang terlalu panjang; dan
(d) Perhitungan : uraian dan contoh cara perhitungan, bila perlu.
Pelaporan : (bila perlu)
APA YANG HARUS DILAKUKAN KEMUDIAN : (a) Sebutkan dimana hasil pelaksanaan harus dicatat;
(b) Jelaskan apa yang harus dilakukan apabila terjadi masalah ketika melakukan proses;
(c) Sebutkan bahwa penyimpangan terhadap prosedur harus mendapatkan persetujuan serta dicatat; dan (d) Sebutkan kepada siapa hasil pelaksanaan prosedur harus dilaporkan.
Lampiran : (bila perlu) Daftar lampiran. Dokumen Rujukan :
Daftar Protap lain yang langsung berakibat pada, atau berkaitan denga prosedur, misalnya Protap untuk menyiapkan suatu larutan dapar yang digunakan dalam prosedur, atau Protap menjalankan suatu peralatan yang digunakan dalam Protap.
Riwayat :
Daftar dari nomor Protap termasuk alas an untuk perubahan.
Distribusi :
(Contoh)
SPESIFIKASI BAHAN AWAL
NAMA
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Spesifikasi
DIGOKSIN, Kode Produk ………
Halaman 1 dari 1 No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen Pengawasan Mutu Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ……….
Nama Pabrik Pembuat dan/ atau Pemasok yang disetujui :
1. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
2. yyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
No. Kode dari Pabrik Pembuat dan/ atau Pemasok :
Pemerian Serbuk hablur tidak berwarna sampai putih, tidak berbau, rasa pahit.
Kelarutan Praktis tidak larut dalam air, kloroform dan eter, larut dalam 22 bagian etanol 80%, dalam 4 bagian piridin, mudah larut dalam campuran kloroform dan methanol (1:1).
Identifikasi Memenuhi identifikasi seperti yang tertera pada metode identifikasi bahan awal Digoksin nomor …..
Tetapan Fisis Rotasi jenis + 130dan + 150
Kemurnian Susut pengeringan : maksimum 1.0%
Sisa pemijaran : maksimum 0.1%
Gitoksin : maksimum 3.0%
Senyawa sejenis yang berpendar : memenuhi
Batar kadar/Potensi
95,0 – 101,0% dihitung terhadap zat kering, metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi
No. ………..
Spesifikasi Lain Tidak ada
Frekuensi Pengujian
Ulang
Setiap 12 (dua belas) bulan
Uji Spesifik Tidak ada
Lampiran 10. 11 (Contoh)
SPESIFIKASI BAHAN PENGEMAS
NAMA
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Spesifikasi
BOTOL PLASTIK BP 6 , Kode Produk ………
No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen Pengawasan Mutu Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ……….
Nama Pabrik Pembuat dan/ atau Pemasok yang disetujui :
1. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
2. yyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy
No. Kode dari Pabrik Pembuat dan/ atau Pemasok :
Bahan Plastik polietilen berkepadatan tinggi (high density polyrthylene) merek ……… tipe …….
Ukuran/Kapasitas 260 ml Toleransi ± 5%
Deskripsi Botol berwarna putih opak, pada leher botol tercetak timbul logo Perusahaan dan pada alas botol tercetak timbul nama Perusahaan
Persyaratan Kimiawi/ Fisis
Tinggi botol : 115,2 mm Tinggi badan botol : 98,5 mm
Diameter : 64 mm
Diameter leher : 49 mm
Volume : 260 ml
Bobot botol kosong : 23,1 g Transmisi cahaya
UV-cahaya tampak pada
480 nm and 552 nm : maks. 10% Penggunaan Untuk pengemasan tablet ….
Penyimpanan Dalam kantong plastik
Kemasan 250 botol dalam kantong plastik
Bentuk/ Gambar
Teknik
(Contoh) SPESIFIKASI TABLET NAMA PERUSAHAAN PT. LINA FARMA Spesifikasi
BOTOL DAPSON 100 mg, Kode Produk ………
No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen Pengawasan Mutu Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ………. Bentuk sediaan Tablet
Pemerian Tablet bundar cembung berwarna putih, diameter 10 mm
Bahan Aktif Tiap
Tablet Kadar Dapson : 97 – 103 mg
Rujukan ---Karaksteristik Fisis/ Kimiawi Bobot tablet : 237 – 263 mg Diameter : 10 mm Kekerasan : 50 – 90 N
Waktu hancur : maksimum 5 menit
Disolusi : min. 80% setelah satu jam
Kerenyahan : maksimum 5%
Spesifikasi Lain
pH (suspensi) : 4-5
Stabilitas : 4 tahun dalam kondisi penyimpanan yangdianjurkan
Spesifikasi Kemasan
dan Penandaan
Lihat Spesifikasi No. …………., dan No. ……….
Penyimpanan Disimpan di tempat sejuk dan kering serta terlindung dari cahaya
Lampiran 10. 15 (Contoh)
DOKUMEN PRODUKSI INDUK
NAMA
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Dokumen Produksi Induk Tablet EXAMPON, Kode Produk …….
Halaman 1 dari 7 No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ………. Nama Produk, Dosis, Pemakaian
EXAMPON Prednisolon 4 mg
Tablet untuk penggunaan oral
Halaman
Daftar Isi 1/7
Daftar Distribusi Dokumen 1/7
Keterangan Umum 1/7
Komposisi dan Formula Pengolahan 2/7
Spesifikasi Bahan Baku 2/7
Pengolahan dan Pengisian/ Pengemasan 3/7 Persyaratan dalam Pengawasan 6/7 Distribusi :
- Bagian Penelitian & Pengembangan (LitBang) - Bagian Teknologi Farmasi
- Bagian Produksi
- Bagian Pengawasan Mutu Keterangan Umum
Mutu zat aktif dan eksipien serta cara pembuatan yang digunakan harus sesuai dengan CPOB. Pelulusan Dokumen
Keputusan rapat ke-25LitBang pada hari ………….. bulan ……… tahun ………. Dengan terbitnya dokumen terdahulu No. 20/80 tidak berlaku lagi.
Pernyataan pada Penandaan
Satu tablet untuk pemberian oral mengandung prednisolon 4 mg. Stabilitas
Produk ini stabil pada Zona Iklim I sampai IV jika dikemas dalam bahan pengemas yang sesuai. Kondisi Penyimoanan
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Dokumen Produksi Induk
Tablet EXAMPON, Kode Produk …….
Halaman 2 dari 7 No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ………. Komposisi dan formula pengolahan
1 tablet 100.000 kaplet 1 prednisolon 4,0 mg 0,40 kg 2 laktosa 1 H2O 99,0 mg 9,90 kg 3 pati jagung 44,5 mg 4,45 kg 4 talk 1,5 mg 0,15 kg 5 magnesium stearat 1,0 mg 0,10 kg 150,0 mg 15,0 kg
6 air murni kira-kira 0,5 L
Ad 6 Digunakan untuk pembuatan pasta jagung yang diperlukan bagi proses granulasi air murni bukan komponen dari produk jadi.
Spesifikasi Bahan Baku 1. Prednisolon
- Kode produk : EGME Prednisolon untuk tablet - Ukuran partikel : kurang dari 5 mikron, lebih dari 80%
kurang dari 15 mikron, lebih dari 98 % ditentukasn dengan cara mikroskopik - Spesifikasi Permukaan : lebih dari 4,0 m/g
- Prosedur pengujian : F.I
- Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat
2. Laktosa 1 H2O
- Kode produk : EGMK, Laktosa, digiling
- Ukuran partikel : lebih kecil dari 0,2 mm, kurang dari 55% lebih kecil dari 0,4 mm, kurang dari 15% - Prosedur pengujian : F.I
- Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat
3. Pati jagung
- Kode produk : EGMB, Corn Starch Powder - Prosedur pengujian : F.I
- Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat
4. Talk
- Kode produk : EGTB, Talk Powder 106 - Prosedur pengujian : F.I
NAMA
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Dokumen Produksi Induk
Tablet EXAMPON, Kode Produk …….
Halaman 3 dari 7 No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ………. 5. Magnesium stearat
- Kode produk : EGMA, Magnesium stearat, pure - Prosedur pengujian : F.I
- Penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat 6. Air Murni
- Air murni diperoleh misalnya dengan cara demineralisasi air yang selanjutnya dilewatkan melalui saringan dengan unkuran pori rata-rata 0,2 mikron
- Prosedur pengujian : F.I
Pengolahan dan Pengisian/Pengemasan
A. Perhatian khusus
- Semua personil yang terlibat dalam proses pengerjaan harus dilindungi terhadap penghirupan bahan aktif. Gunakan penghisap debu “intensif” dan alat pelindung pernafasan.
- Semua bagian peralatan yang digunakan dalam proses pengolahan dan pengisian bersentuhan langsung dengan produk harus terbuat dari bahan inert, misal baja tahan karat, porselen atau plastic inert kecuali mesin pencetak serta punches dan dies.
B. Prosedur pengolahan untuk 100 tablet
I. Pencampuran
Pencampuran Konsentrat
- Prdenisolon (1) 0,40 kg
- Laktosan H2O (bagian dari 2) 3,00 kg, dan
- Pati jagung (bagian dari 3) 1,00 kg
(4,40 kg) dicampur dalam penggiling porselen.
Tentukan hasil yang diperoleh setelah pencampuran konsentrat.
Pencampuran akhir
- Konsentrat 4,40 kg
- Laktosa (sisa dari 2) 6,90 kg, dan
- Pati jagung (bagian dari 3) 2,55 kg
(13,85 kg) Tentukan hasil yang diperoleh setelah pencampuran akhir.
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Tablet EXAMPON, Kode Produk ……. No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ……….
II. Granulasi
- Campuran akhir 13,85 kg, diuli dicampur dengan
- Pati jagung 0,90 kg sebagai 4,20 pati pasta pati jagung
( cara pembuatan pasta pati jagung lihat VI) 14,75 kg
Sampai diperoleh masa homogen yang dapat digranulasikan.
Masa granulasi dilewatkan melalui granulator menggunakan ayakan berdiameter berlubang 3,0 mm dan kemudian dikeringkan. Granul kering dilewatkan melalui ayakan berdiameter 0,5 mm
Kadar air granul :2-3 %
Tentukan hasil yang diperoleh setelah selesai granulasi. III. Lubrikasi
- Granul II 14,75 kg, dicampur dengan
- Talk (4) 0,15 kg
- Magnesium Stearat (5) 0,10 kg 15,00 kg Kadar air granul yang dilubrikasi : 2-3 % Tentukan hasil yang diperoleh setelah lubrikasi. Granul. IV. Pencetakan tablet
Granul III yang dilubrikasi dicetak menjadi tablet dengan stempel tanda perusahaan pada satu pernukaan dan tanda EXA pada permukaan lainnya.
Diameter : = 8,0 mm, dan
Bobot tablet = 150 mg
dengan gambar teknis stempel Ets 92924.
Tentukan hasil yang diperoleh setelah pencetakan tablet. V. Penyimpanan
Dalam wadah tertutup rapat dengan lapisan kantong polietilen. VI. Pembuatan pasta pati jagung
- Pati jagung (sisa dari 3) 0,90 kg disuspensikan dalam - Pati jagung (6) 3,30 kg
4,20 kg Dan panaskan sampai 95OC, hingga diperoleh pasta homogen.
NAMA
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Dokumen Produksi Induk
Tablet EXAMPON, Kode Produk …….
Halaman 5 dari 7 No. ……… Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ……….
C. Pengisian dan pengemasan Untuk zona iklim I-III ;
Kemasan jenis blister terdiri dari PVC foli (merek …., tipe…..,ketebalan 250 mikron) dan aluminium foil tertutup yang high tempered (ketebalan 20 mikron).
Untuk zona iklim I-IV ;
botol gelas coklat dengan tutup sekrup dan cakram karet (rubber disc merk ……..…). D. Mesin dan peralatan
Hasil yang diperoleh dari tiap bahan pengolahan tergantung pada pengalaman yang diperoleh dari mesin serta peralatan yang digunakan untuk :
1. Pencampuran
a. Konsentrat
Bola penggiling porselen dengan rasio bobot campuran : bola = 5:1, waktu pencampuran kira-kira 5 jam.
b. Pencampuran akhir
Mesin pencampur (merek….) tanpa menghidupkan chopper 5 menit atau tumbler mixer 30 menit .
2. Granulasi
Pengujian kira-kira 15 menit. Misalnya : kneader (merek …..)
Granulasi
Misalnya : wet granulator (merek ….), ukuran silinder ayakan 2 mm.
Pengeringan, dengan oven (lemari pengering), Misalnya : (merek ….) suhu pengeringan 60OC atau Pengering pusar beliung (fluid bed dryer)
Misalnya (merek….), tipe…..udara masuk 70oC, udara keluar 40oC. Granulasi dengan granulator (merek…..), ayakan 1,0 mm.
PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Tablet EXAMPON, Kode Produk ……. No. ………
Tanggal berlaku ………... Departemen ……… Seksi ……….. Disusun oleh
Lina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ……… Tanggal ………. 3. Lubrikasi
Misalnya dengan mesin pencampur (merek….), tanpa menghidupkan choppernya 1 menit atau tumbler mixer 10 menit.
4. Pencetakan
Mesin tablet.
Misalnya dengan (merek .….), tipe .…. atau (merek ….), tipe .….
5. Pembuatan pasta pati jagung
Misalnya : (merek …..)
6. Mesin untuk pengemasan
Untuk blister : (merek…..)
Untuk pengisian kedalam botol : (merek…..)
Persyaratan dalam pengawasan 1. Pengawasan selama proses
1.1 Penentuan hasil yang diperoleh dengan cara menimbang setelah tahap berikut :
pencampuran (konsentrat, pencampuran akhir), granulasi, lubrikasi, dan pencetakan serta dengan cara menghitung unit yang sudah dikemas setelah pengemasan.
1.2 Penentuan kadar air dari granul (nama alat pengukur…) : 2-3 %
1.3 Bobot masing-masing dan bobot rata-rata tablet : 150 mg ± 7,5 % 1.4 Ketebalan tablet (slide gauge) : kira-kira 3 mm 1.5 Kekerasan tablet (nama alat pengukur….) : min. 35 N
1.6 Waktu hancur (F.I) : kurang dari 5 menit
1.7 Tes kebocoran selama penanganan blister : tidak ada satupun
NAMA PERUSAHAAN PT. LINA FARMA
Dokumen Produksi Induk
Tablet EXAMPON, Kode Produk …….
Halaman 7 dari 7
No. ………
Tanggal berlaku
………...
Departemen
………
Seksi
………..
Disusun olehLina Sulistia, S.Farm, Apt. Tanggal 15 Mei 2012
Diperiksa oleh
Ety Setyaningsih, S.Farm., Apt
Tanggal 17 Mei 2012
Disetujui oleh
Drs. Fakhriy, Msi., Apt. Tanggal 21 Mei 2012
Mengganti
No. ………
Tanggal ……….
2. Pengujian tablet
2.1 Pemerian
: tablet putih, kedua permukaan datar tanda
perusahaan pada salah satu permukaan, dan tand
pada lain.
2.2 Bobot (F.I)
: 150 mg ± 7,5 %
2.3 Diameter
: 8 mm
2.4 Kekerasan (nama alat pengukur…)
: minimum 35 N
2.5 Waktu hancur (F.I)
: kurang dari 5 menit
2.6 Identitas terhadap prednisolon (F.I)
: positif
2.7 Kadar prednisolon
: 4 mg ± 10 %
2.8 Keseragaman kandungan
: memenuhi syarat
Lampiran 10.16
(contoh)
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK
PT LINA FARMA
halaman 1 dari 17
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal : 21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMID 10 mg
Pengganti : prosedur pengolahan induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode produk : KL LGPB T
Rujukan : Dokumen produksi induk
DPI No. 008/01 tgl 30/02/2003
Nomor bets :………
Ukuran bets : 750.000 Tabl
Pengolahan mulai tanggal :………
(90.000 kg)
selesai tanggal : ………….…..
Pemerian :
tablet bulat rata berwarna putih. Sisi bawah dengan logo MT, sisi atas dengan
garis pematah ditengah dan huruf GLB di atas dan di bawah garis
Perhatian : ● Glibenklamid termasuk bahan aktif potensi tinggi kelas B yang harus dicegah kontaminasinya
terhadap lingkungan danterhadap penghirupan napas; gunakan pelindung pernafasan masker 3 M
tipe 8822; jalankan peghisap debu (exhauster) dan pakai sarung tangan.
● Gunakan selalu mesin dan perlatan indiferen, missal: stainless steel.
Komposisi
Jumlah untuk
1 Bets :
No. Nama Bahan Baku
Standar
Kode Produk 1 Tabl.
750.000 Tab.
(mg)
(kg)
1. Glibenklamid
Intern
LR PBFG
10,000
7,500
(di mikronisasi)
2. Lactose 200 mesh
E.P; Intern
LR OGMK
73,200
54,225
3. Corn starch powder
E.P;USP
LROGMB
33,000
24,750
4. Talcum
E.P;USP
LROGTB
3,500
2,625
5. Magnesium stearat
E.P; Intern
LROGMA
0,200
0,150
6. Aerosil 1 sorte
E.P
LROGAE
1,000
0,750
7. Purified water (0,2µ)*
E.P
-
-120,0000
90,000
*Sebagai cairan granulasi, bukan komponen sediaan !
Disetujui oleh :
Diperiksa oleh :
Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance
Kepala Produksi
Fakhriy
Ety S.
Lina S. N.
Reproduksi prosedur
diperiksa oleh
Kpl.
Produksi ………
Halaman 2 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk
: KL LGPB T
Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets
: ………
Ukuran bets
: 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Disetujui oleh :
Diperiksa oleh :
Disusun oleh :
Kepala Quality Assurance
Kepala Produksi
Fakhriy
Ety S.
Lina S. N.
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernapasan
masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu.
Gunakan selalu mesin dan peralatan indiferen.
I. Penimbangan
Tgl.
………….
Ruangan dibersihkan menurut Protap
Pembersihan Ruang Timbang No. PBC00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap
Pembersihan Perkakas Kerja No. PBZ00-05 dan
Protap Pembersihan Barel 200 L No. PBH16-00
Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah
diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa
…………
…………
…………
…………
…………
…………
………….
…………
…………
…………
Nama Bahan Jumlah Teoritis Jumlah Nyata
(kg) (kg)
Glibenklamid (dimikr.) 7,500 ……….. Kode Produk : LR PBFG
No. Bets:………
Laktosa 200 mesh 54,225 ………… Kode Produk : LR OGMK
No. Bets:………
Corn Starch (bag. 1) 22,500 ………… Kode Produk : LR OGMB
No. Bets:………
Corn Starch (bag. 2) 2,250 ………... Kode Produk : LR OGMB
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk
: KL LGPB T
Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets
: ………
Ukuran bets
: 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Disetujui oleh :
Diperiksa oleh :
Disusun oleh :
Kepala Quality Assurance
Kepala Produksi
Fakhriy
Ety S.
Lina S. N.
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernapasan
masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu.
Gunakan selalu mesin dan peralatan indiferen.
I. Penimbangan
(lanjutan)
Tgl :
……….
Ruangan dibersihkan menurut Protap
Pembersihan Ruang Timbang No. PBC00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap
Pembersihan Perkakas Kerja No. PBZ00-05 dan
Protap Pembersihan Barel 200 L No. PBH16-00
Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah
diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa
………… ………… ………… ………… ………… ………… …………. ………… ………… ………… Nama Bahan Jumlah Teoritis Jumlah Nyata(kg) (kg)
Talcum 2,625 ……….
Kode Produk : LROG No. Bets:………
Magenseium Stearat 0,150 ………. Kode Produk : LR OGMA
No. Bets:………
Aerosil (sorte) 0,750 ………
Kode Produk : LR OGMB.. No. Bets:………
Total penimbangan
Pada halaman 2 dan 3 90,000 …………. dari 17
Halaman 4 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk
: KL LGPB T
Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets
: ………
Ukuran bets
: 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
II. Pencam-puran
Tgl.: …………...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang Granulasi Basah
No. PBG00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan mesin
Pencampur dan Granulasi Diosna No. PBG10-00 - Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa
…………. ………….
…………. ………….
Campur bahan-bahan berikut dalam Diosna P 250
Sebelumnya digunakan untuk produk ……….Bets:………… Bahan Jumlah teoritis Jumlah Nyata
(kg) (kg)
Glibenklamida 7,500 ………
Lactose 200 mesh 54,225 ………
Com Starch (bag. 1) 22,500 ………
Total : 84,225 ………
Atur kecepatan mixer Standar Nyata
- Pencampuran awal :
Step I, tanpa chopper 2 menit …….menit - Pencampuran lanjut :
Step I, dengan chopper 3 menit …….menit - Total lama
pencampur-an: 5 menit …….menit
…………. …………. …………. ………… ………… …………. …………. ………… ………… …………. …………. …………. …………. ………….
Disetujui oleh: Diperiksa oleh : Disusun oleh :
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
III. Pembuat-an Pasta untuk Granulasi Tgl.: …………...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang Granulasi Basah
No. PBG00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan Perkakas
Kerja No. POZ00-05
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa
…………. ………….
…………. ………….
Buat pasta Com Starch dalam panci yang sudah ditara sbb.:
Bahan Jumlah teoritis Jumlah Nyata
(kg) (kg)
Purified Water (±55°C) 2,250 ………… (…..°C)
Com Starch (bag. 2) 2,250 ………
Aduk hingga homogen !
Tambahkan ke dalam campuran tersebut sambil diaduk:
Bahan Jumlah teoritis Jumlah Nyata
(kg) (kg)
Purified Water (±95°C) 17,406 ………… (…..°C)
Aduk hingga homogen !
Dinginkan hingga suhu 30°C Nyata:…………°C Timbang pasta, bila perlu tambahkan Purified Water (30°C) hingga berat
pasta mencapai 21,906 kg.
Berat panci + pasta :………..kg
Berat panci :………..kg
Berat pasta :………..kg
Penambahan Purified Water (30°C) :………..kg 21,906 kg …………. …………. …………. …………. …………. ………… …………. ………… ………… ………… ………… …………. …………. ………….
Disetujui oleh: Diperiksa oleh : Disusun oleh :
Halaman 6 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
IV. Granulasi Basah
Tgl.: …………...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang Granulasi Basah
No. PBG00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan Mesin
Pencampur dan Granulasi Diosna P250 No. PBG10-00 dan Protap PembersihanGranulator Basah Alexander Werk No. PBG07-00
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa
…………. ………….
Mesin granulasi : Diosna P250
Sebelumnya digunakan untuk pencampuran tahap II
Campur di dalam mesin granulasi hingga massa liat gembur
Sebelumnya digunakan untuk produk ……….Bets:………… Bahan Jumlah teoritis Jumlah Nyata
(kg) (kg)
Campuran
Glibenklamida tahap II 84,225 ………
Pasta tahap III 21,906 ………
Atur kecepatan mixer Standar Nyata
- Pencampuran awal :
Step I, tanpa chopper 2 menit …….menit - Pencampuran lanjut :
Step I, dengan chopper 3 menit …….menit - Total lama
pencampur-an: 5 menit …….menit
Lewatkan massa liat gembur melalui mesin granulasi
Mesin Granulasi Basah : Alexander Werk
Lobang Silinder 4 mm (Nyata:……….mm)
………… …………. ………… ………… …………. …………. …………. …………. …………. …………
Disetujui oleh: Diperiksa oleh : Disusun oleh :
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
V. Pengering-an Granulat Tgl.: …………...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang Granulasi Basah
No. PBG00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan Mesin
Pengeringan Fluidbed Dryer Glatt P250 No. PBG05-00 - Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa
…………. ………….
…………. ………….
Keringkan granulat basah tahap IV dalam mesin pengering
Mesin pengering : Glatt Fluidbed Dryer tipe WST-60
Sebelumnya digunakan untuk P roduk ……….Bets:…………
Pemanasan awal:
Suhu udara masuk : 50°C (Nyata:………°C) Suhu udara keluar : 6 – 7 menit
Nyata mulai pkl :………….s/d…………=…………..menit
Pemanasan lanjutan:
Suhu udara masuk : 50°C (Nyata:………°C) Suhu udara keluar : 41-45°C (Nyata:………°C) Lama pemanasan : 23-27 menit
Nyata mulai pkl :………….s/d…………=…………..menit Interval “pengocokan” filter tiap………menit Lama tiap “pengocokan” :……….detik (…………kali)
Total lama pengeringan : 29-34 menit (……….menit)
Diamkan ± 2 menit sebelum pengambilan contoh untuk pemeriksaan
RH masing-masing pada bagian atas, tengah dan bawah.
PENGENDALIAN SELAMA PROSES
………… …………. ………… ………… …………. …………. …………. …………. …………. …………. Standar Nyata RH (Novasina) 30 – 60 % atas………. % tengah……. % bawah…….. %
Disetujui oleh: Diperiksa oleh : Disusun oleh :
Halaman 8 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
Pelaksanaan Pemeriksaan
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang
Granulasi Basah No. PBG00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan
Mesin Pengeringan Fluidbed Dryer Glatt P250 No. PBG05-00 Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
... ... IX. Lubrikasi (lanjutan) Tgl.: ...
Mesin granulasi Frewitt:
Sebelumnya digunakan untuk Produk: ……… Bets: ………
Periksa ayakan sebelum digunakan. Pastikan tidak ada kawat yang patah/
rusak. Bila ada, jangan digunakan.
Lewatkan granulat kering V melalui Frewitt granulator dengan lubang
ayakan 1,0-1,4 mm (Nyata: ……… mm)
Periksa ayakan sesudah digunakan. Pastikan tidak ada kawat ayakan yang
patah/ terlepas. Bila ada, cari patahannya sehingga tidak tertinggal dalam granulat.
Patahan ada □ sebanyak: ……… Tidak ada Patahan ditemukan sebanyak: ………
Timbang hasil granulasi VI
Barel No ……… Barel No ……… Gross : ……….. kg Net : ………..……… kg Tare : ………..…… kg Hasil teoritis = 86,475 kg Hasil nyata = ……… kg = ……… % Batas hasil = 97,7-99.5 %
Bila batas hasil terlewati, laporkan kepada supervisor yang akan
melakukan penyelidikan menurut Protap Penyelidikan Terhadap Kegagalan No. AOZ00-00 dan Protap Penanganan Kasus Penyimpangan Batas Hasil No. POZ00-00.
Hasil penyelidikan:
……….. Keputusan Supervisor:
………..
Bila hasil nyata granulat ˃ 98%, maka jumlah bahan-bahan berikutnya
tidak perlu dihitung.
... ... ... ... ... ... ... …………..
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh: Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
VII. Desaglo-merisasi
Tgl.: …………...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang Granulasi Basah
No. PBG00-00 dan Protap Pembersihan Ruang Timbang No. PBC00-00.
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan Mesin
Pencampur dan Granulasi Diosna P250 No. PBG10-00 dan Protap Pembersihan Perkakas Kerja No. PBZ00-00
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
pelaksana pemeriksa
…………. ………….
Mesin pencampur : Diosna P250
Sebelumnya digunakan untuk pencampuran tahap IV
Desaglomerisasi bahan-bahan lubrikan berikut berikut hingga tidak ada lagi
gumpalan Aerosil.
Bahan Jumlah Teoritis Jumlah Nyata
…………. ………… Talcum 2,625 kg …………kg Magnesium stearat 0,150 kg …………kg Aerosil 1. Sorte 0,750 kg ………….kg 3,525 kg …………..kg Standar Nyata
Atur kecepatan dengan : Mixer dengan …………. chopper
Step : II …………..
Waktu : 5 menit …………. menit
………… ………… …………. ………… …………. …………. …………. ………… ………… ………… ………… ………….
Disetujui oleh: Diperiksa oleh : Disusun oleh :
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
Halaman 10 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
VIII. Lubrikasi (lanjutan) Tgl.: ... Pelaksanaan Pemeriksaan
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang
Granulasi Basah No. PBG00-00 dan Protap Pembersihan Ruang Timbang No. PBC00-00..
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan
Mesin Pencampur dan Granulasi Diosna P250 No. PGB 10-00 dan Protap Pembersihan Perkakas Kerja No. P BZ00-00.
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Campur dalam mesin pencampur Diosna P 250 tanpa
mengeluarkan campuran Lubrikan
Bahan Jumlah Teoritis Jumlah Nyata Campuran Lubrikan tahap VII 3,626 kg …………. kg Granulat tahap VI 86,475 kg …………. kg 90,000 kg ………… k g
Atur kecepatan mixer Standar Nyata
Pencampuran awal: step I tnp chopper 30 detik … detik Pencamp. Lanjutan step I dg chopper 30 detik … detik Total waktu pencampuran 60 detik … detik
Disetujui oleh:
Diperiksa oleh:
Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance
Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B
Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk:
DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
Pelaksanaan Pemeriksaan
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang
Granulasi Basah No. PBG00-00 dan Protap Pembersihan Ruang Timbang No. PBC00-00..
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan
Mesin Pencampur dan Granulasi Diosna P250 No. PGB 10-00 dan Protap Pembersihan Perkakas Kerja No. PBZ00-00.
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
... ...
IX. Lubrikasi (lanjutan) Tgl.: ...
Timbang hasil pencampuran:
Barel No ……… Barel No ……… Gross :……….. kg Gross : ……….. kg Net : ………..……… kg Net : ………..kg Tare : ………..…… kg Tare : ……….. kg Hasil teoritis = ……… kg Hasil nyata = ……… kg = ……… % Batas hasil = 97,7-99.5 %
Bila batas hasil terlewati, laporkan kepada supervisor yang akan
melakukan penyelidikan menurut Protap Penyelidikan Terhadap Kegagalan No. AOZ00-02 dan Protap Penanganan Kasus Penyimpangan Batas Hasil No. POZ00-07.
Hasil penyelidikan:
……… Keputusan Supervisor:
……….. (Lampirkan dokumen berkaitan)
...
...
... ...
PENGAWASAN SELAMA PROSES
Ambil contoh untuk pemeriksaan
Standar Nyata RH (Novasina) 30-60% ……… %
Massa tablet dicetak paling lambat satu minggu setelah proses lubrikasi.
Bila terlewati, periksa kembali RH granulat.
Nyata: ………. %
... ...
Disetujui oleh:
Diperiksa oleh:
Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance
Kepala Produksi
Halaman 12 dari 17 PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk: DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ……… Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
Pelaksanaan Pemeriksaan
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruangan
Pencetakan Tablet No. PBI00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan
Mesin Cetak Tablet Fette P-1000 No. PBI02-00, Protap Pembersihan Mesin Penghisap Debu Nilfisik No. PBI120-00 dan Protap Pembersihan Barel 50 L No. P BI11-00
Kebersihan ruangan , peralatan dan wadah diperiksa oleh
... ...
IX. Lubrikasi (lanjutan) Tgl.: ...
Cetak hasil lubrikasin VII menjadi tablet bulat datar dengan Mesin
pencetak tablet: Fette Perfecta 1000
Sebelumnya digunakan untuk produk ……….. Bets: ………..
Periksa punches atas dan bawah sebelum dipasang. Pastikan tidak ada yang patah/ “sumplak”. Bila ada, jangan gunakan.
No. Punch : 0134-000866-0B01a
Kecepatan : 110.000 tblt/jam (Nyata: ……….. tbl/jam) Daya kompresi : 30 kN (Nyata: ……….. kN)
...
... ... PENGAWASAN SELAMA PROSES
Spesifikasi Tenggang waktu
Pemerian : Tablet bulat, datar
Satu sisi : dengan garis pematah di tengah ada kode GLB
di segmen atas dan bawah awal hari pencetakan garis pematah
Sisi lain : dengan logo MT
Diameter: 7 mm
Kekerasan (Erweka TBH 28): ≥ 30 N awal, tengah,
akhir -hari pencetakan
Ketebalan (Kaliper): ± 2,2 mm awal, tengah,
akhir-hari pencetakan
Waktu hancur (dalam air 37°C): ≤ 15 menit awal, tengah,
akhir-hari pencetakan
Keregasan: ≤ 2 % awal, tengah,
akhir -hari pencetakan
Berat rata-rata: 120 mg (114-126 mg) tiap jam
...
...
...
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B Tanggal :21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti : Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Kode Produk : KL LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk: DPI No. 008/01 tgl. 30/0/2003
Nomor bets : ………
Ukuran bets : 750.000 Tabl. ( = 90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M tipe 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan indiferen.
Pelaksanaan Pemeriksaan IX. Penabletan (lanjutan) Tgl.: ...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruangan
Pencetakan Tablet No. PBI00-00
Peralatan dan wadah dibersihkan menurut Protap Pembersihan
Mesin Cetak Tablet Fette P-1000 No. PBI02-00, Protap Pembersihan Mesin Penghisap Debu Nilfisik No. PBI120-00 dan Protap Pembersihan Barel 50 L No. PBI11-00
Kebersihan ruangan , peralatan dan wadah diperiksa oleh
... ...
Keragaman berat (sesuai EP): 18 tablet: 111 – 129 mg (± 7,5%) 20 tablet: 102-138 mg (±15%) Penabletan hari 1: ... pkl ... s/d ……... hari1: ... pkl ... s/d ……...
Pemeriksaan punch-punch atas dan bawah setelah selesai digunakan. Pastikan tidak ada yang patah/”sumplak”. Bila ada cari patahannya sehingga tidak ada yang tercampur dengan tablet.
Hasil: ...
Patahan ditemukan sebanyak:
………
... ...
...
... ...
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
Halaman 14 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B Tanggal: 01/08/2003
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti: Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Nomor Produk: KL LGPB T Rujukan: Dokumen Produk Induk:
DPI No. 0081/01 tgl 30/02/2003
Nomor Bets :……….
Ukuran Bets : 750.000 Tabl.(=90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan peralatan indiferen.
Mesin Tablet: Fette Perfecta 1000 Operator :……… Pelaksana Pemeriksa ………….. …………. Tgl/ Waktu Barel No - Berat rata – rata 114 mg 120 mg 126 mg + Keke-rasan (N) ≥130 Wkt. hancur (menit) ≤150 Kete-balan (mm) ±2,2 Kere-Gasan (%) ≤2% 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789. 1234567890123456789.
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh: Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B Tanggal: 21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti: Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Nomor Produk: KL LGPB T Rujukan: Dokumen Produk Induk:
DPI No. 0081/01 tgl 30/02/2003
Nomor Bets :……….
Ukuran Bets : 750.000 Tabl.(=90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan peralatan indiferen.
X .Peruku-nan
Tgl:
………
● Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan ruang Pencetakan Tablet No. PBI00-00.
● Peralatan dan wadah dibersihakan menurut Protap Pembersihan Barel 50L No. PBI11-00.
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa ………….. ……… ……… ……… ……….. …………. ………… ● Timbang hasil pencetakan tablet
Barel No: ……… Barel No: ………
Gross : ………kg Gross : ……….kg Net :……….kg Net :………..kg Tare : ………...kg Tare: ………kg Barel No :………kg Net : ………kg Tare : ………kg
Hasil teoritis: 90,000 kg = 750.000 tablet
Hasil nyata :……… kg = ………tablet = ………. %
Batas hasil : 96,5 – 98,5 %
● Bila batas hasil terlewati, laporkan kepada Supervisior yang akan melakukan penyelidikan menurut Protap Penyelidikan terhadap
Kegagalan No. AOZ00- 02 dan Protap Penanganan Kasus Penyimpangan Batas Hasil No. PO00-07.
Hasil penyelidikan : ………. Keputusan Supervisior :………
(Lampiran document berkaitan)
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
Halaman 16 dari 17
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B Tanggal: 21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti: Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Nomor Produk: KL LGPB T Rujukan: Dokumen Produk Induk:
DPI No. 0081/01 tgl 30/02/2003
Nomor Bets :……….
Ukuran Bets : 750.000 Tabl.(=90,000 kg)
Perhatian : Hindarkan penghisapan bahan berkhasiat. Gunakan pelindung pernafasan masker 3 M 8822, pakai sarung tangan dan jalankan penghisap debu. Gunakan selalu mesin dan peralatan indiferen.
XI. Pengam-bilan Contoh Tgl: ……… XII. Penyim-panan/ Penandaan Tgl : …………..
● Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan ruang Pencetakan Tablet
No. PBI00-00.
● Peralatan dan wadah dibersihakan menurut Protap Pembersihan Barel 50L No. PBI11-00.
- Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa ………….. ……… ……… ……… ……….. …………. ………… ● Ambil contoh menurut Protap Pengambila Contoh Produk Ruahan
dan Obat
Jadi No. QOZ00-03
Nyata :……….g = ……….. tablet ● Segel barel – barel berisi tablet dan lengkapi dengan label menurut Protap Penandaan dan Penyegelan Wadah No. POZ00-01.
● Cantumkan waktu daluwarsa yang diisi dengan bulan (dinyatakan dalam
angka dua digit) dan tahun ( ditulis lengkap 4 didgut) ; antara bulan dan
tahun dicantumkan satu titik sesuai dengan Protap Penulisan Waktu Daluwarsa No. AOZOO-14.
Cara menghitung daluwarsa:
Bukan dan tahun : pencampyran (tahap II) : ……….., ……… Masa simpan (shelf – life) : 5 thn +
Waktu daluwarsa : ……….., ………
● Serahkan ke Gedung Produk Setelah Jadi
Sebanyak ……….. barel, tgl………
● Tablet dikemas paling lambat tgl : ………. (berdasarkan perhitungan : satu bulan setelah penabletan)
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGOLAHAN INDUK No. 027 B Tanggal: 21/05/2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg
Pengganti: Prosedur Pengolahan Induk No. 027 A, tgl 05/05/2003
Nomor Produk: KL LGPB T Rujukan: Dokumen Produk Induk:
DPI No. 0081/01 tgl 30/02/2003
Nomor Bets :……….
Ukuran Bets : 750.000 Tabl.(=90,000 kg)
Catatan:
Pemeriksaan Proses Pengolahan Bets Peninjauan Catatan Pengolahan Bets
Kepala Produksi/tgl. Kepala Quality Assurance/tgl
……….…/…..……… ………./………
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
Lampiran 10.17 ( Contoh )
PROSEDUR PENGEMASAN INDUK
PT LINA FARMA Halaman 1 dari 14
PROSEDUR PENGEMASAN INDUK No. 027 A Tanggal : 21|05|2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg, 10 x 10 ‘
Pengganti : Prosedur Pengemasan Induk No. 027 , tgl 05/05/2003
KODE PRODUK : KF LGPB TA Rujukan : Dokumen Produksi Induk Nomor Bets : ... DPI No. 008/01 tgl. 30/02/2003 Ukuran Bets Standar : 7500 kemasan @100 tablet Pengemasan mulai tgl. : ... Ukuran Bets sesuai Order : ... kmsn @ 100 tablet selesai tgl. : ... Pemerian: Tablet bulat rata, berwarna putih. Sisi bawah dengan lo go MT , sisi atas dengan
Garis pematah ditengah dan huruf GLB di atas dan di bawah garis pematah Uraian Pengemasan:
Kemas 10 tablet dalam tiap blister dengan alupush bercetak Glibenklamida dan Genotherm warna hijau bening.
Masukkan tiap 10 blister ke dalam folding box Glibenklamida tablet yang telah diberi nomor bets termasuk kode tanggal pengemasan dan tgl. Kadarluwarsa serta selembar brosur.
Susun tiap 40 kemasan dalam Corrugated Master Box no. VI yang telah dicap dengan teks Glibenklamida; 40 x 100 tablet; No Bets...; Tgl. Daluwarsa... Di kemas oleh... Kemudian segel Corr. Master Box dengan gummed tape 2 inci dengan menggunakan tape
dispenser.
Perhatian : ● Glibenklamida termasuk bahan aktif potensi tinggi kelas B yang harus diegah ontaminasi-nya terhadap lingkungan dan terhadap penghirupan napas; gunakan pelindung pernapasan masker 3 M tipe 8822; jalankan penghisap debu ( exhauster ) dan pakai sarung tangan.
Nama Bahan Standar Kode Jumlah Di Jumlah Satuan No. Bets Produk butuhkan Nyata
No. Bahan Pengemas
1. Alupush glibenklamida 121 nm Intern LPASFRGA 19500 ... kg ... ... 2. Genotherm bottle green 131 nm Intern LPGEOOKG 100,00 ... kg ... 3. Folding box Glibenklamida Intern LPFBFRTA 7,725 ... kg ... 4. Brosur Glibenklamida Tablet Intern LPPIFRTA 7.600 ... kg ... 5. Corrug. Master Box No. VI Intern LPMC0006 190 ... kg ... No. Produk Ruahan
1.Glibenklamida Tablet Intern KLLGPBT 90,00 ... kg ... ... Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
Fakhriy Ety S. Lina S. N.
Reproduksi Prosedur diperiksa oleh
Kpl. Poduksi:... Tanggal:...
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGEMASAN INDUK No. 027 A
Tanggal : 21|05|2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg, 10 x 10 ‘
Pengganti : Prosedur Pengemasan Induk No. 027 , tgl 05/05/2003
Kode Produk : KF LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk Nomor Bets : ... DPI No. 008/01 tgl. 30/02/2003 Ukuran Bets Standar : 7500 kemasan @100 tablet
Ukuran Bets sesuai Order : ... kemasan @ 100 tablet
1.Kodefikasi Folding Box
Tgl.
...
° Ruangan dibersihkan menurut protap pembersihan ruang Persiapan Bahan Pengemas I No. PBUOO-OO
° Peralatan dibersihkan menurut Protap P embersihan Mesin Kodifikasi HAPA No. PBU05-00
° Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh Mesin : HAPA Type KML
Dipakai sebelumnya untuk:...Bets ...
Operator:...
° Cetak pada sisi/bidang folding box yang telah ditentukan: No. Bets :...(kode tanggal pengemasan dan no bets sesuai Protap Pemberian Nomor Bets/Lot, No. AOZ00-06 )
Tgl. Daluwarsa:.... ( Bulan ditulis dengan angka 2 d igit, tahun ditulis dengan lengkap; antara bulan dan tahun
cantumkan satu titik sesuai Protap Penulisan Tanggal Daluwarsa No. AOZ00-14 )
Cara menghitung Tgl. Daluwarsa: (sesuai yang tercantum Bulan dan tahun pembuatan :... label Produk Ruahan ) Masa Simpan ( shelf life ) : 5 Tahun
+
Tanggal kadarluarsa : ... ° Periksakan hasil Pencetakan No. Bets dan T gl. Daluarsa kepada Supervisor dan lampirkan satu lembar folding box yang telah tercetak dan diparaf serta diberi tanggal pada halaman 13. Perukunan
Jumlah yg diterima dari dari Gudang = ... lbr Jumlah yg dicetak = ... lbr Jumlah yg rusak selama pencetakan = ... lbr Jumlah yg rusak selama pengemasan =... lbr Jumlah yg digunakan = ... lbr Jumlah kelebihan cetak (dihancurkan)=... lbr Total =... ... lbr Perbedaan/selisih = ... lbr (...% ) Batas toleransi atas selisih: max 1 %
Pelaksana ... ... ... ... . ... ... ………….. Pemeriksa ... ...
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Halaman 3 dari 14 PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGEMASAN INDUK No. 027 A Tanggal : 21|05|2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg, 10 x 10’
Pengganti : Prosedur Pengemasan Induk No. 027 , tgl 05/05/2003
Kode Produk : KF LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk DPI No. 008/01 tgl. 30/02/2003 Nomor Bets : ...
Ukuran Bets Standar : 7500 kemasan @100 tablet Ukuran Bets sesuai Order : ... kemasan @ 100 tablet
I.Kodefikasi
Folding Box
Tgl.
...
Ruangan dibersihkan menurut protap pembersihan ruang Persiapan Bahan Pengemas I No. PBUOO-OO
Peralatan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Mesin Kodifikasi HAPA No. PBU05-00
Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa ... ... ... ... ... ... Bila batas toleransi terlewati, laporkan kepada Supervisor
yg akan melakukan penyelidikan menurut Protap Penyelidikan Terhadap Kegagalan No. AOZ00-02 dan Protap Penanganan kasus
Penyimpanan Batas Hasil No.
POZ00-02.
Hasil penyelidikan:
Keputusan Supervisor Ok Tidak ok
( lampirkan dokumen berkaitan )
Kumpulkan dan hancurkan yang rusak dan kelebihan kodifikasi menurut
Protap Penanganan Sisa Bahan dari Produksi No. POZ00-04
Tanggal:... oleh:...
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh:
Kepala Quality Assurance Kepala Produksi
PT LINA FARMA
PROSEDUR PENGEMASAN INDUK No. 027 A Tanggal : 21|05|2012
Tablet GLIBENKLAMIDA 10 mg, 10 x 10’
Pengganti : Prosedur Pengemasan Induk No. 027 , tgl 05/05/2003
Kode Produk : KF LGPB T Rujukan : Dokumen Produksi Induk DPI No. 008/01 tgl. 30/02/2003 Nomor Bets : ...
Ukuran Bets Standar : 7500 kemasan @100 tablet Ukuran Bets sesuai Order : ... kemasan @ 100 tablet
II. Melipat
Brosur
Tgl.
...
Ruangan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Ruang Persiapan Bahan Pengemas II No. PBYOO-OO
Peralatan dibersihkan menurut Protap Pembersihan Mesin Pelipat Brosur GUK No. PBY01-00
Kebersihan ruangan, peralatan dan wadah diperiksa oleh
Pelaksana Pemeriksa ... ... ... ... ... ... ... ... Mesin : GUK Type FA 21/4S2 SVA /740
Digunakan sebelumnya untuk :
... Bets: ... Operator:...
Lipat brosur sbb : 3 kali memanjang dan 1 kali melintang
Periksakan brosur yg telah terlipat kepada Supervisor dan Lampirkan 1 lembar yg telah diparaf serta diberi tanggal pada halaman 13.
Perukunan
Jumlah yang diterima dari gudang = ... lbr Jumlah yang dilipat = ... ... lbr Jumlah yang rusak selama pelipatan = ... ... lbr Jumlah yg rusak selama pengemasan = ... lbr Jumlah yang digunakan = ... lbr Jumlah kelebihan lipat = ... lbr Total = ... lbr Perbedaan = ... ... lbr (...% ) Batas toleransi : perbedaan 1 %
° Bila Batas Toleransi terlewati, laporkan kepada Supervisor yg akan melakukan penyelidikan menurut Protap penyelidikan
Terhadap Kegagalan No. AOZ00-02 dan Protap Penanganan Kasus Penyimpangan Batas Hasil No. POZ00-07
Hasil Penyidikan :
Keputusan Supervisor: OK Tidak OK
( lampirkan dokumen berkaitan ) Kumpulkan dan Hancurkan brosur yang rusak dan kelebihan lipat menurut Protap Penaganan Sisa Bahan dari P roduksi No.POZ00-04
Tgl :... Oleh : ...
Disetujui oleh: Diperiksa oleh: Disusun oleh: